Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
2201 Peningkatan Hasil dan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Berdifferensiasi
Lihat Abstrak

Abstract: The objectives of this study are: 1. Knowing the improvement of learning outcomes of students in class IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta through differentiated learning methods. 2. Knowing the increase in learning activities of students of class IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta through the use of differentiated learning methods. The results of the study were student scores in cycle 1, namely 33.33% to 81.11% in cycle 2 while student activeness was 40, 74% in cycle 1 to 81.11% in cycle 2. The value of student completeness in the Pre-Cycle was 11.11% and active students were only 37.07% increased in cycle 1 and further increased in cycle 2. Thus differentiated learning can improve learning outcomes and activities of students in class IX A SMP Negeri 2 RongurnihutaKeywords: differentiated learning, procedure text Abstak: Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta melalui metode pembelajaran berdiferensiasi. 2. Mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas kelas IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta melalui penggunaan metode pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian yaitu nilai siswa pada siklus 1 yaitu 33,33 % menjadi 81,11 % pada siklus 2 sedangkan keaktifan siswa yaitu 40, 74% pada siklus 1 menjadi 81,11 % pada siklus 2. Nilai ketuntasan siswa yang pada Pra Siklus yaitu 11,11 % dan siswa yang aktif hanya 37,07% meningkat pada siklus 1 dan semakin meningkat pada siklus 2. Dengan demikian pemelajaran berdiferensiasi dapat meningktkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Rongurnihuta.Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, teks prosedur

Sabam Raulina JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 5 No 6 (2022)
Hal: 327 - 332
[PDF]
2202 Penerapan Pembelajaran Diferensiasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to improve student learning outcomes in science subjects on the subject of Substances and their Changes. This research uses differentiated learning by involving three elements, namely visual, auditory, and kinesthetic.  This research is a class action research which is divided into two cycles and begins with a pre-cycle. Each cycle consists of planning, action implementation, observation, evaluation, and reflection. As for the results of research conducted on 35 students, in pre-cycle activities the number of students who were complete was 12 students (34.28%), while students who were not complete were 23 students (65.72%), with an average score of 55.14. In cycle I students experienced an increase in the number of students who completed 20 students (57.14%) while the number of students who had not completed was 15 students (42.85%) with an average score of 70. Then in cycle II, there was a very high increase compared to the previous cycle, namely students who had reached the KKM were 32 students (91.42%), while students who had not completed were 3 students (8.57%) with an average score of 78.85.Keywords: differentiated learning; learning outcomesAbstak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA pokok bahasan  Zat dan Perubahannya. Penelitian  ini menggunakan  pembelajaran  berdiferensiasi  dengan  melibatkan  tiga  unsur  yaitu  visual, auditori,  dan kinestetik.  Penelitian ini  merupakan  penelitian tindakan kelas  yang dibagi menjadi dua siklus dan di awali dengan prasiklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, obeservasi, evaluasi, dan refleksi. Adapun hasil penelitian yang dilaksanakan pada 35 orang siswa, pada kegiatan pra siklus jumlah siswa yang  tuntas  adalah  12  siswa  (34,28 %),  sedangkan  siswa  yang  belum  tuntas  23  siswa (65,72 %), dengan nilai rata-rata 55,14. Pada siklus I siswa mengalami peningkatan jumlah siswa yang tuntas 20 siswa (57,14%) sedangkan siswa yang belum tuntas berjumlah 15 siswa (42,85%) dengan nilai rata-rata 70 . Kemudian pada siklus II ini mengalami peningkatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan siklus sebelumnya yaitu siswa yang sudah mencapai KKM  berjumlah 32 siswa (91,42 %), sedangkan siswa yang belum tuntas berjumlah 3 siswa (8,57 %) dengan nilai rata-rata 78,85.Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi; hasil belajar

Dermawati Sijabat JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 5 No 6 (2022)
Hal: 321 - 326
[PDF]
2203 OPTIMALISASI MANAJEMEN KEPENGURUSAN MASJID DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS IBADAH JAMA'AH MASJID
Lihat Abstrak

Abstract: Mosques are places of worship, education, community development, Islamic da'wah and culture, cadre formation and community unity. To optimize the role and function of the mosque, namely by making the mosque apart from being a place of worship, it is also a place for developing people. In this Abdimas, the author makes the Ma'shum Mosque the object of research. In this Abdimas, the author explains how mosque administrators implement management functions in various da'wah activities. The method used in Abdimas is a method of outreach to the community around the mosque which aims to implement the mosque management function in the implementation of da'wah implemented by the mosque, this is carried out in the context of achieving the goals and also efforts to prosper the mosque. After holding this counseling, it shows that the implementation of the mosque management function in the implementation of da'wah implemented by the Al-Ma'shum mosque is going well because in order to carry out the previous work program the administrators or takmir have prepared and planned the steps that will be carried out, this is carried out in order to achieve the goals and also efforts to prosper the mosque. This is proven by the activities that are always busy with the congregation.     Keywords: Management; Quality of Worship  Abstrak: Masjid merupakan tempat ibadah, pendidikan, pengembangan masyarakat, dakwah dan kebudayaan Islam, pembentukan kader dan persatuan umat. Untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masjid yaitu dengan menjadikan masjid selain sebagai tempat ibadah juga sebagai tempat pembinaan umat. Dalam Abdimas ini penulis menjadikan Masjid Ma’shum  sebagai objek penelitian. Didalam Abdimas ini penulis memaparkan bagaimana pengurus masjid mengimplementasikan fungsi manajemen dalam berbagai kegiatan dakwah. Metode yang digunakan dalam Abdimas ini adalah metode penyuluhan kepada Masyarakat sekitar masjid yang bertujuan untuk implementasi fungsi manajemen masjid dalam pelaksanaan dakwah yang diterapkan oleh masjid, hal ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan juga usaha pemakmuran masjid. Setelah diadakan penyuluhan ini, menunjukan bahwa implementasi fungsi manajemen masjid dalam pelaksanaan dakwah yang diterapkan oleh masjid Al-Ma’shum berjalan baik karena dalam rangka melaksanakan program kerja sebelumnya para pengurus atau takmir telah menyusun dan merencanakan langkah-langkah yang akan dilakukan, hal ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan juga usaha pemakmuran masjid. Dibuktian dengan kegiatan-kegiatan yang berjalan selalu ramai oleh jamaah. Kata kunci: Manajemen Kepengurusan; Kualitas Ibadah

