| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2281 |
PEMERTAHANAN IDENTITAS BUDAYA KARO DALAM PAGELARAN SINABUNG ART FESTIVAL (SAF) DI DESA KUTA GUGUNG KABANJAHE TANAH KARO
Lihat AbstrakAbstract: Festivals have a strong function in building communication and introducing culture. The purpose of this community service is to describe the role of the Sinabung Art Festival (SAF) in building a karo cultural identity, especially for people from different cultural backgrounds. In this community service, the form of activity is carried out using observation and questionnaires. From the results of the data obtained, there were 8 (eight) tribes who attended the Sibanung Art Festival (SAF) activities. From visitor data, it was obtained that 38% were Batak Toba, 24% were Karo, 18% were Javanese, 7% were Nias and Chinese, and 2% were Pakpak, Madura and Mandailing tribes. From this activity it can be seen that not only the sons and daughters of the Karo area are interested in this festival but there are also several tribes involved in it. Keywords: culture; sinabung festival; the karo tribe Abstrak: Festival mempunyai fungsi yang kuat dalam membangun komunikasi dan memperkenalkan budaya. Adapun tujuan pengabdian ini adalah mendeskripsikan peranan Sinabung Art Festival (SAF) dalam membangun identitas budaya karo, terutama bagi masyarakat dari latar belakang budaya yang berbeda. Pada pengabdian masyarakat ini, bentuk kegiatan yang dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara dan angket. Dari hasil data yang deperoleh terdapat 8 (delapan) suku yang menghadiri kegiatan Sibanung Art Festival (SAF) dari data pengunjung yang diperoleh bahwa 38% suku Batak Toba, 24% Suku Karo, 18% suku Jawa, 7% suku Nias dan Cina, dan 2% suku Pakpak, madura, dan suku mandailing. Dari kegiatan ini terlihat tidak hanya putra putri derah karo yang meminati festival ini tetapi ada beberapa suku juga yang terlibat didalamnya. Kata kunci: budaya; sinabung festival; suku karo |
Anton Sitepu (Universitas Katolik Santo Thomas); Karisma Erikson Tarigan (Universitas Katolik Santo Thomas) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 45 - 50 [PDF] |
| 2282 |
CYBERBULLYING PREVENTION AND INTERVENTION IN SMK KARYA UTAMA
Lihat AbstrakAbstract:Technological developments have increased youth's use of social media, and online communication platforms have brought young people into contact with another type of bullying, cyberbullying. Platforms that are often used for cyberbullying cases include WhatsApp, Instagram, and Facebook. Preventing cyberbullying among high school students requires a comprehensive approach that involves students, parents, educators, and the community because the impact of cyberbullying can lead to self-harm, those around them and suicide. Lectures and discussion are used as the method of choice for cyberbullying prevention and intervention. The purpose of this community service activity is to increase student knowledge about cyberbullying, improve attitudes, and reduce student cyberbullying behavior at Karya Utama Pahang Tanjung Balai Vocational School. Keywords: cyberbullying; intervention; prevention Abstrak:Perkembangan teknologi telah meningkatkan penggunaan media sosial oleh kaum muda, dan platform komunikasi online telah membawa kaum muda untuk berhubungan dengan jenis intimidasi lain, cyberbullying. Platform yang sering digunakan untuk kasus cyberbullying antara lain WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Mencegah cyberbullying di kalangan siswa sekolah menengah memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan siswa, orang tua, pendidik, dan masyarakat karena dampak dari cyberbullying ini dapat berujung kepada menyakiti diri sendiri, orang sekitar maupun bunuh diri. Ceramah dan diskusi digunakan sebagai metode terpilih untuk pencegahan dan intervensi cyberbullying. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang cyberbullying, memperbaiki sikap, dan mengurangi perilaku cyberbullying siswa di SMK Karya Utama Pahang Tanjung Balai. Kata kunci: intervensi; pencegahan; perundungan siber |
Chitra Latifani (Sekolah Tinggi Manajemen informatika dan komputer Royal); Suci Andriyani (Sekolah Tinggi Manajemen informatika dan komputer Royal); Zulfan Efendi (Sekolah Tinggi Manajemen informatika dan komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 57 - 60 [PDF] |
| 2283 |
PELATIHAN PEMBUATAN SURAT UNDANGAN RESMI BERBAGAI KEPERLUAN DI KANTOR LURAH DESA PADANG GENTING DI KECAMATAN TALAWI KABUPATEN BATU BARA
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of training on writing the official letter on the Padang Genting village office equipment is to improve the understanding of village apparatus about writing good and correct official letter. Letters are one of the written communication media used in interacting. The number of village staff / staff attending this letter writing training is 18 people. Based on the above table, the spelling value of the participants is very good, meaning that there is an improvement in understanding the Indonesian Spelling. On this day also, the participants of the activity and the implementing team held a reflection and evaluation of the material that has been delivered. Thus, the participants of the activity can prepare the letter of service well and correctly in accordance with the General Spellings Guidelines of Indonesia. Keywords: training; official letter; village apparatus Abstrak: Pelatihan penulisan surat dinas bagi pegawai kantor kelurahan Padang Genting bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip penyusunan surat dinas yang efektif dan akurat. Surat merupakan salah satu media komunikasi tertulis yang digunakan dalam berinteraksi.. Sebanyak 18 perangkat/staf desa mengikuti pelatihan penulisan undangan resmi. Berdasarkan data yang disajikan pada tabel di atas, skor ejaan para peserta sangat tinggi, menunjukkan peningkatan yang nyata dalam kemampuan mereka untuk mematuhi aturan ejaan bahasa Indonesia. Menjelang akhir acara, baik peserta kegiatan maupun tim pelaksana mengadakan sesi refleksi dan evaluasi berdasarkan materi yang telah disampaikan. Hasilnya, para peserta kini dapat menyusun surat dinas sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kata Kunci: pelatihan; surat undangan resmi; aparatur desa |
