| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2661 |
Peningkatan Kemampuan Disposisi Matematika Siswa Melalui Pembelajaran Model STAD
Lihat AbstrakAbstractThe purpose of this study is to determine the ability of students 'mathematical disposition through learning STAD models, to find out the increase in the ability of mathematical disposition through learning STAD models, and to assess whether increasing the ability of mathematical disposition of students through learning STAD models is better than increasing the ability of students' mathematical disposition through conventional learning and to find out students' responses to STAD learning models. This research uses a quantitative approach in the form of quasi experimental research. The experimental design used is the type of Nonequivalent control group design. The design is used to determine the ability of students' mathematical disposition before and after being given the STAD model. Increasing students' mathematical disposition abilities using STAD learning models obtained a percentage increase of 12%. The control class with a total of 31 student scores before treatment was 89.77 and after treatment was 97.26 with an average score difference of 7.49. Increasing the ability of mathematical disposition that uses conventional learning has a percentage increase of 8%. This shows that the mathematical disposition ability of the experimental class students is higher than the control class.Keywords: STAD, mathematical disposition, Nonequivalent control group design AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan disposisi matematika siswa melalui pembelajaran model STAD, untuk mengetahui besar peningkatan kemampuan disposisi matematika melalui pembelajaran model STAD, dan untuk mengkaji apakah peningkatan kemampuan disposisi matematika siswa melalui pembelajaran model STAD lebih baik dari pada peningkatan kemampuan disposisi matematika siswa melalui pembelajaran konvensional dan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran model STAD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berupa penelitian eksperimen kuasi. Desain eksperimen yang digunakan yaitu jenis Nonequivalent control group design. Desain tersebut digunakan untuk mengetahui kemampuan disposisi matematika siswa sebelum dan sesudah diberikan model STAD. Peningkatan kemampuan disposisi matematika siswa yang menggunakan pembelajaran model STAD didapat prosentase peningkatan sebesar 12%. Kelas kontrol dengan jumlah 31 siswa skor sebelum treatment adalah 89,77 dan sesudah treatment adalah 97,26 dengan selisih skor rata-rata sebesar 7,49. Peningkatan kemampuan disposisi matematika yang menggunakan pembelajaran konvensional memiliki prosentase peningkatan sebesar 8%. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan disposisi matematika siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.Kata kunci: STAD, disposisi matematika, Nonequivalent control group design |
Mery Indriyani; Mery Indriyani (Universitas Negeri Padang); Nurma Izzati; Arif Muchyidin |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 2 (2021) |
Hal: 87 - 94 [PDF] |
| 2662 |
PREDIKSI PEMINATAN PROGRAM STUDI PADA PENERIMAAN MAHASISWA BARU STMIK ROYAL MENGGUNAKAN NAÃVE BAYES
Lihat AbstrakSTMIK Royal memiliki 2 Program Studi yaitu Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Hampir tiap tahun pada saat penerimaan mahasiswa baru, terjadi penurunan minat calon mahasiswa yang memilih Program Studi Sistem Komputer sedangkan untuk Program Studi Sistem Informasi menunjukkan tren yang terus meningkat. Khusus untuk Program Studi Sistem Komputer, penurunan ini tentunya akan berdampak bagi perkembangan dan kualitas Program Studi tersebut kedepannya. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan prediksi peminatan Program Studi pada penerimaan mahasiswa baru. Apabila prediksi yang muncul adalah Program Studi Sistem Komputer, maka calon mahasiswa tersebut akan diberikan reward khusus sehingga diharapkan minat untuk calon mahasiswa yang lain akan semakin meningkat. Naïve Bayes merupakan salah satu Algoritma klasifikasi dalam data mining yang dapat digunakan untuk memprediksi hal tersebut. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem dapat memberikan prediksi dengan tingkat akurasi 65%. |
Wiwin Handoko (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Muhammad Iqbal (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 231-235 [PDF] |
| 2663 |
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN MANGGA ARUMANIS DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR
