Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
2181 ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI KLINIK PRATAMA SALBIYANA DENGAN ALGORITMA C4.5
Lihat Abstrak

Abstract: Each Clinic has its own management information system. Several aspects of the Clinic management information system at the Pratama Salbiyana Clinic, namely aspects of registration, nurses, doctors, facilities, cleanliness, convenience, administration and finance. The management information system for Pratama Salbiyana Clinic is an important component in realizing quality improvement efforts. The management information system for Pratama Salbiyana Clinic in general aims to integrate information systems from various subsystems and process the information needed for decision making. The management of Pratama Salbiyana Clinic requires effective and efficient management. The number of patients seeking treatment at the Salbiyana Primary Clinic, especially in each polyclinic, will fluctuate every month for the period from January 2021 to December 2021. The quality of the Salbiyana Primary Clinic must be maintained so that it can provide the best service to help achieve goals and improve the quality of life of patients. Patient satisfaction is very important in assessing the quality of services provided by hospitals to their patients. An accurate level of patient satisfaction is needed in efforts to improve the quality of health services. Therefore, measuring the level of patient satisfaction needs to be done regularly, regularly, accurately and continuously. In this case the researcher wants to use classification data mining to predict patient satisfaction with the management information system of Pratama Salbiyana Clinic. Data collection techniques were carried out by observation, literature studies and interviews.  Keywords: C4.5 algorith; data mining; patient satisfaction level Abstrak: Setiap Klinik memiliki sistem informasi manajemen masing-masing. Beberapa aspek sistem informasi manajemen Klinik pada Klinik Pratama Salbiyana yakni aspek pendaftaran, perawat, dokter, fasilitias, kebersihan, kenyamanan, administrasi dan keuangan.  Sistem informasi manajemen Klinik Pratama Salbiyana merupakan salah satu komponen yang penting dalam mewujudkan upaya peningkatan mutu. Sistem informasi manajemen Klinik Pratama Salbiyana secara umum bertujuan untuk mengintegrasikan sistem informasi dari berbagai subsistem dan mengolah informasi yang diperlukan sebagai pengambilan keputusan. Manajemen Klinik Pratama Salbiyana menghendaki pengelolaan yang efektif dan efesien. Jumlah pasien yang berobat di Klinik Pratama Salbiyana khususnya ditiap tiap poli mengalami fluktuasi setiap bulannya periode Januari 2021 sampai dengan Desember 2021. Pelayanan Klinik Pratama Salbiyana harus dapat dijaga kualitasnya agar dapat memberikan pelayanan terbaik untuk dapat membantu tercapainya tujuan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepuasan pasien merupakan hal yang sangat penting dalam menilai kualitas pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada pasiennya. Tingkat kepuasan pasien yang akurat sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatan mutu layanan kesehatan. Oleh karena itu, pengukuran tingkat kepuasan pasien perlu dilakukan secara berkala, teratur, akurat, dan berkesinambungan. Dalam hal ini peneliti ingin menggunakan data mining klasifikasi untuk memprediksi kepuasan pasien terhadap sistem informasi manajemen Klinik Pratama Salbiyana. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi literatur dan wawancara.  Kata kunci: algoritma C4.5; data mining; tingkat kepuasan pasien

Riki Hamdani (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Sriani Sriani (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ali Darta (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 273-280
[PDF]
2182 KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENYEDIAAN LAYANAN KESEHATAN DALAM KONSEP HAK ASASI MANUSIA
Lihat Abstrak

Abstract: In the command of the Prelude of the 1945 Constitution, the Public authority has a commitment to propel the overall government assistance, teach the country's life. For this situation, the arrangement of wellbeing administrations is one type of government assistance that can be delighted in by the local area. Besides the fact that it spins around the commitments of the public authority, the arrangement of wellbeing administrations is one type of the idea of Common freedoms, all the more unequivocally the Second Era Basic liberties that arose in the nineteenth century which around then neediness and double-dealing were limitless, as an agreement the right to wellbeing was remembered for one of the Basic freedoms that should be safeguarded. Providing health services is a form of facilitating human rights in a country. Providing health services for the community is an obligation for a country which is a mandate from the opening of the 1945 Constitution and the national goals of the Indonesian state. keywords: health services, social security, HAM. Abstrak: Dalam amanat Pendahuluan UUD 1945, Kekuasaan Umum mempunyai komitmen untuk menggerakkan bantuan pemerintah secara menyeluruh, mencerdaskan kehidupan negara. Untuk itu, penyediaan layanan kesejahteraan merupakan salah satu bentuk bantuan pemerintah yang dapat dinikmati oleh daerah setempat. Selain berputar di sekitar komitmen otoritas publik, pengaturan administrasi kesejahteraan adalah salah satu jenis gagasan Kebebasan Umum, terlebih lagi Kebebasan Dasar Era Kedua yang muncul pada abad ke-19 yang pada saat itu merupakan kebutuhan dan kemelaratan ganda, transaksi tidak terbatas, karena perjanjian hak atas kesejahteraan dikenang sebagai salah satu kebebasan Dasar yang harus dijaga. penyediaan pelayanan kesehatan merupakan bentuk terwujudnya fasilitasi dalam hal Hak Asasi Manusia dalam suatu negara. penyediaan layanan kesehatan untuk masyarakat merupakan kewajiban bagi suatu negara yang merupakan amanat dari pembukaan UUD 1945 serta tujuan nasional negara Indonesia. Kata kunci: pelayanan kesehatan, jaminan sosial, HAM

