Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
1541 PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN (PMIK) DI DPD PORMIKI DKI JAKARTA
Lihat Abstrak

Abstract: Performance plays an important role in healthcare services, but challenges such as lack of work motivation due to high workloads, time pressure, minimal recognition, limited career development, and lack of supervisor support can reduce motivation and impact the performance of medical recorders.The purpose of this research is to determine the effect of work motivation on the performance of Medical Recorders and Health Information (PMIK) at the DPD PORMIKI DKI Jakarta.The type of research used is quantitative research employing a cross-sectional design.From a total of 2,011 PMIK members, 95 respondents were selected using the quota sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression tests.The results of the analysis using simple linear regression show that there is an influence between the work motivation variable and the performance variable of Medical Recorders and Health Information (PMIK) at DPD PORMIKI DKI Jakarta, with a significance value (P-value) of 0.000 (<0.05), and the obtained regression equation is Y = 9.773 + 0.389X. Keywords: Work Motivation, Performance, Medical Record and Health Information                  Officers (PMIK) Abstrak: Kinerja memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, namun tantangan seperti kurangnya motivasi kerja akibat beban kerja tinggi, tekanan waktu, minimnya pengakuan, terbatasnya pengembangan karier, serta kurangnya dukungan atasan dapat menurunkan motivasi dan berdampak pada kinerja perekam medis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) di DPD PORMIKI DKI Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Dari total  2.011 anggota PMIK didapatkan 95 responden yang dipilih menggunakan teknik kuota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis dengan regresi linear sederhana, dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh antara variabel motivasi kerja dengan variabel kinerja Perekam Medis dan  Informasi  Kesehatan (PMIK) di DPD PORMIKI DKI Jakarta dengan nilai signifikansi P-value 0,000 (<0.05), dengan persamaan regresi yang didapatkan yaitu Y= 9.773 + 0.389X. Kata kunci: Motivasi Kerja, Kinerja, Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK)  

Jihan Saskia Salsabilla; Witri Zuama Qomarania; Hosizah Hosizah; Tria Saras Pertiwi JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3083-3089
[PDF]
1542 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PLN (PERSERO) UP 3 BINJAI
Lihat Abstrak

Abstract: This research was conducted at PT PLN (Persero) UP3 Binjai with the aim of analyzing the influence of work motivation and work discipline on employee performance.  The population was 50 employees who worked at the PT PLN (Persero) UP3 Binjai company and the sampling technique was taken using saturated samples so that the total sample used was 55 respondents. The type of data used in this research is primary data and the data source used is distributing questionnaires to respondents on a Likert scale. The data analysis technique uses Smart PLS. The results of this research partially show that work motivation has a positive and significant effect on employee performance, partially work discipline has an effect on employee performance. The results of this research simultaneously or as a whole show that work motivation and work discipline influence employee performance. The calculation results obtained an R Square value of 0.683, which means that 68.3% of variations or changes in employee performance are influenced by work motivation and work discipline, while the remaining 31.7% is explained by other variables. Keywords: Work Motivation, Work Discipline and Employee Performance Abstrak: Penelitian ini dilakukan di PT PLN (Persero) UP3 Binjai dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Populasinya adalah karyawan yang bekerja pada perusahaan PT PLN (Persero) UP3 Binjai berjumlah 50 orang dan teknik pengambilan sampel diambil dengan menggunakan sampel jenuh sehingga total sampel yang digunakan sebanyak 55 responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sumber data yang digunakan adalah menyebarkan kuesioner kepada responden dengan skala likert. Teknik analisis data menggunakan Smart PLS. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, secara parsial disiolin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini secara simultan atau keseluruhan menunjukkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil perhitungan diperoleh nilai R Square sebesar 0,683 yang berarti 68,3% variasi atau perubahan kinerja pegawai dipengaruhi oleh motivasi kerja dan disiplin kerja, sedangkan sisanya sebesar 31,7% dijelaskan oleh variabel lain. Kata kunci: Motivasi Kerja,  Disiplin Kerja dan  Kinerja Karyawan 

Karisma Safitri; Muhammad Yalzamul Insan; Siswa Pratama JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1112-1119
[PDF]
1543 PERLINDUNGAN KEUANGAN NEGARA TERKAIT PEMESANAN PLAT NOMOR KENDARAN ILEGAL PERSPEKTIF SADD ADZ- DZARIAH
Lihat Abstrak

Abstract: This study examines the practice of ordering and selling illegal vehicle license plates in Beringin Village, Deli Serdang Regency, using the Sadd Adz-Dzariah approach in Islamic law. Such activities harm state finances by reducing potential tax revenues and contributing to increased criminal acts. Although these transactions meet the legal requirements of a sale in Islamic jurisprudence, they involve a high degree of harm (mafsadah). According to the Sadd Adz-Dzariah principle, actions that are originally permissible can become prohibited if they are likely to cause damage. Therefore, despite providing economic benefits for sellers, the sale of illegal license plates is deemed impermissible due to the greater harm it causes compared to its benefits. Keywords: Sadd Adz-Dzariah, Illegal License Plates, Islamic Law, Muamalah                 Jurisprudence, State Finances, Buying And Selling, Harmful Impacts Abstrak: Penelitian ini membahas praktik pemesanan dan penjualan plat nomor kendaraan ilegal yang terjadi di Desa Beringin, Kabupaten Deli Serdang, dengan menggunakan pendekatan Sadd Adz-Dzariah dalam hukum Islam. Aktivitas ini dipandang merugikan keuangan negara karena menghilangkan potensi penerimaan pajak kendaraan serta berkontribusi terhadap peningkatan tindak kriminalitas. Meskipun dari segi jual beli, transaksi ini memenuhi rukun dan syarat sah menurut fiqih, praktiknya mengandung unsur kemafsadatan yang tinggi. Dalam prinsip Sadd Adz-Dzariah, tindakan yang semula mubah bisa menjadi haram bila berpotensi menimbulkan kerusakan. Oleh karena itu, penjualan plat nomor ilegal ini, meskipun memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, tetap dipandang tidak diperbolehkan karena lebih banyak membawa kerugian daripada kemaslahatan. Kata kunci: Sadd Adz-Dzariah, Plat Nomor Ilegal, Hukum Islam, Fiqih Muamalah, Keuangan Negara, Jual Beli, Dampak Kemafsadatan  