Lihat AbstrakDiseases that attack mango plants cause mango farmers to suffer losses due to damaged crops or crop failure. To assist agricultural extension workers in diagnosing temporary diseasesthat attack mango arumanis plants if agricultural experts or experts do not exist or do not exist, a computer-based system is needed that can provide information on diseases and how to control it. This study builds a rule-based expert system using the cairtanty factor method to diagnose diseases in mango arumanis plants based on the symptoms of each diseases. The results obtained are in the form of diseases that attack and control procedures that attack and control procedures that must be carried out, as well as the certanty factor value of the truth of the diseases. |
Sulaiman Sulaiman (STMIK Kaputama); Nurhayati Nurhayati (STMIK Kaputama); Juliana Naftali Sitompul (STMIK Kaputama) |
JURNAL TEKNISI Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 61-71 [PDF] |
| 2664 |
PENGARUH IMPLEMENTASI APLIKASI PENENTU PROGRAM STUDI BERBASIS ANDROID UNTUK CALON MAHASISWA STMIK ROYAL
Lihat AbstrakPerguruan tinggi merupakan lembaga pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan baik secara akademis maupun keterampilan. Pemilihan jurusan tertentu bukanlah menjadi suatu kegiatan yang mudah dalam prosesnya. Pengaruh dari internal dan eksternal juga mengambil peran dalam hal tersebut. Hal inilah kadang membuat banyak remaja terjebak dalam ketidaktepatan dalam proses pengambilan keputusan. Dua dari beberapa faktor yang mempengaruhi dalam proses pengambilan keputusan dalam pemilihan jurusan ini adalah minat dan potensi diri. Termasuk di dalamnya dalam memilih program studi pada Sekolah Tinggi Komputer, Fakultas Komputer, atau Teknik Komputer dimana ada beberapa pilihan program studi yang tersedia. Untuk mengatasi permasalahan salah jurusan ini, jelas membutuhkan aplikasi pendamping yang dapat membantu calon mahasiswa komputer dalam memilih jurusannya sehingga bisa meminimalisir kesalahan jurusan. aplikasi yang akan dikembangkan peneliti akan menambahkan metode akurasi Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Multi Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA), data kriteria dan alternatif, membuat sistem dinamis, serta berbasis android dan web sehingga lebih fleksibel juga mudah diakses oleh calon mahasiswa jurusan Komputer. Metode AHP dipilih karena memiliki kemampuan dalam menganalisis kriteria dengan akurasi lebih dari 90% dan metode MOORA dipilih karena memiliki kemampuan menganalisis preferensi alternative dengan jumlah tak terbatas. |
Dina Pertiwi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Andhini Asri Awaliyah Arifin (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Sastria Sandy Utama (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Muhammad Ardiansyah Sembiring (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 299-306 [PDF] |
| 2665 |
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI USER INTERFACE APLIKASI REKARUANG PADA MODUL KONSULTASI MENGGUNAKAN METODOLOGI WATERFALL
Lihat AbstrakPeran desain interior bukan sekedar dekorasi ruangan melainkan sebagai penghubung antara manusia dengan lingkungannya. Menurut Rahayu tahun 2017 bisnis pada bidang desain interior meningkat sebesar 50%, sehingga bisnis desain interior memiliki peluang yang baik untuk saat ini. Berdasarkan hasil wawancara, dibalik perkembangan desain interior yang meningkat masih terdapat beberapa permasalahan yang terjadi khususnya dalam proses penjualan desain. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi dan memberikan rancangan solusi yang dapat memiliki nilai bisnis. Penelitian ini berfokus pada Perancangan Dan Implementasi User Interface Pada Aplikasi Rekaruang Berbasis Web Menggunakan Metodologi Waterfall. Perancangan desain aplikasi Rekaruang menggunakan metodologi design thinking yang menghasilkan rancangan desain yang diuji menggunakan usability testing sebelum diimplementasikan ke dalam bentuk kode. Hasil Pengujian menggunakan metode perhitungan SUS yang menghasilkan score 86 untuk desain aplikasi client, dan 79 untuk desain aplikasi sisi desainer, sehingga dapat dinyatakan desain diterima (acceptable) oleh calon pengguna aplikasi Rekaruang. Implementasi interface aplikasi Rekaruang dalam bentuk kode menggunakan metodologi waterfall model yang menghasilkan aplikasi Rekaruang berbasis web. Hasil implementasi diuji menggunakan teknik pengujian white-box testing dengan metode unit testing. Hasil pengujian sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan karena sebanyak dua puluh satu test case yang diuji menghasilkan status pengujian sukses. |
G N Kresna Adiputra (Telkom University); Putra Fajar Alam (Telkom University); Ekky Novriza Alam (Telkom University) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 248-255 [PDF] |
| 2666 |
SISTEM PENGUKURAN BENTUK KAKI MANUSIA PADA TES FISIK KEPOLISIAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIMPLEKS BERBASIS (IOT) INTERNET OF THINGS