Sri Rezki Maulina Azmi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Muthia Dewi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Cecep Maulana (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 36 - 39 [PDF] |
| 2284 |
Akuntabilitas Pemimpin Pendidikan Berbasis Agama, Filsafat, Psikologi Dan Sosiologi
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to describe and analyze the accountability of educational leaders based on religion, philosophy, psychology and sociology. 1). Based on the religion of Allah SWT as a result of an education that is fair, kind, satisfying, not deceptive, not against rules and not self-contradictory. 2). What is philosophically grounded is a moral responsibility to the rules of logical reasoning that arise from educational acts that must be carried out with substantive, sustained, practical, progressive and reconstructive diligence. . 3). Psychology is based on the emotional responsibility of feeling human about something, the correct character, behavior, and educational actions that should be taken in situations. Four). Sociology is grounded in social responsibility to social status through education and must be practiced in ways that meet the functional needs of society and the stratification of political, economic and social status.Keywords: educational accountability, religion-based accountability, philosophy-based accountability, psychology-based accountability, sociology-based accountability, leaders.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas pemimpin pendidikan berbasis agama, filsafat, psikologi dan sosiologi. 1). berbasis berdasarkan agama kepada Allah SWT sebagai akibat dari suatu tindakan pendidikan yang harus adil, baik hati, memuaskan, tidak menipu, tidak melanggar aturan dan tidak bertentangan dengan dirinya sendiri. 2). berbasis filsafat adalah tanggung jawab mental untuk aturan berpikir logis akibat dari suatu tindakan pendidikan yang harus dilakukan dengan hati-hati substansial, abadi, pragmatis dan progresif dan rekonstruktif. 3). berbasis psikologi adalah tanggung jawab emosional untuk merasakan manusia tentang sesuatu tindakan pendidikan yang harus dilakukan dengan hati-hati karakter, perilaku, dan situasi yang tepat di sekitarnya. 4). berbasis sosiologi adalah tanggung jawab sosial atas kedudukan sosial melalui pendidikan, harus dilakukan dengan cara yang memenuhi kebutuhan fungsional masyarakat, stratifikasi status politik, ekonomi dan sosial.Kata kunci: akuntabiltas pendidikan, akuntanbilitas berbasis agama, akuntabilitas berbasis filsafat, akuntabilitas berbasis psikologi, akuntabilitas berbasis sosiologi, pemimpin. |
Achmad Saefulrijal; Faiz Fatkhullah; Indri Lastriyani; Ida Farida Fitriyani |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 10 No 1 (2023) |
Hal: 44 - 52 [PDF] |
| 2285 |
Shifting Of Students' Learning Habits During The Pandemic: The Result From Students And Teachers Perspective
Lihat AbstrakAbstract: The Covid-19 pandemic has altered practically every aspect of the educational system. The habit, and perhaps the culture, of learning had shifted. This study examines how students' and teachers' habits change during a pandemic. This study aims to determine the impacts of the pandemic on students' studying habits and how well they did in the English course from the perspective of both students and teachers. The research methodology for this study is qualitative descriptive. Surveys and interviews are used to collect data on the impact of students' changing learning patterns during the epidemic on their performance in English class. The data show that kids' learning habits regarding regularity, discipline, and attentiveness are changing.Keywords: learning habits; pandemic; learning outcomes; shifting. |
Fadhillah Wiandari; Fadhillah Wiandari (IAIN Langsa); Cut Intan Meutia |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 10 No 1 (2023) |
Hal: 35 - 43 [PDF] |
| 2286 |
