Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
2821 Communication Problems Between Teacher and Students In English Subject
Lihat Abstrak

Abstract: This study was carried out to know the main factors that caused students' and teachers' communication problems in communicating using the English language in learning English subjects. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive design. This study's subjects were 26 students in the class VIII-3 of MTs Swasta MIM Langsa and the English teacher who taught at this class. The data were collected using three collecting data techniques; there were interviews, questionnaires, and observation. Based on the data collection, the researcher found that the main factors that caused students' communication problems in communicating by using the English language were semantical, grammatical, and phonological factors. It happened in the process of delivering information or receiving information. Other factors were the noise from outside of the classroom, vehicle sound, and the distance between the speaker and listener. The last factors that caused communication problems were students' psychology as a listener, such as weak memory and lack of motivation. The teacher also had communication problems, but it was caused by environmental factors (physical barriers). The teacher did the teacher ways to solve these obstacles, so that communication between students and teacher runs by using English. Keywords: communication; students; teachers  Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor utama penyebab masalah komunikasi siswa dan guru dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran mata pelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas VIII-3 MTs Swasta MIM Langsa dan guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas ini. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik pengumpulan data; ada wawancara, kuesioner, dan observasi. Berdasarkan pengumpulan data, peneliti menemukan bahwa faktor utama yang menyebabkan masalah komunikasi siswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris adalah faktor semantik, gramatikal, dan fonologis. Itu terjadi dalam proses menyampaikan informasi atau menerima informasi. Faktor lainnya adalah kebisingan dari luar kelas, suara kendaraan, dan jarak antara pembicara dan pendengar. Faktor terakhir yang menyebabkan masalah komunikasi adalah psikologi siswa sebagai pendengar, seperti daya ingat yang lemah dan motivasi yang kurang. Guru juga mengalami masalah komunikasi, namun disebabkan oleh faktor lingkungan (hambatan fisik). Guru melakukan cara-cara guru untuk mengatasi kendala tersebut, sehingga komunikasi antara siswa dan guru berjalan dengan menggunakan bahasa Inggris. Kata kunci: guru; komunikasi; siswa

Wahidah Wahidah (IAIN Langsa); Hayatul Ridha JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 75 - 80
[PDF]
2822 Problematika Non-Linguistik Siswa Dalam Berbicara Bahasa Inggris
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the non-linguistic problems faced by students of the English Department in learning to speak and the steps that must be taken to overcome non-linguistic problems faced by students. This research uses a qualitative approach. Research participants were fifth-semester students of the English Department. The instruments used in this study were semi-structured interviews and closed questionnaires. Data collection was carried out through observation, interviews, and questionnaires. The collected data were analyzed using a qualitative data analysis approach. The analysis was carried out in three steps; data reduction, data presentation, and concluding. The results showed that students experienced difficulties in practicing speaking activities due to non-linguistic factors such as anxiety, nervousness, shame, and self-confidence. Other factors, such as motivation, teaching methods, and teaching materials, also hinder students in learning to speak. However, not all students experience non-linguistic problems in learning to speak. Keywords: non-linguistic; speaking  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan nonlinguistik yang dihadapi mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris dalam pembelajaran berbicara dan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengatasi permasalahan nonlinguistik yang dihadapi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Partisipan penelitian adalah mahasiswa semester lima Jurusan Bahasa Inggris. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur dan kuesioner tertutup. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis data kualitatif. Analisis dilakukan melalui tiga langkah; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mempraktikkan kegiatan berbicara karena faktor non kebahasaan seperti kecemasan, gugup, malu dan percaya diri. Faktor lain seperti motivasi, metode pengajaran dan bahan ajar juga menjadi penghambat siswa dalam belajar berbicara. Namun, tidak semua siswa mengalami masalah non-linguistik dalam pembelajaran berbicara. Kata kunci: berbicara; non-linguistik