Muhammad Da’i Qolbi; Muhammad Yadi Harahap JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3203-3209
[PDF]
1544 DEVELOPMENT OF E-LKPD BASED (R2L) TO IMPROVE STUDENTS’ HOTS SCIENCE LITERACY SKILLS
Lihat Abstrak

Abstract: Science literacy is the one very important skill that students must have. Students' ability to read is still classified as low. This reflects that level of higher-order thinking skills (HOTS) in scientific literacy has not been adequately developed. This research used kinds of development known as R&D (Research and Development) research. The product developed that is Interactive E-LKPD based on the R2L method on chemical equilibrium material. The result of need analysis that has been carried out state requires Interactive E-LKPD based on Reading to Learn (R2L) on chemical equilibrium material to increase HOTS Literacy students get data 100% students agree that using the interactive E-LKPD based on Reading to Learn (R2L) to be developed as a learning support. It was found that very feasible to used Sig <0.05, therefore Ha is accepted and H0 is rejected. Result give an interactive influence of E-LKPD based on Reading to Learn (R2L) on chemical equilibrium material on student learning outcomes and shows a increase in students' HOTS Science Literacy abilities also E-LKPD suitable to used. Keywords: Interactive E-LKPD, HOTS Ability, Literacy, R2L

Kurnia Wati Br Bangun; Iis Siti Jahro JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1127-1133
[PDF]
1545 DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE (STUDI PUTUSAN NOMOR 2593/ PID.SUS/ 2022/PN.MDN DAN PUTUSAN NO. 14/ PID.B/2016/ PN.TBK
Lihat Abstrak

Abstract: This study explores the disparity in judicial decisions on online gambling criminal cases, focusing on two verdicts: Decision No. 2593/Pid.Sus/2022/PN.Mdn and Decision No. 14/Pid.B/2016/PN.Tbk. Although both defendants were charged with relatively similar offenses, significant differences were found in the legal bases applied and the outcomes of the rulings. This research adopts a normative juridical approach using literature review and document analysis techniques. The findings reveal that the disparity stems from differences in legal interpretation among judges, inconsistency in the application of legal provisions, and the absence of standardized sentencing guidelines. The study recommends the development of consistent sentencing frameworks to ensure legal justice for online gambling offenders. Keywords: Sentencing Disparity, Criminal Offense, Online Gambling, Judge, Electronic                  Information Law Abstrak: Penelitian ini membahas disparitas putusan hakim terhadap perkara tindak pidana perjudian online berdasarkan studi terhadap dua putusan pengadilan, yaitu Putusan No. 2593/Pid.Sus/2022/PN.Mdn dan Putusan No. 14/Pid.B/2016/PN.Tbk. Meskipun kedua terdakwa didakwa atas tindak pidana yang relatif serupa, terdapat perbedaan signifikan dalam dasar hukum yang digunakan dan putusan yang dijatuhkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa disparitas putusan timbul akibat perbedaan interpretasi hukum oleh hakim, tidak konsistennya penerapan pasal, serta kurangnya pedoman yang seragam dalam menangani kasus sejenis. Studi ini merekomendasikan pentingnya penyusunan pedoman pemidanaan agar tercipta keadilan hukum yang lebih konsisten bagi terdakwa tindak pidana perjudian online. Kata kunci: Disparitas Putusan, Tindak Pidana, Perjudian Online, Hakim, UU ITE 

Multa Hadi; Edi Yunara; Muhammad Ekaputra JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1120-1126
[PDF]
1546 PERBUATAN MELAWAN HUKUM PEMERINTAH KOTA MEDAN DALAM PENETAPAN TANAH LAPANG MERDEKA MEDAN SEBAGAI CAGAR BUDAYA (STUDI PUTUSAN: : NOMOR 542/PDT/2021/PT.MDN)
Lihat Abstrak

Abstract: Cultural heritage is valuable for the nation because it can increase the sense of unity and awareness of national identity, therefore cultural heritage needs to be preserved and protected. This study will discuss three problems. This study uses a normative legal research method, with a legislative approach, legal concepts, cases, and comparative law. This research is prescriptive. The primary legal material used is Law Number 11 of 2010 concerning Cultural Heritage. Secondary legal materials are in the form of literature on cultural heritage and unlawful acts. The results of this study are the provisions of regulatory laws governing the criteria for cultural heritage status in the determination of Tanah Lapang Merdeka Medan as a cultural heritage according to Law Number 11 of 2010 concerning Cultural Heritage, Elements of unlawful acts imposed on the Medan city government in determining Tanah Lapang Merdeka Medan as a cultural heritage, Legal analysis of the considerations of the judge's decision in decision Number 542 / Pdt / 2021 / PT.Mdn with the values of justice, benefit and legal certainty. Keywords: Determination, Cultural Heritage, Act Against The Law Abstrak: Cagar budaya merupakan hal berharga bagi bangsa karena dapat meningkatkan rasa kesatuan dan kesadaran jati diri bangsa maka dari itu cagar budaya perlu dilestarikan dan dilindungi. Penelitian ini akan membahas tiga permasalahan Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, konsep hukum, kasus, dan perbandingan hukum. Penelitian ini bersifat preskriptif. Bahan hukum primer yang digunakan yakni Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. Bahan hukum sekunder berupa literatur mengenai cagar budaya dan perbuatan melawan hukum. Hasil penelitian ini adalah Ketentuan hukum regulasi yang mengatur mengenai kriteria status cagar budaya pada penetapan Tanah Lapang Merdeka Medan sebagai cagar budaya menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Unsur-unsur perbuatan melawan hukum yang dikenakan kepada pemerintah kota medan dalam penetapan Tanah Lapang Merdeka Medan sebagai cagar budaya, Analisis hukum pada pertimbangan putusan hakim pada putusan Nomor 542/Pdt/2021/PT.Mdn dengan nilai-nilai keadilan, kemanfaatn dan kepastian hukum. Kata kunci: Penetapan, Cagar Budaya , Perbuatan Melawan Hukum (PMH)  

