| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1981 |
PREDICTING JOBS OR COLLEGES WITH CLASSIFICATION ALGORITHMS USING
Lihat AbstrakEducation is the main foundation in shaping the future of students. In this era of technological development and global competition, it is important for schools to provide quality education, and also help students prepare for their next steps after graduating from school. The question of whether students will continue to higher education or immediately enter the world of work is a very important one. The research objects are Lagger Score, Family Status, KIP Data and Number of Siblings. Then classification identification was carried out from the data using the Random Forest, SVM, Naïve Bayes, Decision Tree, Neural Network algorithms in the Orange application. Based on the results of 433 research data that have been tested, precision, recall and accuracy calculation results are obtained for each model. the highest accuracy of Naïve Bayes and Random Forest is 95% (0,956). The results of this research show that the performance of Naïve Bayes and Random Forest is superior to SVM, Decision Tree and Neural Network. Decision Tree: (0.887), and SVM: (0.949) and Neural Network: (0.942). |
Ilham Wahyudi Siadi (Nusa Mandiri University); Windu Gata (Nusa Mandiri University); Cicih Sri Rahayu (Nusa Mandiri University) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1091-1096 [PDF] |
| 1982 |
ALGORITMA SAW DAN TOPSIS MENENTUKAN BIBIT UNGGUL KELAPA SAWIT
Lihat AbstrakPemilihan bibit kelapa sawit merupakan langkah awal dari budidaya tanam kelapa sawit. Pemilihan bibit kelapa sawit perlu diperhatian untuk mendapatkn hasil panen yang baik. Sistem pendukung keputusan dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan pemilihan bibit sawit. Jenis bibit kelapa sawit dapat dipilih berdasarkan aspek dan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan yaitu umur panen perdana, rerata produksi tandan buah segar, rerata potensi total produksi minyak, panjang pelepah, presentase inti buah, rerata berat tandan, presentase rendemen, pertumbuhan meninggi. Algoritma SAW merupakan salah satu metode pengambilan keputusan dengan konsep dasar mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Sedangkan algoritma TOPSIS merupakan mrtode pengambilan keputusan multi kriteria dengan dasar alternatif yang dipilih memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Hasil dari penelitian yaitu metode SAW dan TOPSIS berhasil diimplementasikan kedalam bentuk pengambilan keputusan berbasis website dan menampilkan hasil perankingan bibit unggul kelapa sawit. |
Ilham Maulana Ritonga (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ilka Zufria (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); M. Fakhriza (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1081-1090 [PDF] |
| 1983 |
ANALISIS KUALITAS LAYANAN SISFO DAPODIK DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN DELI SERDANG MENGGUNAKAN METODE E-SERVQUAL
Lihat AbstrakAplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan satu-satunya acuan data yang digunakan pemerintah sebagai pusat data pendidikan nasional dan terus akan berkembang dan untuk mencapai hasil maksimal yang akan dirasakan oleh operator sekolah. Dalam layanan sistem informasi Dapodik masih terdapat masalah dan keluhan oleh operator sekolah seperti sulitnya menyampaikan keluhan. Dengan itu untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu dilakuakn pengukuran kualitas layanan Dapodik menggunakan e-servqual yang berfokus pada lima dimensi, yaitu Efisiency, Reliability, Responsivness, Fulfillment dan Contact. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas layanan sistem informasi Dapodik dan mengetahui atribut mana yang mendapatkan prioritas utama dalam perbaikan. Sample yang digunakan dalam pengukuran kualitas layanan berjumlah 95 orang yang merupakan operator sekolah yang menggunakan layanan sistem informasi Dapodik. Hasil penelitian didapatkan melalui wawancara, studi pustaka dan membagikan kuisioner kenyataan dan harapan berdasarkan metode e-servqual kepada operator sekolah. Berdasarkan pengukuran tersebut diperoleh hasil bahwa nilai kesenjagan (gap) terendah (0.05) pada variabel F2 dan nilai paling tinggi pada variabel R4 (-0.41). |
Fitri Rizky Taravita (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Triase Triase (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhamad Alda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1069-1080 [PDF] |
| 1984 |
MODEL MATEMATIKA PERKIRAAN PECANDU NARKOTIKA DI BNNP SUMUT DENGAN PROGRAM REHABILITASI MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Lihat AbstrakPenyalahgunaan narkoba adalah salah satu masalah kesehatan dan sosial paling serius di dunia, dan menjadi fokus perhatian pemerintah. Meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba berarti jumlah pecandu narkoba di Indonesia terus bertambah. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah memperkenalkan program untuk mencegah peningkatan pecandu narkoba, program rehabilitasi. Model Matematika dengan faktor rehabilitasi merupakan salah satu cara efektif untuk menganalis pecandu dan pengguna narkotika di Sumatera Utara. Model matematika penyebaran pecandu narkotika dari White dan Comikey dengan menambahkan kelas populasi yang berhenti dari pengguna narkotika (R) dan selanjutnya dilakukan penambahan pada setiap kelas populasi sehingga penambahan variabel model berupa kelas populasi rentan yang diberikan program rehabilitasi (Se), kelas populasi penguna narkotika yang diberi program rehabilitasi (Ue) dan kelas populasi berhernti dari pengguna narkotika yang diberikan program rehabilitasi (Re). Rehabilitasi yang dimaksud dapat dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi atau penangganan untuk para pencandu dan penyalahgunaan narkotika. Untuk itu diperlukan sistem pendekatan yang ilain, isalah isatunya idengan menggunakan imodel isimulasi dasar metode Monte Carlo adalah melakukan pengujian pada elemen-elemen probalitiasi melalui sampel angka random. Hasilnya perkiraan jumlah penyalahgunaan pada tahun 2019 dan 2020 di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara adalah 1638 orang, 1726 orang. Jumlah perkiraan penyalahgunaan narkotika tersebut naik dari jumlah penyalahgunaan narkotika dengan program rehabilitasi pada tahun 2019 yang jumlah penyalahgunaan narkotika 1638 orang. Jumlah penyalahgunaan narkotika dengan program rehabilitasi pada tahun 2019, 2020, 2021 menaik sekitar 5%. |