PELATIHAN KEPROTOKOLERAN DALAM MENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL-KAMAL ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: Protocol training is carried out to improve the speaking skills of MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan students who are able to display good public speaking, are able to convey messages in accordance with the objectives of an event and can increase self-quality. This activity summarized a number of priority issues regarding the mastery of public speaking 1) there were still a number of errors in the application of communication ethics, 2) the need to master speech techniques using appropriate methods, 3) the need to master the technique of presenting events in accordance with protocol rules, and 4) the need to be able to apply language rules effectively in the context of public speaking. The solution offered by the team to solve these priority problems is by organizing training with a chronological strategy and a communicative approach that focuses on giving students opportunities to practice practically. Meanwhile, to optimize the achievement of objectives, training is carried out using three methods, namely cased based learning, demonstrations, and assignments (direct practice). The result of implementing this service program is that participants can master public speaking skills, both in the context of speeches and in hosting events. In addition, participants can also perform by paying attention to various aspects of public speaking, such as grammar, speech norms, and protocols that apply in public speaking. Keywords: protocol; speaking skills. Abstrak: Pelatihan keprotokoleran dilaksanakan untuk meningkatan keterampilan berbicara siswa MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan yang mampu menampilkan public speaking yang baik, mampu menyampaikan pesan sesuai dengan tujuan dari suatu acara dan dapat menambah kualitas diri. Kegiatan ini dirangkum sejumlah permasalahan prioritas berkenaan dengan penguasaan public speaking 1) masih ditemukan sejumlah kesalahan dalam penerapan etika komunikasi, 2) kebutuhan untuk menguasai teknik berpidato dengan metode yang sesuai, 3) kebutuhan untuk menguasai teknik membawakan acara sesuai dengan aturan keprotokoleran, dan 4) kebutuhan untuk mampu menerapkan kaidah bahasa yang efektif dalam konteks berbicara di depan umum. Solusi yang ditawarkan oleh tim untuk menyelesaikan permasalahan prioritas tersebut dengan menyelenggarakan pelatihan dengan strategi kronologis dan pendekatan komunikatif yang menitikberatkan pada pemberian kesempatan pada siswa untuk berlatih secara praktis. Adapun, untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan, pelatihan dilaksanakan dengan tiga metode, yaitu cased based learning, demonstrasi, dan penugasan (praktik langsung). Hasil dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah peserta dapat menguasai keterampilan berbicara di depan umum, baik dalam konteks pidato maupun dalam membawakan acara. Selain itu, peserta juga dapat tampil dengan memperhatikan berbagai aspek berbicara di depan umum, seperti tata bahasa, norma bicara, dan keprotokoleran yang berlaku dalam public speaking. Kata kunci: keprotokoleran; keterampilan berbicara |
Zulkarnain Sirait (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Akmal Akmal (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Suparmadi Suparmadi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Nur Zannah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 24 - 30 [PDF] |
| 2287 |
METODE NAÏVE BAYES DALAM MACHINE LEARNING UNTUK MEMPREDIKSI PENYAKIT JANTUNG DALAM TUBUH
Lihat AbstrakAbstract: The death rate due to heart disease is also a big record in Indonesia. The number of people with heart disease in Indonesia continues to increase, compared to developed countries in the European continent. Currently, many people with heart disease also come from the lower middle class in terms of the economy due to the lack of knowledge about maintaining heart health and the high cost of routine checks so that people ignore heart health. The purpose of this research is to apply the Naïve Bayes method to know how to predict someone with heart disease and to test the application of machine learning in predicting heart disease and to prove that the Naïve Bayes method can provide accurate results. the Naïve Bayes Algorithm method, produces accuracy with an average accuracy of above 90%. Keywords: naïve bayes; predictions; heart disease. Abstrak: Tingkat kematian karena penyakit jantung juga menjadi catatan besar di Indonesia. Jumlah penderita penyakit jantung di Indonesia terus meningkat, dibandingkan dengan negara maju di benua eropa. Saat ini penderita penyakit jantung juga banyak dari masyarakat kalangan menengah ke bawah dalam segi ekonomi dikarenakan minimnya pengetahuna untuk menjaga kesehatan jantung dan mahalnya biaya pemeriksaan rutin sehingga masyarakat mengabaikan kesehatan jantung. Tujuan diadakannya penelitian ini Menerapkan metode Naïve Bayes untuk mengetahui memprediksi seseorang terkena penyakit jantung dan Menguji penerapan machine learning dalam memprediksi penyakit jantung dan membuktikan metode metode Naïve Bayes dapat memberikan hasil akurasi yang akurat. metode Algoritma Naïve Bayes, menghasilkan akurasi dengan rata-rata akurasi diatas 90%.Kata Kunci: naïve bayes; prediksi; penyakit jantung. |
Diana Lestari (STMIK Royal Kisaran) |
JURNAL TEKNISI Vol 2 No 1 (2022) |
Hal: 23-28 [PDF] |
| 2288 |
WORKSHOP PELATIHAN PEMBUATAN TULISAN BERJALAN DI LED P10 DENGAN MENGGUNAKAN HD-W00 BAGI SISWA/I JURUSAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK DI SMK KARYA UTAMA