Noni Zulkarnain; Tan Kamello; Rosnidar Sembiring JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3075-3082
[PDF]
1547 URGENSI IDENTIFIKASI MASYARAKAT HUKUM ADAT UNTUK OPTIMALISASI PENDAFTARAN TANAH HAK ULAYAT DI KABUPATEN LANGKAT
Lihat Abstrak

requirements for the recognition of Customary Law Communities. Customary land has its own regulations regarding land registration, which are contained in Permen ATR/BPN No.14 of 2024. The identification activities carried out are useful as a benchmark in the stages of recognizing and protecting Customary Law Communities. The problems studied in this study are How is the Recognition and Protection of Customary Law Communities in Langkat Regency after Perda No. 2 of 2019, How is the Process of Identification and Registration of Customary Law Community Land Rights in Langkat Regency, and What are the Obstacles in Optimizing Customary Law Land Registration in Langkat Regency. This study uses the Normative Legal Research method supported by Interviews. The nature used in this study is descriptive analytical. Data Collection Techniques in this study through literature studies accompanied by interviews with several related informants. The data obtained will be analyzed qualitatively and conclusions drawn deductively. The findings of the identification of customary law communities in Langkat Regency are the Langkat Sultanate, Kejuruan Stabat, Kedatukan Secanggang, and Kedatukan Besitang. Although they exist, the customary law communities in Langkat Regency are only part of the ceremony and the registration of customary land rights of customary law communities in Langkat Regency has never occurred because proof of customary land in this Regency is difficult to do, thus hampering the administration and registration of customary land rights. In addition, there has been no follow-up after the issuance of the Regional Regulation until now the Regent's Decree concerning the Customary Law Community has never been issued and no Customary Law Community has ever registered its customary land with the National Land Agency in Langkat. Keywords: Urgency Of Registation, Communal Land, Langkat. Abstrak: Pasal 3 UUPA Jo. Pasal 18B ayat (2) UUD NRI 1945 mengatur terkait persyaratan diakuinya Masyarakat Hukum Adat. Tanah ulayat memiliki peraturannya tersendiri menyangkut pendaftaran tanah, hal itu terdapat di Permen ATR/BPN No.14 Tahun 2024. Adanya kegiatan identifikasi yang dilakukan berguna sebagai tolak ukur dalam tahapan untuk mengakui dan melindungi Masyarakat Hukum Adat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Langkat setelah Perda No. 2 Tahun 2019, Bagaimana Proses Identifikasi dan Pendaftaran Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Langkat, dan Apa Kendala dalam Optimalisasi Pendaftaran Tanah Hak Ulayat di Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Hukum Normatif yang didukung dengan wawancara. Sifat yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini melalui studi kepustakaan disertai dengan wawancara dengan beberapa informan yang terkait. Data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif dan di tarik kesimpulan secara deduktif. Temuan hasil Identifikasi Masyarakat Hukum Adat di Kab.Langkat ialah Kesultanan Langkat, Kejuruan Stabat, Kedatukan Secanggang, dan Kedatukan Besitang. Meskipun eksis, Masyarakat Hukum Adat yang berada di Kabupaten Langkat hanyalah sebagai bagian dari ceremonial saja dan Pendafataran Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat di Kab.Langkat belum pernah terjadi karena pembuktian tanah ulayat di Kabupaten ini sulit dilakukan sehingga menghambat pengadministrasian dan pendaftaran tanah hak ulayat. Selain itu juga, tidak ada tindak lanjut pasca lahirnya Peraturan Daerah tersebut sampai saat ini belum pernah diterbitkan SK Bupati mengenai Masyarakat Hukum Adat dan belum pernah ada Masyarakat Hukum Adat yang mendaftarkan tanah ulayatnya ke Badan Pertanahan Nasional di Langkat. Kata kunci: Urgensi Pendaftaran, Tanah Ulayat, Langkat

Rafiqoh Putriana Jamil; Edy Ikhsan; Idha Aprilyana Sembiring JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3068-3074
[PDF]
1548 KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT WARGA NEGARA ASING TERHADAP HARTA WARISAN ORANG TUA BERKEWARGANEGARAAN ASING DI INDONESIA BERDASARKAN WASIAT (STUDI PUTUSAN NOMOR 486/K/PDT/2020)
Lihat Abstrak