Maulida Rahmah (Universitas Sumatera Utara); Yati Sharfina Desiandri (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 293-300
[PDF]
2183 PERSPEKTIF HAK ATAS RASA AMAN DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA
Lihat Abstrak

Abstract: Human Rights are a set of rights that are inherent in the nature and existence of humans as creatures of God Almighty and are His gift which must be respected, upheld and protected by the legal state, the Government, and every person for the sake of honor and protection of human dignity. The right to a sense of security is regulated in Law Number 39 of 1999 concerning Human Rights from Articles 28-35. The research method used in this article is normative, namely legal research carried out by examining library materials, with a focus on the legislative approach, namely by examining all statutory regulations. This article is descriptive with the main data source being secondary data. The data obtained is sorted into one pattern, category and basic description. So conclusions can be drawn using qualitative analysis. A series of laws that regulate many things regarding the importance of security which emphasizes that guaranteed protection from the threat of fear of doing or not doing something which is a human right, guaranteed protection from torture or treatment that degrades human dignity, and guaranteed safety to be free from treatment discriminatory on any basis. Keywords: Human Rights, Right to Feeling Safe Abstrak: Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara hukum, Pemerintahan, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Hak atas rasa aman diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi manusia dari Pasal 28-35. Metode penelitian dalam artikel ini yang digunakan adalah normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan kepustakaan, dengan fokus pada pendekatan perundang-undangan yaitu dilakukan dengan menelaah semua peraturan perundang-undangan. Artikel ini adalah deskriptip dengan sumber data utama berupa data sekunder. Data yang diperoleh diurutkan dalam satu pola, kategori dan uraian dasar. Sehingga dapat diambil kesimpulannya dengan menggunakan analisis kualitatif. Serangkaian Undang-Undang yang mengatur banyak hal akan pentingnnya sebuah keamanan yang menegaskan bahwa terjaminnya perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi, terjaminnya perlindungan dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia, serta terjaminnya keselamatan untuk bebas dari perlakuan diskriminatif atas dasar apapun. Kata kunci: Hak Asasi Manusia, Hak Rasa Aman 

Lidya Pratiwi (Universitas Sumatera Utara); Yati Sharfina Desiandri (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 259-264
[PDF]
2184 IMPLEMENTASI DATA MINING PADA PERSEDIAAN OBAT DI APOTEK RITONGA FARMA MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES
Lihat Abstrak

Abstract: At the pharmacy drug supply is the most important thing in order to serve consumers. The phenomenon that is happening at this time is the undiagnosed availability of drugs and health needs at the Farma Ritonga Pharmacy because pharmacists are still checking into the warehouse, making it difficult to determine when the drug stock will run out. This research will build a system that can predict drug supply using the Naïve Bayes algorithm, the purpose of this study is to implement data mining on drugs with the Naïve Bayes method to determine drug inventory and build data mining applications that can be used as a tool to determine web-based inventory. The results obtained in this study are in the form of a website-based system that predicts drug supply. This research will use 20 data training and use 2 classes, with testing 7. Namely sufficient supply and insufficient supply. The naïve Bayes algorithm produces 100% accuracy in predicting drug supply. Keywords: inventory, medicine, data mining, naïve bayes Abstrak: Pada apotek persediaan obat menjadi hal yang paling penting supaya dapat melayani konsumen. Fenomena yang terjadi pada saat ini yaitu belum terkontrolnya ketersediaan obat dan kebutuhan kesehatan yang ada pada Apotek Ritonga Farma karena masi mengecek ke gudang yang dilakukan oleh petugas apoteker sehingga sulit untuk menentukan kapan stok obat akan habis. Penelitian ini akan membangun sistem yang dapat melakukan prediksi persediaan obat dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes, tujuan penelitian ini melakukan implementasi data mining pada persediaan obat dengan metode Naïve Bayes untuk menentukan persediaan obat dan Membangun aplikasi data mining yang dapat digunakan sebagai alat untuk menentukan persediaan barang berbasis web. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini berupa sistem berbasis website yang melakukan prediksi persediaan obat, Penelitian ini akan menggunakan 20 data training dan menggunakan 2 class yaitu persediaan cukup dan persediaan tidak cukup dengan testing 7. Pada algoritma naïve bayes menghasilkan akurasi 100% dalam memprediksi persediaan obat. Kata kunci: persediaan, obat, data mining, naïve bayes

Kiki Widya Pratiwi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Supiyandi Supiyandi (Universitas Pembangunan Panca Budi); Aidil Halim Lubis (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 281-286
[PDF]
2185 POTENSI INDONESIA MENJADI PENGEKSPOR VANILI TERBESAR DI DUNIA
Lihat Abstrak