Cut Intan Meutia; Cut Intan Meutia (IAIN Langsa); Fadhillah Wiandari (IAIN Langsa); Ade Hilda Husaini JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 81 - 89
[PDF]
2823 Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Portofolio
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to increase student learning motivation by applying a portfolio-based service model to the Counseling (BK) guidance service on the dangers of drugs and their impact in class XI IPA-1 SMA Negeri Siborongborong. The subjects of the study were 37 students of class XI IPA-1 at SMA Negeri 1 Siborongborong. The object of research is student learning motivation. The research was conducted in the odd semester of the 2019/2020 school year. This research was conducted in 2 cycles. This study's success is marked by the increase in student motivation in BK services on the dangers of drugs, and the impact reaches a percentage of 85%. The research results were obtained as follows: In the first cycle, 22 students had completed their studies (59.46%) in terms of their learning motivation, while 15 students (40.54%) had not yet completed it seen from their learning motivation. Of 37 students entirely or 100% have completed. From the results of the action in cycle I and cycle II, it is concluded that the application of a portfolio-based service model can increase student motivation on BK services on the dangers of drugs and their impact in class I XI IPA-1 SMA Negeri 1 Siborongborong North Tapanuli Regency academic year 2019/2020Keywords: counseling guidance; motivation to learn; portfolioAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan model layanan berbasis portopolio pada layanan Bimbingan Konseling (BK) materi bahaya narkoba dan dampaknya di kelas XI IPA-1 SMA Negeri Siborongborong. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 1 Siborongborong yang berjumlah 37 siswa. Objek penelitian adalah motivasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar siswa dalam layanan BK materi bahaya narkoba dan dampaknya mencapai presentase 85%. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : Pada siklus I diperoleh dari 37 siswa terdapat 22 orang yang tuntas belajarnya (59,46%) dilihat dari motivasi belajarnya, sedangkan 15 siswa (40,54%) belum tuntas dilihat dari motivasi belajarnya kemudian Pada siklus II diperoleh dari 37 siswa seluruhnya atau 100% telah mendapatkan ketuntasan. Dari hasil Tindakan pada siklus I dan Siklus II maka disimpulkan bahwa Penerapan model layanan berbasis portofolio dapat meningkatkan motivasi siswa pada Layanan BK materi bahaya narkoba dan dampaknya di kelas I XI IPA-1 SMA Negeri 1 Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pelajaran 2019/2020Kata kunci: bimbingan konseling; motivasi belajar; portofolio

Rosinta Naibaho; Rosinta Naibaho (SMA Negeri 1 Siborongborong) JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 55 - 64
[PDF]
2824 wahyuni wahyuni (Institut Agama Islam Negeri Langsa); wahyuni wahyuni (Institut Agama Islam Negeri Langsa); Nuril Husna (Universitas Syiah Kuala); Nuril Husna JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 43 - 48
[PDF]
2825 EVALUASI SEBAGAI IMPELEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN
Lihat Abstrak

Untuk menghimpun informasi yang dijadikan dasar untuk mengetahui taraf kemajuan, perkembangan, dan pencapaian belajar serta keefektifan pengajaran maka perlu diadakan evaluasi pembelajaran mencakup kegiatan pengukuran dan penilaian. Dalam penelitian ini, evaluasi pembelajaran dapat dibedakan atas evaluasi konteks, input, proses, hasil dan outcome. Proses evaluasi dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengolahan hasil dan pelaporan.  Teknik evaluasi digolongkan menjadi dua yaitu  teknik tes dan teknik non Tes. Secara umum manfaat yang dapat diambil dari kegiatan evaluasi dalam pembelajaran, yaitu: 1. Memahami sesuatu (mahasiswa seperti entry behavior, motivasi, dan lain-lain), sarana dan prasarana, dan kondisi dosen; 2. Membuat keputusan : kelanjutan program, penanganan masalah, dan lain-lain; 3. Meningkatkan kualitas KBM : komponen-komponen KBM