Abstract: Adoption is a legal act in which a child is taken into a family, establishing a legal relationship between the adoptive parents and the adopted child. This study aims to examine and analyze the procedures and legal norms of adaption in Indonesia, this research employs a normative juridical approach with a descriptive-analytical method. The data used is secondary data obtained through a literature studi (document analysis). The findings indicate that the procedures and legal norms of adoption in Indonesia have evolved from customary systems to a more structured legal system involving strict legislative regulations, especially in cases of intercountry adoption. The legal status of an adopted foreign child concerning the inheritance of their adoptive parents obtained through a will, as seen in Decision No. 486/K/PDT/2020. Is subject to Indonesian inhertance law. In this case, the legal status of the adopted foreign child concerning the inhertance stated in the authentic deed was not recognized, aligning, with the court’s decision to overturn the previous high court ruling. Keyword: Adopted Child, Foreign National, Inhertance, Will Abstrak: Pengangkatan anak atau adopsi adalah perbuatan hukum yang mengambil anak orang lain ke dalam keluarga sendiri, sehingga menimbulkan hubungan hukum antara orang tua angkat dan anak angkat. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder dengan menggunakan studi kepustakaan (dokumen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prosedur dan norma hukum pengangkatan anak di Indonesia telah berkembang dari sistem adat ke system hukum yang lebih terstruktur dan melibatkan peraturan perundang-undangan yang ketat, terutama dalam kasus adopsi oleh warga negara asing (Intercountry Adoption). Kedudukan hukum anak angkat WNA terhadap harta peninggalan orang tua angkatnya yang diperoleh berdasarkan wasiat dalam Putusan Nomor 486/K/PDT/2020 bergantung pada hukum waris Indonesia, Dalam kasus ini, kedudukan hukum anak angkat WNA terhadap harta peninggalan orang tua angkatnya yang diatur dalam akta autentik tersebut tidak diakui, sejalan dengan keputusan hakim yang membatalkan putusan pengadilan tinggi sebelumnya. Kata kunci: Anak Angkat, Warga Negara Asing, Harta Warisan, dan Wasiat 

Cathryn Aurora Chindy; Hasim Purba; Rudy Haposan Siahaan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3061-3067
[PDF]
1549 TUNTUTAN PEMBEBANAN UANG PENGGANTI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PERSPEKTIF TUJUAN HUKUM (Studi Beberapa Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi)
Lihat Abstrak

Abstract: Payment of Replacement Money may exceed the threat of principal criminal fines, because it depends on the amount of corruption proceeds in each corruption case. This study discusses the problem, the position of additional criminal penalties of payment of replacement money against principal penalties in corruption crimes, the application of criminal penalties of payment of replacement money in the verdict of the corruption court judge No. 27 / Pid.Sus-TPK / 2018 / PN.Amb jo. No. 3 / PID.SUS-TPK / 2019 / PT AMB and No. 44 / Pid.Sus-TPK / 2018 / PN.Kdi jo. No. 9 / PID.SUS-TPK / 2018 / PT KDI and the demands for imposing replacement money are carried out by the public prosecutor in corruption cases in order to comply with the objectives of the law. This research method uses a normative legal research type with a descriptive research nature with a statute approach, a conceptual approach, and a case approach. Sources include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique is library research with a data collection tool, namely document research, then analyzed using qualitative data analysis. It is recommended that additional criminal penalties of replacement money be placed firmly as the main instrument in recovering state losses in corruption crimes, by ensuring that its implementation is in accordance with applicable provisions. Keywords: Claims, Compensation, Corruption Crimes. Abstrak: Pembayaran Uang Pengganti dapat saja melebihi ancaman pidana pokok denda, sebab hal itu secara kasuistis tergantung pada jumlah hasil korupsi pada tiap kasus korupsi. Penelitian ini membahas permasalahan, kedudukan pidana tambahan pembayaran uang pengganti terhadap pidana pokok dalam tindak pidana korupsi, penerapan pidana pembayaran uang pengganti dalam putusan hakim pengadilan tindak pidana korupsi No. 27/Pid.Sus-TPK/2018/ PN.Amb jo. No. 3/PID.SUS-TPK /2019/PT AMB dan No. 44/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Kdi jo. No. 9/PID.SUS-TPK/2018/PT KDI dan tuntutan pembebanan uang pengganti dilakukan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara tindak pidana korupsi agar sesuai dengan tujuan hukum. Metode Penelitian ini mengunakan jenis penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Sumber meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpulan data yaitu studi dokumen (documentary research), selanjutnya dianalisis menggunakan analisis data kualitatif. Disarankan agar pidana tambahan uang pengganti ditempatkan secara tegas sebagai instrumen utama dalam pemulihan kerugian negara dalam tindak pidana korupsi, dengan memastikan implementasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kata kunci: Tuntutan, Uang Pengganti, Tindak Pidana Korupsi.

Theo Yose Pratama Pasaribu (Universitas Sumatera Utara); Mahmud Mulyadi (Universitas Sumatera Utara); Vita Cita Emia Tarigan (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 4311-4321
[PDF]
1550 PERANCANGAN USER INTERFACE DIGITALISASI ANALISIS KELENGKAPAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING DI RSUD PALEMBANG BARI
Lihat Abstrak