Lihat AbstrakAbstract: Technological developments are growing every year, both in terms of social mobility, even in terms of educational development, seen from the development of educational media as practical aids or visual aids. This service uses a quantitative method, the choice of this method was because the research team collected data to determine the theme or research topic, such as the lack of student work in the form of hardware so that data is obtained in the form of student work products, at least in the form of hardware. The purpose of dedication to the main work of Private Vocational Schools, is to overcome the shortage of student work in the form of hardware by designing P10 LED products with W00. After doing this service, it can be concluded that the enthusiasm of the students in participating in the training activities can be seen from the many questions to the discussion of making the next product. The results of the service tool test show that sending data from Android to the HD-W00 module and LED P10, a maximum distance of 15 meters, with a voltage of 5VDC per LED P10 with a minimum current of 3A and using input from 12VDC / 3A power supply. Keywords: LED P10; modul HD-W00; SMK Swasta Karya Utama Abstrak: Perkembangan teknologi tiap tahunnya semakin berkembang, baik dari segi mobilitas sosial, bahkan dari segi perkembangan pendidikan, dilihat dari perkembangan media pendidikan alat peraktik atau alat peraga. Pengabdian ini menggunakan metode kuantitatif, pemilihan metode ini dikarenakan tim peneliti mengambil data untuk menentukan tema atau topik penelitian, seperti minimnya produk hasil karya siswa dalam bentuk hardware. Tujuan dari pengabdian di SMK Swasta karya utama, untuk mengatasi minimnya hasil karya siswa dalam bentuk hardware dengan cara merancangkan produk led p10 dengna W00. Setelah dilakukannya pengabdian ini dapat disimpulkan antusiasnya para siswa dalam mengikuti kegiatan pelatihan, dilihat dari banyak nya pertanyaan sampai dengan pembahasan tentang pembuatan produk selanjutnya. Hasil dari pengujian alat pengabdian didapati bahwa pengiriman data dari android ke modul hd-w00 dan led p10, berjarak maksimal 15 meter, dengan tegangan 5VDC pertiap led p10 dengan arus minimal 3A dan mengunakan input dari power supply 12VDC/3A. Kata kunci: LED P10; modul HD-W00; SMK Private Karya Utama. |
Ricki Ananda (STMIK ROYAL KISARAN); Muhammad Amin (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Nuriadi Manurung (STMIK ROYAL KISARAN) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 31 - 35 [PDF] |
| 2289 |
USER EXPERIENCE PADA IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI 1 LENGAYANG PESESIR SELATAN SUMATERA BARAT
Lihat AbstrakPengalaman pengguna (user experience) sangat penting dalam implementasi media pembelajaran bahasa Inggris berbasis Android untuk siswa SLB Negeri 1 Lengayang Pesisir Selatan Sumatera Barat. Karena siswa SLB memiliki kebutuhan dan keterampilan belajar yang berbeda dengan siswa pada umumnya, maka penting untuk memperhatikan pengalaman pengguna dalam mengakses dan menggunakan media pembelajaran tersebut. Kesederhanaan dan kemudahan penggunaan media pembelajaran harus mudah digunakan dan mudah dipahami oleh siswa SLB.Aplikasi yang dikembangkan berbasis Android, dengan menampilkan gambar, suara serta video yang menarik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara secara langsung. Penerapan media pembelajaran bahasa Inggris berbasis Android untuk siswa SLB ini sukses besar. Hasilnya yaitu pengalaman pengguna yang positif yang dilaporkan oleh siswa dan guru menunjukkan pentingnya membuat media pembelajaran yang dapat diakses, menarik, dan efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunakan media pembelajaran berbasis Android ini mampu meningkatkan ketertarikan untuk belajar pada siswa SLBN 1 Lengayang. |
Rasmita Rasmita (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang); Dinda Djesmedi (Universitas Putra Indonesia YPTK); Fitri Firdalius (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 453-458 [PDF] |
| 2290 |
KEPUTUSAN INVESTASI BERDASARKAN LITERASI KEUANGAN, PENGETAHUAN INVESTASI DAN PERSEPSI RISIKO
Lihat AbstrakPenelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, pengetahuan investasi, dan persepsi risiko terhadap keputusan investasi mahasiswa akuntansi. Variabel dependen atau variabel terikat yang digunakan adalah keputusan investasi, sedangkan variabel independen atau variabel bebas adalah literasi keuangan, pengetahuan investasi, dan persepsi risiko. Sample yang di gunakan berjumlah 97 responden. Data yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis yang di gunakan adalah metode analisis deskriptif uji asumsi klasik dan uji hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dipengaruhi oleh literasi keuangan dan persepsi risiko secara positif, namun pengetahuan investasi tidak mempengaruhi mahasiswa akuntansi dalam mengambil keputusan investasi. |
Taufik Hidayat (Universitas Pelita Bangsa); Benny Oktaviano (Universitas Pelita Bangsa); Roni Baharuddin (Universitas Pelita Bangsa) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 441-452 [PDF] |
| 2291 |
Pengaruh Motivasi Belajar Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine the effect of learning motivation and family environment on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students. The method in this study used quantitative methods. The population in this study were students of STKIP PGRI Sukabumi Economic Education-Accounting Study Program and Pancasila and Citizenship Education Study Program semesters 1, 3, 5, and 7, with a sample of 125 students. The instrument used is a questionnaire or questionnaire using a Likert scale. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis with t-test, F-test, and coefficient of determination. The results of this study indicate that: (1) Learning motivation has a significant and positive effect on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students; (2) Family environment has a significant and positive effect on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students; (3) Learning motivation and family environment have a significant and positive effect simultaneously on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students. Keywords: family environment; learning motivation; learning outcomes.