Lihat AbstrakLaboratorium didefinisikan sebagai tempat bekerja yaitu bangunan, gedung atau ruangan yang dilengkapi peralatan (instrumen) untuk melakukan pekerjaan ilmiah seperti riset, demonstrasi dan diskusi. Di kepolisian RI laboratorium digunakan salah satunya untuk pelaksanaan ujian tes masuk kepolisia. salah satunya ialah tes kaki manusia. Pada pengujian tes kaki manusia, terdapat tiga jenis ukuran kaki yaitu kaki normal, kaki o, dan kaki x. pengujian kaki tersebut masih dilakukan secara manual, dengan menggunakan media bahan kayu, yang memiliki lengkungan dengan satuan ukur cm untuk pengukurannya, hal tersebut terkesan lama, dan tidak efisiensi, bisa terjadi kelalaian penguji pada saat pengukuran.Melihat permasalahan tersebut, pembuatan sistem alat ukur bentuk kaki manusia pada tes kepolisian menggunakan teknik simpleks berbasis internet of things (IOT) akan membantu meringankan pekerjaan operator atau pekerja saat bertugas dalam pelaksanaan tes ujian, dengan sistem yang user friendly dapat diatur atau dikonfigurasi melalui sistem digitalisasi untuk pengoperasiannya. Hasil dari penelitian ini mampu mengatasi permasalahan dalam pengoperasiannya yaitu dapat mengukur bentuk kaki manusia pada tes kepolisian secara otomatis dan efisien sehingga operator atau penguji dapat bekerja lebih baik. |
Tika Aldila (STMIK Triguna Dharma); Dedi Setiawan (STMIK Triguna Dharma); Suardi Yakub (STMIK Triguna Dharma) |
JURNAL TEKNISI Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 54-60 [PDF] |
| 2667 |
SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI DENGAN LATENT SEMANTIC ANALISYS PADA KESAMAAN TUGAS AKHIR MAHASISWA
Lihat AbstrakTugas Akhir (Skripsi) merupakas sebuah karya ilmiah yang diabuat sebagai laporan hasil penelitian mahasiswa untuk syarat lulus dan meraih gelar sarjana. Setiap Tugas Akhir yang dihasilkan tidak boleh sama antara satu karya dengan karya lainnya. Apabila ada yang sama maka penulis akan dianggap plagiat. Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai. Metode Latent Semantic Analysis (LSA) berfungsi untuk mencari dokumen yang memiliki kesamaan teks terhadap dokumen lain yang ada di dalam database. Algoritma yang digunakan adalah Algoritma TF/ID, dan untuk melihat tingkat kedekatan atau kesamaan (smilarity) kata (term) dengan cara pembobotan term digunakan Vector Space Models (VSM). |
Meri Sri Wahyuni (STMIK Triguna Dharma); Dedi Setiawan (STMIK Triguna Dharma); Trinanda Syahputra (STMIK Triguna Dharma) |
JURNAL TEKNISI Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 46-53 [PDF] |
| 2668 |
The Effect of Problem Solving Technique and Motivation Toward Students' Writing Skills
Lihat AbstrakAbstract: This study was conducted to find out the effect of Problem Solving technique and motivation toward students’ writing skills in STKIP Adzkia. This research was based on the problems which were occurred in the writing class. The students at STKIP Adzkia did not sufficiently-learn skills on how to make a good paragraph, how to get many ideas when they start their writings and how to arrange their ideas systematically. This research was a quasi-experimental research with factorial design 2x2. The instruments that were used for this research were writing test and motivation questionnaire. T-test analysis and two ways ANOVA analysis were used in analyzing the data. The result of this research revealed that: (1) Students who were taught by Problem Solving Technique were better than students who were taught by brainstorming technique toward students’ writing skill; (2) Students who had high motivation and were taught by Problem Solving Technique were better than who thought by Brainstorming technique; (3) Students who had low motivation and were taught by Problem Solving Technique were better than who were thought by Brainstorming technique; (4) There was no interaction between technique and motivation toward students’ writing skill. The Findings had been proven that Problem Solving technique gave significant impact on students’ writing skills. Keywords: Problem Solving technique; motivation; writing skill  Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh teknik Problem Solving dan motivasi terhadap keterampilan menulis siswa di STKIP Adzkia. Penelitian ini didasarkan pada masalah yang terjadi di kelas menulis. Mahasiswa STKIP Adzkia tidak cukup mempelajari keterampilan membuat paragraf yang baik, cara mendapatkan banyak ide saat memulai tulisan dan cara menyusun ide secara sistematis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes menulis dan angket motivasi. Analisis uji-t dan analisis ANOVA dua arah digunakan dalam menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa yang diajar dengan Teknik Problem Solving lebih baik daripada siswa yang diajar dengan teknik brainstorming terhadap keterampilan menulis siswa; (2) Siswa yang memiliki motivasi tinggi dan diajar dengan Teknik Problem Solving lebih baik daripada siswa yang berpikir dengan teknik Brainstorming; (3) Siswa yang memiliki motivasi rendah dan diajar dengan Teknik Pemecahan Masalah lebih baik daripada yang berpikir dengan teknik Brainstorming; (4) Tidak ada interaksi antara teknik dan motivasi terhadap keterampilan menulis siswa. Temuan telah membuktikan bahwa teknik Problem Solving memberikan dampak yang signifikan terhadap keterampilan menulis siswa. Kata kunci: Teknik Pemecahan Masalah; motivasi; keterampilan menulis |