Fikri Nur Ardiansyah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Sajaratud Dur (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Rima Aprilia (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1060-1068 [PDF] |
| 1985 |
SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI DAN PENJUALAN ROTI KACANG CAP RAJAWALI TEBING TINGGI MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP)
Lihat AbstrakPerkembangan teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga mendorong berbagai instansi atau perusahaan menggunakan teknologi informasi untuk mendapatkan informasi yang berguna untuk memajukan usahanya. Namun dibalik kemajuan teknologi saat ini pengolahan data distribusi dan penjualan pada CV. Harum Manis masih dicatat secara manual. Pencatatan secara manual ini tidak efektif karena terkadang ada catatan yang hilang serta kerusakan catatan. Disamping itu CV Harum Manis juga belum menerapkan perencanaan kebutuhan produk berdasarkan permintaan konsumen atau pelanggan sehingga menyebabkan kekurangan atau kelebihan stok pada gudang persediaan, kondisi ini juga berdampak pada penurunan layanan pelanggan. Berdasarkan permasalahan diatas maka penulis membangun sebuah sistem informasi distribusi dan penjualan roti kacang cap rajawali tebing tinggi menggunakan metode distribution requirement planning (DRP) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan serta diharapkan dapat berguna dalam hal mengelolah, mencatat dan menyimpan data pendistribusian dan data penjualan dengan lebih efektif. |
Fauzy Afny Ulwanda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Triase Triase (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhamad Alda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1053-1059 [PDF] |
| 1986 |
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA KOPERASI SWADHARMA MEDAN MENGGUNAKAN METODE EXECUTIVE SUPPORT SYSTEM BERBASIS WEBSITE
Lihat AbstrakKoperasi Swadhrma Medan merupakan koperasi simpan pinjam yang didirikan dengan tujuan menghimpun modal bersama, dibentuk berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong bertujuan untuk membantu para anggotanya yang memerlukan pinjaman uang, baik untuk keperluan konsumtif maupun untuk modal usaha. Anggota koperasi ini terbatas pada pegawai aktif dan pensiunan Bank BNI, pegawai anak perusahaan Bank BNI dan pegawai Koperasi Swadharma Medan. Selama ini dalam pengolahan datanya telah menggunakan teknologi komputer, namun belum optimal, karena hanya masih menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan belum menggunakan aplikasi yang menggunakan database. Sehingga dalam proses pencarian data maupun pembuatan laporan membutuhkan waktu yang sangat lama. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi sistem informasi akuntansi berbasis website pada koperasi ini. Sistem ini dibuat menggunakan metode Executive Support System yang berguna untuk memaketkan data koperasi serta menyediakan data statistik terkait riset laporan tahunan untuk membuat keputusan yang paling tepat. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Tujuan dari aplikasi ini yaitu menangani pengelolaan data pada koperasi mulai dari pendaftaran anggota koperasi, golongan, permohonan pinjaman, debit, pinjaman, pembayaran pinjaman, biaya, kredit, penarikan dan rekapitulasi laporan. |
Fadhlan Hussaini Siregar (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Suendri Suendri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Imam Adlin Sinaga (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1045-1052 [PDF] |
| 1987 |
APLIKASI GIS PENCARIAN AGEN BUS DAN TRAVEL DI KOTA MEDAN DENGAN METODE DJIKSTRA DAN TOPSIS BERBASIS MOBILE
Lihat AbstrakKebutuhan akan jasa transportasi umum telah menjadi peranan penting bagi masyarakat, khususnya pengguna layanan transportasi umum atau angkutan di wilayah Kota Medan, dalam hal ini adalah layanan bus dan travel. Namun luasnya Kota Medan serta banyak nya jalan raya menyulitkan masyarakat untuk mencari rute yang paling optimal dalam mencari lokasi agen bus dan travel terdekat. Selain permasalahan rute terdekat banyaknya jenis agen bus yang menyediakan jenis perjalanan, harga, fasilitas dan keamanan yang berbeda juga menyulitkan masyarakat dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, pengguna memerlukan suatu aplikasi mobile yang dapat menyediakan layanan pencari lokasi bus atau agen transportasi perjalanan yang terdekat dengan lokasi pengguna dan menyediakan rute yang diharapkan, serta sekaligus memberikan rekomendasi dalam pemilihan agen bus. Aplikasi GIS Pencarian Agen Bus dan Travel di Kota Medan Dengan Metode Djikstra dan TOPSIS Berbasis Mobile merupakan solusi utama dalam pencarian agen bus di Kota Medan. Aplikasi ini berbasis mobile locator dimana metode Djikstra akan bekerja dengan menentukan rute agen terdekat dari lokasi pengguna dengan membandingkan jarak antara perangkat pengguna ke node-node terkait. Serta metode TOPSIS dalam pengimplementasiannya akan menentukan rekomendasi agen bus dan travel yang ternyata mampu menghasilkan sebuah perangkingan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Sehingga diharapkan dapat memudahkan pengguna menemukan biro perjalanan atau bus sesuai yang diharapkan beserta informasi yang sudah tersedia. |
Denni Anggraeni (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Triase Triase (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aninda Muliani Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1038-1044 [PDF] |
| 1988 |
PERANCANGAN SISTEM PAKAR MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN KULIT BESERTA JENIS KULIT WAJAH DALAM PENENTUAN PRODUK PERAWATANNYA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR
