Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
701 ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA SEMESTER V-B PENDIDIKAN MATEMATIKA MATERI DISTRIBUSI SATU PEUBAH ACAK
Lihat Abstrak

Pada dasarnya mahasiswa seharusnya sudah memiliki kemampuan pemecahan masalah karena sejak menjadi peserta didik terutama ketika berada di tingkatan sekolah dasar, harus memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik. Kemampuan pemecahan masalah matematis sangat dibutuhkan karena memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka seperti mengelola permasalahan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan soal distribusi satu peubah acak. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V-B Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Asahan tahun ajaran 2025/ 2026 berjumlah 9 orang. Instrumen penelitian menggunakan 4 soal sesuai dengan jumlah indikator pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan rendah 22% yaitu 2 orang, sedang 45% yaitu 4 orang dan tinggi 33% yaitu 3 orang. Berdasarkan hasil ini maka mahasiswa dengan kemampuan rendah belum mampu menyelesaikan soal distribusi satu peubah acak dengan baik, sehingga menandakan kurangnya pemahaman dan penguasaan mahasiswa terhadap konsep yang telah disampaikan.

Muthia Dewi; Suci Amalia; Diana Diana; NurHikmah Lubis; Eliza Dwi Ananda; Chaliza Shabina Pulungan; Zulfiqri Panjaitan; Arfika Putri; Yurinda Vilga Al-Hafizah; Dila Oktapia Rahmadani JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 978-983
[PDF]
702 ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PERMUTASI DAN KOMBINASI PADA MAHASISWA SEMESTER V PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS ASAHAN
Lihat Abstrak

Permutasi dan kombinasi merupakan topik penting dalam perkuliahan statistika yang menuntut penguasaan konsep secara tepat dan mendalam, terutama dalam membedakan persoalan yang memperhatikan urutan dengan yang tidak memperhatikan urutan. Akan tetapi, pada praktiknya masih terdapat mahasiswa yang mengalami kendala serta melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal terkait materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman konsep permutasi dan kombinasi pada mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Asahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 9 mahasiswa yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan matematika. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang terdiri atas tiga butir soal mencakup materi permutasi dan kombinasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, kemudian dianalisis berdasarkan kesalahan konsep yang dilakukan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa belum memahami konsep permutasi dan kombinasi dengan benar, khususnya dalam menentukan rumus yang sesuai dengan permasalahan serta dalam menjelaskan kembali konsep dari soal yang diberikan secara tepat. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman konsep mahasiswa terhadap materi permutasi dan kombinasi masih perlu ditingkatkan.

Muthia Dewi; Fildzah Rizkiah Damanik; Amanda Chantika Sari Br Purba; Dinda Ariyani; Wilda Annisa Hasibuan; Siti Nur Indah; Ghea Marsha; Hanisa Romadona Nainggolan; Yovi Dwi Ramadhani; Andini Andini JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 828-833
[PDF]
703 PENINGKATAN NILAI UJI BULK DAN NILAI DAYA REGANG PADA MUTU KERTAS CETAK A
Lihat Abstrak

Abstract: This study was conducted to determine the improvement of bulk and elongation in Printing Paper A made from cassava peel and oil palm fiber. Using an experimental method and a quantitative approach, the material composition variations were as follows: sample A (80%:20%), sample B (60%:40%), sample C (40%:60%), and sample D (20%:80%). The pulp-making process was carried out with chemical treatment using 3% NaOH and 3.5% HNO₃ solutions, followed by bleaching with 10% H₂O₂, then dried and formed into paper sheets. Characterization was conducted based on SNI 7274:2008. The bulk test results were 1.073 cm³/g for sample A, 1.088 cm³/g for sample B, 1.090 cm³/g for sample C, and 1.096 cm³/g for sample D. The elongation results were 1.589% for sample A, 0.682% for sample B, 2.800% for sample C, and 2.800% for sample D. This study shows that the higher the proportion of oil palm fiber, the more significant the contribution to the increase in bulk and elongation values of the paper. Keyword: Bulk, Cassava Peel, Elongation, Palm Fiber, Paper Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menentukan peningkatan bulk dan daya regang pada kertas cetak A berbahan kulit ubi dan serat sawit. Dengan menggunakan metode eksperimen dan pendekatan kuantitatif, variasi komposisi bahan adalah sebagai berikut: sampel A (80%:20%), sampel B (60%:40%), sampel C (40%:60%), dan sampel D (20%:80%). Proses pembuatan pulp dilakukan dengan perlakuan kimia menggunakan larutan NaOH 3% dan HNO₃ 3,5%, dilanjutkan dengan pemutihan menggunakan H₂O₂ 10%, kemudian dikeringkan dan dicetak menjadi lembaran kertas. Karakterisasi dilakukan berdasarkan SNI 7274:2008. Hasil uji bulk adalah 1,073 cm3/g untuk sampel A, 1,088 cm3/g untuk sampel B, 1,090 cm3/g untuk sampel C, dan 1,096 cm3/g untuk sampel D. Hasil daya regang adalah 1,589% untuk sampel A, 0,682% untuk sampel B, 2,800% untuk sampel C, dan 2,800% untuk sampel D. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi peningkatan proporsi serat sawit memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan nilai bulk dan daya regang kertas. Kata kunci: Bulk, Daya Regang, Kertas, Kulit Ubi, Serat Sawit

Lisa Fadhilah Hayat (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ety Jumiati (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Miftahul Husnah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 32-37
[PDF]
704 IMPLEMENTASI ERP ODOO UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI: STUDI KASUS PADA PT IDOLA KARYA SEMPURNA
Lihat Abstrak