Muthia Dewi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Sri Rezki Maulina Azmi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Krisma Yogi Nopiana (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 107 - 112
[PDF]
2204 Implementasi Pembelajaran Blended Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Lihat Abstrak

Abstract: This research is motivated by the Covid-19 pandemic in Indonesia has entered a new normal era, especially in the field of education. Where new normal ers have new habits in carrying out learning, such as online learning (distance). Whereas previously schools avoided industrial technology-based learning. limited learning time causes the learning process to be less effective because the material in the subjects is quite dense, especially in Social Studies (IPS) lessons, so that not all subject matter can be fully explained optimally optimally. So from there are many learning methods that researchers see, researchers choose one model from the umpteenth of many learning models, namely the Blended learning model (online and face-to-face mixed learning models) as an alternative solution that can be used so that learning outcomes increase. From the data found by researchers in the field, it can be concluded that the use of the Blended learning model can improve student activities and learning outcomes (Cognitive, Affective, and Psychomotor Domains) of students in the classroom.Keywords: blended learning; effective; learning outcomes   Abstak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandemi Covid-19 di Indonesia telah memasuki era new normal khusunya di bidang pendidikan. Dimana era new normal memiliki kebiasan baru dalam melaksanakan pembelajaran, seperti pembelajaran secara daring (jarak jauh). Padahal sebelumnya sekolah menghindari pembelajaran berbasis teknologi industri. waktu pembelajaran yang terbatas menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang efektif karena materi-materi pada mata pelajaran cukup padat khususnya pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), sehingga tidak semua materi pelajaran dapat tuntas dijelaskan secara optimal maksimal. Maka dari ada banyak metode pembelajaran yang peneliti lihat maka peneliti memilih salah satu model dari kesekian banyak model pembelajara yaitu model Blended learning (model belajar campuran secara daring dan tatap muka) sebagai alternatif solusi yang dapat digunakan agar hasil belajar meningkat. Dari data yang ditemukan peneliti dilapangan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Blended learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa (Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik) siswa di kelasKata kunci: blended learning; efektif; hasil belajar

Anni Theresia Simamora JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 5 No 6 (2022)
Hal: 315 - 320
[PDF]
2205 Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik
Lihat Abstrak

Abstract: This research is motivated to improve the quality of human resources, as stated in the objectives of national education in the SISDIKNAS Law No. 20 of 2003. To achieve these national education goals, the government and educators have done many ways, one of which is to improve the quality of education by giving birth to a generation that is superior and achieves in all fields so that educational goals can be achieved optimally and learning outcomes are achieved well. One learning strategy that invites student interest and participation is the Crossword Puzzle learning strategy. The Crossword Puzzle strategy is one of the strategies for reviewing. From the results of class action research conducted in class IX-2 SMP Negeri 1 Onanrunggu, it can be concluded that students' interest in learning can increase through the application of the Crossword Puzzle learning strategy. this is in accordance with the increase in the percentage of students' interest in learning. In the pre-survey, the percentage of high categories was 0.00%, while in cycle I it increased to 7.40% and in cycle II it increased to 85.18%. And it can be concluded that the Crossword Puzzle learning strategy can increase students' interest.Keywords: crossword puzzle, learning interest, students  Abstak: Penelitian ini dilatarbelakangi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sebagaimana telah tercantum di dalam tujuan pendidikan nasional dalam UU SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003. Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut pemerintah dan para pendidik sudah banyak melakukan berbagai cara, salah satunya ialah meningkatkan mutu pendidikan dengan melahirkan generasi yang unggul dan berprestasi dalam segala bidang supaya tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal dan hasil belajar tercapai dengan baik. Salah satu strategi pembelajaran yang mengundang minat dan partisipasi siswa adalah strategi pembelajaran Crossword Puzzle. Strategi Crossword Puzzle adalah salah satu strategi untuk menijau ulang. Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada kelas IX-2 SMP Negeri 1 Onanrunggu, bahwasanya dapat disimpulkan minat belajar peserta didik dapat meningkat melalui penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle. hal ini sesuai dengan kenaikan persentase minat belajar peserta didik. Pada pra survey persentase kategori tinggi 0,00% sedangkan pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 7,40% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,18%. Dan dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Crossword Puzzle dapat meningkatkan minat peserta didik.Kata kunci: crossword puzzle, minat belajar, peserta didik