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan ling-kungan keluarga terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah maha-siswa STKIP PGRI Sukabumi Program Studi Pendidikan Ekonomi-Akuntansi dan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan semester 1, 3, 5 dan 7 dengan sampel sebanyak 125 mahasiswa. Intrument yang digunakan adalah kuisioner atau angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar berpengaruh signifikan dan positif terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi; (2) Lingkungan keluarga berpengaruh signifikan-dan positif terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi; (3) Motivasi belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan dan positif secara simultan terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi. Kata kunci: hasil belajar; motivasi belajar; lingkungan keluarga |
Joko Joko; Derry Nugraha; Restiawati Restiawati |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 10 No 1 (2023) |
Hal: 27 - 34 [PDF] |
| 2292 |
PELATIHAN PEMBUATAN TOKO ONLINE PADA MARKET PLACE BAGI UMKM KUBE KULINER ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The development of science and technology causes humans to always think forward. Within the community, it is not uncommon to find a group of people/individuals who open a business. This is one of the reasons for the growth of the trading system. UMKM can support the life of a person from any background as long as they have the expertise and will. Because with small capital, without a business license, as well as utilizing existing resources, a person can already have an income and is said to be not unemployed. The large number of UMKM actors that have grown from time to time has led to competition and inefficiencies in obtaining the desired goods. This is because to get an item, you have to go to the place directly. In addition, competition among UMKM actors will also lead to intense competition, if they cannot manage their business properly, it will cause the business to suffer losses and it is possible that it will close. With the development of science and technology, UMKM actors get around this by building online shops (online shops) through market places. Marketplace helps create a new online world market that can lure UMKM players into buying and selling activities online. Keyword: online shop; market place; UMKM Abstrak: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan manusia untuk senantiasa berfikir maju. Di dalam lingkungan masyarakat, tak jarang ditemukan adanya sekelompok orang/individu yang membuka usaha. Hal ini merupakan salah satu penyebab tumbuhnya sistem perdagangan. UMKM dapat menjadi penopang kehidupan seseorang dari kalangan manapun asalkan memiliki keahlian dan kemauan. Karena dengan modal kecil, tanpa izin usaha, serta memanfaatkan sumber daya yang ada seseorang sudah bisa memiliki penghasilan dan dikatakan tidak pengangguran. Banyaknya pelaku UMKM yang tumbuh dari masa ke masa menyebabkan terjadinya persaingan dan ketidak efisiensian dalam memperoleh barang yang diinginkan. Hal ini disebabkan untuk mendapatkan suatu barang, maka harus mendatangi tempatnya langsung. Selain itu, persaingan diantara pelaku UMKM juga akan menyebabkan persaingan yang ketat, jika mereka tidak dapat mengelola dengan baik usahanya maka akan menyebabkan usaha tersebut akan mengalami kerugian dan tidak menutup kemungkinan akan tutup. Dengan perkembangan IPTEK, maka pelaku UMKM menyiasati hal tersebut dengan membangun toko online (online shop) melalui market place. Market place membantu terciptanya pasar dunia online baru yang dapat memancing para pelaku UMKM dalam kegiatan jual beli secara online. Kata kunci: toko online; market place; UMKM |
Masitah Handayani (STMIK Royal Kisaran); Havid Syafwan (STMIK Royal Kisaran); Fauriatun Helmiah (STMIK Royal Kisaran); Abdul Azis Ubaidillah (STMIK Royal Kisaran) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 18 - 23 [PDF] |
| 2293 |
IMPLEMENTASI METODE WEIGHT AGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT (WASPAS) UNTUK PENILAIAN KINERJA NON PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI BENGKULU
Lihat AbstrakAbstract: Non PNS Employee Performance Assessment aims to find employees who have profiles that match the criteria. Another problem that occurs is the difficulty of selecting non-PNS employees properly and fairly due to the diversity of educational backgrounds, experience, competencies and employee portfolios so that it becomes a concern in determining whether or not employees are eligible to receive benefits outside of the basic salary. To overcome these constraints, a decision support system using the WASPAS method is needed to be used as an additional medium to support the decision-making process. The SMART method searches for the most suitable alternative priority by using weighting. System implementation uses the Visual Basic 2010 programming language and the method used in this study is the waterfall method. From the results of the tests carried out, it can be concluded that evaluating the performance of non-PNS employees using WASPAS can be carried out properly by taking the top number of employees from the WASPAS ranking process which can then be reported in the form of a report on the results of evaluating the performance of non-PNS employees. Keywords: performance; WASPAS; decision support system Abstrak: Penilaian kinerja Pegawai Non PNS bertujuan untuk mencari pegawai yang memiliki profil sesuai dengan kriteria ketentuan. Masalah lain yang terjadi adalah sulitnya menyeleksi pegawai Non PNS dengan baik dan adil dikarenakan keragaman latar belakang pendidikan, pengalaman, kompetensi serta portofolio karyawan sehingga menjadi perhatian dalam menentukan pegawai yang layak atau tidak untuk mendapatkan tunjangan diluar gaji pokok. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut maka dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan metode WASPAS untuk dimanfaatkan sebagai media tambahan dalam menunjang proses pengambilan keputusan. Metode SMART mencari prioritas pilihan alternatif yang paling sesuai dengan menggunakan pembobotan. Implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 2010 dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan adalah penilaian kinerja pegawai Non PNS menggunakan WASPAS dapat dilakukan dengan baik dengan mengambil jumlah karyawan teratas dari proses perankingan WASPAS yang kemudian dapat dilaporkan dalam bentuk laporan hasil penilaian kinerja pegawai Non PNS. Kata kunci: kinerja; WASPAS; sistem pendukung keputusan |
Robby Andika (Universitas Dehasen, Bengkulu); Dewi Suranti (Universitas Dehasen, Bengkulu); Deri Lianda (Universitas Dehasen, Bengkulu) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 435-440 [PDF] |
| 2294 |
PENGARUH HARGA, PROMOSI DAN MARKETPLACE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PT CALISPO MULTI UTAMA MEDAN
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga, Promosi dan Marketplace terhadap Keputusan Pembelian PT Calispo Multi Utama Medan baik secara parsial maupun simultan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Populasi berjumlah 248 konsumen dan sampel berjumlah 153 konsumen. Hasil analisis memberikan persamaan Keputusan Pembelian = 0,480 + 0,208 Harga + 0,619 Promosi + 0,203 Marketplace + e. Hasil perhitungan hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung (3,441) > ttabel (1,976) dan nilai signfikan sebesar 0,001< 0,05, maka secara parsial Harga berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian PT Calispo Multi Utama Medan. Hasil perhitungan hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung (9,273) > ttabel (1,976) dan nilai signifikan sebesar 0,000< 0,05, maka secara parsial Promosi berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian PT Calispo Multi Utama Medan. Hasil perhitungan hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung (2,573) > ttabel (1,976) dan nilai signifikan sebesar 0,011< 0,05, maka secara parsial Marketplace berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian PT Calispo Multi Utama Medan. Simpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa Harga, Promosi dan Marketplace terhadap Keputusan Pembelian PT Calispo Multi Utama Medan. |
Angelia Siatama (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Hommy Dorthy Ellyany Sinaga (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Muhammad Ali Akbar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 381-387 [PDF] |
| 2295 |
PENERAPAN METODE SMART (SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE) DALAM PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PT. ANGKASA PURA II UNIT ARFF (AIRPORT RESCUE AND FIRE FIGHTING)
Lihat AbstrakAbstract: The performance appraisal process at PT. Angkasa Pura II ARFF Unit is carried out by giving a value and calculating the final result of the employee's performance appraisal. Problems that often occur from PT. Angkasa Pura II ARFF Unit, namely the lack of effectiveness and efficiency of time used where the awarding of employee scores one by one is the performance value of each employee on the assessment sheet for each employee. In addition, there are frequent data input errors, which cause errors in giving the final score to employees and there is also an inaccurate grade for employees, which results in the final score obtained by each employee not being what it should be. In assessing the performance of employees of PT. Angkasa Pura II ARFF Unit uses the SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) Method. Employee performance appraisal application at PT. Angkasa Pura II ARFF Unit using the Smart Method can help process employee performance appraisal data for 2022, namely the employee with the best performance assessment, namely Gilang M Sandi, in making decisions. Based on the results of the tests that have been carried out, the employee performance appraisal application at PT. Angkasa Pura II ARFF Unit is running well and as expected and can provide information on the results of employee performance appraisal through the stages of the SMART Method by sorting the highest value to the lowest value. Keywords: smart method; employee performance; PT. Angkasa pura ii; ARFF unit Abstrak: Proses penilaian kinerja di PT. Angkasa Pura II Unit ARFF dilakukan dengan memberikan nilai dan menghitung hasil akhir penilaian kinerja karyawan tersebut. Permasalahan yang sering terjadi dari Pihak PT. Angkasa Pura II Unit ARFF ,yaitu kurang efektifnya serta efisiensi waktu yang digunakan dimana pemberian nilai karyawan satu persatu nilai kinerja pada masing-masing karyawan pada lembar penilaian setiap karyawan. Selain itu sering terjadinya kesalahan input data, yang menyebabkan kesalahan dalam memberikan nilai akhir karyawan dan juga terdapat pemberian nilai yang tidak akurat