Abstract: Implementing an Enterprise Resource Planning (ERP) system is a strategic solution for improving business process efficiency in the garment industry, which has a complex, order-based production flow. This study aims to examine the implementation of an Odoo-based ERP system to improve production process efficiency in the garment industry. The research method used was a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation studies of the company's business processes. System analysis was conducted using process modeling using Business Process Modeling Notation (BPMN) and Data Flow Diagrams (DFDs) to illustrate conditions before and after system implementation. The Odoo ERP implementation included the integration of Sales, Inventory, Manufacturing, Purchase, Accounting, Payroll, CRM, Employee, and Measurement Data modules. The results showed that the Odoo ERP implementation was able to centrally integrate all business processes, reduce manual record-keeping, accelerate production workflows, and improve the accuracy of inventory and payroll data. The system also supported managerial decision-making by providing more accurate and real-time information. Thus, the Odoo ERP implementation has been proven to positively contribute to improving production process efficiency in the garment industry. Keywords: ERP, Odoo, Production Efficiency, Garment Industry, Information System Abstrak: Implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis di industri garmen, yang memiliki alur produksi berbasis pesanan yang kompleks. Studi ini bertujuan untuk meneliti implementasi sistem ERP berbasis Odoo untuk meningkatkan efisiensi proses produksi di industri garmen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi proses bisnis perusahaan. Analisis sistem dilakukan menggunakan pemodelan proses dengan menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN) dan Data Flow Diagrams (DFD) untuk menggambarkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi sistem. Implementasi ERP Odoo mencakup integrasi modul Penjualan, Inventaris, Manufaktur, Pembelian, Akuntansi, Penggajian, CRM, Karyawan, dan Data Pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP Odoo mampu mengintegrasikan semua proses bisnis secara terpusat, mengurangi pencatatan manual, mempercepat alur kerja produksi, dan meningkatkan akurasi data inventaris dan penggajian. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan manajerial dengan menyediakan informasi yang lebih akurat dan real-time. Dengan demikian, implementasi Odoo ERP telah terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi proses produksi di industri garmen. Kata kunci: ERP, Odoo, Efisiensi Produksi, Industri Garmen, Sistem Informasi

Yusuf Agung Purwadi (Universitas Esa Unggul); Arief Ichwani (Universitas Esa Unggul) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 15-24
[PDF]
705 RANTAI NILAI DAN KEADILAN EKONOMI DALAM KOMODITAS PERIKANAN LOKAL: SINTESIS GLOBAL DAN PEMBELAJARAN UNTUK INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: The fisheries value chain plays a crucial role in determining the distribution of economic benefits and the welfare of coastal communities. However, global studies consistently reveal that small-scale fishers—the primary producers—receive a disproportionately low share of the total value generated within seafood markets. This review analyzes 20 international publications (2021–2025) addressing the intersection of value chains, economic justice, and fisheries governance. A thematic synthesis approach was employed, comparing global contexts (Latin America, Africa, Southeast Asia) with Indonesia. The findings show that economic justice is influenced not only by market mechanisms but also by social, institutional, and policy factors. The Indonesian case highlights persistent value inequalities caused by unbalanced market structures, weak social protection, and limited local participation. The article concludes with recommendations for governance reforms emphasizing access rights, representation, and redistributive mechanisms to build fair and sustainable fisheries systems.   Keyword: economic justice; governance; Indonesia; small-scale fisheries; value chain   Abstrak: Rantai nilai perikanan memainkan peran penting dalam menentukan distribusi nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun, berbagai studi global menunjukkan bahwa nelayan kecil sebagai produsen utama seringkali menerima bagian nilai ekonomi yang sangat kecil dibandingkan pelaku di tingkat hilir. Artikel ini merupakan tinjauan sistematis terhadap 20 publikasi ilmiah internasional (2021–2025) yang membahas hubungan antara rantai nilai, keadilan ekonomi, dan tata kelola perikanan. Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis tematik dengan membandingkan konteks global (Amerika Latin, Afrika, Asia Tenggara) dan Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa keadilan ekonomi tidak hanya dipengaruhi oleh mekanisme pasar, tetapi juga oleh faktor sosial, kelembagaan, dan kebijakan. Kasus Indonesia memperlihatkan bahwa perikanan lokal masih menghadapi ketimpangan nilai akibat struktur pasar yang tidak seimbang, lemahnya perlindungan sosial, dan minimnya partisipasi lokal. Artikel ini merekomendasikan reformasi tata kelola yang berfokus pada hak akses, representasi, serta redistribusi nilai ekonomi bagi nelayan kecil menuju sistem perikanan yang adil dan berkelanjutan.   Kata kunci: Indonesia; keadilan ekonomi; perikanan skala kecil; rantai nilai; tata kelola

Asep Satria Yudha Bhermana (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat); Ade Hidayat Ilka (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat); Junaidi Junaidi (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat); Harfiandri Damanhuri (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1570-1577
[PDF]
706 Implementation Of The SAW Method For Proposing KIS-PBI Recipients In Padang Sari Village
Lihat Abstrak