Rona Rossa; Rina Hayati Maulidiah; Yen Aryni |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 43 - 54 [PDF] |
| 2669 |
Pemanfaatan Kunyit Putih (Curcuma Alba) Sebagai Tanaman Obat Keluarga Di Desa Kelambir V Kebun
Lihat AbstrakAbstract: Plants are a storehouse that has a million benefits including medicine for various diseases. Communities must have an awareness that grows along with the development of knowledge about their natural environment. Family Medicinal Plants (TOGA) are basically plants planted in the yard, garden or plot of land that are used as a place for cultivating medicinal plants in order to meet the family's need for medicines. Knowledge about the use of home yards by cultivating various medicinal plants is expected to increase public knowledge about the usefulness and efficacy of several medicinal plants that can be developed in the residential environment and can also be used to increase family income, at least it can be used to maintain family health. To be able to realize these expectations, community service activities are carried out in the form of: 1. Lectures and discussions. 2. Demonstration of making a health drink made from white turmeric. With this activity, it is hoped that the goals to be achieved at the end of the program, namely: "the community can optimize the use of their yards by cultivating family medicinal plants and can process them into nutritious drinks / foods" can be realized. Keywords: Medicinal plants; Utilization of the yard; White turmeric.  Abstrak: Tumbuhan adalah gudang yang memiliki sejuta manfaat termasuk untuk obat berbagai penyakit. Masyarakat harus memiliki kesadaran yang tumbuh seiring dengan berkembangnya pengetahuan tentang lingkungan alam mereka. Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada dasarnya adalah tanaman yang ditanam dihalaman rumah, kebun atau sebidang tanah yang dimanfaatkan sebagai tempat budidaya tanaman yang berkhasiat obat dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan. Pengetahuan tentang pemanfaatan pekarangan rumah dengan membudidayakan berbagai tanaman obat diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang kegunaan dan khasiat beberapa tanaman berkhasiat obat yang dapat dikembangkan pada lingkungan tempat tinggal dan juga dapat digunakan untuk menambah penghasilan keluarga, sekurang-kurangnya dapat digunakan untuk menjaga kesehatan keluarga. Untuk dapat mewujudkan harapan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentukCeramah dan diskusi, Demonstrasi pembuatan minuman kesehatan berbahan dasar kunyit putih. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tujuan yang ingin dicapai pada akhir program yaitu: “masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman obat dan dapat mengolahnya menjadi minuman/makanan berkhasiat†dapat terwujud. Kata kunci : Kunyit putih; Pemanfaatan pekarangan; Tanaman obat.      |
Zamriyetti Zamriyetti (Universitas Pembangunan Panca Budi Medan); Refnizuida Refnizuida (Universitas Pembangunan Panca Budi Medan); Maimunah Siregar (Universitas Pembangunan Panca Budi Medan); Akhamad Rifai Lubis (Universitas Pembangunan Panca Budi Medan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 89-94 [PDF] |
| 2670 |
Internet Sehat dan Aman di Era Pandemik Bagi Masyarakat
Lihat AbstrakAbstract:The development of the internet that is getting faster makes it easier for humans to disseminate and receive/search for information without being bound by national borders in the international scope. Now humans have lived in practicality considering that increasingly modern means of communication to support all activities are available, even the presence of the internet is able to provide data on various kinds of information, ranging from political, economic, social, cultural and so on, simply through search engines. search engine) then the required information will be obtained. Even through the internet, information for personal life can be obtained such as health, recreation, hobbies, personal development, spiritual and others. But there is another part that needs to be understood that the presence of internet media with the offer or choice of various sites with the freedom of access is like a double-edged sword, on the one hand can have a positive impact and on the other hand a negative impact. One of them that is currently rife is hoaxes, cyberbullying and even cybercrime.           