Santi Siringoringo JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 5 No 6 (2022)
Hal: 309 - 314
[PDF]
2206 Peningkatan Kinerja Guru Dalam Pengembangan Evaluasi Hasil Belajar Melalui Supervisi Akademis
Lihat Abstrak

Abstract: This type of research is a school action research through the implementation of academic supervision of the Principal. The implementation of actions in the study was carried out in 3 cycles consisting of three meetings. This school action research was carried out in accordance with the coaching plan procedures and implementation scenarios during the teaching and learning process. Based on the results of the study, the improvement of teacher performance through the Principal's academic supervision was very good. It can be seen in the first meeting of 8 teachers at the time this research was conducted the average value reached; 59.64% increased to 68.75% and in cycle 3 increased to 75%. From the data analysis above that the Principal's performance coaching through the Principal's academic supervision is effectively applied in an effort to improve teacher performance, which means that the Principal's coaching process is more successful and can improve teacher performance, especially at SMP Negeri 1 Onanrunggu, Onanrunggu District, therefore it is hoped that the Principal can carry out coaching through academic supervision on an ongoing basis.Keywords: academic supervision; learning outcome evaluation; teacher performance. Abstak: Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah melalui penerapan supervisi akademis Kepala Sekolah. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian dilakukan 3 siklus yang terdiri dari tiga  kali pertemuan. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur rencana pembinaan dan skenario pelaksanaan pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan kinerja guru melalui supervisi akademis Kepala Sekolah hasilnya sangat baik. Hal itu tampak pada pertemuan pertama dari 8 orang guru yang ada pada saat penelitian ini dilakukan  nilai rata rata mencapai; 59,64% meningkat menjadi 68,75% dan pada siklus 3 meningkat menjadi 75%. Dari analisis data bahwa pembinaan kinerja Kepala Sekolah melalui supervisi akademis Kepala Sekolah efektif diterapkan dalam upaya meningkatkan kinerja guru, yang berarti proses pembinaan Kepala Sekolah lebih berhasil dan dapat meningkatkan kinerja guru  khususnya di SMP Negeri 1 Onanrunggu Kecamatan Onanrunggu. Oleh karena itu diharapkan kepada para KepalaKata kunci: evaluasi hasil belajar; kinerja guru; supervisi akademik.

Punguan Siregar JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 5 No 6 (2022)
Hal: 303 - 308
[PDF]
2207 PEMANFAATAN TEKNOLOGI WEBSITE INFORMASI BAGI SMART SDM PONDOK PESANTREN SIRAJUL MUSTHAFA SILAU LAUT
Lihat Abstrak

Abstract: The Sirajul Musthafa Silau Laut Islamic Boarding School is a religious educational institution that has a big mission of producing a young generation with noble character and broad insight. This Islamic boarding school has a long history of spreading Islamic values and forming strong characters in its students. As time goes by, the Sirajul Musthafa Islamic Boarding School realizes the importance of adapting to information and communication technology (ICT) to increase efficiency and effectiveness in managing information and equip its students with technological skills. Utilization of the Information System as a form of seriousness at the Sirajul Musthafa Islamic Boarding School, Asahan Regency in conveying information regarding academic and non-academic activities within the Islamic Boarding School and Asahan Regency as a form of readiness in the digital world that all information can be accessed online. Apart from that, the Sirajul Musthafa Islamic Boarding School also participates in improving the quality of education in the modern era, of course, it requires information media such as websites to provide up-to-date information as a form of concern and a form of good performance that can be accessed by the community around Asahan Regency, so that it can build community trust in entrusting their children to the Sirajul Musthafa Islamic Boarding School. The result of this activity is the development of the Sirajul Musthafa Islamic Boarding School Website as an information system media and the implementation of HR training to improve HR capabilities. Keyword: information;system;website. Abstrak: Pondok Pesantren Sirajul Musthafa Silau Laut merupakan sebuah lembaga pendidikan agama yang memiliki misi besar dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Pondok pesantren ini memiliki sejarah panjang dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter yang tangguh pada para santrinya. Seiring dengan perkembangan zaman, Pondok Pesantren Sirajul Musthafa Silau Laut menyadari pentingnya beradaptasi dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan informasi serta membekali santrinya dengan keterampilan teknologi. Pemanfaatan Sistem Informasi sebagai bentuk keseriusan Pondok Pesantren Sirajul Musthafa Silau Laut Kabupaten Asahan dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan akademik dan non-akademik dilingkungan Pondok Pesantren maupun Kabupaten Asahan sebagai bentuk kesiapan dalam dunia digital bahwa segala informasi dapat diakses secara online. Selain itu juga Pondok Pesantren Sirajul Musthafa Silau Laut ikut serta dalam peningkatan kualitas pendidikan dalam era modern tentunya membutuhkan media informasi seperti website untuk menyediakan informasi yang up to date sebagai bentuk kepedulian dan bentuk kinerja yang baik yang dapat diakses oleh masyarakat sekitar Kabupaten Asahan, sehingga dapat membangun kepercayaan Masyarakat dalam menitipkan anaknya di Pondok Pesantren Sirajul Musthafa. Hasil dari kegiatan ini adalah terbangunya Website Pondok Pesantren Sirajul Musthafa sebagai media sistem informasi dan terlaksannya pelatihan SDM  untuk meningkatan kemampuan SDM. Kata kunci: informasi;sistem;website.

