Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
1481 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER MENINGKATKAN PRESTASI SISWA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Lihat Abstrak

Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Prestasi siswa kelas VII MTS Swasta Menaming materi Sistem Komputer pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan menggunakan Model Learning Together. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII berjumlah 30 orang siswa. Berdasarkan hasil analisis data dengan cara membandingkan hasil observasi dan tes pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dari siklus I ke siklus II sebanyak 30,00%. Dimana pada siklus I ketuntasan yang diperoleh 63,33% dengan jumlah siswa 19 orang, sedangkan pada siklus II jumlah persentase ketuntasan adalah 93,33% dengan jumlah siswa meningkat menjadi 28 orang yang tuntas dalam belajar. Jadi, dari hasil siklus I dan siklus II, penelitian sudah selesai, karena ketidak tuntasan pada siklus I sudah diperbaiki pada siklus II. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran Kooperatif Learning model Learning Together dapat meningkatkan hasil belajar. Keyword: Learning Together; Prestasi; TIK. Abstrak: The purpose of this study was to determine the improvement in the achievement of class VII students of MTS Swasta Menaming in the Computer System material of Information and Communication Technology (ICT) lessons using the Learning Together Model. The approach used is a qualitative approach with a Classroom Action Research design. The subjects of this study were 30 class VII students. Based on the results of data analysis by comparing the results of observations and tests in cycles I and II. The results showed that the increase from cycle I to cycle II was 30.00%. Where in cycle I the completeness obtained was 63.33% with 19 students, while in cycle II the percentage of completeness was 93.33% with the number of students increasing to 28 students who completed learning. So, from the results of cycles I and II, the study has been completed, because the incompleteness in cycle I has been corrected in cycle II. Therefore, the application of the Cooperative Learning learning model Learning Together model can improve learning outcomes.. Kata kunci: Learning Together; Achievement; ICT  

Karlina Karlina; Ari Aprilia Dwiana JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3097-3104
[PDF]
1482 MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL ANGKA 1-10 MENGGUNAKAN MEDIA BENDA ALAM PADA ANAK KELOMPOK A DI RA TARBIYATUL BANIN 49 BANCAK
Lihat Abstrak

Abstract: The low level of children's cognitive ability in recognizing numbers in group A at RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak is the reason why this study was conducted. Natural material game activities are activities that can help improve children's cognitive abilities in recognizing numbers. The purpose of this study was to improve the ability to recognize numbers through the use of natural material media at RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak. The type of research used was classroom action research, each cycle consisting of four stages, namely: planning stage, implementation stage, observation stage, and reflection stage. The subjects of this study were students in group A of RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak. The results of this study were children's ability to recognize numbers that had increased, before conducting research actions, the level of children's ability to recognize numbers was still very low after conducting research cycle 1 the results were 33% and in cycle 2 increased to 87%. after being carried out from the pre-cycle, cycle 1, and cycle 2 it can be concluded that the cognitive ability to recognize numbers in children in group A RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak through natural object media has increased. Keywords: cognitive abilities, recognizing numbers, natural objects, early childhood. Abstrak: Rendahnya tingkat kemampuan kognitif anak dalam mengenal angka pada kelompok A di RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak menjadi alasan mengapa penelitian ini dilakukan.Kegiatan permainan bahan alam merupakan kegiatan yang dapat membantu peningkatan kemampuan kognitif anak dalam mengenal angka.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui penggunaan media bahan alam di RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak .Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas ,yang setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu : tahap perencanaan,tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap Refleksi.Subyek penelitian ini adalah Peserta didik kelompok A RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak.Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan mengenal angka anak yang mengalami peningkatan, sebelum melakukan tindakan penelitian, tingkat kemampuan anak mengenal angka masih tergolong sangat rendah setelah dilakukan penelitian siklus 1 diperoleh hasil 33 % dan pada siklus 2 meningkat menjadi 87%.setelah dilakukan dari prasiklus,siklus 1, dan siklus 2 dapat disimpulkan bahwa kemampuan  kognitif mengenal angka pada anak kelompok A RA Tarbiyatul Banin 49 Bancak melalui media benda alam mengalami peningkatan. Kata Kunci : kemampuan kognitif,engenal angka,benda alam,anak usia dini.  

Sri Aliyah; Titi Chandrawati JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3090-3096
[PDF]
1483 ANALISIS HUKUM MENGENAI PENETAPAN DIVERSI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA
Lihat Abstrak

Abstract: The problems in this research are how to provide legal protection for children who commit narcotics crimes, how diversion is regulated for children who commit narcotics crimes according to the legal system in Indonesia and how to apply diversion to children who commit narcotics crimes (Determination Study Number 1/Pen.Div/2022 /PN.Srh). This method is carried out by reading several literatures, searching for data/cases directly at the Sei Rampah District Court, then looking at the reality or facts by linking the articles with the implementation of diversion and criminal sanctions for children who use narcotics in accordance with these provisions. The results of the research show that the legal regulation of diversion for children who have committed narcotics crimes in Indonesia is guided by Republic of Indonesia Law no. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System and Government Regulation no. 65 of 2015 Jo. PERMA No. 4 of 2014 concerning guidelines for the process of implementing diversion in the juvenile criminal justice system. The application of diversion to children convicted of narcotics crimes, case number 1/Pen.Div/2022/PN.Srh referring to Perma Diversion, causes legal uncertainty and uselessness, because the application of Perma Diversion actually causes doubts among law enforcers (especially investigators and public prosecutors). regarding the obligation to seek diversion for children who are in conflict with the law so that the principle of the best interests of the child is not achieved. Keyword: Diversion, Narcotics Crime, Children Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika, bagaimana pengaturan diversi terhadap anak pelaku tindak pidana narkotika menurut sistem hukum di Indonesia dan bagaimana penerapan diversi terhadap anak pelaku tindak pidana narkotika (Studi Penetapan Nomor1/Pen.Div/2022/PN.Srh). Metode ini dilakukan dengan membaca beberapa literatur melakukan pencarian data/kasus langsung ke Pengadilan Negeri Sei Rampah  selanjutnya melihat kenyataan atau fakta dengan mengaitkan pasal-pasal dengan pemberlakukan penerapan Diversi dan sanksi pidana anak yang narkotika sesuai dengan penetapan-penetapan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum diversi terhadap anak yang telah melakukan tindak pidana narkotika di Indonesia berpedoman pada UU RI No. 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Peraturan Pemerintah No. 65 Tahun 2015 Jo. PERMA No. 4 tahun 2014 tentang pedoman proses pelaksanaan diversi dalam sistem peradilan pidana anak. Penerapan diversi terhadap anak perlaku tindak pidana narkotika kasus penetapan Nomor1/Pen.Div/2022/PN.Srh mengacu kepada Perma Diversi menyebabkan ketidakpastian hukum dan ketidakmanfaatan, karena penerapan Perma Diversi justru menyebabkan keragu-raguan kepada penegak hukum (khususnya penyidik dan penuntut umum) mengenai kewajiban mengupayakan diversi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum sehingga justru prinsip kepentingan terbaik untuk anak tidak tercapai. Kata kunci: Diversi, Pidana Narkotika, Anak 

