| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2741 |
Media Pembelajaran Gaya Mengajar Komando Untuk Guru PJOK
Lihat AbstrakThe purpose of this article is to find out how the commando teaching style instructional media for corner teachers. Specifically, the teacher must have the ability to develop learning strategies and be able to choose the right strategy in learning activities. Teaching style is one of the abilities that can support the teacher's ability in the learning process. Command teaching style is one of 11 teaching styles in Muska Mosston's book. The commando teaching style was the first to be introduced among the other styles, and is most often used by corner teachers. However, the teaching style of command in its implementation is not only commanding, but also there are several steps that must be fulfilled as explained by Muska Mosston. Learning media is an intermediary that can help teachers to better understand the commando teaching style. |
Ahmat Fauzi (Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya); Ahmat Fauzi; Advendi Kristiyandaru; Abdul Rachman Syam Tausikal |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 33 - 42 [PDF] |
| 2742 |
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Kualitas Bibit Kelapa Sawit Layak Tanam Pada PT Indah Pocan Dengan WASPAS (Weight Aggragated Sum Product Assesment)
Lihat AbstrakPT Indah Pocan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kelapa sawit. PT Indah Pocan mengalami panen kelapa sawit yang kurang memuaskan, hal ini mempengaruh kinerja karyawan. Maka PT Indah Pocan membutuhkan bibit kelapa sawit yang berkualitas untuk meningkatkan hasil panennya. Oleh karena itu PT Indah Pocan pemilihan bibit kelapa sawit yang layak tanam. Oleh karena itu dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu dilakukan proses pemecahan masalah dengan mengambil keputusan yang dapat membantu pihak kepala lapangan dalam pemilihan bibit kelapa sawit layak tanam. Dalam hal ini diterapkan sistem pendukung keputusan menggunkan metode waspas dapat digunakan untuk menyeleksi lebih dari satu kriteria, kemudian akan dilakukan proses menyeleksi hasil yang terbaik. Dengan demikian kepala lapangan akan lebih efektif dalam menentukan kualitas bibit kelapa sawit layak tanam |
Muhammad Dahria (STMIK Triguna Dharma); Hendryan Winata (STMIK Triguna Dharma); Ismawardi Santoso (STMIK Triguna Dharma); Sobirin Sobirin (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 131 – 135 [PDF] |
| 2743 |
Analisis Wsm Dan Wp Dalam Menentukan Pupuk Terbaik Dengan Pendekatan Wsm-Score Dan Vector
Lihat AbstrakFertilizer is a material that is given to the soil or plants to meet the nutritional needs of the plant. Fertilization needs to be done rationally according to plant needs. In the supply of fertilizer, farmers have difficulty in determining the best fertilizer for their crops, making it difficult to choose which fertilizers are good for their crops. In determining the best fertilizer, a decision support system can be used as an alternative to help someone make decisions more effectively and efficiently by utilizing certain data and models. To solve the existing problems, it is necessary to conduct research in decision making using the Weighted Sum Model (WSM) and Weight Product (WP) Methods which can produce decisions based on the best fertilizer criteria that will be purchased by customers. The Weighted Sum Model (WSM) method is one of the simplest and easiest methods to understand its application, this method is also part of the MCDM (Multi-Criteria Decision Making) method in evaluating the value of each alternative. The Weight Product (WP) method is a method using multiplication to relate the attribute rating, where the rating of each attribute must be ranked with the attribute weight in question. From the results of the implementation of this system, it can be concluded that using the Weighted Sum Model and Weight Product method can help customers in the decision-making process for choosing the best fertilizer to use on their plants. |
Asyahri Hadi Nasyuha (STMIK Triguna Dharma); Suardi Yakub (Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma); Widiarti Rista Maya (Teknik Komputer, STMIK Triguna Dharma); Yohanni Syahra (Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma); Saniman Saniman (Sistem Komputer, STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 122 – 130 [PDF] |
| 2744 |
Sistem Pakar Mendiagnosa Kerusakan pada Mesin Motor Suzuki Satria FU Menggunakan Metode Teorema Bayes