Abstract: Trade is one of the most influential aspects of a country's economy. Trade activities carried out by a country, whether exports or imports, provide an explanation of trade transactions within the country itself. Indonesia is a country with an active trade transaction flow with several fellow countries in the world. The aim of this research is to find out whether interest in growing vanilla in Indonesia can influence the value of vanilla exports in Indonesia through parameters from data on Indonesian people's interest in growing vanilla. The method used in collecting data for this research uses secondary data taken from the Central Statistics Agency. The data analysis technique uses descriptive data analysis by observing the value of exports and imports, trade balance and trade ratios. The results obtained show that interest in growing vanilla in Indonesia has had a positive impact on the value of vanilla exports in Indonesia. Keywords: Export Values, International Trade, Export of Vanili Abstrak: Perdagangan merupakan salah satu aspek paling berpengaruh di dalam perekonomian sebuah negara. Kegiatan perdagangan yang dilakukan sebuah negara baik itu ekspor maupun impor memberikan penjelasan mengenai transaksi perdagangan di dalam negara itu sendiri. Indonesia merupakan negara dengan alur transaksi perdagangan aktif dengan beberapa kolega negara di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah minat menanam vanili di Indonesia dapat mempengaruhi nilai ekspor vanili di Indonesia melalui parameter dari data minat rakyat Indonesia dalam menanam vanili. Metode yang digunakan dalam pengambilan data untuk penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif dengan mengamati nilai ekspor dan impor, neraca perdagangan dan rasio perdagangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa minat menanam vanili di Indonesia memberikan dampak positif terhadap nilai ekspor vanili di Indonesia. Kata kunci: Nilai Ekspor, Perdagangan Internasional, Ekspor Vanili 

Disma Prasaja (Politeknik APP, Jakarta); Fadhia Khoirunnisa Cahyono (Politeknik APP, Jakarta); Haya Althaf Itang Hanifa (Politeknik APP, Jakarta); Okta Siane Khoirun Nisa (Politeknik APP, Jakarta) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 265-272
[PDF]
2186 SISTEM INFORMASI SMART PUSKESMAS KARTINI PEMATANG SIANTAR BERBASIS ANDROID
Lihat Abstrak

Abstract: Currently, health services at the Kartini Pematang Siantar Community Health Center are the backbone of first level health services in the community. The research objective to be achieved as a writer based on the problem limitations above is to implement an Android application that can help the community health center in improving services. This system is an Android-based Smart Puskesmas application using R&D research. The results of this research showed that the length of the data input process for Kartini Pematang Siantar Health Center officers was one of the factors. This system is able to provide patient service facilities and data input, so that patients and staff no longer find it difficult to access existing facilities, input data and support service improvements at the Kartini Pematang Siantar Community Health Center. Keywords: Application, Smart Puskesmas, Android, R&D Abstrak: Saat ini pelayanan kesehatan di Puskesmas Kartini Pematang Siantar merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan tingkat pertama di lingkungan masyarakat. Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai sebagai penulis berdasarkan batasan masalah diatas adalah terimplementasikan sebuah aplikasi android yang dapat membantu pihak puskesmas dalam meningkatkan suatu pelayanan. Sistem ini merupakan aplikasi Smart Puskesmas berbasis android dengan menggunakan penelitian R&D. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa lamanya proses input data bagi petugas Puskesmas Kartini Pematang Siantar menjadi menjadi salah satu faktor. Sistem ini mampu menyajikan fasilitas pelayanan pasien dan input data, sehingga pasien dan para petugas tidak lagi merasa kesulitan dalam mengakses fasilitas yang ada, input data dan mendukung peningkatan layanan pada Puskesmas Kartini Pematang Siantar. Kata kunci: Aplikasi, Smart Puskesmas, Android, R&D

Aspiraikhani Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); M. Fakhriza (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhamad Alda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 241-250
[PDF]
2187 PERANCANGAN APLIKASI PENCARIAN LOKASI VAKSIN MENGGUNAKAN METODE HAVERSINE BERBASIS ANDROID
Lihat Abstrak

Abstract: Searching for the location of Health Facilities that are still serving the Covid 19 vaccination with the closest distance to the user's position using the Haversine Formula and Google Maps as a support. Haversine Formula is an equation that gives the great circle distance (radius) between two points on the surface of the ball (earth) based on longitude and latitude From the results of this study, the Design Of A Vaccine Location Search Application Was Created Using The Android-Base Haversine Method to determine the closest distance of the location of health facilities that still serve the Covid 19 vaccination to the user's location. In searching forthe location of Health Facilities that are still serving the Covid 19 vaccination, the data used comes from the database server. The device used must have a GPS and an internet connection. Based on speed trials in providing location recommendations based on the closest mileage, the environment and weather can affect the speed in providing healthfacility location recommendation. Keywords: Vaccin; Covid-19; Haversine Abstrak: Pencarian lokasi faskes yang masih melayani vaksinasi covid 19 dengan jarak terdekat dengan posisi pengguna menggunakan Haversine Formula serta Google Maps sebagai pendukung. Haversine Formula merupakan sebuah persamaan yang memberikan jarak lingkaran besar (radius) antara dua titik pada permukaan bola (bumi) berdasarkan garis bujur dan lintang. Dari hasil penelitian ini, tercipta Perancangan Aplikasi Pencarian Lokasi Vaksin Menggunakan Metode Haversine Berbasis Android untuk menetukan jarak terdekat lokasi Faskes yang masih melayani vaksinasi covid 19 dengan lokasi pengguna. Dalam pencarian lokasi fasilitas kesehatan yang masih melayani vaksinasi covid 19, data yang digunakan berasal dari database server. Device yang digunakan harus memiliki GPS dan koneksi internet. Berdasarkan uji coba kecepatan dalam memberikan rekomendasi lokasi berdasarkan jarak tempuh terdekat, lingkungan dan cuaca dapat mempengaruhi kecepatan dalam memberikan rekomendasi lokasi fasilitas kesehatan yang masih melayani vaksinasi covid 19 terdekat dengan lokasi user. Kata kunci: Vaksin; Covid 19; Haversine