Lihat AbstrakAbstract: As the times progress, women need something fast and appropriate to take care of their facial skin. Most people may find it difficult to choose with certainty products that suit the problems that exist on the skin of the face. Design an expert system in diagnosing problems with facial skin and identifying facial skin types in the determination of facial care products. In this study, researchers made an expert system to diagnose skin problems and facial skin types in determining their treatment products using the Forward Chaining and Certainty Factor methods. This website can help women to choose their type of facial skin products and treatments as well as make it easier for women. Advantages of Forward Chaining and Certainty Factor in Expert Systems collect information and find the best solution obtained from the collection of information, and contain uncertainty so in the calculation process can only process some data so that the lack of data can be maintained. The need for the development of the website so that this website becomes a larger scale to be more complete and more perfect such as the addition of data about skin care and brands that are suitable for use. This website is only as an initial diagnosis, it would be nice to do more research on the products to be used and if necessary consult a dermatologist. Keywords: Certainty Factor, Forward Chaining, Expert System, Skin, Website. Abstrak: Seiring kemajuan zaman, wanita membutuhkan sesuatu yang cepat dan tepat untuk merawat kulit wajahnya. Kebanyakan orang mungkin merasa kesulitan untuk memilih dengan pasti produk yang sesuai dengan permasalahan yang ada pada kulit wajah. Merancang sistem pakar dalam mendiagnosis permasalahan pada kulit wajah dan mengidentifikasi jenis kulit wajah dalam penentuan produk perawatan wajah. Pada penelitian ini peneliti membuat sistem pakar untuk mendiagnosis permasalahan kulit dan jenis kulit wajah dalam menentukan produk perawatannya menggunakan metode forward chaining dan certainty factor. Website ini dapat membantu para wanita untuk memilih jenis produk dan perawatan kulit wajah serta memudahkan para wanita. Keunggulan forward chaining dan certainty factor pada sistem pakar mengumpulkan informasi dan mencari solusi terbaik yang diperoleh dari pengumpulan informasi tersebut, serta mengandung ketidakpastian sehingga dalam proses perhitungannya hanya dapat mengolah sebagian data saja sehingga kekurangan data dapat dipertahankan. Perlunya pengembangan website agar website ini menjadi skala yang lebih besar agar lebih lengkap dan sempurna seperti penambahan data mengenai skincare dan merk yang cocok untuk digunakan. Website ini hanya sebagai diagnosis awal, alangkah baiknya jika dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap produk yang akan digunakan dan bila perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit Kata kunci: Certainty Factor, Forward Chaining, Sistem Pakar, Kulit, Website   |
Winny Wiyandari (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ilka Zufria (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Raissa Amanda Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1306-1313 [PDF] |
| 1989 |
PENYELESAIAN GUGATAN PEMBATALAN KEPUTUSAN BUPATI DELI SERDANG TERKAIT PENGANGKATAN KEPALA DESA DALAM SENGKETA PEMILIHAN KEPALA DESA
Lihat AbstrakAbstract: Village Head Election (Pilkades) is an event in a democratic party at the village level as village autonomy/village rights to elect new leaders from the village community. The village head election in Cinta Damai Village was in conflict over the results of a very narrow vote dispute, a difference of 9 votes which was marked by various frauds, resulting in dissatisfaction with the results of the village head election, the losing party felt they had been disadvantaged by the results obtained, but the problem is that the Regent of Deli Serdang still inaugurated with the Decree of the Regent of Deli Serdang Number 395 of 2022 concerning the ratification and appointment of the Head of Cinta Damai Village, Percut Sei Tuan District dated May 18, 2022 on behalf of Josta Josevina Tambunan. The purpose of this study was to determine and analyze the settlement of the lawsuit for the cancellation of the Deli Serdang Regent's Decree against the appointment of the Head of Cinta Damai Village, the results of the analysis of the judge's decision regarding the judge's considerations in resolving the dispute over the election of the Head of Cinta Damai Village, and the validity of the judge's decision regarding the cancellation of the Deli Serdang Regent's Decree concerning the Appointment of the Head of Cinta Damai Village. Based on this research, the results obtained are that dispute resolution is carried out through the State Administrative Dispute Resolution process according to Law Number 5 of 1986 by submitting files to the PTUN, PTUN to PK as a form of lawsuit to revoke the Decree of the Regent of Deli Serdang in determining the election of the head of Cinta Damai Village. Keywords: Lawsuit, Settlement, Decision, Head of Love Peace Village  Abstrak: Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) adalah suatu acara dalam pesta demokrasi di tingkat desa sebagai otonomi desa/hak desa untuk memilih pemimpin baru yang berasal dari masyarakat desa. Pemilihan kepala desa di Desa Cinta Damai terjadi konflik atas hasil perselisihan suara yang sangat tipis, berselisih 9 suara yang diwarnai berbagai kecurangan, sehingga terjadi ketidakpuasan atas hasil pilkades, pihak yang kalah merasa telah dirugikan dengan hasil yang diperoleh, namun yang menjadi masalah Bupati Deli Serdang tetap melantik dengan Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 395 Tahun 2022 tentang pengesahan dan pengangkatan Kepala Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan tanggal 18 Mei 2022 atas nama Josta Josevina Tambunan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penyelesaian gugatan pembatalan Keputusan Bupati Deli Serdang terhadap pengangkatan Kepala Desa Cinta Damai, hasil analisis putusan hakim terhadap pertimbangan hakim dalam menyelesaikan sengketa pemilihan Kepala Desa Cinta Damai, serta keberlakuan putusan hakim terhadap pembatalan Keputusan Bupati Deli Serdang tentang Pengangkatan Kepala Desa Cinta Damai. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa penyelesaian sengketa dilakukan melalui proses penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 dengan melimpahkan berkas ke PTUN, PTUN samapai PK sebagai bentuk gugatan pencabutan SK Bupati Deli Serdang dalam penetapan pemilihan kepala Desa Cinta Damai. Kata kunci: Gugatan, Penyelesaian, Keputusan, Kepala Desa Cinta Damai |