Nuriadi Manurung (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Royal Kisaran); Herman Saputra (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Royal Kisaran); Elly Rahayu (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Royal Kisaran); Roesella Anjani (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Royal Kisaran) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 95 - 100
[PDF]
2208 Pengembangan E-Handout Berbasis Android Dengan Model PBL Untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Siswa
Lihat Abstrak

Abstract: In education, learning activities that combine learning media with learning models are very suitable for improving student learning outcomes. This research aims to develop Android-based biology e-handout learning media for coordination system material using the Problem-Based Learning (PBL) model to improve students' meta-cognitive skills in high school. This type of research is research and development (R&D) with the 4D (Four D) research model. The learning media developed is then tested for suitability through product validity and trials. Based on the research results, the biology e-handout learning media is valid, with an assessment percentage calculation of 97.5% by linguists, 78.12% by media experts, 93.42% by material experts, and 93.42% by high school biology teachers. The category is very suitable for use in learning. The e-handout learning media that has been developed is proven to be able to improve students' metacognitive skills with a gain score of 0.76 and a percentage increase in student learning skills after using e-handouts of 76%, which means that e-handout learning media has a high level of effectiveness in improving student's metacognitive skills.Keywords: e-handout, metacognitive skills, problem-based learning  Abstrak: Pada dasarnya dalam dunia pendidikan kegiatan pembelajaran yang menggabungkan media pembelajaran dengan model pembelajaran sangat cocok untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran e-handout biologi berbasis android materi sistem koordinasi dengan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan metakognitif siswa di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model penelitian 4D (Four D). Media pembelajaran yang dikembangkan kemudian diuji kelayakannya dengan validitas dan uji coba produk. Berdasarkan hasil penelitian media pembelajaran e-handout biologi sudah valid dengan perhitungan presentase penilaian sebesar 97,5% oleh ahli bahasa, 78,12% oleh ahli media, 93,42% oleh ahli materi dan 93,42% oleh guru biologi SMA dengan kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran e-handout yang telah dikembangkan terbukti dapat meningkatkan keterampilan metakognitif siswa dengan nilai gain score yang diperoleh 0,76 dengan presentase peningkatan keterampilan belajar siswa setelah menggunakan e-handout sebesar 76% yang berarti media pembelajaran e-handout memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dalam meningkatkan keterampilan metakognitif siswa.Kata kunci: e-handout, keterampilan metakognitif, problem based learning

Lupita Ratna Sari; Ali Usman; Ali Usman (Universitas Muhammadiyah Jember); Agus Prasetyo Utomo JURNAL PENA EDUKASI
Vol 11 No 1 (2024)
Hal: 11 - 20
[PDF]
2209 PELATIHAN PEMBELAJARAN AKTIF ABAD -21 YANG TERINTEGRASI PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA BAGI GURU GURU SD IT PERMATA BERBASIS TEKNOLOGI DAN SAINTIFIK
Lihat Abstrak

Abstract: Learning is a process of interaction between students and educators in a learning environment that takes place in an educational manner, so that students can develop their attitudes, knowledge and skills to achieve the goals that have been set. The development of technology every year makes it difficult for teachers to keep up with developments so that almost every teacher still does not understand how to use Microsoft PowerPoint and Excel. Teachers only use the application as a tool. Therefore, there is a need for training for teachers to make learning plans, recap student learning outcomes, or create interesting teaching materials for students that are technologically and scientifically based so that they can improve professional competence, especially in the appropriate use of technology in the learning process. Keywords: teachers; technology; science  Abstrak: Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dan pendidik pada suatu lingkungan belajar yang berlangsung secara edukatif, agar peserta didik dapat membangun sikap, pengetahuan dan keterampilannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berkembangnya teknologi setiap tahunnya membuat para guru kesulitan dalam mengikuti perkembangannya sehingga hampir setiap guru masih kurang paham menggunakan microsoft powerpoint dan excel. Guru hanya menggunakan aplikasi tersebut sebatas pada tools. Maka itu perlu adanya pelatihan bagi guru untuk membuat rencana pembelajaran, merekap hasil belajar peserta didik, atau membuat bahan ajar yang menarik bagi peserta didik yang berbasis teknologi dan saintifik sehingga dapat meningkatkan kompetensi profesional terutama dalam pemanfaatan  teknologi pada proses pembelajaran secara tepat. Kata kunci: guru-guru; teknologi; saintifik

Palma Juanta (Universitas Prima Indonesia); Muhardi Saputra (Universitas Prima Indonesia); Anita Anita (Universitas Prima Indonesia); Siti Aisyah (Universitas Prima Indonesia); Sumita Wardani (Universitas Prima Indonesia) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 91 - 94
[PDF]
2210 PEMASARAN ROTI JALA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI LINGKUNGAN 18 RENGAS PULAU MEDAN
Lihat Abstrak