Adjie Prakasa Viragupty (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Yusuf Ramadhan Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aidil Halim Lubis (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 235-240
[PDF]
2188 IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY DALAM MEMPROMOSIKAN PERUMAHAN PADA CV. PENTALAND JAYA ABADI
Lihat Abstrak

Abstract: Promotion is an activity carried out to convey, disseminate, and offer products, so that potential consumers are interested in buying. In the implementation of the promotion, CV. Pentaland Jaya abadi uses website media and brochures that still contain 2-dimensional images and information about housing so that potential consumers are less interested because consumers cannot see the exterior and interior shapes directly. Potential consumers usually get brochures through project locations that are still under construction, after that contact the marketing department. One way to solve this problem can be to use augmented reality technology with the appropriate development method is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) which includes Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, and Distribution so that this research can produce an android-based augmented reality application that can display 3 dimensional virtual shapes from 3 housing estates including calista haus, grand ayahanda residence and calista homey. From each housing produces 3 dimensional objects on the exterior and interior so that it can provide interest in buying house objects and in addition to that it also helps in the marketing department in promoting housing objects without the need to show many miniatures that require time and also large places. Keywords: Promotion, Brochure, Multimedia Development Life Cycle, Augmented                 Reality Abstrak: Promosi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan, menyebarkan, dan menawarkan produk, supaya calon konsumen tertarik untuk membeli. Dalam pelaksanaann promosi CV. Pentaland Jaya Abadi menggunakan media website dan brosur yang masih yang berisi gambar 2 dimensi dan informasi tentang perumahan sehingga calon konsumen kurang tertarik disebabkan konsumen tidak bisa melihat bentuk eksterior dan interior secara langsung. Calon konsumen biasanya mendapatkan brosur melalui lokasi proyek yang masih dalam proses pembangunan, setelah itu menghubungi kebagian marketing. Salah satu cara mengatasi masalah ini dapat menggunakan teknologi Augmented Reality dengan metode pengembangan yang sesuai adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution sehingga penelitian ini dapat menghasilkan aplikasi Augmented Reality berbasis android yang dapat menampilkan bentuk virtual 3 dimensi dari 3 perumahan diantaranya Calista Haus, Grand Ayahanda Residence dan Tuasan Homey. Dari masing-masing perumahan menghasilkan objek 3 dimensi pada bagian eksterior dan interior sehingga dapat memberikan ketertarikan untuk membeli objek rumah dan selain itu juga membantu pada bagian marketing dalam mempromosikan objek perumahan tanpa perlu memperlihatkan banyak miniatur yang membutuhkan waktu dan juga tempat yang besar. Kata kunci: Promosi, Brosur, Multimedia Development Life Cycle, Augmented Reality 

Abdul Aziz Khusen (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Triase Triase (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Raissa Amanda Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 7 No 1 (2024)
Hal: 229-234
[PDF]
2189 Gaya Mengajar Guru dengan Strategi Ekspositori pada Pembelajaran Sejarah
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to identify teachers' preparation for implementation and barriers to teaching using expository in class XI IPA 3 history lessons at SMAN 11 Pontianak. The exploration system used is qualitative with a descriptive approach. Data collection methods were collected through observations, interviews, and documentation of the history teacher, curriculum assistant, and her 11th-grade science three students—data analysis methods: data reduction, data donation, and conclusions. As a result of this study, (1) at the teacher's teaching preparation stage, using an expository strategy, the teacher makes a learning implementation plan (RPP), makes teaching materials in PowerPoint (PPT) format, and purchases equipment again before entering the class. (2) In the learning implementation phase, the teacher makes suggestions to the students, explains them systematically through questions and answers, and creates a learning evaluation. Teachers also walk around the classroom and hand out materials to invite students. (3) A teaching barrier for history teachers is the difficulty of managing students' concentration and maintaining their concentration in a hot classroom.Keywords: Expository strategy; History learning; teaching styleAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persiapan pelaksanaan guru dan hambatan pengajaran menggunakan kelas Penjelasan Sejarah Kelas XI IPA 3 SMAN 11 Pontianak. Sis-tem eksplorasi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru sejarah, asisten kurikulum, dan siswa kelas 11 IPA kelas III. Metode analisis data: reduksi data, donasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian (1), pada tahap persiapan pem-belajaran, guru menggunakan strategi eksplanasi untuk membuat rencana kinerja pembelaja-ran (RPP), membuat bahan ajar dalam format Powerpint (PPT), dan membuat ulang peralatan sebelum menghadiri kelas. Ternyata. kelas. (2) Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru memberikan saran kepada siswa, menjelaskannya secara sistematis melalui tanya jawab, dan membuat evaluasi pembelajaran. Guru juga berkeliling kelas dan membagikan materi untuk merekrut siswa. (3) Kendala pengajaran bagi guru sejarah adalah sulitnya mengatur konsentra-si siswa dan mempertahankan konsentrasi di kelas yang panas.Kata kunci: gaya mengajar; pembelajaran Sejarah; strategi Ekspositori 

Sari Widya (Universitas Tanjungpura); Sari Widya (Universitas Tanjungpura); Rustiyarso Rustiyarso; Haris Firmansyah JURNAL PENA EDUKASI
Vol 11 No 1 (2024)
Hal: 70 - 79
[PDF]
2190 PENYULUHAN PENINGKATAN KUALITAS SDM MELALUI PELAYANAN HOSPITALITY DAN BAHASA INGGRIS DI HUTA RAJA DESA LUMBAN SUHI-SUHI
Lihat Abstrak