Fransisco Lumban; Ediwarman Ediwarman; Marlina Marlina; Wessy Trisna JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3054-3060
[PDF]
1484 IMPLEMENTASI ALGORITMA FORD-FULKERSON DALAM MEMAKSIMALKAN JARINGAN ALIRAN LISTRIK DI LUBUK PAKAM
Lihat Abstrak

Abstract: Electrical flow that is not maximum can cause damage to devices that use electrical energy or can even damage electronic goods and possibly cause a fire. Therefore, this problem can be solved by maximizing the electric flow by applying the ford- fulkerson algorithm. The problem in this study is how to apply the Ford- Fulkerson algorithm to obtain the maximum value for the flow of the electricity network in Lubuk Pakam. The purpose of this study is to obtain the maximum value for the flow of the electricity network in Lubuk Pakam using the Ford- Fulkerson algorithm. The data obtained is in the form of a map of the Lubuk Pakam electrical network and the capacity of each cable taken from PT. PLN (Persero) ULP Lubuk Pakam The results of applying the Ford- Fulkerson algorithm to electricity on Jl. Hasanuddin - Jl. Kartini Lubuk Pakam, Deli Serdang, North Sumatra can maximum a flow capacity of 600 Amperes, consisting of 12 iterations, 17 nodes. and 21 edges. Keyword: Ford- Fulkerson Algorithm, Maximum Flow, Electrical Network Abstrak: Aliran listrik yang tidak maksimum dapat menyebabkan kerusakan terhadap perangkat yang menggunakan energi listrik atau bahkan dapat merusak barang-barang eletronik dan kemungkinan bisa sampai terjadi kebakaran. Oleh sebab itu, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan memaksimalkan arus listrik tersebut dengan menerapkan algoritma ford-fulkerson. Algoritma ford-fulkerson merupakan algoritma pelabelan yang dapat menyelesaikan permasalahan aliran maksimum pada sebuah jaringan dengan memiliki satu simpul awal yang merupakan gardu induk dan simpul akhir (tujuan). Permasalahan dalam penelitian ini, bagaimana penerapan algoritma ford-fulkerson dalam memperoleh nilai maksimum pada aliran jaringan listrik di Lubuk Pakam. Tujuan penelitian ini, untuk memperoleh nilai maksimum pada aliran jaringan listrik di Lubuk Pakam dengan menggunakan algoritma ford-fulkerson. Data yang diperoleh berupa peta jaringan listrik Lubuk Pakam dan kapasitas dari masing-masing kabel yang diambil dari PT. PLN (Persero) ULP Lubuk Pakam. Hasil dari penerapan algoritma ford-fulkerson pada aliran listrik di Jl. Hasanuddin – Jl. Kartini Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara dapat memaksimalkan kapasitas arus sebesar 600 Ampere, yang terdiri dari 12 iterasi, 17 simpul, dan 21 sisi. Kata kunci: Algoritma Ford-Fulkerson, Aliran Maksimum, Jaringan Listrik 

Gishela Agra Moukia; Sajaratud Dur; Dedy Juliandri Panjaitan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3046-3053
[PDF]
1485 KEDUDUKAN PELAKSANAAN LELANG MELALUI PERANTARA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG
Lihat Abstrak

Abstract: The regulation of auction is based on Article I, Paragraphs (4), (5), an d (6) of Minister of Finance Regulation No. 27/PMK.06/2016 concerning Auction Implementation Guidelines, which classifies, and voluntary non-execution auction. The issue of execution based on grosse akta as stipulated in Article 224 HIR or Article 258 RBG has evolved along with the rapid development of credit institutions in Indonesia. The problem Formulation in this study includes how the legal regulation of public auction through the intermediary of the State Assets Management and Auction  Service Office is strutured. This reseacrh employs a normative juridical method with a descriptive-analytical approach, the analysis used in this study is qualitative analysis. Additinally, article 6 of Law No.4 of 1996 on Mortgage Right, in conjuntion with article 224 HIR/258 RBG, plays a crucial role in the execution auction. Keyword: Auction Execution, Security Rights, Creditor, Debtor Abstrak: Pengaturan terhadap lelang didasarkan  Pasal 1 ayat (4), (5), dan (6) Peraturan Menteri Keuangan No. 27/ PMK. 06/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang mengklasifikasi lelang menjadi 3 bagian, yaitu lelang eksekusi, lelang noneksekusi wajib dan lelang noneksekusi sukarela. Persoalan eksekusi atas grose akta yang diatur dalam Pasal 224 HIR atau Pasal 258 RBG semakin berkembang seiring dengan lajunya lembaga perkreditan di Indonesia. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pengaturan hukum terhadap lelang di muka umum melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif  dengan sifat deskriptif analisis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Kualitatif. Pasal 6 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan yang dikaitkan dengan Pasal 224 HIR/258 RBG dalam Pelaksanaan Eksekusi Jaminan oleh Kreditur Bank melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang. Kata kunci: Eksekuci Lelang, Jaminan, Kreditur, Debitur 

Khairunissa Isyarah Tanjung; Hasim Purba; Suprayitno Suprayitno; Jelly Leviza JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3038-3045
[PDF]
1486 ANALISIS PEMBERIAN MARGA PADA NAMA MELALUI PROSES MANGAIN KEPADA SUKU DI LUAR BATAK TOBA
Lihat Abstrak