Abstract: Roti jala is a typical food of the Malay people in North Sumatra. This dish is also often found in Riau. In Medan (Deli) North Sumatra, this food is often served with chicken curry or goat curry mixed with pickled pineapple and can also be served with pickled cucumber and carrots. Roti jala is a combination of Indian and Malay cuisine. Along with the development of the times, roti jala is not only sold by the Malay community, now various tribes have made and marketed it, including the community of Environment 18, Rengas Pulau Subdistrict. People in the 18 district of Rengas Pulau generally sell roti jala as an additional income of 70% and a main income of 30% to improve the family economy. Keyword: delicious bread mesh  Abstrak: Roti jala adalah makanan khas masyarakat Melayu di Sumatera Utara. Hidangan ini juga banyak di temui di Riau. Di Medan (Deli) Sumatera Utara makanan ini sering disajikan dengan gulai kari ayam atau gulai kari kambing di campur acar nenas dan bisa juga dengan acar timun dan wortel. Roti jala merupakan perpaduan masakan India dengan Melayu. Seiring dengan perkembangan zaman roti jala tidak hanya di jual oleh masyrakat Melayu saja, saat ini berbagai suku telah membuat dan memasarkannya termasuk masyrakat Lingkungan 18 Kelurahan Rengas Pulau. Masyarakat di lingkungan 18 Kelurahan Rengas Pulau umumnya menjual roti jala sebagai penghasilan tambahan sebanyak 70% dan penghasilan utama sebanyak 30% untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Kata kunci: jala roti

Sri Wahyuni Tarigan (Universitas Prima Indonesia); Widya Fernanda Putri (Universitas Prima Indonesia); Anita Christine Sembiring (Universitas Prima Indonesia); Uni Pratama Tarigan (Universitas Prima Indonesia); Yennimar Yennimar (Universitas Prima Indonesia) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 80 - 84
[PDF]
2211 PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA DIGITAL BAGI SISWA/I SMK BM YAPIM SIMPANG KAWAT
Lihat Abstrak

Abstract: SMK Yapim has an Accounting study program that produces practitioners in financial reporting. Students have good abilities in accounting. To be able to keep pace with competition in the industrial era 4.0, they must also master information technology such as Accounting Information Systems, operating computer systems quickly and precisely. This service aims to equip students with basic information technology skills as supporters of office technology. The method used in this training is the provision of material or counseling and training. With this training, it is expected that these students will be able to utilize Information Technology to support their abilities in an appropriate, effective and efficient manner. Keyword: Hot Key; Office applications,Utilization of Information Technology; Training. Abstrak: SMK Yapim memiliki program study Akuntansi yang menghasilkan praktisi dalam pelaporan keuangan. Siswa memiliki kemampuan yang baik di bidang akuntansi. Untuk dapat mngimbangi persaiingan di era industri 4.0, merekapun harus menguasai teknologi informasi seperti halnya Sistem Informasi Akuntansi, pengoperansian sistem komputer secara cepat dan tepat. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan dasar teknologi informasi sebagai pendukung teknologi perkantoran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pemberian materi atau penyuluhan dan pelatihan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa-siswa tersebut mampu untuk memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menunjang kemampuan mereka secara tepat guna, efektif dan efisien. Kata kunci: aplikasi perkantoran; Hot Key; Pemanfaatan Teknologi Informasi; Pelatihan. 

Arridha Zikra Syah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Yessica Siagian (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Novica Irawati (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 72 - 79
[PDF]
2212 PENYUSUNAN APLIKASI EVALUASI KINERJA GURU MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT DALAM SUPERVISI PEMBELAJARAN BERBASIS WEB
Lihat Abstrak

Adanya kejadian Penilaian Kinerja Guru di SMK PPM Shadr El-Islam Asahan saat ini masih bersifat subjektif, dimana penilaian dilakukan secara tradisional dengan menggunakan lembar penilaian karena belum ada aspek-aspek penilaian yang terdefinisi dengan baik dalam Penilaian Kinerja Guru. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru menggunakan metode Weighted Product menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL yang menghasilkan kemudahan bagi kepala sekolah dalam menentukan siapa saja yang layak menjadi guru terbaik dan mendapatkan hasil yang lebih objektif. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan pengambilan data penelitian maka dapat dibuat aplikasi penilaian kinerja guru SMK PPM Shadr El-Islam.

Hambali Hambali (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Wiwin Handoko (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Hidayatullah Hidayatullah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Wulan Fentari Sibarani (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Juwita Sari (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 6 No 3 (2023)
Hal: 859-867
[PDF]
2213 PENINGKATAN PEMAHAMAN TEKNOLOGI INTERNET OF THING BAGI SISWA SMA NEGERI 1 TALAMAU
Lihat Abstrak

Abstarct : SMA Negeri 1 Talamau is a high school, especially classes X, From the results of interviews conducted by the PKM team with the SMA Negeri 1 Talamau school, it was found that within the SMA Negeri 1 Talamau environment, Internet of Things technology had never been introduced. The target audience is Class XI Students of Talamau 1 Public High School. The method used in PKM is in the form of seminars or lectures. The place for this community service is in the area of SMA Negeri 1 Talamau which will last for 3 hours and the time for implementing this community service is estimated to be in October 2023. The results achieved from this PKM activity are an increase in the ability of SMA Negeri 1 Talamau students to understand concepts. IoT and its implementation. Keywords: Internet of Things (IoT); Internet Technology  Abstrak : SMA Negeri 1 Talamau adalah Sekolah Menengah Atas khususnya kelas X, XI, XII yang memiliki ekstra kurikuler komputer dan tentu mendapatkan pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolahnya. Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh tim PKM kepada pihak sekolah SMA Negeri 1 Talamau didapatkan fakta bahwa di dalam lingkungan SMA Negeri 1 Talamau belum pernah diperkenalkan teknologi Internet of Things. Khalayak sasaran ditujukan bagi Siswa Kelas XI “SMA Negeri 1 Talamau . Metode yang digunakan dalam PKM ini dalam bentuk seminar atau ceramah. Untuk tempat pengabdian masyarakat ini berada pada lingkungan SMA Negeri 1 Talamau yang nantinya akan berlangsung selama 3 jam dan mengenai waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini estimasi pada bulan Oktober 2023. Hasil yang dicapai dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan kemampuan siswa SMA Negeri 1 Talamau untuk memahami konsep IoT dan implementasinya. Kata Kunci : Internet of Things (IoT);  Internet Technology 