Abstract: The mandatory of Electronic Medical Records (EMR) in Indonesia encourages Health Information Recorders (HIMs) to find the best solution to maintain the quality of EMR. Although EMR has been implemented, the electronic system in hospitals does not have enough features for effective quality assurance, resulting in difficulties for HIMs in quantitative and qualitative analysis. Based on KMK HK.01.07/Menkes/1128/2022 on Hospital Accreditation Standards, if the electronic system does not support service quality assurance operations, system development is required. This study aims to design a User Interface (UI) for digitizing the completeness analysis of Medical Records (MR). The method used is design thinking with five UI principles (proximity, similarity, continuity, figure and background and common fate). Design testing using heuristic evaluation by five evaluators. The result was a UI with features of MR completeness analysis, notification, MR completeness analysis report and activity log. The three highest heuristic principles were Help and Documentation score 2.80 (major), Recognition Rather Than Recall score 2.20 (minor) and Help Users Recognize, Diagnose and Recover from Errors score 1.60 (minor). These principles have been improved according to the evaluator's recommendations. It is recommended to improve the UI to achieve a score of 0 (no problem). Keyword: Heuristic Evaluation, Medical Record Completeness Analysis, User Interface Abstrak: Kewajiban Rekam Medis Elektronik (RME) di Indonesia mendorong para Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) mencari solusi terbaik untuk menjaga kualitas RME. Meskipun RME telah diterapkan, sistem elektronik di Rumah Sakit (RS) belum memiliki fitur yang cukup untuk penjaminan mutu yang efektif, mengakibatkan PMIK kesulitan dalam analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan KMK HK.01.07/Menkes/1128/2022 tentang Standar Akreditasi RS, bila sistem elektronik tidak mendukung operasional penjaminan mutu pelayanan, pengembangan sistem diperlukan. Penelitian ini bertujuan merancang User Interface (UI) digitalisasi analisis kelengkapan Rekam Medis (RM). Metode yang digunakan adalah design thinking dengan lima prinsip UI (proximity, similarity, continuity, figure and background dan common fate). Pengujian desain menggunakan evaluasi heuristik oleh lima evaluator. Hasil penelitian adalah UI dengan fitur analisis kelengkapan RM, notification, report analisis kelengkapan RM dan log aktivitas. Diperoleh tiga prinsip heuristik tertinggi yakni Help and Documentation skor 2,80 (major), Recognition Rather Than Recall skor 2,20 (minor) dan Help Users Recognize, Diagnose and Recover from Errors skor 1,60 (minor). Prinsip-prinsip tersebut telah diperbaiki sesuai rekomendasi evaluator. Disarankan untuk menyempurnakan UI guna mencapai skor 0 (no problem). Kata Kunci: Analisis Kelengkapan Rekam Medis, Evaluasi Heuristik, User Interface  

Dian Yuliani; Anastasia Cyntia Dewi Kurniawati; Hosizah Hosizah; Arief Ichwan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1105-1111
[PDF]
1551 RANCANG BANGUN KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT MEDAN TEMBUNG
Lihat Abstrak

Abstract: Knowledge is very influential on the running of an agency. By utilizing knowledge, agencies can improve their performance. The Medan Tembung sub-district office is the center of administration and public services at the sub-district level. The knowledge possessed by employees is currently not well documented because there is media that can store all the knowledge possessed by employees and the process of employee interaction in sharing their respective knowledge is carried out directly. This research aims to design and develop a system that can store all the knowledge possessed by general employees so that employee knowledge increases and employee performance increases. For this reason, a web-based knowledge management system was built, equipped with features such as departments, articles, comments, discussion attachments, users and activities. With the existence of a web-based knowledge management system, Medan Tembung sub-district office employees can successfully store, manage and share the knowledge that each employee has, thereby reducing the loss of knowledge that employees have due to transfer or retirement. Keyword: Knowledge, Knowledge Management System, Employees, General Department Abstrak: Knowledge sangat berpengaruh pada berlangsungnya suatu instansi. Dengan memanfaatkan pengetahuan, instansi dapat meningkatkan kinerjanya. Kantor camat medan tembung merupakan pusat administrasi dan pelayanan publik tingkat kecamatan. Pengetahuan yang dimiliki pegawai saat ini belum terdokumentasi dengan baik dikarenakan belum adanya media yang dapat menyimpan semua knowledge yang dimiliki pegawai dan proses interaksi pegawai dalam sharing knowledge masing dilakukan secara langsung. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk merancang dan mengembangkan sistem yang bisa menyimpan semua pengetahuan yang dimiliki pegawai bagian umum sehingga knowledge pegawai bertambah dan kinerja pegawai menjadi meningkat. Untuk itu dibangunlah sebuah sistem knowledge management system berbasis web dengan dilengkapi fitur – fitur seperti departemen, artikel, komentar, lampiran diskusi, pengguna dan aktivitas. Dengan adanya sistem knowledge management system berbasis web, pegawai kantor camat medan tembung dapat berhasil menyimpan, mengelola dan membagikan knowledge yang dimiliki setiap pegawai sehingga mengurangi kehilangan pengetahuan (knowledge) yang dimiliki pegawai karena mutasi atau pensiun. Kata kunci: Knowledge, Knowledge Management System, Pegawai, Bagian Umum

Fachira Nur Sahfitri; Triase Triase; Fathiya Hasyifah Sibarani JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1098-1104
[PDF]
1552 PEMETAAN KRIMINOLOGI TERHADAP PENCURIAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to map the crime rate of motorcycle theft in Aek Batu Village, Torgamba District, Labuhanbatu Selatan Regency, using the K-Means Clustering algorithm. This mapping system was developed to classify areas based on crime-prone levels, facilitating preventive actions and security improvements in the region. The data used includes motorcycle theft reports processed into numerical datasets as input for the algorithm. The clustering results classify areas into three categories: high, medium, and low crime levels. The implementation of this system is expected to provide clear information to the public to increase awareness and minimize crime risks. Keyword: K-Means Clustering, Crime Mapping, Motorcycle Theft, Data Mining, Regional SecurityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kriminalitas pencurian sepeda motor di Desa Aek Batu, Kec. Torgamba, Kab. Labuhanbatu Selatan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Sistem pemetaan ini dibangun untuk mengklasifikasikan wilayah berdasarkan tingkat rawan kejahatan, sehingga mempermudah pengambilan langkah preventif dan peningkatan keamanan di daerah tersebut. Data yang digunakan mencakup laporan pencurian sepeda motor yang diolah menjadi dataset numerik sebagai input algoritma. Hasil clustering menunjukkan pengelompokan wilayah ke dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah tingkat kriminalitas. Implementasi sistem ini diharapkan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan meminimalkan risiko kejahatan. Kata kunci: K-Means Clustering, Pemetaan Kriminalitas, Pencurian Sepeda Motor, Data Mining, Keamanan Wilayah.