Abstract: Inter-ethnic marriages have become increasingly common in the era of urbanization and migration. Batak Toba cultural figures and scholars have sought solutions by popularizing the Mangain process (adoption). Individuals who have undergone Mangain are entitled to bear the surname (marga) of the adoptive family accordance with Batak Toba customs. This study employs a normative juridical legal research approach, supported by empirical data, with a descriptive analytical research nature. The research methodology incorporates a statute approach and a case approach. The research findings indicate that the court rejected the name change request on the grounds that it did not meet the court rejected the name change request on the grounds that it did not meet the adoption requirements stipulated in Government Regulation No. 54 of 2007 on the Implementation of Adoption. Keyword: Surname Attribution, Mangain, Batak TobaAbstrak: Perkawinan antar suku sudah banyak terjadi di era urbanisasi dan perantauan yang luas. Para tokoh adat dan cendekiawan Batak Toba mencari solusi dengan memasyarakatkan proses Mangain (mengangkat anak). Orang yang telah di ain berhak menyandang marga dari pihak yang meng ain sesuai adat Batak Toba. Penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif yang didukung data empiris dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa permohonan penggantian nama ditolak oleh pengadilan karena tidak memenuhi syarat pengangkatan anak menurut PP No. 54 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak. Selain itu dianggap akan terjadi pengaburan identitas pemohon jika permohonan dikabulkan. Kata kunci: Pemberian Marga Pada Nama, Mangain, Batak Toba

Loren Rumia Hutauruk; Rosnidar Sembiring; Maria Maria JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3029-3037
[PDF]
1487 PERANCANGAN APLIKASI PENGAJUAN CUTI KARYAWAN KEMENTERIAN AGAMA KOTA TEBING TINGGI
Lihat Abstrak

Abstract: Leave is one of the entitlements provided by companies to employees. Matters related to leave and permissions are also regulated under Law No. 13 of 2003 concerning employment. Currently, the leave application process for employees at the Ministry of Religious Affairs in Tebing Tinggi is still conducted manually. Checking remaining leave balances, submitting leave requests, and approving leave are done in a hierarchical manner and still rely on paper-based leave archives. This leave management process has several weaknesses. Employees are unable to check their remaining leave balance, and another drawback is that the leave application process is inefficient and ineffective. The purpose of this study is to address the shortcomings of the current system while simplifying and accelerating the employee leave application process. In designing this leave application, the author uses modeling tools such as flow maps. The system approach method follows an object-oriented methodology, including Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Deployment Diagrams, along with database system design and user interface design. Keyword: Application; Employee Leave; Ministry of Religious Affairs; Web Abstrak: Cuti merupakan salah satu kewajiban perusahaan yang diberikan kepada karyawan. Hal mengenai perizinan dan cuti tersebut juga telah diatur dalam Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Proses aplikasi pengajuan cuti karyawan Kementerian Agama Tebing Tinggi saat ini masih dilakukan secara manual, pengecekan sisa cuti, pengajuan cuti dan persetujuan cuti dilakukan secara berjenjang dan masih mengandalkan arsip cuti berupa kertas. Proses pengelolaan cuti tersebut memiliki beberapa kelemahan. Pegawai tidak bisa mengetahui sisa hak cuti pribadi dan kelemahan yang lain adalah proses pengajuan cuti kurang efektif dan efisien. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memperbaiki kekurangan yang ada pada sistem yang berjalan saat ini serta mempermudah dan mempercepat proses pengajuan cuti karyawan. Pada perancangan aplikasi cuti ini penulis menggunakan alat pemodelan berupa flow map, metode pendekatan sistem menggunakan metode berorientasi objek yaitu Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram dan Deployment Diagram, rancangan sistem basis data dan rancangan antarmuka pengguna. Kata kunci: Aplikasi; Cuti Pegawai; Kementerian Agama; Web  

Nabilah Putri Permana; , Billy Hendrik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3008-3014
[PDF]
1488 SISTEM PENGUKURAN DAN OTOMATISASI DAYA LISTRIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY TSUKAMOTO
Lihat Abstrak

Abstract: The need for an accurate household electrical power measurement and control system is becoming increasingly urgent to prevent equipment damage due to power fluctuations and to optimize energy consumption. This study tested a system with 15, 20, 25, 30, and 40-watt lamp loads using the ZMPT101B sensor for voltage and ACS712 for current, which were integrated with an Arduino Uno. Fuzzy logic was applied to control the relay based on sensor measurements, taking into account parameters such as voltage, current, and power. This fuzzy logic allows the system to make power regulation decisions automatically and adaptively in response to changes in load conditions, thereby increasing system efficiency and reliability. The results show that the system successfully achieved design and automation goals. Measurements on a 15-watt load resulted in a voltage of 218 V, a current of 0.068 A, and a power of 15.33 watts; on a 20-watt load, the voltage was 221 V, the current was 0.091 A, and the power was 19.80 watts; on a 25-watt load, the voltage was 220 V, the current was 0.114 A, and the power was 24.95 watts; on a 30-watt load, the voltage was 219 V, the current was 0.136 A, and the power was 29.84 watts; and on a 40-watt load, the voltage was 219 V, the current was 0.182 A, and the power was 40.36 watts.   Keyword: Power Measurement System, Household Energy Control, ZMPT101B Sensor, ACS712 Sensor, Arduino Uno, Fuzzy Logic Abstrak: Kebutuhan sistem pengukuran dan kontrol daya listrik rumah tangga yang akurat semakin mendesak untuk menghindari kerusakan peralatan akibat fluktuasi daya dan mengoptimalkan konsumsi energi. Penelitian ini menguji sistem dengan beban lampu 15, 20, 25, 30, dan 40watt menggunakan sensor ZMPT101B untuk tegangan dan ACS712 untuk arus, yang diintegrasikan dengan Arduino Uno. Logika fuzzy diterapkan untuk mengontrol relay berdasarkan pengukuran sensor, dengan mempertimbangkan parameter tegangan, arus, dan daya. Logika fuzzy ini memungkinkan sistem untuk membuat keputusan pengaturan daya secara otomatis dan adaptif terhadap perubahan kondisi beban, sehingga meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Hasil menunjukkan bahwa sistem berhasil dalam perancangan dan otomatisasi. Pengukuran pada beban 15 watt menghasilkan tegangan 218 V, arus 0,068 A, dan daya 15,33 watt pada beban 20 watt, tegangan 221 V, arus 0.091 A, dan daya 19,80 watt pada beban 25 watt, tegangan 220 V, arus 0,114 A, dan daya 24,95 watt; pada beban 30 watt, tegangan 219 V, arus 0,136 A, dan daya 29,84 watt serta pada beban 40 watt, tegangan 219 V, arus 0,182 A, dan daya 40,36 watt.Kata kunci: Daya Listrik, Kontrol Energi Rumah Tangga, Sensor ZMPT101B, Sensor ACS712, Arduino Uno, Logika Fuzzy  