Juna Eska (Universitas Putra Indonesia YPTK); Hidayatullah Hidayatullah (AMIK Polibisnis Perdagangan); Afni Nia Sari (Universitas Putra Indonesia YPTK) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 85 - 90
[PDF]
2214 ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA IBU PADA ANAK USIA DINI DI TKK OLAEWA TAHUN 2023
Lihat Abstrak

Abstract: This study has the main objective of analyzing the use of mother tongue in the learning process inside and outside the classroom. About how the development of the mother tongue has increased or decreased in aspects of language in early childhood. As for the subjects in this study, the teacher and 10 children were taken as samples at TKK Olaewa. The research method uses qualitative methods. Data collection techniques using; Observation Method, Interview Method, Documentation Method. The results of the research are firs; Language development, in this case, is the use of the mother tongue in early childhood at the Olaewa Kindergarten, almost all children are good, but there are some children who have difficulties in using the mother tongue due to factors in the family where parents use Indonesian as their daily language. Second; The interest in learning of children in TKK has increased, the use of mother tongue does not become a barrier for children to learn, even children who have difficulty speaking the local language are able to interact with their friends because learning and playing activities inside and outside the classroom teachers use two languages. namely regional languages and Indonesian so that activities can be achieved.            Keywords: early childhood; mother tongue; olaewa tkk Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan utama yaitu untuk menganalisis penggunaan bahasa ibu dalam proses pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Tentang bagaimana perkembangan bahasa ibu apakah mengalami peningkatan atau penurunan dalam aspek bahasa pada anak usia dini. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah guru dan 10 anak yang peneliti jadikan sebagai sampel di TKK Olaewa. Metote penelitiannya menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan; Metode Observasi, Metode Wawancara,  Metode Dokumentasi. Hasil dari penelitian tersebut adalah pertama; Perkembangan bahasa dalam hal ini adalah penggunaan bahasa ibu pada anak usia dini di TKK Olaewa hampir semua anak baik namun ada berepa anak yang kesulitan dalam pengguunaan bahasa ibu dikarenakan oleh faktor di dalam keluarga orang tua menggunakan bahasa indonesia sebagai bahasa kesehariannya. Kedua; Minat belajar anak di TKK tersebut terjadi peningkatan, penggunaan bahasa ibu tidak menjadi penghalang anak belajar bahkan anak yang mengalami kesulitan berbahasa daerah pun mampu berinteraksi dengan teman-temannya dikarenakan kegiatan belajar dan bermain di dalam maupun  diluar kelas guru-guru menggunakan dua bahasa yaitu bahasa daerah dan bahasa indonesia agar kegiatan dapat tercapai.Kata kunci: anak usia dini; bahasa ibu; tkk olaewa

Theresia Yasintha Mau (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti Ngada); Elisabeth Tantiana Ngura (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti Ngada); Yasinta Maria Fono Fono (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti Ngada) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 6 No 3 (2023)
Hal: 851-858
[PDF]
2215 Hierarki Kebutuhan Tokoh Utama Dalam Novel Ancika Dia Yang Bersamaku Tahun 1995 Karya Pidi Baiq Kajian Psikologi Sastra
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze and describe the hierarchy of needs experienced by the main character in the novel Ancika Dia Yang Bersamaku 1995 by Pidi Baiq starting from basic needs to the highest needs (pixel experience), so that the form of fulfilling the needs of the main character can be seen. This study used descriptive qualitative method. The data in this study are in the form of words, phrases, sentences that show the hierarchy of needs for the main character in the novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 by Pidi Baiq. The source of the data is the novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 by Pidi Baiq. Data collection techniques started from reading novels and taking notes. Furthermore, the data analysis techniques in this study started from data reduction, data codification, data classification, data description, data interpretation, and data verification. The theory used is Abraham Maslow's theory of humanistic psychology. The results of the analysis of the discussion, there is a conclusion that there is a hierarchy of needs of the main character in the novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 by Pidi Baiq. Starting from physiological needs, the need for security and protection, the need for love and belonging, the need for self-esteem, and the need for self-actualization.Keywords: Novel, Hierarchy of Needs, Humanistic Abraham MaslowAbstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hierarki kebutuhan yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 karya Pidi Baiq mulai dari kebutuhan dasar sampai kepada kebutuhan tertinggi (pixel experience), sehingga dapat terlihatnya bentuk pemenuhan kebutuhan pada tokoh utama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, frasa, kalimat yang menunjukkan hierarki kebutuhan tokoh utama dalam novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 karya Pidi Baiq. Sumber data berupa novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 karya Pidi Baiq. Teknik pengumpulan data dimulai dari  membaca novel dan mencatat. Selanjutnya teknik analisis data dalam penelitian ini   dimulai dari reduksi data, kodifikasi data, klasifikasi data, deskripsi data, interpretasi data, dan verifikasi data. Teori yang digunakan adalah teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Hasil analisis dari pembahasan, terdapat kesimpulan bahwa adanya hierarki kebutuhan dari tokoh utama dalam novel Ancika Dia yang Bersamaku Tahun 1995 karya Pidi Baiq. Mulai dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman dan perlindungan, kebutuhan rasa cinta dan ingin memiliki, kebutuhan harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri.Kata Kunci: Novel, Hierarki Kebutuhan, Humanistik Abraham Maslow