Abstract: Determining recipients of health assistance at the village level often faces obstacles of subjectivity and inaccuracy of targeting due to the proposal process which is still carried out manually without structured assessment criteria. This study aims to apply the Simple Additive Weighting (SAW) method in determining recipients of the Indonesian Health Card - Contribution Assistance Recipient (KIS-PBI) in Padang Sari Village to improve the accuracy and objectivity of the proposal process. The method used is a computer-based Decision Support System with a Multiple Attribute Decision Making (MADM) approach, where the assessment is carried out based on a number of predetermined social and economic criteria and is weighted according to their level of importance. The calculation process is carried out through the formation of a decision matrix, matrix normalization, and calculation of preference values for each alternative. The results of the study indicate that the application of the SAW method is able to produce a clear ranking of alternatives, thus facilitating the determination of residents who are eligible to be proposed as KIS-PBI recipients. The conclusion of this study is that the SAW method is effective for use as a decision-making tool in the distribution of health assistance at the village level because it is able to produce more objective, transparent, and measurable decisions compared to the manual method.Keyword: kis-pbi; multiple attribute decision making (MADM); simple additive weighting Abstrak: Penentuan penerima bantuan kesehatan di tingkat desa seringkali menghadapi kendala subjektivitas dan ketidaktepatan sasaran akibat proses pengusulan yang masih dilakukan secara manual tanpa kriteria penilaian yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Sehat–Penerima Bantuan Iuran (KIS-PBI) di Desa Padang Sari guna meningkatkan ketepatan dan objektivitas proses pengusulan. Metode yang digunakan adalah Sistem Pendukung Keputusan berbasis komputer dengan pendekatan Multiple Attribute Decision Making (MADM), di mana penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria sosial dan ekonomi yang telah ditetapkan dan diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya. Proses perhitungan dilakukan melalui pembentukan matriks keputusan, normalisasi matriks, dan perhitungan nilai preferensi untuk setiap alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SAW mampu menghasilkan perankingan alternatif secara jelas sehingga memudahkan penentuan warga yang layak diusulkan sebagai penerima KIS-PBI. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode SAW efektif digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam penyaluran bantuan kesehatan di tingkat desa karena mampu menghasilkan keputusan yang lebih objektif, transparan, dan terukur dibandingkan dengan metode manual.Kata kunci: kis-pbi; multiple attribute decision making (MADM); sistem pendukung keputusan

Guntur Maha Putra (Universitas Royal); Hainur Rasyid (Universitas Royal) JURNAL TEKNISI
Vol 6 No 1 (2026)
Hal: 9-15
[PDF]
707 MENGEMBANGKAN LITERASI CERITA DAERAH MELALUI PPROGRAM KREATIVITAS ANAK : SEBUAH STUDI KASUS DI TK YUSTISIA 2 KELAPA TUJUH KOTABUMI LAMPUNG UTARA
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to develop early childhood literacy in regional storytelling through the Children's Creativity Program at Kober Yustisia 2 Kindergarten, Kelapa Tujuh, Kotabumi, North Lampung. Forty children aged 4–6 years old, divided into classes B1 and B2, were involved using the Classroom Action Research (CAR) method, with stages of planning, implementation, observation, and reflection. The program included an introduction to regional storytelling, character discussions, character drawing, the creation of simple storybooks, and exhibitions and readings of children's work. The results showed a significant increase in children's literacy in regional storytelling, with the percentage of children with high literacy increasing from 45% to 82%, while those with medium and low literacy decreased to 13% and 5%, respectively. Furthermore, children demonstrated increased activeness, creativity, social-emotional skills, and courage in expressing ideas. Interviews with teachers and children supported these findings, demonstrating increased interest in learning, self-confidence, and pride in their work. Based on these results, the Children's Creativity Program based on regional storytelling is effective in improving literacy and instilling local cultural values in early childhood. Keyword: Early Childhood Literacy, Regional Stories, Children's Creativity Program Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan literasi cerita daerah anak usia dini melalui Program Kreativitas Anak di TK Kober Yustisia 2 Kelapa Tujuh, Kotabumi, Lampung Utara dengan melibatkan 40 anak usia 4–6 tahun yang terbagi dalam kelas B1 dan B2 , menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Program yang diterapkan meliputi pengenalan cerita daerah, diskusi tokoh cerita, menggambar tokoh, pembuatan buku cerita sederhana, serta pameran dan pembacaan karya anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi cerita daerah anak, dengan persentase anak berkategori literasi tinggi meningkat dari 45% menjadi 82%, sementara literasi sedang dan rendah menurun menjadi 13% dan 5%. Selain itu, anak menunjukkan peningkatan keaktifan, kreativitas, kemampuan sosial-emosional, dan keberanian mengekspresikan ide. Wawancara dengan guru dan anak mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan minat belajar, kepercayaan diri, dan rasa bangga terhadap karya yang dibuat. Berdasarkan hasil tersebut, Program Kreativitas Anak berbasis cerita daerah efektif dalam meningkatkan literasi dan menanamkan nilai budaya lokal pada anak usia dini. Kata kunci: Literasi Anak Usia Dini, Cerita Daerah, Program Kreativitas Anak

Yolanda Mutiara (Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Lampung Utara); Anisa Juliana (Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Lampung Utara); Rahma Wulandari (Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Lampung Utara); Flora Ambarwati (Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Lampung Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 379-386
[PDF]
708 ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN WISATAWAN (STUDI KASUS OBJEK WISATA ALAM DANUM BAHANDANG TANGKILING)
Lihat Abstrak