Tika Puspita Sari (Universitas Sumatera Utara); Mirza Nasution (Universitas Sumatera Utara); Eka Nam Sihombing (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1299-1305 [PDF] |
| 1990 |
PENGATURAN HUKUM KEJAHATAN SIBER TERHADAP KESUSILAAN MELALUI MEDIA ELEKTRONIK (STUDI PUTUSAN NOMOR: 1136/PID.SUS/2021/PN.PBR)
Lihat AbstrakAbstract: Cyber crime is a form of virtual crime which utilizes a computer connected to the internet. Security holes in the operating system that cause weaknesses are exploited by hackers, crackers and script kiddies to infiltrate computers. Forms of content within the scope of information and electronic transactions that fall into the category of decency are several types of pornographic content, namely in the form of writing, images or videos. The criminal element for uploading content in the form of decency on social media according to Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions is that content or sentences uploaded to social media services that contain elements of decency are disseminated without having any rights and become public consumption for users of other social media services. The legal consequences arising from the use of content containing decency on social media based on the criminal law in force in Indonesia are that you will be punished with imprisonment for a maximum of 6 (six) years and/or a fine of a maximum of IDR 1,000,000,000.00 (one billion rupiah) in accordance with Article 45 of Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions. Keywords: Content, Distributed, Video Abstrak: Cyber crime ialah bentuk kejahatan virtual yang mana memanfaatkan sebuah media komputer yang terhubung ke internet. Lubang-lubang keamanan yang terdapat pada sistem operasi yang menyebabkan kelemahan sehingga dimanfaatakan oleh para hacker, cracker dan script kiddies guna menyusup ke dalam komputer. Bentuk konten dalam lingkupan informasi dan transaksi elektronik yang termasuk dalam kategori kesusilaan adalah beberapa jenis konten pornografi yaitu dalam bentuk tulisan, gambar atau video. Unsur pidana atas unggahan konten konten berbentuk kesusilaan pada media sosial menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah konten-konten atau kalimat-kalimat yang diunggah kedalam layanan media sosial yang mengandung unsur kesusilaan disebar luaskan secara tanpa memiliki hak dan menjadi konsumsi publik bagi pengguna layanan media sosial lainnya. Akibat hukum yang timbul terhadap penggunaan konten yang mengandung kesusilaan pada media sosial berdasarkan hukum pidana yang berlaku di Indonesia adalah akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) sesuai dengan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kata kunci: Konten, Disebar, Vidio |
Reyvindo Arenda Sitepu (Universitas Sumatera Utara); Mohammad Eka Putra (Universitas Sumatera Utara); Fajar Khaify Rizky (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1293-1298 [PDF] |
| 1991 |
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MONITORING UMKM BERBASIS MOBILE (STUDI KASUS: DINAS KOPERASI, UKM, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA MEDAN)
Lihat AbstrakAbstract: The aim of this research is to implement a monitoring information system for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the city of Medan to monitor the progress of MSME entrepreneurs. The monitoring process involves the utilization of asset and revenue data inputted by entrepreneurs annually. Issues identified in this research include difficulties in registering MSME coaching, where entrepreneurs must directly submit registration documents to the Department of Cooperatives, MSMEs, Industry, and Trade of Medan City. The monitoring process is still manual, with MSME staff having to conduct field surveys directly to record the assets and revenue of entrepreneurs. Additionally, the location data of entrepreneurs is not always accurate as it is still recorded in Microsoft Excel, necessitating navigation assistance to reach business locations, especially those in remote areas. Data in this research was collected through observation, interviews, and literature review including journals, books, and other articles. Two types of datawere collected: primary and secondary data. The process design uses Unified Modeling Language (UML), with stages of design and illustration of the workflow of the designed information system. The research approach used is the Research and Development (R&D) method, with system development using the waterfall method. The research results indicate that the designed information system operates as expected. Keywords: UMKM, UML, R&D, Waterfall Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menerapkan sistem informasi monitoring untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Medan guna memantau perkembangan pelaku usaha UMKM. Proses pemantauan melibatkan penggunaan data aset dan omset pelaku usaha yang diinput setiap tahunnya. Permasalahan yang diidentifikasi dalam penelitian ini meliputi kesulitan pada pendaftaran pembinaan UMKM di mana pelaku usaha harus secara langsung mengajukan berkas pendaftaran ke Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan. Proses monitoring masih bersifat manual, dimana staf UMKM harus melakukan survei lapangan secara langsung untuk mendata aset dan omset pelaku usaha. Selain itu, data lokasi pelaku usaha tidak selalu akurat karena masih tercatat di Microsoft Excel, sehingga diperlukan bantuan navigasi untuk mencapai lokasi usaha, terutama yang terpencil. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka yang mencakup jurnal, buku dan artikel lainnya. Dua jenis data yang diambil adalah data primer dan sekunder. Desain proses menggunakan Unified Modelling Language (UML), dengan tahapan perancangan dan ilustrasi alur kerja sistem informasi yang dirancang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D), dengan pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dirancang berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kata kunci: UMKM, UML, R&D, Waterfall |