Dinda Budiarti; Yusuf Ramadhan Nasution; Raissa Amanda Putri JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1090-1097
[PDF]
1553 Pengaruh Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image Terhadap Minat Beli Produk Makanan Korea Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam
Lihat Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana hubungan Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image terhadap Minat Beli pada produk makanan Korea. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan populasi konsumen Generasi Z yang membeli produk makanan Korea di Bandar Lampung. Metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling, maka diperoleh sampel sebanyak 97 orang. Dalam proses pengumpulan data dilakukan penyebaran kuesioner dengan beberapa pertanyaan yang kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS V25. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Setelah dilakukan analisis data, variabel-variabel dalam penelitian ini valid dan reliabel. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image memiliki pengaruh terhadap Minat Beli, pada variabel (1)Korean Wave nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05), pada variabel (2)Country Of Origin dengan nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05), variabel (3)Brand Image dengan nilai signifikansi (0,000<0,05). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image terhadap Minat Beli.

Dewinta Tiara Putri (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung); Mardhiyah Hayati (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung); Yeni Susanti (mardiyah.hayati@radenintan.ac.id) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 5224-5233
[PDF]
1554 STRATEGI KOPI KENANGAN DALAM MENINGKATKAN BRAND IMAGE MELALUI KOLABORASI DENGAN INFLUENCER ANGGA YUNANDA
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of influencers in enhancing the brand image of Kopi Kenangan on digital platforms through a case study of Angga Yunanda as Chief Tampan Officer (CTO). A qualitative case study approach was employed, including in-depth interviews, social media observation, and document analysis. The findings reveal that Angga Yunanda’s credibility and positive image, alignment of values between influencer and brand, and active interaction through creative content and storytelling effectively increase brand awareness, engagement, and consumer loyalty. Tangible impacts include significant growth in followers and social media interactions, formation of a loyal customer community, and increased Kopi Kenangan sales during the campaign. This study confirms that an appropriate influencer marketing strategy is key to building a strong and relevant brand image in the digital era and provides practical recommendations for companies to optimize influencer collaborations to achieve marketing goals. Keywords: Influencer Marketing; Brand Image; Kopi Kenangan; Social Media;  Engagement Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran influencer dalam meningkatkan brand image Kopi Kenangan di platform digital melalui studi kasus Angga Yunanda sebagai Chief Tampan Officer (CTO). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, meliputi wawancara mendalam, observasi media sosial, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas dan citra positif Angga Yunanda, kesesuaian nilai antara influencer dan merek, serta interaksi aktif melalui konten kreatif dan storytelling efektif meningkatkan kesadaran merek, engagement, dan loyalitas konsumen. Dampak nyata terlihat dari pertumbuhan signifikan jumlah pengikut dan interaksi di media sosial, terbentuknya komunitas pelanggan loyal, serta peningkatan penjualan Kopi Kenangan selama kampanye. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi influencer marketing yang tepat dapat menjadi kunci dalam membangun brand image yang kuat dan relevan di era digital serta memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam mengoptimalkan kolaborasi dengan influencer untuk mencapai tujuan pemasaran. Kata kunci: Influencer Marketing; Brand Image; Kopi Kenangan; Media Social; Engagement

Miftahul Hasniyah Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Erwan Efendi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1570-1575
[PDF]
1555 PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA KOMUNIKASI BUDAYA DI KALANGAN REMAJA (STUDI PADA REMAJA DI DESA SURALAGA LOMBOK TIMUR)
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to examine the influence of social media on cultural communication patterns among adolescents in Suralaga Village, East Lombok. The findings reveal that social media has impacted various aspects of cultural communication, including changes in language use, where local dialects are increasingly mixed with global or digital slang. Intercultural interaction has intensified through online platforms, enriching cultural experiences but also posing challenges to the preservation of local cultural authenticity. Social media plays a significant role in shaping the cultural identity of youth, with influencers and content creators becoming new role models in defining values and lifestyles. This phenomenon contributes to both the reinforcement and weakening of local cultures, depending on the content consumed. The dynamics of digital communication have led to faster yet emotionally shallow forms of interaction. Social and psychological consequences such as social pressure, identity crises, and decreased face-to-face interaction have also been observed. The study further finds that responses to cultural globalization via social media vary widely, influenced by the role of families and educational institutions in instilling cultural values. Therefore, social media emerges as a transformative force reshaping the communication patterns and cultural landscape of adolescents in the digital age. Keywords: social media, adolescents, cultural communication Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap pola komunikasi budaya di kalangan remaja di Desa Suralaga, Lombok Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah mempengaruhi berbagai aspek komunikasi budaya, termasuk perubahan dalam penggunaan bahasa yang cenderung mencampurkan bahasa lokal dengan istilah global atau gaul digital. Interaksi antarbudaya menjadi lebih intens melalui platform daring, memperkaya pengalaman budaya namun juga menimbulkan tantangan dalam menjaga keaslian budaya lokal. Media sosial turut membentuk identitas budaya remaja, dengan influencer dan konten kreator menjadi panutan baru dalam menentukan nilai dan gaya hidup. Fenomena ini berkontribusi pada penguatan maupun pelemahan budaya lokal, tergantung pada konten yang dikonsumsi. Dinamika komunikasi digital memunculkan bentuk komunikasi yang lebih instan namun kurang mendalam secara emosional. Konsekuensi sosial dan psikologis seperti tekanan sosial, krisis identitas, serta penurunan interaksi tatap muka juga teridentifikasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa respons terhadap globalisasi budaya melalui media sosial sangat bervariasi, dipengaruhi oleh peran keluarga dan institusi pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai budaya. Dengan demikian, media sosial menjadi kekuatan transformatif yang membentuk ulang pola komunikasi dan budaya remaja di era digital. Kata kunci: media sosial, remaja, komunikasi budaya.