Abstract: Nature-based tourism has distinctive risk characteristics due to direct interactions between tourists and the natural environment. Danum Bahandang Natural Tourism Site is a nature tourism destination that potentially poses health and safety risks to visitors if not managed systematically. This study aims to analyze potential hazards and the level of tourist health and safety risks at the Danum Bahandang Natural Tourism Site. A qualitative descriptive approach was employed using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method. Data were collected through field observations, interviews, documentation, and a Google Form questionnaire involving 14 respondents. The results indicate that potential hazards originate from road access conditions, river characteristics, natural environmental elements, and limited safety facilities. Risk assessment shows varying levels of risk, ranging from low to high, influenced by environmental conditions and tourist activities. This study concludes that the HIRARC method is effective in identifying and mapping health and safety risks in nature-based tourism destinations, contributing to risk management practices in sustainable tourism development. Keyword: Risk Management, Tourist Safety, Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control (HIRARC) Abstrak: Wisata alam memiliki karakteristik risiko yang khas akibat interaksi langsung antara wisatawan dan lingkungan alami. Objek Wisata Alam Danum Bahandang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan wisatawan apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya dan tingkat risiko kesehatan serta keselamatan wisatawan pada Objek Wisata Alam Danum Bahandang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner Google Form yang melibatkan 14 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya bersumber dari kondisi akses jalan, karakteristik perairan sungai, keberadaan elemen alam, serta keterbatasan fasilitas keselamatan. Penilaian risiko menunjukkan variasi tingkat risiko dari rendah hingga tinggi yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan aktivitas wisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HIRARC efektif digunakan untuk memahami dan memetakan risiko kesehatan dan keselamatan wisatawan pada destinasi wisata alam sebagai bagian dari upaya pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Kata kunci: Manajemen Risiko, Kesehatan Keselamatan, Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control (HIRARC)

Juliana Anggreani Puspitasari (Universitas Palangka Raya); Achmad Syamsudin (Universitas Palangka Raya); Gema Borneo Poetra (Universitas Palangka Raya); Jonathan Giovanni (Universitas Palangka Raya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1216-1223
[PDF]
709 ANALISIS ALGORITMA K MEANS DAN C4.5 DALAM PENILAIAN KERJA KARYAWAN SEBAGAI OPTIMALISASI MANAJEMEN SDM
Lihat Abstrak

Abstract: Human resources are strategic organizational assets; therefore, an objective, systematic, and data-driven performance evaluation system is required. At Universitas Alifah Padang, employee performance assessment is still dominated by conventional approaches that are subjective and have not been able to comprehensively describe performance patterns. This study aims to apply Data Mining using K-Means Clustering and the C4.5 algorithm to analyze employee performance evaluation. The research method employs the Knowledge Discovery in Database (KDD) framework, which includes data collection, data analysis, variable analysis, K-Means analysis, C4.5 analysis, and evaluation. The K-Means Clustering algorithm is used to group employees based on similarities in performance characteristics, while the C4.5 algorithm is applied to build a decision tree–based classification model to identify patterns and dominant factors influencing performance evaluation. The research dataset consists of 96 employee records assessed using six performance indicators: responsibility, initiative, teamwork, work quality, work quantity, and discipline. The results indicate the formation of three performance clusters, namely very good (42 records), good (48 records), and fairly good (6 records), with consistent results between manual calculations and RapidMiner testing. This study contributes a Data Mining–based employee performance evaluation model that can serve as a foundation for strategic decision-making in higher education institutions. Keywords: Data Mining;K Means Clustering;C4.5;Performa Evaluation Abstrak: Sumber daya manusia merupakan aset strategis organisasi sehingga diperlukan sistem penilaian kinerja yang objektif, sistematis, dan berbasis data. Di Universitas Alifah Padang, penilaian kinerja karyawan masih didominasi pendekatan konvensional yang bersifat subjektif dan belum mampu menggambarkan pola kinerja secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menerapkan konsep Data Mining dengan algoritma K-Means Clustering dan C4.5 untuk menganalisis penilaian kinerja karyawan. Metode penelitian menggunakan kerangka Knowledge Discovery in Database (KDD) yang meliputi kumpul data, analisa data, analisa variabel, analisis k means, C4.5 dan evaluasi. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan karyawan berdasarkan kemiripan karakteristik kinerja, sedangkan algoritma C4.5 digunakan untuk membangun model klasifikasi berbasis pohon keputusan guna mengidentifikasi pola dan faktor dominan penilaian kinerja. Dataset penelitian terdiri dari 96 data karyawan dengan enam indikator kinerja, yaitu tanggung jawab, inisiatif, kerja sama tim, kualitas kerja, kuantitas kerja, dan disiplin. Hasil pengujian menunjukkan terbentuknya tiga klaster kinerja, yaitu sangat baik (42 data), baik (48 data), dan cukup baik (6 data), dengan hasil yang konsisten antara perhitungan manual dan RapidMiner. Penelitian ini berkontribusi menyediakan model analisis penilaian kinerja berbasis Data Mining sebagai dasar pengambilan keputusan strategis di perguruan tinggi. Abstrak ditulis menggunakan times new roman 11 maksimal 200 kata dalam satu paragraf. Abstrak ditulis dengan ringkas, jelas, dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Abstrak minimal memuat tujuan, metodologi, hasil penelitian, dan simpulan. Abstrak didampingi oleh kata kunci. Kata kunci sedapat mungkin menjelaskan isi tulisan, ditulis dengan huruf kecil kecuali singkatan, maksimum 5 (Lima) kata, masing-masing dipisahkan dengan titik koma; Times New Roman 11. Kata kunci: Data Mining; K Means Clustering; C4.5; Penilaian Kinerja

Muhammad Idris (Universitas Putra Indonesia YPTK); Gunadi Widi Nurcahyo (Universitas Putra Indonesia YPTK); Musli Yanto (Universitas Putra Indonesia YPTK) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1095-1101
[PDF]
710 ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN SUPPORT VECTOR MACHINE TERHADAP PROGRAM BPJS
Lihat Abstrak