Keywords: Healthy Internet; cyberbullying; cybercrime  Abstrak:Perkembangan internet yang semakin cepat mempermudah manusia untuk menyeba-rluaskan dan menerima/mencari informasi tanpa terikat batas negara dalam lingkup internasional. Kini manusia sudah hidup dalam kepraktisan mengingat sarana komunikasi semakin modern sebagai penunjang segala kegiatan telah tersedia, bahka kehadiran internet mampu menyediakan data berbagai ragam informasi, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya cukup melalui search engine (mesin pencari) maka informasi yang dibutuhkan akan didapatkan. Bahkan melalui internet, informasi untuk kehidupan pribadi bisa diperoleh seperti kesehatan, rekreasi, hobi, pengembangan pribadi, rohani dan lainnya. Tetapi ada bagian lain yang perlu dipahami bahwa kehadiran media internet dengan tawaran atau pilihan beragam situs dengan keleluasaan akses seperti pedang bermata dua, di satu sisi bisa membawa dampak positif dan di sisi lain berdampak negatif. Sala satunya yang marak saat ini adalah hoax, cyberbullying dan bahkan cybercrime. Kata kunci: Internet Sehat; cyberbullying; cybercrime |
Herman Saputra (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Nofriadi Nofriadi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Adi Prijuna (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Bachtiar Efendi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 85-88 [PDF] |
| 2671 |
IMPLEMENTASI ALGORITMA ARTIFICIAL NEURAL NETWORK PADA PROSES SELEKSI PILIH PEMINATAN (STUDI KASUS : PRODI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS TELKOM)
Lihat AbstrakPerubahan kebijakan peraturan kurikulum 2020 pada Program Studi Sistem Informasi Universitas Telkom dengan kebijakan sebelumnya berpengaruh terhadap proses seleksi peminatan mahasiswa. Berdasarkan kebijakan terbaru, Prodi Sistem Informasi menyediakan lima bidang peminatan yang tergabung dalam dua kelompok keahlian (Cybernetics dan Enterprise and Industrial System) yang nantinya harus dipilih oleh mahasiswa di semester tujuh. Mahasiswa seringkali kesulitan dalam menentukan bidang peminatan yang akan dipilih, karena cenderung akan menghindari bidang peminatan yang dianggap sulit dan tak jarang pula terdapat mahasiswa yang menentukan peminatan atas rekomendasi orang lain tanpa mempertimbangkan keahlian dan potensi yang mereka miliki. Oleh karena itu, penelitian ini akan membuat model proses seleksi pemilihan peminatan mahasiswa dengan menyesuaikan kebijakan terbaru dengan mengimplementasikan machine learning menggunakan metode Klasifikasi dari algoritma Artificial Neural Network (ANN). Peneliti memilih algoritma ini karena dapat mengklasifikasi dan memahami pola yang sangat kompleks. Pada kasus ini, pada proses pengolahan data peneliti akan menggunakan atribut NIM, rata-rata nilai matakuliah prasyarat bidang peminatan, pilihan bidang peminatan pertama dan kedua mahasiswa, status keikut sertaan mahasiswa dalam keprofesian, serta kuota bidang peminatan yang berasal dari jumlah dosen yang mengajar pada bidang peminatan tersebut. Pengimplementasian ANN pada kasus ini sangat baik karena menghasilkan AUC sebesar 0.9950 dan akurasi sebesar 0.9863. |
Nassyfa Alfirda Riani (Telkom University); Rachmadita Andreswari (Telkom University); Rokhman Fauzi (Telkom University) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 241-247 [PDF] |
| 2672 |
Pengenalan Aplikasi Video Editing untuk Konten Kreator
Lihat AbstrakAbstract: Community Service aims to transfer or share knowledge from a lecturer to the community. PKM conducted at MAS Qur'an Kisaran with the title introduction and training of video editing applications for content creators. The activity was carried out for 2 days with activities to present material and practice. It is hoped that with this activity, MAS students can have additional skills besides learning at school           Keywords: Community Service; video editing; filmora  Abstrak: Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk mentransferkan atau berbagi ilmu dari seorang Dosen ke Masyarakat. PKM yang dilakukan bertempat di MAS Qur’an Kisaran dengan judul pengenalan dan pelatihan aplikasi video editing untuk konten creator. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dengan kegiatan pemberian materi dan praktek. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa-siswi MAS dapat memiliki keahlian tambahan disamping pembelajaran disekolah Kata kunci: Pengabdian Masyarakat; video editing; filmora |
Febri Dristyan (Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan dan Komputer Royal); Mardalius Mardalius (Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan dan Komputer Royal); Suci Andriyani (Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 81-84 [PDF] |
| 2673 |
Workshop Pengembangan Kreatifitas Siswa Melalui Multimedia Sosial Youtube