Lihat AbstrakSistem Mesin Suzuki sangat jarang ditemukan pada sepeda motor lainnya, tentu banyak sekali kendala yang terjadi, yang jarang diketahui oleh pengguna awam. Kerusakan yang sering terjadi pada sistem Mesin Satria FU adalah sebagai berikut (1) Kerusakan DOHC, (2) Kerusakan TSCC (Twin Swirl Combustion Chamber), (3) Kerusakan SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material), (4) Kerusakan Sistem Transmisi. Dari permasalahan tersebut tentunya dibutuhkan suatu sistem yang dapat dengan mudah digunakan oleh pengguna sepeda motor Satria FU yang tidak begitu mengerti tentang sistem Mesin. Sistem yang mampu untuk mendeteksi kerusakan Mesin Satria FU tersebut adalah sistem pakar. Sistem Pakar merupakan sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi sebuah permasalahan dengan menggunakan keahlian seorang pakar yang telah ditanamkan ke dalam sebuah sistem dengan menggunakan algoritma tertentu. Implementasi sistem pakar ini sangat banyak digunakan untuk kepentingan komersial karena sistem pakar dapat dipandang sebagai cara penyimpanan pengetahuan pakar dalam bidang tertentu ke dalam program komputer dan dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan keputusan dan melakukan penalaran secara cerdas. Hasil penelitian merupakan terciptanya sebuah aplikasi Sistem Pakar dengan Metode Teorema Bayes yang dapat membantu pemilik Satria FU dalam mengetahui kerusakan Sistem Mesinnya |
Saiful Nurarif (STMIK Triguna Dharma); Iskandar Zulkarnain (STMIK Triguna Dharma); Hendra Jaya (STMIK Triguna Dharma); Sri Kusnasari (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 106 –114 [PDF] |
| 2745 |
Hubungan Antara Iklim Kelas dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to determine: (1) Correlation of classroom climate to the result mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 at Batam, (2) Correlation of independence learning to the result mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 at Batam, (3) The correlation of classroom climate and independence of learning as simultaneously on the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam. This used quantitative research with the correlation method. The population of this research were 222 respondents, which is the whole students in 8 grade on SMPN 30 Batam. The Sampling of this survey is Simple Random Sampling. The draft instrument this survey of documentation and questionnaire that had been tested for validity and reliability. The result of the analytical test can we conclude: (1) There is a significant correlation of classroom climate toward the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam with the coefficient correlation value 0.796, (2) There is a significant correlation of independence learning toward the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam with the coefficient correlation value 0.496, (3) Simultaneously indicating that there is the is a significant correlation of classroom climate and independence of learning as simultaneously on the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam with the coefficient correlation value 0.798 Keywords: classroom climate; independence of learning; math learning results.  Abstrak:i Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan iklim kelas terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 30 Batam, (2) Hubungan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 30 Batam, (3) Hubungan iklim kelas dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 30 Batam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam sebanyak 222 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan angket yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara iklim kelas dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam dengan koefisien korelasi sebesar 0,796, (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam dengan koefisien korelasi sebesar 0,496, (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara iklim kelas dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam dengan koefisen korelasi berganda sebesar 0,798. Kata Kunci: hasil belajar matematika; iklim kelas; kemandirian belajar. |
Sheril Agnuedella (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia); Nina Agustyaningrum (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 7 - 14 [PDF] |
| 2746 |
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA TANAMAN KOPI MENGGUNAKAN METODE TEOREMA BAYES
Lihat AbstrakKopi merupakan salah satu komoditas yang sangat penting, tidak saja sebagai sumber mata pencaharian tapi juga menduduki tatanan perekonomian nasional, kopi memiliki bermacam jenis penyakit. Untuk mendiagnosa penyakit tanaman kopi diperlukan aplikasi yang dapat mengenali jenis penyakit yang menyerang tanaman tersebut, yaitu menggunakan aplikasi sistem pakar. Sistem pakar mendiagnosa penyakit tanaman kopi ini merupakan sistem yang dirancang sebagai alat bantu untuk mendiagnosa penyakit tanaman kopi. Metode yang dipakai adalah Teorema Bayes. Teorema Bayes adalah metode yang digunakan untuk menghitung ketidak pastian data menjadi data pasti. Dan sistem pakar dapat menggantikan peran pakar yang prinsip kerjanya dapat memberikan hasil yang pasti. Dengan adanya sistem pakar mendiagnosa penyakit tanaman kopi, dapat memberikan informasi tentang ada nya masalah penyakit tanaman kopi yang nantinya dapat berguna memberikan solusi. |
Mukhlis Ramadhan (STMIK Triguna Dharma); Badrul Anwar (STMIK Triguna Dharma); Rudi Gunawan (STMIK Triguna Dharma); Rini Kustini (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 115 –121 [PDF] |
| 2747 |