Muthia Dewi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 102-108
[PDF]
2826 SIMULASI ALAT TREADMILL ELEKTRIK UNTUK KEBUGARANBA DAN DENGAN TEKNIK PWM BERBASIS MIKROKONTROLER
Lihat Abstrak

dari penelitian ini adalah dapat membuat serta menghasilkan desain perangkat keras treadmill elektrik untuk kebugaran badan berbasis mikrokontroler. Metode pelaksanaannya di bagi menjadi dua yaitu perancangan sistem perangkat keras dan perancangan perangkat lunak. Perancangan perangkat keras dibuat dengan menggabungkan beberapa sistem yang digunakan dan perangkat lunak untuk membuat program agar sistem sesuai dengan yang diteliti. Program yang digunakan untuk alat ini menggunakan bahasa basic. Dan dikodekan kedalam bahasa “hex” dengan sofware kode Vision AVR (CVAVR). Untuk mengontrol alat ini menggunakan tombol. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa alat kebugaran badan berbasis mikrokontroler mampu bekerja secara baik. Alat kebugaran badan ini dapat dikontrol melalui tombol setelah menekan tombol maka papan karet yang menggunakan bahan lunak akan berjalan sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Dan hasil kecepatan akan ditampilkan pada layar LCD.

Dandi Irawan (STMIK Triguna Dharma); Dedi Setiawan (STMIK Triguna Dharma); Milfa Yetri (STMIK Triguna Dharma) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 128-137
[PDF]
2827 EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING BERBASIS MEDIA SOSIAL FACEBOOK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
Lihat Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran daring berbasis media sosial facebook lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring biasa dan untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar siswa yang diberi pembelajaran daring berbasis media sosial facebook lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar siswa yang diberi pembelajaran daring biasa. Penelitian ini mengambil tempat di SMP Taman Siswa Suka Damai Kisaran Kabupaten Asahan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Taman Siswa Suka Damai Kisaran Kabupaten Asahan. Dan yang menjadi sampelnya adalah siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini merupakan penelitian campuran (Mix Methods). Penelitian dilakukan terhadap dua kelompok sampel, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : wawancara, observasi, tes hasil belajar.Analisis data dilakukan dengan dua cara: analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil intepretasi data kalimat ini  berfungsi untuk penyempurnaan kelengkapan pembelajaran ataupun model; 2) Analisis data efektifitas model antara kelas kontrol dan kelas eksperimen digunakan pengujian perbedaan teknik statistik inferensial Uji t (t test). Toleransi untuk pengujian hipotesis digunakan α = 0,05. Dari hasil penelitian diperoleh pembelajaran daring berbasis media sosial facebook lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring biasa (76,40% > 72,03%) dan peningkatan hasil belajar siswa yang diberi pembelajaran daring berbasis media sosial facebook lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar siswa yang diberi pembelajaran daring biasa.

Mustika Fitri L Sibuea (STKIP Asy-Syafi'iyah Internasional Medan); Muhammad Ardiansyah Sembiring (STMIK Triguna Dharma); Raja Tama Andri Agus (STMIK Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 1 (2020)
Hal: 73-77
[PDF]
2828 RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN KUNCI PINTU LEMARI BERBASIS MIKROKONTROLER
Lihat Abstrak