Lihat AbstrakTidak dapat dipungkiri bahwa teknologi multimedia mampu memberi kesan yang besar dalam bidang komunikasi dan pendidikan karena bisa mengintegrasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Multimedia telah mengembangkan proses pengajaran dan pembelajaran ke arah yang lebih dinamik. Namun yang lebih penting ialah pemahaman tentang bagaimana menggunakan teknologi tersebut dengan lebih efektif dan dapat menghasilkan ide yang dapat meningkatkan kreatifitas siswa. Para peserta/siswa juga diberikan pengetahuan tentang cara mengupload dan melakukan settingan youtube untuk publikasi karya video yang akan di hasilkan. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Hasil kegiatan PKM ini secara garis besar mencakup beberapa komponen  antara lain : tercapai tujuan pelatihan, tercapai target materi yang telah direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. |
Muhammad Ardiansyah Sembiring (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Raja Tama Andri Agus (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 77-80 [PDF] |
| 2674 |
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE ROUGH SET
Lihat AbstrakData mining adalah proses dari Knowledge Discovery from Databases (KDD). KDD adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan, pemakaian data, historis untuk menemukan keteraturan, pola atau hubungan dalam set data besar. Metode Rough Set berhubungan dengan discreet data, rough set biasanya digunakan bersamaan dengan teknik lain untuk melakukan discreetization pada dataset. Tujuan utama dari analisis rough set adalah untuk mensintesis pendekatan konsep dari data yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan |
Muhammad Ardiansyah Sembiring (STMIK Royal); Raja Andri Tama Agus (STMIK ROYAL); Mustika Fitri Larasati Sibuea (STMIK ROYAL) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 227-230 [PDF] |
| 2675 |
LITERASI DIGITAL KEKINIAN AGAR KOMUNIKASI LEBIH BERMAKNA
Lihat AbstrakSebagai masyarakat yang tumbuh di era perkembangan teknologi yang begitu pesat, tentu akan saling terhubung satu sama lain. Saat ini tingginya tingkat penggunaan media sosial serta mudahnya dalam mengakses informasi sudah tidak bisa diragukan lagi. Namun masih saja ada masyarakat yang masih termakan oleh berita Hoax. Belum lagi muncul fenomena baru yaitu Fear of Missing Out (FOMO) yang bisa membuat pengguna media sosial merasa gelisah jika ketinggalan dengan yang sedang terjadi di media sosial. Selain itu hal ini juga meyebabkan turunnya kualitas komunikasi yang terjadi karena media sosial maupun fenomena FOMO. Hal inilah yang membuat pentingya literasi digital diberikan agar masyarakat yang tumbuh di era ini bisa semakin cakap dalam menggunakan media digial terutama media sosial, dan membuat komunikasi lebih bermakna dengan juga menerapkan fenomena Joy of Missing Out (JOMO) yang sudah merasa cukup walau hanya membuka media sosial sebentar. Literasi digital diperlukan agar kegiatan yang menyangkut dengan media digital bisa membawa hal positif untuk penggunannya. |
Rizky Fauziah (STMIK Royal Kisaran) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 218 - 226 [PDF] |
| 2676 |
Kesadaran Siswa Menggunakan IPA (International Phonetic Alphabet) dalam Mengembangkan Kompetensi Berbicara Bahasa Inggris Melalui Podcast
Lihat AbstrakAbstract: This study was conducted to reveal the use of podcast to enhance students aw-areness in pronounciation by using IPA (International Phonetic Alphabet). The sample was students of SLB Pendidikan Markus, North Sumatra, Indonesia. This study revealed podcasting turned digital devices into instructional tools that could be used to promote content and to improve language skills and pronounciation areas. After teaching IPA and podcast, students had no problems with /b/,/d/,/g/,/v/,/z/,/m/,/n/,/l/,/r/,/j/,/w/ in voiced so-unds and had no problems with /t/,/f/,/s/,/tʃ/,/h/ in consonant voiceless sounds. As students could be used anytime/anywhere and students had control over what to listen to, podcasts could be valuable materials for extensive listening and useful tools for personal and professional development. Keywords: IPA (International Phonetic Alphabet); Podcast; Pronounciation Mastery;     English as Foreign Language  Abstrak: Penelitian ini ditujukan untuk mengungkapkan penggunaan podcast dalam me-ningkatkan kesadaran siswa dalam pengucapan dengan menggunakan IPA (International Phonetic Alphabet). Sampel penelitian ini adalah siswa SLB Pendidikan Markus, Sumatera Utara, Indonesia. Studi ini mengungkapkan podcasting mengubah perangkat digital menjadi alat instruksional yang dapat digunakan untuk mempromosikan konten dan untuk meningkatkan keterampilan bahasa dan area pengucapan. Setelah mengajar IPA dan podcast, siswa tidak memiliki masalah dengan /b/,/d/,/g/,/v/,/z/,/m/,/n/,/l/,/r/,/j/ ,/w/ dalam suara bersuara dan tidak memiliki masalah dengan /t/,/f/,/s/,/tʃ/,/h/ dalam suara tanpa suara konsonan. Karena siswa dapat digunakan kapan saja/di mana saja dan siswa memiliki kendali atas apa yang harus didengarkan, podcast dapat menjadi bahan yang berharga untuk mendengarkan secara ekstensif dan alat yang berguna untuk pengembangan pribadi dan profesional. Kata kunci: IPA (International Phonetic Alphabet); Podcast; Penguasaan Pengucapan;       Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing  |