Abstract: The aim of the Community Service carried out through this training is to increase community awareness about the importance of good hospitality services, and the community's English language skills, especially hotel and homestay business activists, as well as to improve the community's standard of living through tourism. The implementation of this training uses the dialogue method in direct conversation and practice regarding the daily activities of village residents, local food and culture, as well as tourist attractions. The training participants were fathers, mothers, teenagers, youth groups and school children around Huta Raja Village who were very enthusiastic about taking part in the training and were not used to communicating in English due to environmental factors where English was very minimal. There has never been a similar activity provided to the people of Huta Raja Village. By holding this activity, the people of Huta Raja Village gained a lot of knowledge, such as learning to be more responsible for themselves, learning to become more independent in solving problems to create prosperity for the community. Keyword: hospitality; tourism improvement; and communication culture Abstrak: Tujuan dari Pengabdian Pada Masyarakat  yang dilakukan melalui pelatihan ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya pelayanan hospitality yang baik, dan kemampuan berbahasa Inggris masyarakat khususnya para pegiat bisnis hotel dan homestay, serta  untuk meningkatkan taraf hidup masyarat melalui pariwisata. Pelaksanaan pelatihan ini adalah dengan menggunakan metode dialog dalam direct conversation and practice tentang aktivitas sehari-hari warga desa, makanan dan budaya local, serta tempat-tempat wisata. Peserta pelatihan adalah kaum bapak, ibu, remaja, karang taruna, dan anak sekolah sekitar Desa Huta Raja yang begitu semangat mengikuti pelatihan yang belum terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Inggris karena faktor lingkungan yang sangat minim menggunakan bahasa Inggris. Belum pernah ada kegiatan serupa yang berikan kepada masyarakat Desa Huta Raja. Dengan diadakannya kegiatan ini, masyarakat Desa Huta Raja memperoleh banyak ilmu seperti belajar agar dapat lebih bertanggung jawab lagi pada dirinya, belajar menjadi diri yang lebih mandiri dalam memecahkan suatu permasalahan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Kata kunci: keramahan; peningkatan pariwisata; dan budaya komunikasi 

Rosa Maria Simamora (Universitas Katolik Santo Thomas); Bonar Gurning (Universitas Katolik Santo Thomas); Jon Pieter Situmorang (Universitas Katolik Santo Thomas); Pioro Benevolent Simarmata (Universitas Katolik Santo Thomas) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 137 -142
[PDF]
2191 TEKNIK PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Lihat Abstrak

Abstract: The problems that most often arise in the classroom are lack of student motivation and low student achievement. If teachers can respond quickly to problems these existing problems, they can become more reflective and critical of them learning process in the classroom. Therefore, the quality and quantity of the learning process in the classroom can be improved and improved. One way that teachers can improve the quality of learning is through classroom action research (PTK). Classroom Action Research (CAR) is a practical action with the aim of improving the quality of learning. PTK is part of Continuous Professional Development (PKB) as an effort to improve teacher competency as a whole, sequentially and planned. This is in accordance with the Regulation of the Minister of State and Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform Number 16 of 2009 concerning Functional Positions and Credit Scores. Referring to these regulations, PTK must be carried out by educators. PTK provides space for teachers to reflect on learning, identify challenges, and formulate an action as a solution to address these challenges. Evaluation of this training The training teacher is expected to be able to prepare a draft of Classroom Action Research. It is hoped that this draft can be further elaborated so that it becomes a comprehensive work of classroom action research. Keywords: classroom action research;learning outcomes; MTS Nurhasanah  Abstrak:Masalah yang paling sering muncul di kelas adalah kurangnya motivasi siswa dan rendahnya pencapaian siswa. Bila guru bisa cepat tanggap terhadap permasalahan-permasalahan yang ada ini, mereka dapat menjadi lebih reflektif dan kritis terhadap proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas proses pembelajaran di dalam kelaspun bisa diperbaiki dan ditiingkatkan. Salah satu cara yang bisa ditempuh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah tindakan praktis dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru secara keseluruhan, berurutan dan terencana. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kredit. Merujuk pada Peraturan tersebut, PTK wajib dilaksanakan oleh para pendidik. PTK memberikan ruang bagi guru untuk melakukan refleksi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan sebuah tindakan sebagai solusi untuk menyikapi tantangan tersebut. Ealuasi dari pelatihan ini Guru pelatihan diharapkan dapat menyusun sebuah draf Penelitian Tindakan Kelas. Draf ini diharapkan dapat dielaborasi kembali sehingga menjadi sebuah karya penelitian tindakan kelas yang komprehensif. Kata kunci: penelitian tindakan kelas; hasil belajar; MTS Nurhasanah

Mhd Ihsan (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Indra Ramadona Harahap (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Suparmadi Suparmadi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 131 - 136
[PDF]
2192 PERANCANGAN MESIN PEMISAH BIJI JAGUNG KERING PADA TONGKOLNYA DENGAN KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) BERBASIS SISTEM TERTANAM
Lihat Abstrak