: penerapan otomatisasi dalam kehidupan sehari – hari dapat dilihat dari berbagai faktor antara lain adalah lingkungan dan taman, untuk lampu taman dapat diterapkan otomasi dalam hal penghematan biaya. Penerapan sensor cahaya dan monitoring melalui aplikasi platform yang ada dapat membantu pemantauan apakah lampu taman sudah dinyalakan atau belum.. Sensor LDR  adalah LDR (Light Dependent Resistor) merupakan salah satu komponen resistor yang nilai resistansinya akan berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang mengenai sensor ini. LDR juga dapat digunakan sebagai sensor cahaya. Perlu diketahui bahwa nilai resistansi dari sensor ini sangat bergantung pada intensitas cahaya. Semakin banyak cahaya yang mengenainya, maka akan semakin menurun nilai resistansinya. Sebaliknya jika semakin sedikit cahaya yang mengenai sensor (gelap), maka nilai hambatannya akan menjadi semakin besar sehingga arus listrik yang mengalir akan terhambatPenerapan IOT dalam rancang bangun alat ini menggunakan platform blynk. Blynk merupakan platform untuk aplikasi OS Mobile (iOS dan Android) yang bertujuan untuk kendali module Arduino, Raspberry Pi, ESP8266, WEMOS D1, dan module sejenisnya melalui Internet

Rosmawati Barus (STMIK Triguna Dharma) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 109-115
[PDF]
2829 SISTEM KENDALI AKTUATOR MICROWAVE POINT TO POINT MENGGUNAKAN TEKNIK HALF-DUPLEX BERBASISMIKROKONTROLLER
Lihat Abstrak

Sistem Kendali Aktuator merupakan sebuah sistem kontrol yang dapat mengendalikan pergerakan antena microwave untuk melakukan rotasi yang dapat dikontrol dikontrol dengan device android untuk mendapatkan nilai pancaran gelombang mikro dengan kualitas yang baik. Umumnya Proses pointing menghubungkan jaringan point to point dari microwave ke microwave namun masih menerapkan sistem parameter setting sehingga memakan waktu yang lama untuk mendapatkan sinyal terbaik. Pada proses ini terdapat resiko pada hasil jaringan, pasalnya instalasi microwave dilakukan di atas tower dengan ketinggian yang bervariasi  sehingga  dapat  mengakibatkan  obstacle  dan  deviasi (interveren) sehingga tidak mendapatkan nilai pancaran dari microwave transmitter, dari hasil penelitian ini maka dirancanglah sistemkendaliaktuator microwave point to point menggunakan teknik half-duplex berbasis mikrokontroler” agar dapat meminimalisir resiko pada nilai yang di hasilkan pada saat proses pointing, mempermudah dan mempercepat proses pointing sebab pointing dapat dikontrol melalui smartphone sehingga teknisi hanya cukup melakukan instalasi.

Muhammad Zikri (STMIK Triguna Dharma) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 96-101
[PDF]
2830 PERANCANGAN BOR KAYU OTOMATIS PADA PRODUKSI MEBEL DENGAN METODE PWM BERBASIS MIKROKONTROLER
Lihat Abstrak

Papan kayu merupakan salah satu bahan baku yang sangat penting dalam pembuatan berbagai jenis produksi dalam industri mebeul. Penggunaan dan pengolahan kayu yang baik merupakan hal terpenting dalam  memproduksi meubel. Salah satu pengolahan kayu pada industri mebel adalah dalam hal pengeboran kayu untuk menyatukan kerangka kayu. Proses pengeboran yang dilakukan dalam jumlah yang banyak tentu sangat dimungkinkan terjadi, apabila produk yang dihasilkan dalam jumlah yang banyak. Ketebalan kayu juga menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pengeboran.Kayu yang memiliki ketebalan cukup besar tentu membutuhkan kekuatan pengeboran yang lebih juga.Hal ini menuntut dibutuhkan mesin pengebor yang dapat menyesuaikan kekuatan putaran dengan ketebalan kayu yang di bor, sehingga didapatkan hasil yang efektif dalam melakukan pengeboram kayu pada industri meubel. Metode Pulse Width Modulation (PWM) adalah salah satu teknik modulasi dengan mengubah lebar pulsa (duty cycle) dengannilaiamplitudodanfrekuensi yang tetap. Besar lebar pulsa ini nantinya yang akan digunakan untuk mengatur kecepatan putaran motor sehingga mesin bor dapat bekerja dengan kecepatan yang disesuaikan dengan ketebalan kayu yang akan dibor.