PENERAPAN DATA MINING UNTUK MENDAPATKAN PAKET PROMO PERLENGKAPAN PESTA MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI DI CELEBRATION PEAK
Lihat AbstrakCelebration Peak adalah perusahaan retail berbasis dalam penjualan perlengkapan pesta dengan produk-produk terkini sesuai dengan perkembangan zaman. Adapun produk-produk yang dijual berasal dari perusahaan dari US langsung dan produk yang dijual dibawah pengawasan dari perusahaan induk. Dengan sistem kerja yang berjalan sekarang dalam mencari barang yang kurang peminatnya terdapat masalah. Permasalahan yang terjadi di dalam sistem yang ada di Celebration Peak adalah penjualan yang tidak menentu yang artinya penjualan tersebut dapat naik dan dapat turun, sehingga dapat memperngaruhi keuntungan perusahaan, untuk meningkatkan penjualan, perusahaan melakukan promosi barang. Sehingga pihak manajemen strategi dapat menentukan kelayakan barang yang dapat dijadikan sebagai paket promosi. Untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada maka salah satu cara yang dapat dilakukan untuk penentuan paket promosi adalah dengan menggunakan teknik data mining. Adapun teknik yang digunakan dalam hal ini adalah Algoritma Apriori. Apriori adalah aturan yang menyatakan asosiasi antara beberapa atribut untuk menemukan aturan satu kombinasi item atau lebih Hasil dari penelitian ini adalah, kombinasi item barang yang memiliki keterkaitan / hubungan yang diolah dengan teknik data mining menggunakan algoritma apriori dapat membantu pihak Managemen Strategi Celebration Peak dalam menentukan barang yang akan dijadikan paket promosi |
Kamil Erwansyah (STMIK Triguna Dharma); Purwadi Purwadi (STMIK Triguna Dharma); Saniman Saniman (STMIK Triguna Dharma); Trinanda Syahputra (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 96 – 105 [PDF] |
| 2748 |
Efektivitas Media Pembelajaran Daring Melalui Google Meet Pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian Kualitatif
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas media pembelajaran daring melalui Google Meet terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah metodologi penelitian kualitatif Program Studi Bimbingan Konseling Islam IAIN Pontianak. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester VB pada mata kuliah metodologi penelitian kualitatif Program Studi Bimbingan Konseling Islam IAIN Pontianak sebanyak 28 orang. Pengambilan sampel menggunakan Teknik total sampling, artinya seluruh anggota populasi dijadikan sampel dalam penelitian. Jenis instrument yang digunakan adalah pretest dan posttest hasil belajar berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas media pembelajaran daring melalui google meet berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata N-Gain score sebesar 0,63. |
Bayu Fitra Prisuna (INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK); Bayu Fitra Prisuna (Institut Agama Islam Negeri Pontianak) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 15 - 24 [PDF] |
| 2749 |
Pemanfaatan Internet dan Smartphone Bagi Kesehatan Komunikasi Keluarga Pada PKK Desa Hessa Air Genting
Lihat AbstrakAbstract:Family communication is something that gets a lot of challenges in today's internet era. Internet is a network system that is connected globally. The internet is used to communicate and service information appropriately. Every connected device can communicate with each other regardless of region or geographic restrictions. However, the internet also has positive and negative impacts. With the current state of the pandemic, it is adding to the burden on mothers because they have to ensure that each family member maintains good communication. On the other hand, the side effect of excessive use of gadgets is the emergence of a sense of individualism for its users. Therefore it is necessary to provide assistance in the form of information so that mothers understand how important their role is in maintaining the health of family communication. The extension method used is the lecture, discussion and question and answer method. The result of this outreach activity is that participants can understand the role of using technology and smartphones in family communication so that they know how to reduce the negative impact to maintain the health of health communication. Keywords: gadgets; Internet; communication; family Abstrak: Komunikasi keluarga merupakan hal yang mendapatkan banyak tantangan di zaman yang serba internet saat ini. Internet merupakan sistem jaringan yang terhubung secara global. Internet digunakan untuk berkomunikasi dan pelayanan informasi secara tepat. Setiap perangkat terhubung dapat saling berkomunikasi tanpa batasan wilayah atau geografis. Namun, internet juga memiliki dampak positif dan negatif. Dengan keadaan pandemi pada saat ini menambah beben berat kepada ibu-ibu karena harus memastikan setiap anggota keluarga tetap menjalin komunikasi yang baik. Sedangkan di sisi lain efek samping dari penggunaan gadget berlebihan adalah munculnya rasa individualis bagi para penggunanya. Maka dari itu perlu untuk memberikan ibu pendampingan berupa informasi sehingga para ibu paham betapa pentingnya peran mereka dalam mempertahankan kesehatan komunikasi keluarga. Metode penyuluhan yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini adalah peserta dapat memahami peran penggunaan teknologi dan smartphone pada komunikasi keluarga sehingga mengetahui bagaimana cara mengurangi dampak negatifnya untuk menjaga kesehatan komunikasi kesehatan. Kata kunci: gadget; internet; komunikasi; keluarga |