Rizki Abdul Hakim Siregar; Muhammad Ikhsan; Aidil Halim Lubis JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3001-3007
[PDF]
1489 PENGARUH ASPEK TEKNOLOGI DAN PELATIHAN TERHADAP PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK OLEH PROFESIONAL PEMBERI ASUHAN (PPA) DAN PENUNJANG MEDIS DI RS UMUM PATRIA IKKT
Lihat Abstrak

Abstract: Electronic Medical Records (EMR) is a computerized recording of patient illnesses and problems. This is stated in PMK No. 24 of 2022 which states that Medical Records need to be organized electronically. However, in its implementation, various problems were found  such as format incompatibility, network system disruptions, unavailability of features that meet user needs, and displays that are not easy to understand. As well as the unavailability of SOPs that serve as guidelines for users, and lack of training in the Use of EMR. This study aims to see the effect of Technology and Training Aspects on the Use of EMR at Patria IKKT General Hospital. The type of research used is quantitative research and uses a cross-sectional design. The population in this study were Professional Care Providers (PPA) and Medical Supporters in outpatient care and the sample in this study was 53 respondents with a total sampling technique. Data collection used a questionnaire with a Likert scale. The data analysis technique used multiple linear analysis tests. The results of the study explain that there is a significant influence on the System Quality variable on the Use of RME with a p-value of 0.002 <0.05, the Information Quality variable has a significant effect on the Use of RME with a p-value of 0.000 <0.05 and the Training variable has a significant effect on the Use of RME with a p-value of 0.018 <0.05. While the Service Quality variable does not have a significant effect on the Use of RME with a p-value of 0.132> 0.05. Keyword: Electronic Medical Records, HOT-Fit, System Quality, Information Quality, Service Quality, Training, System Users Abstrak: Rekam Medis Elektronik (RME) adalah pencatatan penyakit dan permasalahan pasien yang terkomputerisasi. Hal tersebut tertuang dalam PMK No 24 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa Rekam Medis perlu diselenggarakan secara elektronik. Namun dalam pelaksanaannya masih kurang optimal, terdapat berbagai permasalahan yang ditemukan seperti ketidaksesuaian format, gangguan sistem jaringan, ketidaksediaan fitur yang memadai kebutuhan pengguna, dan tampilan tidak mudah dipahami. Serta belum tersedianya SOP yang menjadi panduan bagi pengguna, dan kurangnya pelatihan Penggunaan RME. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh dari Aspek Teknologi dan Pelatihan Terhadap Penggunaan RME di RS Umum Patria IKKT. Jenis Penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Profesional Pemberi Asuhan (PPA) dan Penunjang Medis di rawat jalan dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji analisis linier berganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada variabel Kualitas Sistem terhadap Penggunaan RME dengan nilai p–value 0.002 < 0.05, Variabel Kualitas Informasi berpengaruh signifikan terhadap Penggunaan RME dengan nilai p–value 0.000 < 0.05 dan variabel Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Penggunaan RME dengan nilai p –value 0.018 < 0.05. Sedangkan pada variabel Kualitas Layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Penggunaan RME dengan nilai p–value  0.132 > 0.05.Kata kunci: Rekam Medis Elektronik, HOT-Fit, Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Pelatihan, Pengguna Sistem

Tazkyatun Nafs; Tria Saras Pertiwi; Mieke Nurmalasari JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2094-3000
[PDF]
1490 PERANCANGAN DESAIN USER INTERFACE REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN (UCD) DI LABORATORIUM RME UNIVERSITAS ESA UNGGUL
Lihat Abstrak

Abstract: The EMR system in the Esa Unggul University Laboratory supports Health Information Management students but has access limitations. Users can only access the patient registration feature, while other features require a license, which hampers the learning process. The EMR UI design is a fundamental step in system development. The UI design method used in this study is User-Centered Design (UCD), producing 10 key features including registration, initial nursing assessment, examination, laboratory, radiology, pharmacy, cashier, coding, and reporting. Design evaluation, using Heuristic Evaluation (HE), involved 4 evaluators. The severity score of 1.3, categorized as a "Cosmetic Problem," indicates minor design issues that do not significantly affect users and therefore do not require immediate correction if time is limited. Keyword: User Interface, User Centered Deisgn, Electronic Medical Record Abstrak: RME yang ada pada Laboratorium Universitas Esa Ungul untuk mendukung pembelajaran mahasiswa Manajemen Informasi Kesehatan. memiliki keterbatasan akses, yaitu user hanya dapat membuka fitur pendaftaran pasien saja sehingga dalam mengakses fitur-fitur lainnya perlu adanya lisensi sehingga kegitan pembelajaran menjadi tidak optimal. Perancangan UI RME merupakan hal yang paling dasar dalam pengembangan suatu sistem. Metode perancangan UI yang digunakan pada penelitian ini adalah User Centered Design (UCD) dan menghasilkan 10 fitur desain UI RME diantaranya pendaftaran, asesmen awal keperawatan, pemeriksaan, laboratorium, radiologi, farmasi, kasir, kodefikasi, dan pelaporan. Evaluasi desain dilakukan menggunakan Heuristic Evaluation (HE) menggunakan kuesioner penilaian 10 prinsip antarmuka yang diberikan kepada 4 evaluator. Hasil evaluasi diperoleh nilai severity adalah 1.3 dengan kategori “Cosmetic Problem” menunjukkan desain yang dibuat terdapat masalah pada desain sistem namun tidak terlalu mempengaruhi pengguna sehingga perbaikan tidak terlalu dibutuhkan jika waktu yang dimiliki terbatas.Kata Kunci: Antarmuka, User Centered Design, Rekam Medis Elektronik 