Dody Isman (STMIK Triguna Dharma) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 86-90
[PDF]
2831 Implementasi Teknik PWM (Pulse Width Modulation) Pada Wipper Mobil Otomatis Berbasis Mikrokontroler
Lihat Abstrak

Pada dasarnya, Wipper mobil masih dihidupakan secara manual oleh setiap pengguna kendaraan  khususnya mobil.Wipper yang diaktifkan secara manual sering mengalami kesalahan serta keterlambatan dalam pengaktifan. Hal ini dapat berakibat pada terjadinya sebuah kecelakaan lalu lintas. Sebaiknya apabila Wipper dapat dipergunakan secara ototmatis bila kemmudian air hujan turun diatas permukaan kaca mobil. Tentu saja hal ini sangat mudah bagi pengguna kendaraan  dalam menjalankan kendaraanya. wipper ini akan ototmatis nyalah jika ada hujan yang akan turun diatas permukaan kaca depan mobil sesuai dengan debit hujan yang sudah ditentukan. Dengan memanfaatkan Arduino uno dan motor servo dapat dirancang sistem wipper otomatis. Sistem otomatis ini untuk kondisi hujan dapat memanfaatkan sensor hujan sebagai inputan sistem.dengan begitu jika kondisi inputan diolah oleh ke Arduino uno untuk menggerakkan motor servo. Diharapkan wipper otomatis dapat mendeteksi air hujan dengan baik dan efesien. Sehingga mengurangi terjadinya resiko kecelakaan.

Alfred Atma Matatie Harefa (STMIK Triguna Dharma); Zulfian Azmi (STMIK Triguna Dharma); Hafizah Hafizah JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 91-95
[PDF]
2832 Implementasi Data Mining Dalam Memprediksi Harga Crude Palm Oil (CPO) Pasar Domestik Menggunakan Algoritma Regresi Linier Berganda (Studi Kasus Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara)
Lihat Abstrak

Minyak kelapa sawit atau yang lebih dikenal dengan Crude Palm Oil (CPO) merupakan salah satu produk perkebunan yang menjadi komoditas utama ekspor Indonesia. Prospek pasar bagi minyak kelapa sawit cukup menjanjikan, karena permintaan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup besar hal ini mengakibatkan harga minyak kelapa sawit di pasaran menjadi sangat penting untuk diamati dan diprediksi. Memprediksi harga minyak kelapa sawit sangat penting bagi instansi khususnya Dinas Perkebunan agar dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam hal tata niaga minyak kelapa sawit. Untuk mempermudah dalam memprediksi harga Crude Palm Oil (CPO) pasar domestik maka perlu dirancang suatu aplikasi Data Mining menggunakan metode Regresi Linier Berganda yang diharapkan dapat membantu memprediksi harga Crude Palm Oil (CPO) pasar domestik secara cepat, tepat dan akurat. Data Mining merupakan pengekstrakan informasi baru yang diambil dari bongkahan data yang besar yang membantu dalam pengambilan keputusan.Dengan implementasi Data Mining maka masalah yang ada dapat terbantu dan teratasi sehingga memberikan kemudahan dalam memprediksi harga Crude Palm Oil (CPO) pasar domestik. Penelitian yang dilakukan menghasilkan program aplikasi Data Mining dengan metode Regresi Linier Berganda.