pada karyawan, yang mengakibatkan nilai akhir yang diperoleh masing-masing karyawan tidak sesuai dengan yang seharusnya. Dalam penilaian kinerja karyawan PT. Angkasa Pura II Unit ARFF menggunakan Metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique). Aplikasi penilaian kinerja karyawan di PT. Angkasa Pura II Unit ARFF dengan menggunakan Metode Smart ini dapat membantu mengolah data penilaian kinerja karyawan Tahun 2022 yaitu karyawan dengan penilaian hasil kinerja terbaik yaitu Gilang M Sandi dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, aplikasi penilaian kinerja karyawan di PT. Angkasa Pura II Unit ARFF berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan serta dapat memberikan informasi hasil penilaian kinerja karyawan melalui tahapan dari Metode SMART dengan mengurutkan nilai tertinggi ke nilai terendah. Kata kunci: metode smart; kinerja karyawan; PT. Angkasa pura ii unit ARFF |
Muhammad Syukri Apriansyah (Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara, Medan); Maryaningsih Maryaningsih (Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara, Medan); Lena Elfianty (Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara, Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 429-434 [PDF] |
| 2296 |
PENGENALAN METODE PROFILE MATCHING DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PADA LKP BINTANG MULIA BATU BARA
Lihat AbstrakAbstract: The Profile Matching Method as a Decision Support System (SPK) has become an important tool in decision making in many fields, including Training Course Institutions. This service aims to introduce the use of the Profile Matching method in the context of education and training. This method allows decision makers to assess the profile of prospective students or employees objectively and efficiently, based on a set of predetermined criteria. In this service, we provide an introduction to the Profile Matching method applied to the Bintang Mulia Batu Bara Training Course Institution, which allows the institution to select students or employees with the abilities and qualities that best suit their needs and expectations. This method also reduces bias in the decision-making process and helps maximize the use of resources.The results of the dedication show that the students are enthusiastic to want to apply the Profile method Matching in increasing the efficiency and effectiveness of decision-making in Training Course Institutions, especially in every decision made by the students themselves. In addition, the Devotion also demonstrates that the method can be adapted and applied in a variety of contexts and situations, indicating wide flexibility and usability. Therefore, this Service recommends the wider use of the Profile Matching method in decision making at the Bintang Mulia BatuBara Training Course Institute (LKP) and other educational institutions. Keyword: decision support system; profile matching; noble star Abstrak: Metode Profile Matching sebagai Sistem Pendukung Keputusan (SPK) telah menjadi alat penting dalam pengambilan keputusan di banyak bidang, termasuk Lembaga Kursus Pelatihan. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan penggunaan metode Profile Matching dalam konteks pendidikan dan pelatihan. Metode ini memungkinkan pengambil keputusan untuk menilai profil calon peserta didik atau karyawan dengan objektif dan efisien, berdasarkan serangkaian kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam pengabdian ini, kami memberikan pengenalan metode Profile Matching diterapkan pada Lembaga Kursus Pelatihan Bintang Mulia Batu Bara, yang memungkinkan lembaga tersebut untuk memilih peserta didik atau karyawan dengan kemampuan dan kualitas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka. Metode ini juga mengurangi bias dalam proses pengambilan keputusan dan membantu memaksimalkan penggunaan sumber daya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa-siswi berantusias untuk mau menerapkan metode Profile Matching dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengambilan keputusan dalam Lembaga Kursus Pelatihan khususnya juga pada setiap keputusan diri siswa-siswi itu sendiri. Selain itu, Pengabdian ini juga menunjukkan bahwa metode ini dapat diadaptasi dan diterapkan dalam berbagai konteks dan situasi, yang menunjukkan fleksibilitas dan kegunaan yang luas. Oleh karena itu, Pengabdian ini merekomendasikan penggunaan lebih luas dari metode Profile Matching dalam pengambilan keputusan di Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Bintang Mulia BatuBara dan institusi pendidikan lainnya. Kata kunci: sistem pendukung keputusan; profile matching; bintang mulia |
Dewi maharani (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Nofriadi Nofriadi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Elly Rahayu (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) |
Hal: 13 - 17 [PDF] |
| 2297 |
IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK PENGELOMPOKKAN WILAYAH PELANGGARAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE K-MEANS PADA POLRES BENGKULU