Abstract: BPJS Kesehatan is a national health insurance program that plays a vital role in providing public health services in Indonesia; however, its implementation has generated diverse public perceptions reflected on social media. This study analyzes public sentiment toward the BPJS Kesehatan program based on Instagram comments using a text mining and machine learning approach. The research methodology includes Indonesian text preprocessing, feature weighting using Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF–IDF), and three-class sentiment classification (positive, negative, and neutral) using Multinomial Naïve Bayes and Support Vector Machine (SVM) algorithms. The dataset consists of 1,461 Instagram comments, which are divided into training and testing data with an 80:20 ratio. The experimental results show that Multinomial Naïve Bayes achieves an accuracy of 80.55%, while SVM yields a higher accuracy of 86.35%. These results indicate that SVM performs better in separating sentiment classes within short and imbalanced Instagram comment data. This study contributes to Indonesian-language sentiment analysis research and provides insights for evaluating public health services through social media data. Keyword: sentiment analysis; BPJS Kesehatan; Instagram; Naïve Bayes; Support Vector Machine. Abstrak: BPJS Kesehatan merupakan program strategis nasional yang berperan penting dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, namun implementasinya masih memunculkan beragam persepsi publik yang tercermin pada media sosial. Penelitian ini mengkaji analisis sentimen masyarakat terhadap program BPJS Kesehatan berdasarkan komentar pada platform Instagram menggunakan pendekatan text mining dan pembelajaran mesin. Metode penelitian meliputi pra-pemrosesan teks berbahasa Indonesia, pembobotan fitur menggunakan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF–IDF), serta klasifikasi sentimen tiga kelas (positif, negatif, dan netral) menggunakan algoritma Multinomial Naïve Bayes dan Support Vector Machine (SVM). Dataset yang digunakan terdiri dari 1.461 komentar Instagram yang dibagi menjadi data latih dan data uji dengan rasio 80:20. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Multinomial Naïve Bayes menghasilkan akurasi sebesar 80,55%, sedangkan SVM mencapai akurasi yang lebih tinggi yaitu 86,35%. Temuan ini menunjukkan bahwa SVM memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memisahkan kelas sentimen pada data komentar Instagram yang bersifat pendek dan tidak seimbang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan analisis sentimen berbahasa Indonesia serta menjadi masukan awal bagi evaluasi layanan publik berbasis media sosial. Kata kunci: analisis sentimen; BPJS Kesehatan; Instagram; Naïve Bayes; Support Vector Machine.

Charisman Fajri Saputra (Universitas Putra Indonesia "YPTK"); Rini Sovia (Universitas Putra Indonesia "YPTK"); Agung Ramadhanu (Universitas Putra Indonesia "YPTK") JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 944-952
[PDF]
711 INTEGRASI FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN TEORI PERILAKU ORGANISASI BERBASIS NILAI DAN MORAL
Lihat Abstrak

Organizational behavior studies have long been dominated by positivistic and rational-economic paradigms that position humans as instrumental actors. Such domination has marginalized moral and ethical dimensions in organizational practices, leading to increasing ethical violations, leadership crises, and declining organizational legitimacy. This study aims to examine the role of philosophy of science as the foundation for developing value- and morality-based organizational behavior theory. A qualitative approach was employed through a critical literature review of scientific publications related to philosophy of science, management, and organizational behavior. The findings indicate that integrating ontological, epistemological, and axiological dimensions enables the repositioning of humans as moral subjects, expands epistemological approaches through interpretive–reflective methods, and reinforces the normative purpose of organizational behavior science. This study concludes that value- and morality-based organizational behavior theory is essential for building ethical, just, and sustainable organizations, particularly within the Indonesian socio-cultural context

Dhea Agusty Ningrum (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; STIE Graha Kirana); Tomy Sun Siagian (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; STIE Graha Kirana); Siti Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 63-71
[PDF]
712 AKSIOLOGI DAN ETIKA PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN
Lihat Abstrak

The development of Artificial Intelligence (AI) has brought significant changes to managerial decision-making processes. AI is capable of improving efficiency, accuracy, and the speed of data analysis across various managerial functions. However, the utilization of AI also raises axiological and ethical issues, particularly concerning values, responsibility, transparency, fairness, and the social impacts of the decisions generated. This paper aims to examine the axiological and ethical aspects of AI usage in managerial decision-making by highlighting its benefits, risks, and associated moral implications. Through a conceptual approach and literature review, this study discusses the importance of applying ethical principles such as accountability, fairness, and human oversight in the use of AI. The findings indicate that the integration of AI in management must be accompanied by a clear value-based and ethical framework to ensure that the technology provides optimal benefits without neglecting human values and social responsibility

Donni Nasution (Universitas Prima Medan; Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Feriyanto Feriyanto (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Siti Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 54-62
[PDF]
713 PARADIGMA KRITIS DAN AKSIOLOGI DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN KEINGINAN DI LEMBAGA BISNIS
Lihat Abstrak

Abstract: This riset conceptually explores the analysis of power structures in the management of desires inside modern business organizations via the lens of critical paradigms and how axiological principles such as justice, sustainability, and autonomy might steer business practices towards enhanced ethicality and introspection. The critical paradigm method aims to "uncover" the concealed mechanisms underlying the formation and regulation of desires (for example, via marketing and self-responsibilization) to expose the ideological hegemony that sustains injustice. The action approach, on the other hand, stresses the importance of making moral ideals a part of company plans and practices. The synthesis of recent literature indicates that in the absence of normative values, business practices are susceptible to manipulation, exploitation, and the abuse of power, including market power. Companies that continuously adhere to ethical norms, such as justice, social responsibility, and openness, tend to exhibit greater competitiveness and longevity. This article asserts that establishing critical paradigms in desire management enhances accountability for socio-ecological consequences, while axiological values function as a normative guide to ensure that businesses do not solely "manage desires" for profit but also honor consumer autonomy, maintain distributive justice, and safeguard environmental sustainability. Practical implications necessitate the establishment of corporate policies that prioritize public welfare, in accordance with OECD guidelines on Responsible Business Conduct, coupled with the enhancement of consumer critical literacy to foster collective awareness that enables structural protections against market dominance