Kartini Br Bangun; Karisma Erikson Tarigan |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 69-76 [PDF] |
| 2677 |
Meminimalkan Kesulitan Belajar Matematika Dengan Pendekatan Konstruktivis
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to minimize the students' learning difficulties in math. This research was conducted in three cycles, while learning approach in this study using a constructivist approach through Student Activity Sheet (LKS) that researchers make in structured so that students can build their own knowledge by completing the worksheets in groups. Research obtained a description, students gain ≥ 67.55 on silus I by 10 students (40%), the second cycle of 16 students (67.5%) and the third cycle of 20 students (85%). From the observations obtained a description of the increased activity of students in learning that the first cycle of 6 students (42.5%), the second cycle of 17 students (65%) and the third cycle of 20 students (85%). The results of the questionnaire about students' learning respoons obtained a description of the second cycle by 11 students (47.5%), the second cycle of 17 students (72.5%) and the third cycle by 21 students (87.5%). Keywords: constructivist approach; equation of a straight line  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan kesulitan belajar siswa dalam pelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, sedangkan pendekatan pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivis melalui Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang peneliti buat secara berstruktur sehingga siswa bisa membangun pengetahuannya sendiri dengan jalan menyelesaikan LKS secara berkelompok. Penelitian diperoleh gambaran, siswa memperoleh ≥ 67,55 pada silus I sebesar 10 siswa (40%), siklus II sebesar 16 siswa (67,5%) dan siklus III sebesar 20 siswa (85%). Dari hasil observasi diperoleh gambaran adanya peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran yaitu pada siklus I sebesar 6 siswa (42,5%), siklus II sebesar 17 siswa (65 %) dan siklus III sebesar 20 siswa (85%). Adapun hasil dari angket tentang respoons siswa terhadap pembelajaran diperoleh gambaran pada siklus I I sebesar 11 siswa (47,5 %), siklus II sebesar 17 siswa (72,5%) dan siklus III sebesar 21 siswa (87,5%). Kata kunci: pendekatan konstruktivis; persamaan garis lurus |
Anita Pardede |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 6 (2021) |
Hal: 327 - 334 [PDF] |
| 2678 |
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Lihat AbstrakAbstract: The problem examined in this study is the low learning outcomes of science students in the learning process. The purpose of this study is to find out by applying the Problem Based Learning Model will improve student learning outcomes in the subject matter of changing the nature of objects in Class V-A of SD Negeri 070981 Fodo. This research is a Classroom Action Research which consists of two cycles, where each cycle consists of four stages, namely, planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques used are tests of student learning outcomes. The results showed that the average score of the pretest before the action was 42.32 where 25% of students who met the standards of learning completeness, after the first cycle was held, the average score was 65.00 with 62.5% had reached the standard of learning completeness and after the action was taken. in cycle II the average value obtained was 80.87 with 95.75% of students who had met the standard of learning completeness. Thus the application of the Detailed Response model in class V-A can increase the average student learning outcomes of students from cycle I to cycle II with an increase of 15.87 points.           Keyword: learning outcomes; Problem Based Learning  Abstrak: Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dengan menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah akan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok perubahan sifat benda di Kelas V-A SD Negeri 070981 Fodo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pretes sebelum diadakannya tindakan adalah 42,32 dimana 25% siswa yang memenuhi standar ketuntasan belajar, setelah diadakan siklus I skor rata-rata adalah 65,00 dengan 62.5% telah mencapai standar ketuntasan belajar dan setelah diadakan tindakan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh menjadi 80,87 dengan 95,75% siswa yang telah memenuhi standar ketuntasan belajar. Dengan demikian penerapan model Respon Terinci di kelas V-A dapat meningkatkan rata-rata hasil belajar IPA siswa dari siklus I ke siklus II dengan peningkatan 15,87 poin. Kata kunci: hasil belajar; Pembelajaran Berbasis Masalah |