Lalu Abdurrahman (Universitas Islam Negeri Mataram) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1947-1953
[PDF]
1556 SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KOPERASI BERBASIS WEBSITE
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to design and develop a web-based cooperative management information system that can simplify administrative processes, particularly in loan applications and installment payments. The system is built using the Agile method, which allows development to be carried out in stages and adapts flexibly to user needs. The main features developed include loan data management, payment recording, member data management, and the automatic presentation of financial reports. This system is designed to improve the efficiency of cooperative management and provide quick and transparent access to information for members. Testing is carried out using white-box and black-box methods to ensure that the system functions properly both in terms of internal logic and external appearance and functionality. The results of the testing show that all features work as expected and support the overall operations of the cooperative. This system is expected to be a practical and effective digital solution for cooperative management. Furthermore, this system can be further developed in line with the future growth needs of the cooperative. Keywords: Information System; Cooperative; Website. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi pengelolaan koperasi berbasis website yang dapat mempermudah proses administrasi, khususnya dalam pengajuan pinjaman dan pembayaran angsuran. Sistem ini dibangun dengan metode Agile, yang memungkinkan pengembangan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kebutuhan pengguna secara fleksibel. Fitur utama yang dikembangkan meliputi pengelolaan data pinjaman, pencatatan pembayaran, manajemen data anggota, serta penyajian laporan keuangan secara otomatis. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja pengurus koperasi dan memberikan kemudahan akses informasi kepada anggota secara cepat dan transparan. Pengujian dilakukan menggunakan metode whitebox dan blackbox untuk memastikan bahwa sistem berfungsi dengan baik dari sisi logika internal maupun tampilan dan fungsionalitas eksternal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai harapan dan mendukung proses kerja koperasi secara menyeluruh. Sistem ini diharapkan mampu menjadi solusi digital yang praktis dan efektif dalam pengelolaan koperasi. Selain itu, sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan koperasi di masa mendatang. Kata kunci: Sistem Informasi; Koperasi; Website. 

Abdul Rahman Ismail (Universitas Negeri Gorontalo); Zainudin Sidik (Universitas Negeri Gorontalo) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1185-1190
[PDF]
1557 Pengelolaan Kelas dalam Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bahasa Indonesia
Lihat Abstrak

Abstract: Classroom management is an essential competency that teachers must possess to create an effective and conducive learning process. This study describes the classroom management strategies implemented by pre-service teachers of the Indonesian Language Education Program during their Field Experience Practice (PPL) at SD Negeri Muktiharjo Lor. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that the pre-service teachers applied various classroom management strategies, such as physical classroom arrangement, time management, effective communication strategies, and positive discipline. These approaches successfully created an interactive and enjoyable classroom atmosphere, enhancing student engagement in the learning process. The findings conclude that classroom management skills possessed by pre-service teachers significantly contribute to the improvement of Indonesian language learning quality at the elementary school level.Keywords:  classroom management; Field Experience Practice; pre-service PPG.      Abstrak: Pengelolaan kelas merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan kelas yang diterapkan oleh mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan bidang studi Bahasa Indonesia selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SD Negeri Muktiharjo Lor. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPG menerapkan beberapa strategi pengelolaan kelas, seperti pengaturan fisik ruang kelas, manajemen waktu, strategi komunikasi yang efektif, serta penerapan disiplin positif. Pendekatan-pendekatan tersebut mampu menciptakan suasana kelas yang interaktif dan menyenangkan sehingga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan pengelolaan kelas yang dimiliki oleh calon guru berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.Kata kunci: pengelolaan kelas; PPG prajabatan; PPL. 

Idham Panji Sujiwo; Idham Panji Sujiwo (Universitas Islam Sultan Agung Semarang); Nuhyal Ulia JURNAL PENA EDUKASI
Vol 12 No 2 (2025)
Hal: 126 - 135
[PDF]
1558 PENERAPAN ALGORITMA EDGE DETECTION DAN CLUSTERING MENGIDENTIFIKASI PENGENALANWAJAH DALAM E-ABSENSI
Lihat Abstrak

Abstract: Absence is usually used to see the level of employee discipline. The discipline of each employee is usually assessed as an indicator to determine whether the employee is allowed to apply for a salary increase and so on. To be able to monitor the presence of employee attendance activities, an attendance system is needed that can record employee attendance and absence. Over time, the attendance system has developed. Various types of attendance systems have also developed, such as using barcode and fingerprint methods. Problems with the barcode attendance system arise when employee members do not carry cards or other tools that have been given barcodes, then employees will not be able to take attendance, while the shortcomings of the fingerprint method when someone's fingerprints are injured or dirty will interfere with the scanning process on the sensor. Employees are required to take attendance every working day. The purpose of attendance in an agency, especially to see the performance of the employee, will also improve the quality of the agency itself. In this study, only the edge detection and clustering algorithms were used with the data inputted into this system being photo image data. In testing using edge detection, it produces percentage values such as in the first test, the percentage level of photo similarity is 47.32%, in the second photo test, the percentage level of photo similarity is 57.27%, in the third photo test, the percentage level of photo similarity is 57.75%, in the third photo test, the percentage level of photo similarity is 77.14%. Keywords: Edge Detection Algorithm, Clustering, Identifying Face Recognition, E-Attendance, Web Abstrak: Absensi biasanya digunakan untuk melihat tingkat kedisipinan pekerja. Kedisipinan masing-masing pegawai atau karyawan biasanya dinilai sebagai indikator untuk menentukan apakah karyawan tersebut boleh untuk mengajukan kenaikan gaji dan lain sebagianya. Untuk dapat memantau adanya aktivitas kehadiran pegawai atau karyawan maka diperlukan sebuah sistem absensi yang dapat mencatat absensi kehadiran dan ketidakhadiran karyawan.Seiring berjalannya waktu sistem absensi kian berkembang. Berbagai jenis sistem absensi pula telah berkembang seperti dengan menggunakan metode barcode dan sidik jari. Permasalahan pada sistem absensi barcode muncul ketika anggota karyawan tidak membawa kartu yang atau alat lainnya yang telah diberi barcode, maka karyawan tidak akan bisa melakukan absensi sedangkan kekurangan dalam metode sidik jari  ketika sidak jari seseorang terluka atau kotor akan menggangu proses scanning pada sensor. Pegawai atau karyawan diharuskan untuk melakukan absen setiap hari kerja. Tujuan absensi di instansi khususnya untuk melihat kinerja pegawai atau karyawan tersebut yang akan meningkatkan juga mutu dari instansi itu sendiri. Dalam penelitian ini hanya menggunakan algoritma edge detection dan clustering dengan data yang diinputkan dalam sistem ini ialah data citra foto. Dalam pengujian menggunakan edge detection menghasilkan nilai persentase seperti pada uji pertama terlihat tingkat persentase kemiripan foto ialah 47,32%, pada uji foto ke dua terlihat tingkat persentase kemiripan foto ialah 57,27%, pada uji foto ke tiga  terlihat tingkat persentase kemiripan foto ialah 57,75%, pada uji foto ke tiga terlihat tingkat persentase kemiripan foto ialah 77,14%. Kata Kunci : Algoritma Edge Detection, Clustering, Mengidentifikasi Pengenalan Wajah, E-Absensi, Web