Tita Haerani; Anastasia Cyintia Dewi Kurniawati JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2087-2093
[PDF]
1491 PERTANGGUNGJAWABAN KARYAWAN KANTOR NOTARIS TERKAIT MENJAGA KERAHASIAAN AKTA YANG DIBUAT OLEH NOTARIS
Lihat Abstrak

Abstract: Notaries in carrying out their duties require the assistance of others, so notaries can employ people as employees in their offices with certain specifications to help fulfill their duties. The results of the research and discussion show that the legal obligation for Notary employees regarding the confidentiality of Notary deeds is not specifically regulated in the UUJN so that ethically and morally Notary employees are also obliged to keep the contents of the Notary deed confidential. The legal responsibility of Notary office employees is related to maintaining the confidentiality of Notary deeds made before a Notary, so if the Notary employee does not maintain the confidentiality of the deed, he is legally responsible and can be categorized as an unlawful act. The Notary's responsibility towards Notary employees in order to maintain the confidentiality of deeds made before a Notary in carrying out his position is that the Notary can be held civilly liable for misuse of the confidentiality of the minutes of the deed by his employees, even though in this case the notary did not make a direct mistake. Keyword: Accountability, Employees, Notary DeedsAbstrak: Notaris dalam menjalankan tugasnya memerlukan bantuan orang lain, maka notaris dapat mempekerjakan orang sebagai karyawan di kantornya dengan spesifikasi tertentu untuk membantu memenuhi tugasnya. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kewajiban hukum bagi karyawan Notaris terhadap kerahasiaan akta Notaris adalah tidak diatur secara khusus dalam UUJN sehingga secara etika dan moral karyawan Notaris juga berkewajiban merahasiakan isi akta Notaris tersebut. Tanggungjawab hukum karyawan kantor Notaris terkait menjaga kerahasiaan akta Notaris yang dibuat dihadapan Notaris, maka apabila pegawai notaris  tidak menjaga kerahasiaan akta bertanggung jawab secara hukum dan dapat  dikateogrikan sebagai perbuatan melawan hokum. Pertanggungjawaban Notaris terhadap karyawan Notaris dalam rangka menjaga kerahasiaan akta yang dibuat dihadapan Notaris dalam menjalankan jabatannya adalah Notaris dapat dipertanggungjawabkan secara perdata akibat penyalahgunaan kerahasiaan minuta akta oleh pekerjanya, meskipun dalam hal ini notaris tidak melakukan kesalahan secara langsung. Kata kunci: Pertanggungjawaban, Karyawan, Akta  Notaris   

Tria Asmita Despiona Sinaga; Hasim Purba; Rudy Haposan Siahaan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2080-2086
[PDF]
1492 KEWENANGAN LEMBAGA DAN PROSES PENYELESAIAN SENGKETA PENETAPAN KEHALALAN PRODUK BAGI KONSUMEN DAN PELAKU USAHA DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: Instant food products, fast food, restaurants to market snacks are things that are prone to contamination by types of food that are not halal, both in terms of ingredients and processes. The issue of the halal labeling process has changed since the beginning of the implementation of halal labeling until the emergence of several regulations, namely Law No. 33 of 2014 and updated by Law No. 6 of 2023. This study uses a normative legal research method (juridical normative) To obtain valid and accountable research results, it is necessary to use data collection techniques and tools, namely, Library research and Field research in the form of interviews. The tools used in this research method include document studies and interview guidelines. From the results found that Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection cannot be used as a reference in terms of consumer protection issues in the field of halal labeling, this issue should be the domain of Law No. 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantees so that a revision needs to be made to the law, namely by adding legal protection, as well as legal efforts that can be taken by business actors and consumers who feel disadvantaged by the halal labeling process. Keyword: Legal Certainty, Legal Protection, Halal Labeling Process, BPJPH, MUI Abstrak: Produk–produk makanan instan, makanan cepat saji, restoran sampai jajanan pasar merupakan hal yang rawan dicemari oleh jenis makanan yang tidak halal baik dari segi bahan, maupun prosesnya. Persoalan mengenai proses labelisasi halal mengalami perubahan sejak awal mula diberlakukannya labelisasi halal sampai dengan munculnya beberapa aturan yakni Undang–Undang No 33 Tahun 2014 dan diperbeharui dengan Undang–Undang No 6 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (yuridis normatif) Untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid dan akuntabel maka perlu digunakan teknik dan alat pengumpulan data yaitu, Penelitian kepustakaan (library research) dan Studi lapangan (field research) berupa wawancara. Alat yang digunakan dalam metode penelitian ini mencakup studi dokumen dan pedoman wawancara. Dari hasil yang ditemukan bahwa Undang–Undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen belum bisa menjadi acuan dalam hal persoalan perlindungan konsumen dibidang labelisasi halal, persoalan ini harusnya menjadi ranah dari UU No 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal sehingga perlu dilakukan revisi dalam UU tersebut yaitu ditambahkan tentang perlindungan hukum, serta upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha dan konsumen yang merasa dirugikan oleh proses labelisasi halal. Kata kunci: Kepastian Hukum, Perlindungan Hukum, Proses Labelisasi Halal, BPJPH,                    MUI

Muhammad Abdul Ali Lubis; Ningrum Natasya Sirait; Mahmul Siregar JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2073-2079
[PDF]
1493 IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PENJURUSAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI DAN WEIGHTED PRODUCT (WP) DI SMAN 1 BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS
Lihat Abstrak