Ahmad Fitri Boy (STMIK Triguna Dharma) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 78-85
[PDF]
2833 Penerapan Supervisi Kolaboratif Untuk Peningkatan Kinerja Guru
Lihat Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 8 Siantinganting kecamatan Pangururan pada tahun pelajaran 2018/2019. Pada tahun ini banyak hasil peneltian yang kurang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan. Peneliti mengambil tempat penelitian di SD Negeri 8 Siantinganting kecamatan Pangururan karena peneliti juga adalah kepada sekolah di SD tersebut. Waktu penelitian ini adalah tahun pelajaran 2018/2019. Selama penelilitan tersebut peneliti mengumpulkan data awal, menyusun program supervisi, pelaksanaan supervisi, analisis, dan tindak lanjut. Berdasarkan temuan hasil penelitian ada empat hal yang dikemukakan dalam penelitian tindakan ini, yakni simpulan tentang: (1) Peningkatan kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran, (2) peningkatan jinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, (3) peningkatan kinerja guru dalam menilai prestasi belajar, (4) peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajr siswa.Kata kunci: supervisi kolaboratif, kinerja guru

Ati Simbolon JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 91 - 96
[PDF]
2834 Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Metode Resitasi dan Metode Kerja Kelompok
Lihat Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 070980 Maowo, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode resitasi dan metode kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung perkalian dan pembagian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-B dengan jumlah siswa 31 orang terdiri dari 29 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Metode yang digunakan adalah metode resitasi dan metode kerja kelompok yaitu dengan pemberian tugas agar siswa lebih bertanggungjawab dan mampu bekerjasama dalam kemlompok tertentu. dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil belajar setelah dilaksanakan tindakan. Pada siklus I rata-rata kelas siswa meningkat menjadi 64,71 dengan ketuntasan kelas 38,7%. Pada siklus II, nilai rata-rata sebesar 78,61 dan ketuntasan kelas 90,3%. Berdasarkan hasil yang didapat, maka prestasi keterampilan siswa dalam operasi hitung perkalian dan pembagian ada kemajuan yang signifikan. dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran resitasi dan metode kerja kelompok dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam operasi hitng perkalian dan pembagian.Kata kunci: metode resitasi, metode kerja kelompok, operasi hitung

Gatiria Zebua JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 145 - 150
[PDF]
2835 Penerapan In House Training Guna Meningkatkan Perilaku dan Kinerja Guru Dalam Menyusun RPP
Lihat Abstrak

-

Yusmawati Yusmawati JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 121 - 128
[PDF]
2836 Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Time Token
Lihat Abstrak

-

Suasami Hia JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 135 - 144
[PDF]
2837 Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA Melalui Strategi SETS
Lihat Abstrak

-

Berlin Sarumaha JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 111 - 120
[PDF]
2838 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Metode Discovery Learning
Lihat Abstrak

Metode Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang memberi kesempatan kreatifitas siswa dengan mendasarkan kepada potensi siswa agar siswa menemukan pengalaman atau hasil belajarnya sendiri. Pada pembelajaran ini siswa diharapkan dapat menemukan sendiri dan menyelidiki sendiri sehingga konsep dan pengertian yang ditemukan merupakan pengertian yang betul-betul dikuasai sehingga mudah digunakan atau diterapkan dalam situasi yang lain. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode discovery learning pada materi lingkaran siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Pembda 2 Gunungsitoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode discovery learning. Dari hasil tes dapat diketahui bahwa dari jumlah siswa 23 siswa 19 siswa (86,96%) dinyatakan tuntas secara klasikal, hal ini dilihat dari ketuntasan nilai siswa dari pembelajaran pada siklus I pertemuan I (56,52%), hasil belajar pada siklus I pertemuan II (86,96%) meningkatkan sebanyak 21,74%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode discovery learning dalam materi keliling lingkaran dan las lingkaran benar-benar memberi hasil yang sangat memuaskan.Kata kunci: pendekatan kontekstual, metode discovery learning, lingkaran

Kristiani Zebua JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 129 - 134
[PDF]
2839 Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam menyusun Perencanaan Pembelajaran Melalui Pembinaan Kolaboratif
Lihat Abstrak

-

Kartio Marbun JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 105 - 110
[PDF]
2840 Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah
Lihat Abstrak

-

Binsar Lubis JURNAL GLOBAL EDUKASI
Vol 3 No 2 (2019)
Hal: 75 - 82
[PDF]