Fahreza Rahmad Hidayat (Universitas Sumatera Utara); Haris Sutan Lubis (Universitas Sumatera Utara); Emma Marsella (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 11-20
[PDF]
2216 Pengaruh Pemanfaatan Sumber Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik
Lihat Abstrak

Abstract: The focus of this study is to examine the influence of the use of learning resources and learning discipline on learning outcomes. The method used in research is a quantitative method with data collection through the distribution of questionnaires. The population in this study was 177 students of class XII IPS SMAN 1 Cihaurbeuti. The sample was a saturated sample, with the entire population used as a research sample. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis, coefficient of determination (r2), and hypothesis testing (t-test and F-test). Based on the study's results, it is known that the value of the coefficient of determination (R square) in this study is 0.573, or 57.3%. The results showed that: 1) The use of learning resources had a positive and significant effect on students' learning outcomes in economics subjects. 2) Learning discipline has a positive and significant effect on students' learning outcomes in economics subjects. 3) There is a positive and significant influence between the use of learning resources and learning discipline on students' learning outcomes in economics subjects.Keywords: learning discipline, learning outcome, utilization of learning resourcesAbstrak: Fokus dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan sumber belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyeb-aran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas XII IPS SMAN 1 Cihaurbeuti sebanyak 177 orang, sampel yang digunakan berupa sampel jenuh dengan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik Analsis data menggua-nakan  analisis regresi linear berganda serta koefisien determinasi r2 dan uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil perhitungan statistik dengan analisis regresi linier berganda dari persamaan regresi diketahui bahwa pemanfaatan sumber belajar dan disiplin belajar memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui nilai koefisien determinasi (R square) pada penelitian ini yaitu 0,573 atau 57,3%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Pemanfaatan sumber bela-jar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. 2) Disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan bersama – sama antara pemanfaatan sumber belajar dan disiplin bela-jar terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi.Kata kunci: disiplin belajar, hasil Belajar, pemanfaatan sumber belajar

Widi Waldiana (Pendidikan Ekonomi, Universitas Siliwangi); Widi Waldiana; Ati Sadiah (Pendidikan Ekonomi, Universitas Siliwangi); Iis Aisyah (Pendidikan Ekonomi, Universitas Siliwangi) JURNAL PENA EDUKASI
Vol 11 No 1 (2024)
Hal: 32 - 39
[PDF]
2217 PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PASSING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI
Lihat Abstrak

Abstract: The goal of this study was to examine if the lower passing style of volleyball games may help elementary school children enhance their motor abilities. A quasi-experimental approach using a One Group Pretest Post-test design was utilized. The data was acquired by tests and measurements, and it was analyzed descriptively and quantitatively using SPSS software version 26. The findings of data analysis reveal that lower passing style of volleyball games increases motoric skills for class IV and V students at SDN Sarangan 2. This is demonstrated by the results of the t test or paired sample t-test, which reveal a sig (2-tailed) value of 0.05, suggesting a significant impact. Furthermore, the rise demonstrates the model's effect by examining the increase in the proportion of values in the post-test. The 1 meter ball tossing catch test with the wall rose by 24.11%, the potional balancing stand test increased by 61.79%, the 4 x 10 meter shuttle run test increased by 1.89%, and the 30 meter sprint test grew by 17%. Keywords: Motoric Ability; Volleyball Game. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah gaya passing bawah dalam permainan bola voli dapat membantu anak-anak sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan motorik mereka. Metode yang digunakan adalah metode semu-eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Sampel dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IV dan V di SDN Sarangan 2. Data dikumpulkan menggunakan tes dan pengukuran yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Software SPSS versi 26. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa permainan bola voli teknik passing bawah dapat meningkatkan kemampuan motorik siswa kelas IV dan V SDN Sarangan 2. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji sampel berpasangan t-test yang menunjukkan nilai sig (2-tailed) < 0,05 yang menandakan adanya pengaruh signifikan. Selain itu peningkatan juga menunjukkan adanya pengaruh model dengan melihat kenaikan presentase nilai pada post-test. Pada ranah kemampuan motorik  antara lain tes lempar tangkap bola jarak 1 meter dengan tembok meningkat sebesar 24,11%, teststrok stand potional balance meningkat sebesar 61,79%, test shuttle run 4 x 10 meter meningkat sebesar 1,89%, dan test lari cepat 30 meter meningkat sebesar 17%. Kata kunci: Kemampuan Motorik; Permainan Bola Voli

Muhammad Nur Abadi (Universitas Negeri Surabaya); Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro (Universitas Negeri Surabaya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 6 No 3 (2023)
Hal: 845-850
[PDF]
2218 PENERAPAN ALGORITMA MULTIFACTOR EVALUATION PROCESS (MFEP) DALAM PERMOHONAN KELAYAKAN KREDIT
Lihat Abstrak