Abstract: UD. Hasibuan is one of the businesses engaged in selling poultry feed for the surrounding city area. For poultry feed, the type of corn is usually dried corn taken from local farmers, and the process of separating the corn kernels and corn cobs is done manually (separated using a knife, one one by one) so that corn seed production is not optimal, plus the corn seed separator on the market is quite expensive. To overcome this, the researcher wanted to design a tool for separating corn kernels with cobs. This research used quantitative methods to find references for designing corn kernel separating machines. From the design results, it was found that the machine designed was made in the form of a small scale and a large scale, where each engine drive used a DC motor with 220VAC power, with a torque of 2800rpm, a current of 1.1A and a power of 125Watt, capable of separating dry corn from the cobs, by the help of a modified dividing axle on the engine. Apart from that, the machine works automatically, so that if there is corn to be separated, the artificial intelligence system or automatic system embedded in the system will be active, using an Arduino nano controller  with a 5Vdc voltage supply and an SFR 05 supporting sensor and a 1 channel relay module with supply. 5Vdc.            Keywords: Corn separator; Microcontroller; UD. Hasibuan Abstrak: UD. Hasibuan merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam penjualan pakan unggas untuk wilayah kota kisaran sekitar, untuk pakan unggas jenis jagung biasanya untuk jagung kering diambil dari petani sekitar, dan proses pemisahan antara biji jagung dan tongkol jagung dilakukan secara manual (dipisahkan dengan menggunakan pisau, satu persatu) sehingga produksi biji jagung tidak maksimal, ditambah lagi alat pemisah biji jagung dipasaran kategori cukup mahal. Untuk mengatasi hal tersebut, maka peneliti ingin merancang sebuah alat pemisah biji jagung dengan tongkol nya, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mencari refrensi perancangan mesin pemisah biji jagung. Dari hasil perancangan mendapati bahwa, mesin yang dirancang dibuat dalam bentuk scala kecil dan scala besar, dimana masing masing penggerak mesin menggunakan motor DC dengan daya 220VAC, dengan torsi 2800rpm, arus 1,1A dan daya 125Watt mampu untuk memisahkan jagung kering dari tongkolnya, dengan bantuan as pemisah yang dimodifikasi pada mesin. Selain itu mesin bekerja secara otomatis, sehingga jika ada jagung yang akan di pisahkan, sistem kecerdasan buatan atau sistem otomatis yang ditanamkan pada sistem akan aktif, dengan menggunakan controller  arduino nano dengan supply tegangan 5Vdc dan sensor pendukung SFR 05 dan modul relay 1 chanel dengan supply 5Vdc. Kata kunci: Pemisah jagung; Microcontroller; UD. Hasibuan

Ricki Ananda (sekolah tinggi manajemen informatika dan komputer royal); Muhammad Amin (sekolah tinggi manajemen informatika dan komputer royal); Adi Mas Afandi (sekolah tinggi manajemen informatika dan komputer royal) JURNAL TEKNISI
Vol 4 No 1 (2024)
Hal: 1-5
[PDF]
2193 PENGENALAN PROTOTYPE SISTEM PENGUNCI PINTU KIOS PAJAK BAHAGIA BERBASIS KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DENGAN RFID
Lihat Abstrak

Abstract: Tanjungbalai city is one of the most populous cities in North Sumatra province, so this city has 8 active markets, one of which is the happy market or tax. Currently the happy tax operates from morning to noon, and at night there are no guards, so sometimes theft often occurs at traders' kiosks. So, to anticipate a similar incident, a tax kiosk door locking device was designed using an RFID module with the concept of artificial intelligence. So a prototype was designed using the science and technology deception concept, where the tool simulates the theft process at one of the stalls belonging to traders at the Happy Market. so that when the kiosk is forced open, an alarm with a high buzzer type with a voltage of 12VDC will be active, and if it is opened using an RFID module whose ID Card does not match, then the RC 522 module connected to a voltage of 3.3VDC from the controller will turn on the high buzzer to notify people. or a nearby night guard.            Keywords: market city tanjugbalai; RFID; shoop door security system  Abstrak: Kota tanjungbalai merupakan salah satu kota terpadat di provinsi sumatera utara, sehingga kota ini memiliki 8 pasar yang aktif, dimana salah satunya adalah pasar atau pajak bahagia. Saat ini pajak bahagia beroperasi pada pagi sampai siang hari, dan ketika malam pajak bahagia tidak ada penjagaan, sehingga terkadang sering terjadi pencurian di kios kios milik pedagang. Sehingga untuk mengantisipasi kejadian yang sama, maka dirancang alat pengunci pintu kios pajak dengan menggunakan modul RFID dengan konsep kecerdasan buatan. Sehingga dirancang sebuah prototype dalam konsep depusi iptek, dimana alat tersebut mensimulasikan proses pencurian pada salah satu kios milik pedagang di pasar bahagia. sehingga ketika kios dibuka paksa, maka alarm dengan jenis high buzzer dengan tegangan 12VDC akan aktif, dan jika dibuka dengan menggunakan modul RFID yang ID Card tidak sesuai, maka modul rc 522 yang terhubung ketegangan 3.3VDC dari controller akan menyalakan high buzzer untuk memberi tahu orang atau penjaga malam sekitar. Keywords: pasar bahagia tanjungbalai; RFID; sistem pengaman pintu kios 

Ricki Ananda (SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER ROYAL); Muhammad Amin (SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER ROYAL); Adi Syahputra (SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER ROYAL); Imam Al Amin (SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER ROYAL) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 125 - 130
[PDF]
2194 Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka pada Sekolah Penggerak dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Lihat Abstrak