Poppy Hidayah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Samsudin Samsudin (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aninda Muliani Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1286-1292 [PDF] |
| 1992 |
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI PECAHAN DI KELAS V SD NEGERI 107418 BANGUN SARI BARU
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi pecahan untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi, ahli desain, dan praktisi pendidikan. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL ini cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa dengan N-Gain rata-rata sebesar 0,60. |
Putri Wisda Yunanda (Universitas Negeri Medan); Elvi Mailani (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 3 (2023) |
Hal: 880-886 [PDF] |
| 1993 |
PELAKSANAAN FUNGSI DAN PROSES PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakAbstract: Strengthening the function of forming regional regulations/legislative function of the DPRD in forming regional regulations has formal juridical legitimacy based on Article 18 paragraph (6) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia that "Regional Governments have the right to establish regional regulations and other regulations to carry out autonomy and assistance duties .†As well as the enactment of Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government and Law Number 17 of 2014 concerning the MPR, DPR, DPD and DPRD, it is hoped that the DPRD can be more active and productive in actualizing its function of forming regional regulations/legislative functions. However, unfortunately, so far the function of forming regional regulations in the DPRD of North Sumatra Province has been the object of research. The aim of this research is to find out and analyze the implementation of the legislative function of the DPRD of North Sumatra Province for the 2019-2024 period as well as knowing and analyzing the process of forming regional regulations in North Sumatra Province. This research uses a normative juridical method with an approach taken by examining all laws and regulations relating to the legal issues being handled. So, this research was carried out by analyzing theories related to the Implementation of the Regional Regulation Formation Function in the DPRD of North Sumatra Province in the Formation of Regional Regulations based on literature related to existing problems, and relevant laws and regulations. Keywords: Regional Regulations, Regional Autonomy, DPRD Functions Abstrak: Penguatan fungsi pembentukan peraturan daerah/fungsi legislasi DPRD dalam membentuk peraturan daerah telah mempunyai legitimasi secara yuridis formal didasari dalam Pasal 18 ayat (6) UUD NKRI Tahun 1945 bahwa “Pemerintahan Daerah berhak menetapkan peraturan daerah dan peraturan-peraturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas pembantuan.†Serta berlakunya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD mengharapkan DPRD dapat lebih aktif dan produktif dalam mengaktualisasikan fungsi pembentukan peraturan daerah/fungsi legislasi yang dimilikinya. Namun sayangnya, selama ini fungsi pembentukan peraturan daerah di DPRD Provinsi Sumatera Utara sebagai objek penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan fungsi legislasi DPRD Provinsi Sumatera Utara Periode 2019-2024 serta mengetahui dan menganalisis proses pembentukan peraturan daerah Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan yang dilakukan dengan menelaah semua undang-undang dan regulasi yang berkaitan dengan isu hukum yang ditangani. Maka, dalam penelitian ini dilakukan dengan menganalisis teori-teori yang berkaitan dengan Pelaksanaan Fungsi Pembentukan Peraturan Daerah di DPRD Provinsi Sumatera Utara dalam Pembentukan Peraturan daerah berdasarkan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang ada, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Kata kunci: Peraturan Daerah, Otonomi Daerah, Fungsi DPRD |
Muhammad Yasser (Universitas Sumatera Utara); Mirza Nasution (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1279-1285 [PDF] |
| 1994 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN BANTUAN ZAKAT KONSUMTIF BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE AHP PADA BAZNAS PROVINSI SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakAbstract: Poverty is one of the problems that Indonesia still faces; this is a multifaceted and complex issue that requires attention and is therefore a development priority. Because zakat has proven to be beneficial for society as a whole, the government formed BAZNAS (National Zakat Amil Agency) as an institution that supervises zakat; Baznas is one of the government institutions tasked with overseeing zakat as a whole, starting from the collection, distribution and utilization of zakat funds to underprivileged communities. The number of people requesting zakat assistance from the North Sumatra Province Baznas is increasing every year, which has an impact on the number of applications received by the Baznas Office. However, the North Sumatra Province Baznas currently has limited funds for distributing zakat aid. Therefore, to help the North Sumatra Province Baznas, the manager who has the authority to decide who receives aid funds impartially requires a decision support system. The Analytic Hierarchy Process (AHP) approach is used by this decision support system. The AHP approach was chosen because of its benefits in conducting consistency analysis and is based on a pairwise comparison matrix. Baznas North Sumatra Province uses a decision support system to make the process of identifying potential recipients of Zakat assistance more effective. Keywords: DSS, Zakat Assistance, Baznas North Sumatra Province, AHP Abstrak: Kemiskinan adalah salah satu permasalahan yang masih dihadapi Indonesia; ini adalah permasalahan yang memiliki banyak aspek dan kompleks yang memerlukan perhatian dan oleh karena itu merupakan prioritas pembangunan. Karena zakat terbukti bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan, maka pemerintah membentuk BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) sebagai lembaga yang mengawasi zakat; baznas merupakan salah satu lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi zakat secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana zakat kepada masyarakat kurang mampu. Jumlah masyarakat yang meminta bantuan zakat ke Baznas Provinsi Sumut semakin bertambah setiap tahunnya sehingga berdampak pada jumlah permohonan yang diterima Kantor Baznas. Meski demikian, Baznas Provinsi Sumut kini memiliki keterbatasan dana untuk penyaluran bantuan zakat. Oleh karena itu, untuk membantu Baznas Provinsi Sumut, pengelola yang mempunyai kewenangan memutuskan siapa saja yang mendapat dana bantuan, secara tidak memihak diperlukan suatu sistem pendukung keputusan. Pendekatan Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan oleh sistem pendukung keputusan ini. Pendekatan AHP dipilih karena manfaatnya dalam melakukan analisis konsistensi dan didasarkan pada matriks perbandingan berpasangan. Baznas Provinsi Sumatera Utara menggunakan sistem pendukung keputusan untuk mengefektifkan proses identifikasi calon penerima bantuan Zakat. Kata kunci: SPK, Bantuan Zakat, Baznas Provinsi Sumatera Utara, AHP   |
Muhammad Syahnan Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); M. Fakhriza Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aninda Muliani Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1273-1278 [PDF] |
| 1995 |
ANALISIS SENTIMEN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA SVM
Lihat AbstrakAbstract: Based on Law No. 2 of 2002, Indonesia states that the National Police of the Republic of Indonesia is a state instrument that plays a role in maintaining security and public order, enforcing the law and providing protection, protection and service to the community. In the eyes of the public, public services are experiencing a crisis of trust. This crisis provides important lessons for local governments and the police in Indonesia. With various news about the police via internet media, especially Twitter, which can influence public opinion. User opinions are used as research material for sentiment classification using the SVM algorithm using 801 data. The data is then given labels (classes) using a lexicon based method with an Indonesian language dictionary. From the labeling results, 444 positive opinions and 357 negative opinions were obtained. From several opinions that have been obtained, sentiment analysis will be carried out using the SVM algorithm. This research also applies the word weighting method or TF-IDF. The system will be evaluated using Confusion Matrix. In the test results, it was found that the level of accuracy produced using the Support Vector Machine algorithm was 83.95%, precision was 85.71%, recall was 87,50%, and f1-score was 86.60%. Keywords: Sentiment Analysis, Indonesian Republic Police, SVM Abstrak: Berdasarkan Undang-undang No.2 Tahun 2002, Indonesia menyatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Di mata masyarakat, pelayanan publik sedang mengalami krisis kepercayaan. Krisis ini menjadikan pelajaran penting bagi pemerintah daerah dan kepolisian di Indonesia. Dengan adanya berbagai berita mengenai kepolisian melalui media internet khususnya twitter yang dapat memengaruhi opini masyarakat. Opini pengguna dimanfaatkan sebagai bahan penelitian klasifikasi sentimen menggunakan algoritma SVM dengan menggunakan 801 data. Data kemudian diberi label (kelas) dengan menggunakan metode lexicon based dengan kamus berbahasa Indonesia. Dari hasil pelabelan diperoleh data berlabel positif sebanyak 444 opini dan 357 opini negatif. Dari beberapa opini yang sudah didapatkan, maka akan dilakukan analisis sentimen dengan menggunakan algoritma SVM. Penelitian ini juga menerapkan metode pembobotan kata atau TF-IDF. Sistem akan dievaluasi dengan menggunakan Confusion Matrix. Pada hasil pengujian didapatkan tingkat akurasi yang dihasilkan dengan menggunakan algoritma Support Vector Machine adalah sebesar 83.95%, precision sebesar 85.71%, recall sebesar 87,50%, dan f1-score sebesar 86,60%. Kata kunci: Analisis Sentimen, Kepolisian Republik Indonesia, SVM |
Ilka Zufria (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aidil Halim Lubis; Siti Septia Febiyaula |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1266-1272 [PDF] |
| 1996 |
IMPLEMENTASI FINITE STATE AUTOMATA PADA APLIKASI PEMBELAJARAN MENGASAH OTAK ANAK MENGGUNAKAN DFA DAN NFA BERBASIS ANDROID
Lihat Abstrak Abstract: Technological advances change very rapidly from year to year, one of which is mobile devices, the fastest growing technology in its development, with the development of mobile technology today, bringing many changes, including in the world of education. Using a mobile app as a learning tool can also take the form of a game or games. The problem that arises is the lack of child interaction and interest in learning, so it is necessary to design an educational game so that the learning process is more interesting. Therefore, researchers developed a game learning application to sharpen the brain type Virtual pet based on Android. By using the Finite State Automata method, it can be determined that the input string is accepted or rejected. The software used in the form of Adobe Animate CC is used for the development of Virtual pet game learning applications. This application is intended as an alternative to children's learning in recognizing letters, training the brain, and improving their social and psychological reactions. Keywords: finite state automata, dfa and nfa, virtual pet game, android Abstrak: Kemajuan teknologi berubah sangat pesat dari tahun ke tahun, salah satunya perangkat mobile, teknologi yang paling cepat berkembang dalam perkembangannya, dengan perkembangan teknologi mobile saat ini, membawa banyak perubahan, termasuk dalam dunia pendidikan. Menggunakan aplikasi seluler sebagai alat pembelajaran juga dapat berbentuk game atau permainan. Masalah yang muncul adalah kurangnya interaksi anak dan ketertarikan dalam belajar sehingga perlu dirancang sebuah permainan yang mengedukasi agar proses belajar semakin menarik. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan sebuah aplikasi pembelajaran game mengasah otak berjenis Virtual pet berbasis Android. Dengan menggunakan metode Finite State Automata maka dapat ditentukan string yang diinputkan diterima atau ditolak. Perangkat lunak yang digunakan berupa Adobe Animate CC digunakan untuk pengembangan aplikasi pembelajaran game Virtual pet. Aplikasi ini dimaksudkan sebagai alternatif pembelajaran anak dalam mengenali huruf, melatih otak, serta meningkatkan reaksi sosial dan psikologis mereka. Kata kunci: finite state automata, dfa dan nfa, game virtual pet, android |