Elly Rahayu (Universitas Royal; Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Wan Mariatul Kifti (Universitas Royal; Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Rahma Muti'ah (Universitas Labuhanbatu; Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Siti Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 48-53
[PDF]
714 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAKS BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA PUZZEL WORDWALL PADA MATERI SISTEM OPERASI UNTUK MENGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP ERIA MEDAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the improvement of learning outcomes by using the Task Based Learning learning model based on wordwall puzzles for eighth-grade students of Eria Middle School, Medan. This type of research uses classroom action research (CAR), which is carried out in 2 cycles using the Kurt Lewin model consisting of 4 stages, namely: planning, action, observation, and reflection. The subjects involved in this study were all 20 eighth-grade students of Eria Middle School in the 2025/2026 academic year. In this study, the instruments used were test sheets, observation sheets, linkert scales, and SPPS version 26. The data analysis technique is SPSS software where the data is processed using descriptive and interferential statistics, including minimum, maximum, mean, and standard deviation values. So the results of this study indicate that the application of the Puzzle Wordwall-assisted Task Based Learning model significantly improves student learning outcomes. Where the value shows an increase in the average student score from 54.50 (cycle I) to 75.75 (cycle II). Learning completeness increased from 15% to 60%. The Paired Sample t-Test test shows a significance of 0.000 (<0.05), proving a significant increase in learning outcomes. Thus, it can be concluded that the use of the Puzzle Wordwall-based Task Based Learning model on operating system material is very efficient and helps in improving the learning outcomes of class VIII students of SMP Eria Medan.   Keywords: Task Based Learning, Wordwall Puzzle, Learning Outcomes, Operating Systems, Middle School.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Task Based Learning berbasis puzzle wordwall siswa kelas VIII SMP Eria Medan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dengan 2 siklus memakai model Kurt Lewin yang terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini ialah seluruh siswa kelas VIII SMP Eria tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 20 siswa. Dalam penelitian ini instrumen  yang digunakan berupa lembar tes lembar observasi skala linkert dan SPPS versi 26. Teknik analisis data yaitu software SPSS dimana data diolah secara statistik deskriptif dan interfensial, meliputi nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Task Based Learning berbantuan Puzzle Wordwall secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Dimana nilainya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 54,50 (siklus I) menjadi 75,75 (siklus II). Ketuntasan belajar meningkat dari 15% menjadi 60%. Uji Paired Sample t-Test menunjukkan signifikansi 0,000 (< 0,05), membuktikan peningkatan hasil belajar signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Task Based Learning berbasis Puzzle Wordwall pada materi sistem operasi sangat efisien dan membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Eria Medan.   Kata kunci: Task Based Learning, Puzzle Wordwall, Hasil Belajar, Sistem Operasi, SMP

Nazwa (Universitas Budi Darma); Harnita Purba (Universitas Budi Darma); Otomosi Gulo (Universitas Budi Darma); Arini Vika Sari (Universitas Budi Darma) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1553-1562
[PDF]
715 ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG EKONOMI SIRKULAR DENGAN PENDEKATAN LOOP DYNAMICS MENUJU CITA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Lihat Abstrak

Abstract: Rapid population growth and urbanization make solid waste management a pressing environmental and socio-economic challenge. The transition from a linear "take-use-dispose" economy to a restorative and regenerative circular economy model is imperative. This research in-depth analyzes how Community-Based Waste Management (CWBM) initiatives can contribute to achieving a circular economy, focusing on the interacting systematic dynamics. Using a Loop Dynamics approach, this study identifies and examines the complex cause-and-effect relationships and feedback loops in Padang City's waste management ecosystem. Through a quantitative survey of 100 respondents, it was found that the variables studied simultaneously had a significant influence on management success. However, no variable had a significant effect on the outcome. Loop Dynamics modeling revealed reinforcing loops (R1-R6) that drive positive cycles, such as increased revenue from recycling that stimulates participation, and balancing loops (B1-B3) that maintain system balance. These findings confirm that PSBM is not simply a mitigation strategy, but rather a strategic intervention point capable of driving a circular transition, creating local economic opportunities, and supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The results of this study are expected to guide policymakers and communities in designing more innovative and adaptive waste management strategies. Keywords: Waste Management, Circular Economy, Loop Dynamics, Sustainable Development. Abstrak: Laju pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat menjadikan pengelolaan sampah sebagai tantangan lingkungan dan sosial-ekonomi yang mendesak. Transisi dari ekonomi linier "ambil-pakai-buang" menuju model ekonomi sirkular yang restoratif dan regeneratif menjadi imperatif. Penelitian ini menganalisis secara mendalam bagaimana inisiatif Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (PSBM) dapat berkontribusi pada pencapaian ekonomi sirkular, dengan fokus pada sistematis yang saling berinteraksi. Menggunakan pendekatan Loop Dynamics, studi ini mengidentifikasi dan menguji hubungan sebab-akibat serta umpan balik kompleks di ekosistem pengelolaan sampah Kota Padang. Melalui survei kuantitatif terhadap 100 responden, ditemukan bahwa variabel yang diteliti secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengelolaan. Namun, secara parsial tidak ada variabel yang memiliki pengaruh signifikan. Pemodelan Loop Dynamics mengungkap adanya reinforcing loops (R1-R6) yang mendorong siklus positif, seperti peningkatan pendapatan dari daur ulang yang memicu partisipasi, serta balancing loops (B1-B3) yang menjaga keseimbangan sistem. Temuan ini menegaskan bahwa PSBM bukan sekadar strategi mitigasi, melainkan titik intervensi strategis yang mampu mendorong transisi sirkular, menciptakan peluang ekonomi lokal, dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan komunitas dalam merancang strategi pengelolaan sampah yang lebih inovatif dan adaptif. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Ekonomi Sirkular, Loop Dynamics, Pembangunan Berkelanjutan.