Abstract: This research was carried out because several problems were still found in implementing the independent curriculum in driving schools, so the realization of students as Pancasila student profiles was hampered. This research aimed to describe how the independent curriculum at driving schools contributes to realizing the Pancasila student profile and the supporting and inhibiting factors in its implementation at SMA Negeri 16 Pandeglang. The method used in this research is qualitative. The results of this research show that the independent curriculum has been implemented in driving schools to realize the Pancasila student profile, referring to the School Operational Curriculum (KOS), and the results can be seen in several characteristics of class XI and XII students, such as (1) independence; (2) creativity; and (3) cooperation. There are obstacles experienced, starting with the low quality of students, facilities, and parental support. The independent curriculum at the driving school at SMA Negeri 16 Pandeglang has been well implemented, starting with planning, implementation, results, and evaluation. There are supporting and inhibiting factors internally and externally, and the school provides solutions related to the obstacles faced in its implementation.Keywords: independent curriculum; school mover; P5Abstrak: Penelitian ini dilakukan karena masih ditemukan beberapa permasalahan dalam penerapan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak, sehingga perwujudan peserta didik sebagai profil pelajar Pancasila menjadi terhambat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila, apa saja faktor pendukung dan faktor pemghambat dalam penerapnnya di SMA Negeri 16 Pandeglang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adlah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan sudah diterapkannya kurikulum merdeka pada sekolah penggerak dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila mengacu pada Kurikilum Operasional Sekolah (KOS) dan hasilnya terlihat pada beberapa karakter peserta didik kelas XI dan XII seperti: (1) mandiri, (2) kreatif dan (3) gotong royong, serta terdapat hambatan yang dialami mulai dari rendahnya kualitas peserta didik, fasilitas dan dukungan orang tua. Penera-pan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak di SMA Negeri 16 Pandeglang sudah diterap-kan dengan baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan,hasil dan evaluasi, adanya faktor pen-dukung dan penghambat secara internal dan eksternal serta sekolah memberikan solusi terkait hambatan yang dihadapai dalam penerapannya.Kata kunci: kurikulum merdeka; sekolah penggerak; P5

Sinta Nuryuliani (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa); Damanhuri Damanhuri (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa); Wardatul Ilmiah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) JURNAL PENA EDUKASI
Vol 11 No 2 (2024)
Hal: 100 - 110
[PDF]
2195 PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA PT. PANCA NIAGA MANDIRI II SEI PIRING
Lihat Abstrak

Abstract: PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring is one of the companies engaged in the sale of Honda brand motorcycles in Sei Piring, Asahan Regency. PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring has a motorcycle sales strategy program through Social Media which is used as a digital-based marketing tool with the aim of increasing the reach of information about products. However, PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring experienced a problem, namely the lack of employee skills in using social media optimally. These obstacles were conveyed directly by the leadership of PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring during observation. Therefore, we provide solutions in the form of providing training for employees at PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring in optimizing social media as a means of digital marketing. The method in carrying out these activities is the provision of learning materials and data collection. The target of this activity is 90% of employees, especially those who work as social media admins of PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring is able to manage social media optimally. Keyword: digital marketing, optimal, social media Abstrak: PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penjualan sepeda motor merk Honda yang ada di Sei Piring, Kab. Asahan. PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring memiliki program strategi penjualan sepeda motor melalui Media Sosial yang dijadikan sarana marketing berbasis digital dengan tujuan meningkatkan jangkauan informasi tentang produk. Namun, PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring mengalami kendala yaitu kurangnya skill karyawan dalam menggunakan media sosial secara optimal. Kendala tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring saat kami melakukan observasi. Maka dari itu, kami memberikan solusi berupa pemberian pelatihan untuk karyawan-karyawan pada PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana digital marketing. Adapun metode dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah pemberian materi dan pengumpulan data. Target dari kegiatan ini adalah 90% para karyawan khususnya yang bertugas sebagai admin media sosial PT. Panca Niaga Mandiri II Sei Piring mampu mengelola media sosial dengan optimal. Kata kunci: digital marketing; media sosial; optimal

Abdul Karim Syahputra (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Rizky Fauziah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Andrew Ramadhani (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Septy Nur Intan (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 119 - 124
[PDF]
2196 WORKSHOP PENYUSUNAN BUTIR SOAL HOTS (HIGH ORDER THINKING SKILL) DAN EVALUASINYA DI UPT SDN 145 GRESIK
Lihat Abstrak