Abstract: Modern education integrates technology to enhance learning methods and 21st century skills. In this context, the application of decision support systems (DSS) such as Fuzzy Mamdani and Weighted Product (WP) is important to increase efficiency and objectivity in student majors. This research focuses on the implementation of SPK at SMAN 1 Barumun, Padang Lawas Regency, with the aim of overcoming challenges in assessing complex criteria and uncertainty in decision making. The Fuzzy Mamdani method was chosen because of its ability to handle uncertain data and ambiguity, while WP was used to combine criteria weights in the evaluation. The web-based system being developed is expected to increase the accuracy and efficiency of student majors. Comparison with previous research that only used WP shows that this approach offers a more comprehensive solution by integrating both SPK methods. This research aims to provide more accurate recommendations and support the optimal development of student potential, as well as improve the majoring process with a more sophisticated and efficient system. Keyword: Decision Support Systems, Departments, Students, Fuzzy Mamdani, Weighted Product Abstrak: Pendidikan modern mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan metode pembelajaran dan keterampilan abad ke-21. Dalam konteks ini, penerapan sistem pendukung keputusan (SPK) seperti Fuzzy Mamdani dan Weighted Product (WP) menjadi penting untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas dalam penjurusan siswa. Penelitian ini fokus pada implementasi SPK di SMAN 1 Barumun Kabupaten Padang Lawas, dengan tujuan mengatasi tantangan dalam penilaian kriteria kompleks dan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Metode Fuzzy Mamdani dipilih karena kemampuannya dalam menangani data yang tidak pasti dan ambiguitas, sementara WP digunakan untuk menggabungkan bobot kriteria dalam evaluasi. Sistem berbasis web yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi penjurusan siswa. Perbandingan dengan penelitian sebelumnya yang hanya menggunakan WP menunjukkan bahwa pendekatan ini menawarkan solusi yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan kedua metode SPK. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan mendukung perkembangan potensi siswa secara optimal, serta meningkatkan proses penjurusan dengan sistem yang lebih canggih dan efisien. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Jurusan, Siswa, Fuzzy Mamdani,                    Weighted Product  

Ahdi Alfein Harahap; Yusuf Ramadhan Nasution; Raissa Amanda Putri JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2065-2072
[PDF]
1494 PEMANFAATAN BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK VISUALISASI DATA DAN PEMETAAN KASUS DATA KELUARGA BERISIKO STUNTING DENGAN MENGGUNAKAN TABLEAU
Lihat Abstrak

Abstract: The utilization of Business Intelligence (BI) with Tableau effectively aids in mapping and analyzing cases of families at risk of stunting. Stunting, a condition caused by chronic malnutrition, remains a major health issue in Indonesia, particularly in Langkat Regency, North Sumatra. A quantitative research methodology was applied using the BI framework, encompassing data collection, ETL (Extract, Transform, Load) processes, and interactive visualization through Tableau dashboards. Data from 2022 to 2024, including family risk categories and regional coordinates, were transformed into comprehensive visual representations. The visualization results demonstrate the effectiveness of Tableau in simplifying complex datasets and supporting more targeted interventions. Emphasis is placed on the importance of continuous monitoring and data updates to ensure accurate and timely responses to stunting cases. Keyword: Families At Risk Of Stunting; Business Intelligence; Data Visualization; TableauAbstrak: Pemanfaatan Business Intelligence (BI) dengan Tableau mampu membantu memetakan dan menganalisis kasus keluarga berisiko stunting. Stunting, sebagai kondisi kekurangan gizi kronis, menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Metodologi penelitian kuantitatif digunakan dengan kerangka kerja BI yang mencakup pengumpulan data, proses ETL (Extract, Transform, Load), serta visualisasi interaktif melalui dashboard Tableau. Data tahun 2022 hingga 2024, meliputi kategori risiko keluarga dan koordinat wilayah, diolah menjadi representasi visual yang komprehensif. Hasil visualisasi memperlihatkan efektivitas Tableau dalam menyederhanakan data kompleks dan mendukung tindakan yang lebih tepat sasaran. Pentingnya pemantauan berkelanjutan dan pembaruan data ditekankan agar respons terhadap kasus stunting dapat dilakukan secara akurat dan tepat waktu.Kata kunci: Keluarga Berisiko Stunting; Business Intelligence; Visualisasi Data; Tableau 

Alviona Marsya; Darmeli Nasution; Rian Farta Wijaya JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2058-2064
[PDF]
1495 DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMP: STUDI PERBANDINGAN TAHUN 2016 DAN 2024
Lihat Abstrak

Abstract: Information technology (IT) has experienced rapid development in recent years, significantly impacting various aspects of life, including education and students' emotional development. This study aims to compare the impact of information technology on the emotional intelligence of Junior High School (SMP) students in 2016 and 2024. This research employs a quantitative method with a survey approach involving 400 junior high school students from the two periods. The findings indicate significant differences in self-awareness, emotion management, empathy, and social skills between the two periods. Although IT has provided benefits in enhancing access to information and communication skills, negative impacts such as reduced direct social interaction and increased digital stress were also identified. This study highlights the importance of adaptive educational strategies to optimize the role of IT in students' emotional intelligence development. Keyword: Information Technology; Emotional Intelligence; Junior High School Students; Comparison of 2016 and 2024 Abstrak: Teknologi informasi (TI) telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan perkembangan emosional siswa. Studi ini bertujuan untuk membandingkan dampak teknologi informasi terhadap kecerdasan emosional siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2016 dan 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 400 siswa SMP dari dua periode waktu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam aspek kesadaran diri, manajemen emosi, empati, dan keterampilan sosial siswa antara kedua periode tersebut. Meskipun TI memberikan manfaat dalam meningkatkan akses informasi dan keterampilan komunikasi, dampak negatif seperti penurunan interaksi sosial langsung dan peningkatan stres digital juga teridentifikasi. Studi ini menyoroti pentingnya strategi pendidikan yang adaptif untuk mengoptimalkan peran TI dalam perkembangan kecerdasan emosional siswa. Kata kunci: Teknologi Informasi; Kecerdasan Emosional; Siswa SMP; Perbandingan 2016 dan 2024

Fadhila Putri Sani; Billy Hendrik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2050-2057
[PDF]
1496 PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK SEGMENTASI BERDASARKAN KESIAPAN SELEKSI: SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW
Lihat Abstrak

Abstract: The application of the K-means clustering algorithm as an innovative method for readiness segmentation, enabling the grouping of individuals based on their preparedness in the selection process. With the background issue of the lack of systematic methods to identify individual readiness, this study aims to develop an effective segmentation model using K-Means. The research method involves collecting relevant data and applying the K-Means algorithm to identify optimal clusters. The results show that the K-Means algorithm successfully grouped individuals into clusters according to their selection readiness, providing strategic insights for decision-makers in conducting a more accurate and efficient selection process. This study makes a significant contribution to the development of more targeted and effective selection strategies. Keyword: Selection Strategy; Readiness-Based Grouping; Data Clustering. Abstrak: Penerapan algoritma K-means clustering sebagai metode inovatif untuk segmentasi kesiapan seleksi, yang memungkinkan pengelompokan individu berdasarkan kesiapan mereka dalam proses seleksi. Dengan latar belakang permasalahan kurangnya metode sistematis untuk mengidentifikasi kesiapan individu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model segmentasi yang efektif menggunakan K-Means. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data relevan dan penerapan algoritma K-Means untuk mengidentifikasi cluster yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means berhasil mengelompokkan individu ke dalam cluster yang sesuai dengan kesiapan seleksi mereka, memberikan wawasan strategis bagi pengambil keputusan dalam proses seleksi yang lebih akurat dan efisien. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi seleksi yang lebih tepat sasaran dan efektif. Kata kunci: Strategi Seleksi; Pengelompokan Berdasarkan Kesiapan; Klasterisasi Data. 