Desy Rahmadani (untuk pendidikan); Desy Rahmadani (Universitas Asahan); Dicky Apdillah (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1178-1184
[PDF]
1559 FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT SUCOFINDO MEDAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the factors that influence employee job satisfaction at PT Sucofindo Medan. The types of data used in this study are descriptive and quantitative, while the data used are primary and secondary data. The population used is all employees of PT Sucofindo Medan with a saturated sample technique totaling 30 people. The research methods used are Validity Test, Reliability Test, and Factor Analysis Test. The collection method is by distributing questionnaires using a Likert scale that describes employee satisfaction factors. With the results of this study, all questionnaire statements in each indicator are declared valid because R count> R table of 0.361 and the questionnaire is declared reliable because it obtains a Cronbach's Alpha value of 0.985. Keywords: Job Satisfaction, Factor Analysis, PT Sucufindo Medan Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan PT Sucofindo Medan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif, sedangkan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi yang digunakan adalah seluruh karyawan PT Sucofindo Medan dengan teknik sampel jenuh berjumlah 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, dan Uji Analisis Faktor. Metode pengumpulan dengan menyebar kuesioner yang menggunakan skala likert yang mendeskripsikan faktor kepuasan karyawan. Dengan hasil penelitian ini semua pernyataan kuesioner di setiap indikator dinyatakan valid karena R hitung > R tabel sebesar 0,361 dan kuesioner dinyatakan reliable karena memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,985. Kata kunci: Kepuasan Kerja, Analisis Faktor, PT Sucufindo Medan

Neni Triastuti (Universitas Asahan); Asri Sanusi (Politeknik LP3I Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1629-1633
[PDF]
1560 MEMBANGUN DAYA SAING PERGURUAN TINGGI SWASTA MELALUI MARKETING MIX: KAJIAN EMPIRIS PADA UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to evaluate how the marketing mix elements (7Ps) influence prospective students' decision to choose Lancang Kuning University. The analysis focuses on seven main dimensions: Product (study program quality), Price (tuition fees), Place (campus location), Promotion (promotional efforts), People (quality of lecturers and administration), Process (learning procedures), and Physical Evidence (infrastructure facilities). Quantitative methods are used in this research study by collecting data through questionnaires distributed to 192 new students at the Faculty of Economics and Business (FEB). This resulted in data being tested using a variety of statistical tests, including validity tests, reliability tests, classical assumption testing, multiple linear regression, and testing with the F-test and T-test using SPSS software. The results show that overall the seven dimensions have a significant influence simultaneously (Adjusted R² = 62.5%). However, partial analysis reveals that only Price, Promotion, and Process have significance. The main determinants include affordable tuition fees, effective promotion, and simple administrative processes. This research contributes to the development of marketing strategies for private universities in Indonesia by emphasizing the importance of prioritizing the aspects of cost, targeted promotion, and efficiency of academic processes to strengthen the competitiveness of the institution.  Keyword: marketing mix; higher education; student decision making Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana elemen-elemen marketing mix (7P) memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih Universitas Lancang Kuning. Analisis berfokus pada tujuh dimensi utama: Produk (kualitas program studi), Harga (biaya kuliah), Tempat (letak kampus), Promosi (upaya promosi), Orang (kualitas dosen dan tata usaha), Proses (prosedur pembelajaran), dan Bukti Fisik (sarana prasarana). Metode kuantitatif digunakan pada kajian riset ini dengan mengumpulkan data melalui angket yang dibagikan pada 192 mahasiswa baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sehingga diperoleh data yang diuji menggunakan beragam uji statistik, termasuk uji validitas, uji reliabilitas, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian dengan uji F dan uji T menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan ketujuh dimensi tersebut memiliki pengaruh signifikan secara simultan (Adjusted R² = 62,5%). Namun, analisis parsial mengungkapkan bahwa hanya Price, Promotion, dan Process yang memiliki signifikansi. Faktor penentu utama meliputi biaya pendidikan yang terjangkau, promosi yang efektif, dan proses administrasi yang sederhana. Penelitian ini berkontribusi terhadap penyusunan strategi pemasaran untuk kampus swasta di Indonesia dengan menekankan pentingnya prioritas pada aspek biaya, promosi yang terarah, serta efisiensi proses akademik untuk memperkuat daya saing institusi. Kata kunci: marketing mix; pendidikan tinggi; keputusan mahasiswa;

Ahmad Ade Irwanda (Universitas Lancang Kuning); Wentisasrapita Abiyus (Universitas Lancang Kuning); Richa Afriana Munthe (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1468-1481
[PDF]