Abstract: PISA 2022 results for mathematics literacy in figure 1 show an increase of 5 positions, scientific literacy in figure 2 shows an increase of 6 positions and reading literacy shows an increase of 5 positions compared to PISA 2018. The results of interviews with 10 teachers in Gresik district stated that teachers experienced difficulty in composing HOTS type questions and confusion between Bloom's taxonomy and Anderson's taxonomy. Teachers experience difficulty in compiling HOTS type objective questions. This is a very urgent problem and needs to be addressed immediately. For this purpose, the PGSD community service team at PGRI Adi Buana Surabaya University carried out community service for the Gresik Elementary School Teacher Working Group (KKG) in the Gresik area, providing a workshop on preparing HOTS questions and evaluating them. A total of 24 representative teachers from schools throughout Gresik district attended the event. At the end of the activity, a response questionnaire will be given regarding the implementation of the workshop activities. The results obtained were that the teacher was able to create questions with the help of these operational verbs well, the Context Dependent Item Sets prepared by the teacher had the theme of Traditional Markets, Parks, Culture and Malls, and more than 50% of workshop participants had experienced an increase in understanding about compiling HOTS material.            Keywords: high order thinking skill; context dependent item sets Abstrak: Hasil PISA 2022 literasi matematika pada gambar 1 menunjukkan kenaikan 5 posisi, literasi sains pada gambar 2 menunjukkan kenaikan 6 posisi dan literasi membaca menunjukkan kenaikan 5 posisi dibandingkan PISA 2018.  Hasil wawancara 10 orang guru di kabupaten Gresik menyatakan bahwa guru mengalami kesulitan dalam menyusun soal bertipe HOTS dan bingung membedakan taksonomi Bloom dan taksonomi Anderson. Guru mengalami kesulitan dalam menyusun soal objektif bertipe HOTS. Hal ini merupakan masalah yang sangat urgent dan perlu segera ditanggani. Untuk kepentingan tersebut di atas tim pengabdian masyarakat PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melakukan pengabdian masyarakat bagi Kelompok Kerja Guru (KKG) Sekolah Dasar wilayah Gresik memberikan workshop penyusunan soal HOTS dan evaluasinya. Sebanyak 24 guru perwakilan dari sekolah se-kabupaten Gresik hadir dalam acara tersebut. Di akhir kegiatan akan diberikan angket respon berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan workshop. Hasil yang diperoleh adalah guru dapat membuat soal dengan bantuan kata kerja operasional tersebut dengan baik, Context Dependent Item Sets yang disusun guru bertema Pasar Tradisional, Taman, Budaya dan Mall, dan lebih dari 50% peserta workshop telah mengalami peningkatan pemahaman tentang menyusunan materi HOTS. Kata kunci: high order thinking skill; context dependent item sets

Feny Rita Fiantika (Universita PGRI Adi Buana Surabaya); Triman Juniarso (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya); Dian Kusmaharti (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya); Reza Rachmadtullah (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya); Apri Irianto (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 113 - 118
[PDF]
2197 PELATIHAN JARINGAN KOMPUTER SEDERHANA PADA SMK KARYA UTAMA
Lihat Abstrak

Abstract: A computer network or computer network refers to a telecommunications network that allows computers to interact by exchanging data. Its function is to ensure that each element in a computer network can communicate and provide services according to its purpose. A simple training program conducted in understanding computer networks also provides support to students in completing network-related tasks. The learning approach used involves hands-on practice in network training, designed to create a fun learning experience. Vocational High School (SMK) is a type of official educational institution that provides secondary level vocational education programs, with the aim of preparing students to work in specific fields. The aim of this training program is to provide the skills, knowledge and attitudes needed when facing challenges and problems. The hope is that after participating in this training, students will develop characters that include honesty, discipline, hard work, creativity and independence.. Keyword: computer network; students, training. Abstrak: Jaringan komputer atau jejaring komputer merujuk pada rangkaian telekomunikasi yang memungkinkan komputer-komputer berinteraksi dengan pertukaran data. Fungsinya adalah untuk memastikan bahwa setiap elemen dalam jaringan komputer dapat berkomunikasi dan memberikan layanan sesuai dengan tujuannya. Program pelatihan sederhana yang dilakukan dalam pemahaman jaringan komputer juga memberikan dukungan kepada siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengan jaringan. Pendekatan pembelajaran yang digunakan melibatkan praktik langsung dalam pelatihan jaringan, yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jenis lembaga pendidikan resmi yang menyelenggarakan program pendidikan kejuruan tingkat menengah, dengan tujuan mempersiapkan peserta didik untuk bekerja di bidang-bidang spesifik. Tujuan dari program pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang diperlukan ketika menghadapi tantangan dan masalah. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, siswa akan mengembangkan karakter yang mencakup kejujuran, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian. Kata kunci: jaringan komputer; siswa, pelatihan

Tika Christy (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Febby Madonna Yuma (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Rizky Fauziah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Alvin Alfadilah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 3 No 2 (2023)
Hal: 101 - 106
[PDF]
2198 Peningkatan Hasil dan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Berdifferensiasi
Lihat Abstrak

Abstract: The objectives of this study are: 1. Knowing the improvement of learning outcomes of students in class IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta through differentiated learning methods. 2. Knowing the increase in learning activities of students of class IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta through the use of differentiated learning methods. The results of the study were student scores in cycle 1, namely 33.33% to 81.11% in cycle 2 while student activeness was 40, 74% in cycle 1 to 81.11% in cycle 2. The value of student completeness in the Pre-Cycle was 11.11% and active students were only 37.07% increased in cycle 1 and further increased in cycle 2. Thus differentiated learning can improve learning outcomes and activities of students in class IX A SMP Negeri 2 RongurnihutaKeywords: differentiated learning, procedure text Abstak: Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta melalui metode pembelajaran berdiferensiasi. 2. Mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas kelas IX A SMP Negeri 2 Ronggurnihuta melalui penggunaan metode pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian yaitu nilai siswa pada siklus 1 yaitu 33,33 % menjadi 81,11 % pada siklus 2 sedangkan keaktifan siswa yaitu 40, 74% pada siklus 1 menjadi 81,11 % pada siklus 2. Nilai ketuntasan siswa yang pada Pra Siklus yaitu 11,11 % dan siswa yang aktif hanya 37,07% meningkat pada siklus 1 dan semakin meningkat pada siklus 2. Dengan demikian pemelajaran berdiferensiasi dapat meningktkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Rongurnihuta.Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, teks prosedur

Sabam Raulina JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol No ()
Hal: 327 - 332
[PDF]
2199 Tanpa Judul - JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol No ()
Hal: 327 - 332
2200 Tanpa Judul - JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol No ()
Hal: 327 - 332