Imam Fakhri Muhammad; Billy Hendrik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2042-2049
[PDF]
1497 IMPLEMENTASI REINFORCEMENT LEARNING UNTUK SUMMARIZATION PADA ARTIKEL BERITA DI INDONESIAMENGGUNAKAN MODEL TRANSFORMER
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to develop a Transformer-based text summarization model for Indonesian news articles and implement Reinforcement Learning to enhance summary quality. The research methodology involved using the Liputan6 dataset (Canonical subset), applying a T5-base model pre-trained with Supervised Fine-Tuning (SFT) on the same dataset, and subsequently optimizing it using the Reinforcement Learning algorithm Proximal Policy Optimization (PPO). Model performance was evaluated using the ROUGE-L metric. The results showed that the implementation of RL successfully increased the ROUGE-L F-measure score, from 0.314801 for the SFT-only model to 0.345324 for the SFT model with RL. This increase indicates an improvement in the longest common subsequence (LCS) similarity between the model-generated summaries and the reference summaries after optimization with RL. However, qualitative analysis of the generated summaries found that the RL model's summaries tended to be very short (often just one sentence) and omitted some important information present in the original articles. This suggests a limitation of the ROUGE-L metric, which focuses on lexical overlap, in fully capturing the semantic quality and completeness of the summary. Keyword: Reinforcement Learning; Transformer; Abstractive Summarization; Indonesian News Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peringkasan teks berbasis Transformer untuk artikel berita berbahasa Indonesia dan mengimplementasikan Reinforcement Learning guna meningkatkan kualitas ringkasan. Metodologi penelitian melibatkan penggunaan dataset Liputan6 (subset Canonical), penerapan model T5-base yang telah dilakukan Supervised Fine-Tuning (SFT) pada dataset yang sama, kemudian dioptimalkan menggunakan algoritma Reinforcement Learning, Proximal Policy Optimization (PPO). Evaluasi performa model dilakukan menggunakan metrik ROUGE-L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RL berhasil meningkatkan skor ROUGE-L F-measure, dari 0.314801 pada model SFT saja menjadi 0.345324 pada model SFT dengan RL. Peningkatan ini mengindikasikan adanya perbaikan dalam kesamaan urutan kata terpanjang (LCS) antara ringkasan hasil model dan ringkasan referensi setelah dioptimalkan dengan RL. Namun, analisis kualitatif terhadap ringkasan yang dihasilkan menemukan bahwa ringkasan hasil model RL cenderung sangat pendek (sering kali hanya satu kalimat) dan mengabaikan beberapa informasi penting yang ada di artikel asli. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan metrik ROUGE-L yang berfokus pada kesamaan leksikal dalam menangkap kualitas semantik dan kelengkapan ringkasan secara keseluruhan. Kata kunci: Reinforcement Learning; Transformer; Peringkasan Abstraktif; Berita                    Bahasa Indonesia

Muhammad Alif Nasrulloh (Universitas Muhammadiyah Malang); Christian Sri Kusuma Aditya (Universitas Muhammadiyah Malang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 4553-4560
[PDF]
1498 IMPLEMENTASI ALGORITMA HILL CIPHER DAN DISCRETE COSINE TRANSFORM DALAM KEAMANAN PESAN E-MAIL
Lihat Abstrak

Abstract: Regarding the security of email messages is very important in the digital era. So much data is sent via email every day. To improve the security of email messages, effective solutions can be applied to the Hill Cipher and Discrete Cosine Transform (DCT) algorithms. Hill Cipher is a classic encryption method that uses matrices to transform text. The combination of matrix operations can be decrypted without knowing the correct encryption key. Discrete cyclosine transform is a transformation method used in compressive images. In this study, we propose a combination of Hill cipher and DCT to protect email messages. Email messages are encrypted using the Hill Cipher algorithm, and the result is converted to the frequency domain using DCT. The step of improving upload security combines two mathematically different encryption methods. In addition, changing the frequency domain of the message reduces the success of attacks on the ciphertext. The researchers evaluated the performance of this combination of algorithms in terms of email message security, efficiency, encryption, decryption, and its impact on communication overhead. The Hill Cipher algorithm on messages in the form of voucher codes, speed and efficiency in cryptographic categorization are relatively fast, and for the insertion process with DCT, the MSE value is 130169.10 and the PSNR is -3.014 on an 8x8 image and 130169.10. 15920 x MPS. The combination of Hill Cipher and DCT is expected to improve the security of email messages without having a significant impact on system performance. Keyword: E-mail; Hill Cipher; Algoritma; DCT; Data Security Abstrak: Mengenai keamanan pesan email sangat penting di era digitalisasi. Begitu banyak data yang dikirim melalui email setiap hari. Untuk meningkatkan keamanan pesan email, solusi efektif dapat diterapkan pada algoritma Hill Cipher dan Discrete Cosine Transform (DCT). Hill Cipher adalah metode enkripsi klasik yang menggunakan matriks untuk mengubah teks. Kombinasi operasi matriks dapat didekripsi tanpa mengetahui kunci enkripsi yang benar. Transformasi siklosin diskrit adalah metode transformasi yang digunakan dalam gambar kompresif. Dalam studi ini, kami mengusulkan kombinasi kata sandi Hill dan DCT untuk melindungi pesan email. Pesan email dienkripsi menggunakan algoritma Hill Cipher, dan hasilnya diubah ke domain frekuensi menggunakan DCT. Langkah meningkatkan keamanan pengunggahan menggabungkan dua metode enkripsi yang secara matematis berbeda. Selain itu, mengubah domain frekuensi pesan mengurangi keberhasilan serangan terhadap ciphertext. Para peneliti mengevaluasi kinerja kombinasi algoritma ini dalam hal keamanan pesan email, efisiensi, enkripsi, dekripsi, dan dampaknya terhadap overhead komunikasi. Algoritma Hill Cipher pada pesan berupa kode voucher kecepatan dan efisiensi dalam kategorisasi kriptografi tergolong cepat, dan untuk proses penyisipan dengan DCT diperoleh nilai MSE sebesar 130169.10 dan PSNR sebesar -3.014 pada citra berukuran 8x8 dan 130169.10. 15920 x MPS. Kombinasi Hill Cipher dan DCT diharapkan dapat meningkatkan keamanan pesan email tanpa berdampak signifikan pada kinerja sistem. Kata kunci: E-mail; Hill Cipher; Algoritma; DCT; Keamanan Data 