Sanny Edinov (Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat); Ash Shadiq Egim (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbankan Indonesia); Gusnita Efrina (Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat); Ahmad Fauzi (Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat); Gita Desabta (Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1120-1127
[PDF]
716 DARI DAUN KE PASAR GLOBAL: MBKM WUJUDKAN DUSUN ECOPRINT UNGGULAN EKSPOR MELALUI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI DESA PEMATANG JOHAR
Lihat Abstrak

Abstract: This Community Service Program aims to broaden the knowledge and awareness of women from PKK groups and the local community of Pematang Johar Village regarding ecoprint as an environmentally friendly creative product based on local resources with economic potential. Pematang Johar Village is an agrarian area with 18 existing flagship products from various hamlets, yet ecoprint has never been introduced or developed. The activity was conducted through several stages, including preparation, socialization, and educational sessions using video presentations to demonstrate the ecoprint production process and digital marketplace platforms for product marketing. This program was implemented as an international community service activity involving collaboration between STIE Eka Prasetya and partner universities from Thailand, Malaysia, and Vietnam. Approximately 30 participants consisting of PKK members and village residents attended the activity. The results indicate that participants gained new cognitive skills, developed a new perspective on utilizing local leaves as creative resources, and showed strong interest in further developing ecoprint as a village-based economic activity. The evaluation results show a participant satisfaction rate of 98 percent. This program represents an initial step toward women empowerment and the development of ecoprint as a potential new flagship product oriented toward the global market.                Keywords: ecoprint; community service; global marketing; village creative economy; women empowerment Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuka wawasan dan meningkatkan pengetahuan ibu ibu PKK serta masyarakat Desa Pematang Johar mengenai ecoprint sebagai produk kreatif berbasis potensi lokal yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Desa Pematang Johar merupakan desa agraris dengan 18 produk unggulan dari berbagai dusun, namun ecoprint belum pernah diperkenalkan maupun dikembangkan sebelumnya. Metode kegiatan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari persiapan, sosialisasi, dan edukasi melalui pemutaran video proses pembuatan ecoprint serta pengenalan pemasaran produk melalui marketplace digital. Kegiatan ini merupakan PKM internasional yang melibatkan kolaborasi antara STIE Eka Prasetya dengan mitra perguruan tinggi luar negeri dari Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Kegiatan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari ibu ibu PKK dan masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh keterampilan baru secara kognitif, perubahan cara pandang terhadap pemanfaatan dedaunan lokal, serta meningkatnya minat untuk mengembangkan ecoprint sebagai potensi ekonomi desa. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 98 persen. Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam upaya pemberdayaan perempuan dan pengembangan ecoprint sebagai produk unggulan baru yang berorientasi pada pasar global. Kata kunci: ecoprint; ekonomi kreatif desa; pemasaran global; pemberdayaan perempuan; pengabdian kepada masyarakat

Hommy Dorthy Ellyany Sinaga (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Desma Erica Maryati Manik (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Novica Irawati (Universitas Royal); Sipnarong Kanchawongpaisan (Shinawatra University Thailand); Muhammad Hafiz Abd.Rashid (Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia); Phan Bao Giang (Universiy of Economics and Finance); Ayu Afiani (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 972 - 978
[PDF]
717 SYNERGY BETWEEN LEGISLATORS AND ACADEMICS FOR THE ECONOMIC SELF-RELIANCE OF PEMATANG JOHAR
Lihat Abstrak

Abstract: This community service activity aims to strengthen village economic self-reliance through synergy between legislators and academics in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency. The program was designed using a participatory and educational approach that integrates academic perspectives and public policy to enhance community capacity in entrepreneurship, economic awareness, and understanding of policy support for village economic development. The implementation methods included lectures and interactive discussions focusing on local potential-based business development, community participation in economic activities, and the role of legislators in supporting village economic empowerment. Evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires to assess changes in participants’ understanding, attitudes, and motivation. The results indicate significant improvements across all evaluation indicators, including understanding of village economic self-reliance, awareness of community and legislative roles, entrepreneurial knowledge, self-confidence, and motivation to engage in sustainable economic activities. The findings demonstrate that synergy between academics and legislators provides added value in community empowerment by combining knowledge transfer with policy perspectives. Overall, this community service activity contributes to strengthening community capacity, collective awareness, and social capital as foundations for sustainable village economic self-reliance. Keywords: community service; village economic self-reliance; community empowerment; legislators; academics Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sinergi antara legislator dan akademisi di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang mengintegrasikan perspektif akademik dan kebijakan publik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kewirausahaan, kesadaran ekonomi, serta pemahaman terhadap peran kebijakan dalam pengembangan ekonomi desa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah dan diskusi interaktif yang berfokus pada pengembangan usaha berbasis potensi lokal, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, serta peran legislator dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pemahaman, sikap, dan motivasi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, termasuk pemahaman tentang kemandirian ekonomi desa, peran masyarakat dan legislator, pengetahuan kewirausahaan, kepercayaan diri, serta motivasi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan legislator memberikan nilai tambah dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan perspektif kebijakan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat, kesadaran kolektif, dan modal sosial sebagai fondasi kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat, kemandirian ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, legislator, akademisi

Edwin Sugesti Nasution (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Brilian Moktar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Sipnarong Kanchanawongpaisan (Shinawatra University Thailand); Sartiyah Sartiyah (Universitas Syiah Kuala); Loo Teck Khun (UOW Malaysia KDU UC Penang); Muhammad Hafiz Abd.Rashid (Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia); Rendi Kurniawan (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 963 - 971
[PDF]
718 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MAN 1 MEDAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the effect of the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model on the mathematical communication skills of tenth-grade students at MAN 1 Medan. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the nonequivalent control group design. The research subjects consisted of an experimental group of 36 students and a control group of 34 students. The data collection instrument was a mathematical communication ability test through a pretest and posttest. Data were analyzed using an independent sample t-test after fulfilling the normality and homogeneity tests. The results showed that the average posttest score of the experimental group was 84.88, higher than the control group of 80.47. The t-test results showed a significance value of 0.017