Endah Avilia Chandra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhammad Ikhsan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Suhardi Suhardi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1261-1265 [PDF] |
| 1997 |
PELATIHAN TEKNIS PARENTING KONTROL DALAM MEDIA PENGAWASAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK UNTUK IBU-IBU PKK DI DESA TELUK DALAM
Lihat AbstrakAbstract: As children's use of gadgets increases, effective parental supervision is becoming increasingly important to ensure children's digital safety and health. The purpose of this activity is to provide technical training on parental control through gadget use to children using the Google Family Links function when monitoring children's devices. This training program is designed to provide people with practical knowledge and skills. The method of this PkM activity is carried out in 2 ways, namely lectures that include theoretical sessions on the principles of parental control, followed by practical exercises on configuring settings using Google links. Furthermore, discussion and question and answer sessions are used to help parents provide solutions to the obstacles faced during the PkM activity. The evaluation results showed that training participants experienced a significant increase in their understanding and application of the child safety techniques taught. Surveys and interviews conducted with participants who took part in Community Service (PkM) in Teluk Dalam Village, showed that after taking the training they were able to better manage their children's device usage, including limiting device usage time and content supervision. With this training, namely using Google Family Links, it has significant benefits in improving parents' digital supervision skills and creating a safer and healthier digital environment for children. Keyword: parenting control; google family links; gadget monitoring; gadget Abstrak:  Seiring dengan meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak, pengawasan orang tua yang efektif menjadi semakin penting untuk memastikan keselamatan dan kesehatan digital anak-anak. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pelatihan teknis tentang kontrol orang tua melalui penggunaan gadget kepada anak-anak dengan menggunakan fungsi Google Family Links saat memantau perangkat anak-anak. Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada orang. Metode kegiatan PkM ini dilakukan dengan 2 cara yakni ceramah yang mencakup sesi teori tentang prinsip-prinsip kontrol orang tua, diikuti dengan latihan praktis tentang mengonfigurasi pengaturan menggunakan tautan Google. Selanjutnya dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab yang digunakan untuk membantu orang tua dalam memberikan solusi dari kendala yang dihadapi selama kegiatan PkM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan teknik keselamatan anak yang diajarkan. Survei dan wawancara yang dilakukan kepada peserta yang mengikuti Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di desa teluk dalam, menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan mereka mampu mengelola penggunaan perangkat anak-anak mereka dengan lebih baik, termasuk membatasi waktu pemakaian perangkat dan pengawasan konten. Dengan adanya pelatihan ini yaitu menggunakan Google family Links memiliki manfaat yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan pengawasan digital orang tua dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak. Kata kunci: parenting kontrol; google family links; pengawasan gadget; gadget |
William Ramdhan (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Nurwati Nurwati (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Riki Andri Yusda (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4 No 1 (2024) |
Hal: 116 - 121 [PDF] |
| 1998 |
PENTINGNYA DIGITALISASI LAYANAN PUBLIK DESA
Lihat AbstrakAbstract: Villages in Indonesia face significant challenges in providing efficient and transparent public services, such as bureaucratic inefficiency, lack of transparency, limited accessibility, and low community participation. This community service program proposes the digitalization of public services in Teluk Dalam Village using the Participatory Action Research (PAR) method to address these issues. The proposed solutions include the digitalization of village administration, development of a village information platform, implementation of e-government services, and training and education for village officials and the community. These steps are expected to improve the efficiency of public services, transparency, accessibility, and community participation in village governance. Through the implementation of this program, Teluk Dalam Village is expected to become an exemplary village in successfully implementing the digitalization of public services, providing significant benefits to the community, and enhancing the quality of village governance. Keyword:  Digitalization; Public Services; Transparency; Accessibility; Community Service Abstrak: Desa-desa di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam penyelenggaraan layanan publik yang efisien dan transparan, seperti birokrasi yang berbelit-belit, kurangnya transparansi, keterbatasan aksesibilitas, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini mengusulkan digitalisasi layanan publik di Desa Teluk Dalam melalui metode Participatory Action Research (PAR) untuk mengatasi permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan mencakup digitalisasi administrasi desa, pengembangan platform informasi desa, penerapan layanan e-government, serta pelatihan dan edukasi bagi perangkat desa dan masyarakat. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan publik, transparansi, aksesibilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pemerintahan desa. Dengan pelaksanaan program ini, Desa Teluk Dalam diharapkan dapat menjadi contoh desa yang berhasil mengimplementasikan digitalisasi layanan publik, memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, dan meningkatkan kualitas pemerintahan desa.. Kata kunci: Digitalisasi; Layanan Publik; Transparansi; Aksesibilitas; Pengabdian Masyarakat  |