Rizky Fauziah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Febby Madonna Yuma (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Parini Parini (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 27-30 [PDF] |
| 2750 |
Pelatihan Aplikasi Google Classroom Bagi Guru–Guru SMPN 6 Kisaran
Lihat AbstrakAbstract:Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran merupakan hal yang selalu digunakan. Di era 4.0 guru di tuntut memiliki kemampuan yang cukup dalam mengikuti perkembangan teknologi. Pembelajaran yang berfokus kepada proses tatap muka harus sudah diintegrasi dengan blended-learning. Kondisi ini membuat google sebagai salah satu web tool terbesar memperkenalkan Google Classroom sebagai metode pembelajaran pada saat pandemi.Namun sayangnya, guru guru, khususnya guru di SMPN 6 belum mengetahui tentang kebermanfaatan Google Classroom dan cara menggunakannya. Pengabdian ini diharapkan dapat menggunakan Google Classroom sebagai metode pembelajaran di masa pandemi, dengan metode pelaksanaan sebagai berikut : a) tahapan analisa, b) tahapan penyusunan materi, dan c) tahapan pelaksanaan.Hasil dari pengabdian ini membuat guru antusias dan tertarik dan memudahkan untuk mengelola tugas dengan cepat dan memberikan umpan balik kepada siswa secara efektif.           Keywords: Blended Learning; Google Classroom; Guru  Abstrak:.The use of technology in the learning process is always used. In the era of 4.0 teachers are required to have sufficient abilities to keep up with technological developments. Learning that focuses on face-to-face processes must be integrated with blended learning. This condition makes Google as one of the biggest web tools to introduce Google Classroom as a learning method during a pandemic. However, unfortunately, teachers, especially teachers at SMPN 6 do not know about the benefits of Google Classroom and how to use it. This service is expected to be able to use Google Classroom as a learning method during a pandemic, with the following implementation methods: a) analysis stages, b) The stages of preparing the material c) Implementation stages. The results of this service make teachers enthusiastic and interested and make it easier for teachers to manage assignments quickly and provide feedback to students effectively Keywords: Blended Learning; Google Classroom; Teacher Kata Kunci: blended learning; google classroom; teacher |
Iin Almeina Loebis (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Chitra Latiffani (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 21-26 [PDF] |
| 2751 |
Meningkatkan Motorik Anak Usia Dini Dengan Bercocok Tanam
Lihat AbstrakAbstract: Farming is an outdoor activity that aims to introduce the planting process to children. Farming is an activity that is liked by young children. The output of this activity obtained from this community service is that this activity stimulates the development of the child's body, encourages children to like healthy food, improves children's fine motor development, introduces scientific concepts, namely introducing children to the world of science (botany, biology, chemistry), strengthening family relationships, teaches responsibility, makes children aware of environmental care, develops mathematical skills (for example counting seeds or measuring soil depth, identifying shapes during gardening as an introduction to geometry), teaches patience, supports children's abilities to design and organize (children will understand that each type of plant has its own way. different treatments as well as the duration of growth). Keywords: farming; motoric childhood  Abstrak: Bercocok tanam merupakan aktivitas di luar ruangan yang bertujuan untuk mengenalkan proses menanam kepada anak. Bercocok tanam merupakan aktivitas yang disukai oleh anak-anak usia dini. Luaran kegiatan yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan ini menstimulasi perkembangan tubuh anak, mendorong anak menyukai makanan sehat, meningkatkan perkembangan motorik halus anak, mengenalkan konsep ilmiah yaitu pengantar anak untuk mengenal dunia sains (botani, biologi, kimia), mempererat hubungan keluarga, mengjarkan tanggung jawab, menyadarkan anak memelihara lingkungan, mengembangkan keterampilan matematika(misalnya menghitung biji atau mengukur kedalaman tanah, mengidentifikasi bentuk benda selama berkebun sebagai pengantar geometri), mengajarkan kesabaran, menunjang kemampuan anak untuk merancang dan mengatur (anak akan paham bahwa tiap jenis tanaman memiliki cara perawatan serta durasi pertumbuhan yang berbeda). Kata kunci: motorik anak usia dini; bercocok tanam |