Sepeda Motor merupakan kendaraan yang cukup diminati oleh berbagai lapisan masyarakat, hal ini terlihat dari jumlah penggunanya yang signifikan. Masyarakat banyak ditawarkan kemudahan dalam pembelian sepeda motor, melalui pengkreditan pada PT. Panca Niaga Mandiri. Proses pemilihan penerima kredit sepeda motor merupakan isu yang memiliki tingkat signifikansi yang tinggi. Selama ini, pemohon kredit mengalami penundaan dalam proses persetujuan karena jumlah permintaan kredit sepeda motor yang tinggi. Pihak pemberi kredit perlu menjadi lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih pelanggan untuk menghindari kesulitan dalam pembayaran angsuran kendaraan sepeda motor. Kesulitan pelanggan dalam pembayaran berpotensi merugikan pemberi kredit, Tujuan penelitian ini dapat dilakukan dengan waktu lebih cepat dan lebih efisien dapat memilih pelanggan dalam permohonan kredit sepeda motor. Metode yang digunakan adalah Multifactor Evaluation Process (MFEP), sebuah metode kuantitatif yang melibatkan sistem pembobotan. pengambilan keputusan berbagai faktor, memiliki pengaruh penting terhadap alternatif pilihan dievaluasi secara subyektif dan intuitif. Kesimpulan penelitian ini perhitungan menggunakan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP), bobot evaluasi dan penilaian yang dihasilkan dapat memiliki dampak signifikan pada hasil akhir. Dalam konteks Multi Factor Evaluation Process, hasil bergantung pada penilaian profil, yang berarti semakin tinggi nilai penilaian, maka akan semakin baik juga hasil yang akan diperoleh permohonan kredit

Parini Parini (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 6 No 3 (2023)
Hal: 821-827
[PDF]
2219 PENGUKURAN WAKTU BAKU SEBAGAI DASAR PEMBERIAN UPAH INSENTIF DI PABRIK TAHU TM KAMBANG
Lihat Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah  untuk menentukan waktu baku pada proses produksi tahu di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan yang sesuai dengan kemampuan karyawan, untuk menerapkan pemberian upah insentif berdasarkan waktu baku di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh secara langsung dari pengukuran yang dilakukan. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode studi waktu (time study). Jumlah sampel sebesar 18 orang pekerja di pabrik tahu TM kambang kec. Lengayang pesisir selatan. Metode yang digunakan adalah metode stopwatch time study, setelah diketahui waktu standarnya, kemudian dilakukan perbaikan berdasarkan waktu standar yang diperoleh sebelumnya, mengurangi gerakan-gerakan yang tidak efektif, dan mengurangi waktu yang terbuang sehingga dapat diketahui tingkat produktivitasnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan mulai dari proses pemanasan air sampai ke proses pemotongan tahu membutuhkan waktu baku selama 326, 486 menit atau 5, 43 jam. Berdasarkan data waktu perelemen kerja proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan di temukan pemberian insentif adalah dari output standar yang berlebihan, output standar Di Pabrik Tahu TM Kambang adalah 12 unit (karung), sehingga pemberian insentif selama 1 bulan kerja (23 hari) sebesar Rp 1.555.000,- dengan upah dasar perhari Rp. 60.000,-.

Rozza Linda (Universitas Ekasakti); Mufrida Meri (Universitas Ekasakti); Hary Fandeli (Universitas Ekasakti); Domi Hidayat (Universitas Ekasakti) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 6 No 3 (2023)
Hal: 813-820
[PDF]
2220 CLUSTERISASI TINGKAT PERSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH E-BISNIS
Lihat Abstrak

E-Bisnis merupakan transaksi atau kegiatan bisnis maupun usaha yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan jaringan komputer dan tekologi internet. .Transaksi bisnis mencakup banyak bidang yang dapat dilakukan seperti transfer finansial, pembelian dan penjualan barang, promosi dan pengiriman informasi tentnag perjanjian kerja sama bisnis. Mata kuliah E-Bisnis merupakan mata kuliah wajib yang di pelajari oleh mahasiswa STMIK Royal khususnya mahasiswa semester 7. Dengan adanya mata kuliah e bisnis ini mahasiswa dapat mengetahui bagaimana menjalankan usaha maupun bisnis dengan baik pada era digital saat ini. Untuk melihat sejauh mana tingkat kemampuan mahasiswa yang tergolong beragam terhadap mata kuliah E-bisnis tersebut, maka diperlukan clustering atau pengelompokan berdasarkan tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami mata kuliah tersebut yang mana dengan adanya clustering ini dapat membantu mengukur tingkat pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah E-Bisnis. Penelitian ini menggunakan teknik data mining dengan metode K-Means Clustering untuk mengetahui persebaran tingkat pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah E-Bisnis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilan mata kuliah E-Bisnis yang dicanangkan lewat hasil pembelajaran satu semester dan menjadikan hasil clustering tersebut sebagai tolak ukur untuk mengembangkan mata kuliah tersebut dan menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa yang tidak memahami mata kuliah  tersebut.

Febby Madonna Yuma (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Tika Christy (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Virdyra Tasril (Universitas Panca Budi) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 6 No 3 (2023)
Hal: 807-812
[PDF]