Herman Sahputra (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Kmputer Royal); Rolly Yesputra (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Kmputer Royal); Adi Prijuna Lubis (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Kmputer Royal); Fairuz Furqon (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Kmputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4 No 1 (2024) |
Hal: 122 - 126 [PDF] |
| 1999 |
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI MASYARAKAT DESA CENGKERING PEKAN
Lihat AbstrakAbstract: Information technology is the study or use of electronic equipment, especially computers, to store, analyze and distribute any information, including words, numbers and images. Information technology that is currently developing has created new traditions and culture in people's lives where the virtual world seems to have become the real world. An example is computer use. By using a computer connected to the internet, you can open up very wide world horizons so that the world seems not limited by time and space. The rapid development of information technology in various fields cannot be separated from its role in creating, storing, conveying and disseminating information. The use of electronic devices such as televisions, computers and smartphones also makes information technology increasingly needed by the wider community. Therefore, the use of information technology must be optimized so that it has a positive impact, including the efficiency of village government bureaucracy, facilitating public services and administrative services, increasing community participation in decision making, increasing transparency and accountability of village government, and increasing access to information for all related parties. .              Keywords: technology, society, village Abstrak: Teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar. Teknologi informasi yang berkembang pada saat ini telah menciptakan tradisi dan budaya baru dalam kehidupan masyarakat, dimana dunia maya seolah-olah menjadi dunia nyata. Contohnya adalah dengan memanfaatkan komputer yang terhubung dengan internet dapat membuka cakrawala dunia yang sangat luas sehingga dunia seakan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Pesatnya perkembangan teknologi informasi di berbagai bidang tak terlepas dari perannya dalam membuat, menyimpan, menyampaikan, hingga menyebarkan informasi. Penggunaan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan smartphone pun turut membuat teknologi informasi semakin dibutuhkan oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi informasi harus dioptimalkan agar memberikan dampak posistif antara lain efisiensi birokrasi pemerintahan desa, memudahkan layanan publik dan pelayanan administrasi, meningkatkan partisipasi, masyarakat dalam pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa, serta meningkatkan akses informasi bagi semua pihak terkait.Kata Kunci: teknologi, masyarakat, desa  |
Masitah Handayani (STMIK Royal KisaranSTMIK Royal Kisaran); Risnawati Risnawati (STMIK Royal Kisaran); Abdul Azis Ubaidillah (STMIK Royal Kisaran); Zulkhairani Zulkhairani (Manajemen Informatika) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4 No 1 (2024) |
Hal: 127 - 131 [PDF] |
| 2000 |
PENERAPAN DATA MINING UNTUK CLUSTERING KELAYAKAN PENERIMA BPNT MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS BERBASIS WEB
Lihat AbstrakAbstract: Data mining is a method that has a function to collect data into new information that becomes a reference in decision making. The Medan City Social Service has the task of assisting the government in the social sector, one of which handles the implementation of the distribution of Non-Cash Food Assistance (BPNT). Problems arising in the distribution of this assistance ranging from the number of beneficiary quotas to the difficulty in determining the eligibility of prospective beneficiaries. Overcoming these problems, the clustering process in data mining is very appropriate to use. The algorithm used in clustering the eligibility of BPNT recipients in this study is the K-Means algorithm. The data mining system using the web-based k-means clustering algorithm using the PHP programming language, Codeigniter framework, and MySQL database will classify community data on prospective BPNT recipients in the categories of eligible, considered and ineligible. With this system, it can help the Social Service in determining the eligibility of BPNT recipients effectively and efficiently. Keywords: data mining, k-means clustering, bpnt, website Abstrak: Data mining merupakan suatu metode yang memiliki fungsi untuk pengumpulan data menjadi sebuah informasi baru yang menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Dinas Sosial Kota Medan mempunyai tugas membantu pemerintah dalam bidang sosial salah satunya menangani pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Permasalahan yang ditimbulkan dalam penyaluran bantuan tersebut mulai dari jumlah kuota penerima bantuan hingga kesulitan dalam menentukan kelayakan dari calon penerima bantuan. Mengatasi permasalahan tersebut proses clustering dalam data mining sangat tepat digunakan. Algoritma yang digunakan dalam klasterisasi kelayakan penerima BPNT pada penelitian ini adalah algoritma K-Means. Sistem data mining menggunakan algoritma k-means clustering berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework Codeigniter, dan database MySQL akan mengelompokkan data masyarakat calon penerima BPNT dalam kategori layak, dipertimbangkan serta tidak layak. Dengan adanya sistem ini dapat membantu pihak Dinas Sosial dalam menentukan kelayakan penerima BPNT secara efektif dan efisien. Kata kunci: data mining, k-means clustering, bpnt, website |
Dina Amalia Putri Lubis (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Raissa Amanda Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aninda Muliani Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 3 (2024) |
Hal: 1254-1260 [PDF] |