Yustina Laoli |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 6 (2021) |
Hal: 361 - 366 [PDF] |
| 2679 |
Penerapan Model Pembelajaran Inside Out Circle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to describe how the application of the Inside Out Circle learning model learning model can improve the quality of learning in the subject matter of the excretion system class IX-A in SMP Negeri 3 Gunungsitoli and to describe how the learning model of the Inside learning model is applied Out Circle to improve students' cognitive learning outcomes in the subject matter of the excretion system class IX-A in SMP Negeri 3 Gunungsitoli. From the learning process that researchers do in the first (first) cycle the average learning outcomes reach 70.50. In the second cycle (two) the average learning outcomes reach 82.14. Suggestions that can be given by researchers based on the findings of the study is that this research is expected to provide input for Biology subject teachers in SMP Negeri 3 Gunungsitoli by applying the Inside Out learning model The Circle is right on learning activities at school. So that it can motivate and assist students in Biology learning activities, especially in the subject matter of the excretion system. Keywords: excretion; Inside Out Circle  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran model pembelajaran Inside Out Circle dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi pokok system ekskresi di kelas IX-A SMP Negeri 3 Gunungsitoli dan untuk medeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran model pembelajaran Inside Out Circle untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi pokok sistem ekskresi di kelas IX-A SMP Negeri 3 Gunungsitoli. Dari proses pembelajaran yang peneliti lakukan pada siklus I rata-rata hasil belajar mencapai 70,50. Pada siklus II rata-rata hasil belajar mencapai 82,14. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti berdasarkan temuan penelitian adalah penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi guru mata pelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Gunungsitoli dengan menerapkan model pembelajaran model pembelajaran Inside Out Circle yang tepat pada kegiatan pembelajaran di sekolah. Sehingga dapat memotivasi dan membantu siswa dalam kegiatan pembelajaran Biologi khususnya pada materi pokok sistem ekskresi. Kata kunci: ekskresi; Inside Out Circle |
Daswati Waruwu |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 6 (2021) |
Hal: 353 - 360 [PDF] |
| 2680 |
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akutansi
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study was to find out that the application of Think Pair Share learning can improve learning outcomes for the subject of Introduction to Accounting for Class X AK 1 SMK Negeri 1 Kisaran for academic year 2019/2020. This study uses the Classroom Action Research method carried out in two cycles. The research subjects were all students of class X AK 1 10 SMK Negeri 1 Kisaran of the academic year 2019/2020 as many as 36 students. The results showed that the mastery of learning outcomes increased by 30%. These results are shown in the first cycle by 61% (22 students) and in the second cycle by 86% (31 students). This is because students give a positive response to the tasks given by the teacher in a way that is done and accounted for and is also active in responding to the work of other groups. It can be concluded that the application of Think Pair Share learning can improve learning outcomes for Introduction to Accounting for Class X AK 1 SMK Negeri 1 Kisaran of the academic year 2019/2020. Keywords: balance sheet report; financial statements; Think Pair Share  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pengantar Akuntansi Kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X AK 1 10 SMK Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 36 siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketuntasan hasil belajar meningkat sebesar 30%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus I sebesar 61% (22 siswa) dan pada siklus II sebesar 86% (31 siswa). Hal tersebut disebabkan karena siswa memberi respon yang positif terhadap tugas yang diberikan oleh guru dengan cara dikerjakan dan dipertanggung-jawabkan dan aktif juga dalam menanggapi hasil kerja kelompok lainnya. Dapat disipulkan penerapan pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pengantar Akuntansi Kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2019/2020. Kata kunci: laporan keuangan; laporan neraca; Think Pair Share |
Safridah Safridah |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol No () |
Hal: 345 - 352 [PDF] |