Lihat AbstrakNumbers of congestion and especially traffic violations occur everywhere in the city of Bengkulu, especially at city junctions. The large number of road users who do not comply with traffic regulations properly, every day can increase the rate of accidents and violations of traffic rules in driving in the Bengkulu City area. Due to the large piles of data on traffic violations in the jurisdiction of the Bengkulu City Police, each year only this data is processed into Microsoft Excel, making the data irregular. The process of extracting useful information in order to obtain violation data can be carried out using data mining methods, one of which is k-means clustering The implementation of the system uses the Visual Basic 2010 programming language. From the results of the tests conducted, it can be concluded that the areas with the most violations are the Tanah Patah and Betungan areas, for areas with violations in the moderate group there are Sawah Lebar, Pintu Batu, Padang Harapan, Kebun Tebeng and Simpang Nakau and for areas with low violations are the Swamp Makmur and Sungai Hitam areas |
Devi Sartika (Universitas Dehasen); Juju Jumadi (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 345-349 [PDF] |
| 2298 |
KAPASITAS PERANGKAT PEMERINTAHAN DESA DALAM MENGELOLA DANA DESA DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakPenyelenggaraan pemerintahan desa menjadi faktor penentu kemajuan suatu desa, untuk itu kapasitas dari penyelenggara desa sangat perlu diperhatikan terutama dalam pengelolaan dana desa. Dalam pengelolaan dana desa masih ditemukan kurangnya kemampuan aparatur desa dalam bidang pengelolaan keuangan desa. Kesulitan mengakses sistem keuangan desa dan ditemukannya aparatur yang tidak memahami tugasnya, hingga belum terwujudnya integritas dari setiap perangkat pemerintahan desa dalam mengelola dana desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis kapasitas perangkat pemerintahan desa dalam mengelola dana desa di desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif menggunakan dimensi kapasitas menurut Grindle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas perangkat pemerintahan desa Percut dalam mengelola dana desa belum optimal. Belum adanya integritas dan akuntabilitas dillihat pada dimensi peengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi dan reformasi kelembagaan. |
Laila Rahmani (Universitas Sumatera Utara); Tunggul Sihombing (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 516-523 [PDF] |
| 2299 |
INOVASI SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENDEKATAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DI KAMPUNG SAWAH DESA PEMATANG JOHAR KECAMATAN LABUHAN DELI, KABUPATEN DELI SERDANG
Lihat AbstrakInnovation is a must for local governments, including village governments. Law No. 83 of 2017 concerning the establishment of general guidelines for village innovation programs is used to explore the potential of resources by utilizing the capital owned by the community. This study aims to answer how social innovation is in the development of rice field tourism villages and what assets or capital contribute to the development of rice field tourism villages in Pematang Johar Village. The method used is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out by interview, observation and documentation. The results showed that the development of rice field tourism villages has social innovation criteria, namely overcoming social problems, creating new institutional relationships or collaborations, increasing community capacity, improving community welfare and having a sustainable or long-term effect. The capital that contributes is natural capital that contributes to the object of attraction in the form of a very wide expanse of rice fields, cultural capital that is still preserved and displayed to attract the attention of tourist visitors, social capital shown in interaction and a sense of belonging, capital for building contributes to accessibility and political capital contributes to the institutional component. |
Sally Marisa Sihombing (Universitas Sumatera Utara); Jefri Pernando Hutagalung (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 503-508 [PDF] |
| 2300 |
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KELURAHAN PADANG BULAN SELAYANG I KECAMATAN MEDAN SELAYANG KOTA MEDAN
Lihat AbstrakLand tax and rural and urban buildings should be potential enough to affect the increase in Medan City. However, the problem that occurs is that there are still people as taxpayers who do not pay because of the lack of awareness from the taxpayer community to pay taxes. People still think that officials often abuse taxes, people see no benefit because there are still many damaged roads. The purpose of the research in this study is to find out and analyze the participation of the community in paying land and building taxes in the Padang Bulan Selayang I Village, Medan Selayang District, Medan City. The research method used is descriptive with a qualitative approach. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation. The data obtained were then analyzed qualitatively using the Oakley’s Participation Theory. The results showed that the participation of the people of Outahan Padang Bulan Selayang I in paying Land and Building Tax can be seen from a good level of awareness in fulfilling their rights and obligations as citizens and the level of trust in the government. There is a contribution made by the community with the participation of the community in paying Land and Building Tax. The government organizes by socializing to the community that it is important to pay Land and Building Tax. The responsibility of the community is to obediently pay the Land and Building Tax and be timely in paying the Land and Building Tax. |
Sarido Emelius Sagala (Universitas Sumatera Utara); Elita Dewi (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 2 (2023) |
Hal: 531-535 [PDF] |