Ananda Putri Khairunnisa (Universitas Negeri Medan, Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 667-672
[PDF]
719 ANALISIS ULASAN PENGGUNA APLIKASI TOKOPEDIA MENGGUNAKAN E-SERVQUAL
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the service quality of the Tokopedia application based on user reviews using the E-SERVQUAL approach. This study uses a qualitative method with a thematic content analysis approach. The research data comes from user reviews of the Tokopedia application available on the Google Play Store. The data were analyzed by grouping the reviews into seven E-SERVQUAL dimensions, namely efficiency, system availability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation, and contact. The validity of the data was tested through credibility, transferability, and dependability tests. The results show that user perceptions of Tokopedia's service quality vary. Some users consider Tokopedia's services to have provided easy access and fairly good data security. However, dominant complaints are still found in the dimensions of efficiency, system availability, fulfillment, and responsiveness, especially related to system stability, service speed, accuracy of order fulfillment, and customer service response. Based on these findings, Tokopedia needs to prioritize improving service quality in the dimensions that are most complained about by users. Keywords: E-SERVQUAL, electronic service quality, user reviews, Tokopedia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan aplikasi Tokopedia berdasarkan ulasan pengguna dengan menggunakan pendekatan E-SERVQUAL. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi tematik. Data penelitian bersumber dari ulasan pengguna aplikasi Tokopedia yang tersedia di Google Play Store. Data dianalisis dengan mengelompokkan ulasan ke dalam tujuh dimensi E-SERVQUAL, yaitu efficiency, system availability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation, dan contact. Keabsahan data diuji melalui uji credibility, transferability, dan dependability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengguna terhadap kualitas layanan Tokopedia bersifat beragam. Beberapa pengguna menilai layanan Tokopedia telah memberikan kemudahan akses dan keamanan data yang cukup baik. Namun, masih ditemukan keluhan yang dominan pada dimensi efficiency, system availability, fulfillment, dan responsiveness, terutama terkait kestabilan sistem, kecepatan layanan, ketepatan pemenuhan pesanan, serta respons layanan pelanggan. Berdasarkan temuan tersebut, Tokopedia perlu memprioritaskan peningkatan kualitas layanan pada dimensi-dimensi yang paling banyak dikeluhkan pengguna. Kata kunci: E-SERVQUAL, kualitas layanan elektronik, ulasan pengguna, Tokopedia.

Reyniati Br Surbakti (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer, Jayakarta); Zulhalim Zulhalim (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer, Jayakarta); Akmal Budi Yulianto (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer, Jayakarta) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 661-666
[PDF]
720 ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM INFORMASI INVENTORY MENGGUNAKAN METODE PIECES DAN MCCALL’S SOFTWARE QUALITY MODEL PADA CV. MULTI SARANA PACKINDO
Lihat Abstrak

Abstract: Inventory information systems play an important role in supporting inventory management and ensuring smooth company operations. CV. Multi Sarana Packindo has implemented an inventory information system; however, several issues are still encountered in its implementation, such as discrepancies in stock data, delays in information updates, and a system interface that does not adequately support user needs. This study aims to evaluate the performance and quality of the inventory information system at CV. Multi Sarana Packindo using the PIECES Framework and McCall’s Software Quality Model. The research method employed is descriptive qualitative, with data collected through observation, interviews, and documentation studies. The PIECES framework is used to assess the operational aspects of the system, while McCall’s model is applied to evaluate the technical quality of the software. The results indicate that the inventory information system has not yet operated optimally. The PIECES analysis reveals weaknesses in the performance, information, efficiency, and control aspects. Meanwhile, the McCall analysis shows low quality in terms of correctness, reliability, efficiency, and usability. Therefore, comprehensive improvements to both the system and business processes are required to enhance the effectiveness and accuracy of inventory management. Keywords: Inventory Information System, PIECES Framework, McCall’s Software Quality Model, System Evaluation, Software Quality Abstrak: Sistem informasi inventory berperan penting dalam mendukung pengelolaan persediaan dan kelancaran operasional perusahaan. CV. Multi Sarana Packindo telah menerapkan sistem informasi inventory, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan seperti ketidaksesuaian data stok, keterlambatan pembaruan informasi, serta antarmuka sistem yang kurang mendukung kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan kualitas sistem informasi inventory pada CV. Multi Sarana Packindo menggunakan PIECES Framework dan McCall’s Software Quality Model. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. PIECES digunakan untuk menilai aspek operasional sistem, sedangkan model McCall digunakan untuk mengevaluasi kualitas teknis perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi inventory belum berjalan secara optimal. Analisis PIECES mengungkap adanya kelemahan pada aspek performance, information, efficiency, dan control, sementara analisis McCall menunjukkan rendahnya kualitas pada aspek correctness, reliability, efficiency, dan usability. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan menyeluruh pada sistem dan proses bisnis untuk meningkatkan efektivitas dan akurasi pengelolaan persediaan. Kata kunci: Sistem Informasi Inventory, PIECES Framework, McCall’s Software Quality Model, Evaluasi Sistem, Kualitas Perangkat Lunak

Herlin Martalena Dawolo (Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Jayakarta); Anton Zulkarnain Sianipar (Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Jayakarta); Zulhalim Zulhalim (Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Jayakarta) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 715-720
[PDF]