Sri Wulan; Abdul Halim Hasugian; Suhardi Suhardi JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2036-2041
[PDF]
1499 WANPRESTASI PIHAK PENGEMBANG DALAM JUAL BELI TANAH DENGAN PEMBAYARAN TUNAI BERTAHAP BERDASARKAN BUKTI KWITANSI
Lihat Abstrak

Abstract: Transaction between housing developers and buyers are sometimes carried out through installment payments based on a mutually agreed schedule and amount, with only a receipt as proof of payment. In practice, this installment-based sale and purchase model often leads to various legal issues and disputes, particulary due to breaches of contract (wanprestasi), which may cause lasses to either the seller or the buyer. A notable example of such a breach is reflected in Decision No. 160/Pdt.G/2021/PN Mdn, Where the housing developer failed to deliver the certificate of ownership and to execute a deed of sale and purchase for the buyer who had completed full payment. The thesis employs as seen in Decision No. 160/Pdt.G/2021/PN Mdn. Systematic analysis of legal issues in land lot transaction conducted marely with payment receipts and the resulting breach of contract in the aforementioned court decision. The research is descriptive in nature and utilizes a statutory approach and case study approach by examining legal norms in legislation and judicial decisions. Keywords: Breach of Contract, Developer, Payment Receipt Abstrak: Transaksi jual beli yang dilakukan antara developer perumahan dengan pembeli, adakalanya dilakukan dengan cara pembayaran bertahap sesuai dengan jadwal dan jumlah cicilan yang disepakati bersama para pihak, hanya berdasarkan kwitansi pembayaran. Secara praktiknya transaksi jual beli dengan pembayaran secara bertahap ini menyebabkan banyak permasalahan dan mengakibatkan timbulnya sengketa-sengketa baik akibat kerugian yang ditimbulkan oleh pihak penjual maupun pihak pembeli, salah satunya penyebabnya adalah wanprestasi. Kasus wanprestasi dalam jual beli secara bertahap pada putusan Nomor 160/Pdt.G/2021/PN Mdn terjadi karena pihak developer perumahan tidak menyerahkan sertipikat hak milik dan membuatkan Akta Jual Beli kepada pembeli yang telah melunasi pembayaran. Jenis penelitian tesis ini adalah yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif ini dipilih karena penelitian ini mengkaji secara sistematis permasalahan jual beli kaveling tanah yang hanya dilakukan menggunakan kwitansi pembayaran dan terjadinya wanprestasi dalam Putusan Nomor 160/Pdt.G/2021/PN Mdn. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pendekatan penelitian dilakukan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yaitu dengan meneliti norma hukum dalam bentuk peraturan perundang-undangan dan putusan hakim. Kata kunci: Wanprestasi, Pengembang, Kwitansi Pembayaran 

Widya Sari; Hasim Purba; Dedi Harianto JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2029-2035
[PDF]
1500 THE DEVELOPMENT OF ETHNO-STEM INTEGRATED E-LKPD ON REACTION RATE MATERIALS
Lihat Abstrak

Abstract: This development research was conducted because the advancement of education in the 21st century is geared towards improving human potential. The shift of global society towards digitalization forces schools to adapt their teaching methods to new technological advances. This study aims to determine the analysis of students' needs, the level of feasibility, teacher practicality, and students' readability response to the Ethno-STEM integrated LKPD on reaction rate material. The method used is research and development (Research and Development) with the 4-D model, but limited to 3-D (Define, Design, and Develop). The research subjects were 3 material and media validators, 5 chemistry teachers and 90 students of SMA Negeri 1 Kisaran. The data collection techniques used were interviews and questionnaires. The data were analyzed using kappa moment. Based on the results of the study, students need Ethno-STEM integrated E-LKPD on reaction rate material, the material feasibility level is 0.84 (very feasible), the media feasibility level is 0.85 (very feasible), the practicality level is 0.95 (very practical), and the results of students' readability response are 0.90 (very good). Keyword: E-LKPD; Ethno-STEM; Reaction Rate. Abstrak: Penelitian pengembangan ini dilakukan karena kemajuan pendidikan di abad ke-21 diarahkan untuk meningkatkan potensi manusia. Pergeseran masyarakat global ke arah digitalisasi memaksa sekolah untuk menyesuaikan metode pengajaran mereka dengan kemajuan teknologi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan peserta didik, tingkat kelayakan, kepraktisan guru, dan respon keterbacaan peserta didik terhadap LKPD terintegrasi Ethno-STEM pada materi laju reaksi. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D, namun dibatasi hingga 3-D (Define, Design, dan Develop). Subjek penelitian adalah 3 orang validator materi dan media, 5 orang guru kimia dan 90 orang peserta didik SMA Negeri 1 Kisaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan momen kappa. Berdasarkan hasil penelitian, peserta didik membutuhkan E-LKPD terintegrasi Ethno-STEM pada materi laju reaksi, tingkat kelayakan materi sebesar 0,84 (sangat layak), tingkat kelayakan media sebesar 0,85 (sangat layak), tingkat kepraktisan sebesar 0,95 (sangat praktis), dan hasil respon keterbacaan peserta didik sebesar 0,90 (sangat baik). Kata kunci: E-LKPD; Etno-STEM; Laju Reaksi. 

Yuna Elfany; Ajat Sudrajat JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2021-2028
[PDF]