Ulfah Syuhada Nasution (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Muthia Dewi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Sri Rezki Maulina Azmi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 17-20 [PDF] |
| 2752 |
Belanja Online di Masa Pandemi Covid 19 untuk Masyarakat Desa Tanah Rakyat Kec. Pulo Bandring Kab. Asahan
Lihat AbstrakAbstract:Community Service is an activity that aims to assist certain communities in several activities without expecting any form of reward. In general, this program is designed by universities in Indonesia to make a real contribution to the Indonesian nation, especially in developing the welfare and progress of the Indonesian nation. The purpose of this service activity is to carry out the Tri Dharma of Higher Education in the form of Community Service as the practice of science and technology to the Village Community of Tanah Rakyat, Kec. Pulo Bandring Kab. Asahan and provide understanding to the Tanah Rakyat Village Community about E-Commerce, especially online shopping, safely, comfortably and efficiently. This activity is expected to be a motivation for the community to be able to recognize and take advantage of E-Commerce to shop online. The form of activity is carried out by delivering material in the form of presentations and practices so that participants can try directly to place an order for a product at an online shopping service provider. The result is that the Tanah Rakyat Village Community not only understands how to shop online but also knows the types of E-Commerce, as well as the potential benefits obtained by using E-Commerce as a means of shopping in the era of digitalization.           Keywords: online shopping; E-Commerce; digitalization; Community Service  Abstrak:Pengabdian Kepada  Masyarakat merupakan kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Secara umum program ini dirancang oleh perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia. Maksud dari kegiatan pengabdian ini adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai pengamalan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada Masyarakat Desa Tanah Rakyat Kec. Pulo Bandring Kab. Asahan serta memberi pemahaman kepada Masyarakat Desa Tanah Rakyat tentang E-Commerce, khususnya belanja secara online, dengan aman, nyaman, dan efisien. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi masyarakat untuk dapat mengenal dan memanfaatkan E-Commerce untuk berbelanja secara online. Bentuk kegiatan dilakukan dengan penyampaian materi dalam bentuk presentasi dan praktek sehingga peserta dapat mencoba langsung untuk melakukan pemesanan suatu produk pada penyedia layanan belanja online. Hasilnya adalah Masyarakat Desa Tanah Rakyat tidak hanya memahami bagaimana belanja secara online tetapi juga mengetahui jenis-jenis E-Commerce, serta potensi keuntungan yang diperoleh dengan pemanfaatan E-Commerce sebagai sarana belanja di era digitalisasi. Kata kunci: belanja online; E-Commerce; digitalisasi; Pengabdian Masyarakat |
Santoso Santoso (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Nuriadi Manurung (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Adi Prijuna Lubis (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 11-16 [PDF] |
| 2753 |
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Komputer di SD Negeri 010248 Lubuk Palas
Lihat AbstrakAbstract:The development of technology provides many benefits and conveniences, especially in the world of education. With the development of technology, everything can be done easily, quickly, precisely and accurately. Education is a forum to educate the nation's children and to develop people's lives through its various dimensions and methods used. It is undeniable that the current situation of the Covid 19 pandemic is clearly very influential in the world of education, where teaching and learning activities are mostly carried out remotely, this results in ineffective understanding of students' learning materials given due to several factors including the material provided is unclear and its presentation less interactive. This requires teachers to be able to innovate and think creatively in presenting learning material so that it displays informative things that are easy to understand and interesting from their appearance. Therefore it is necessary to carry out training and assistance to teachers in adding insight and knowledge about creative learning content and the software used to make it. This service activity was carried out in the form of training and workshops for teachers on the use of the MS Office PowerPoint 2010 application, which in this activity resulted in additional knowledge on the use of computer technology to present interactive learning media. Keywords: covid 19; teacher; education; learning; students; powerpoint Abstrak:Perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat serta kemudahan-kemudahan utamanya di dalam dunia pendidikan. Dengan adanya perkembangan teknologi, segala sesuatu dapat dikerjakan dengan mudah, cepat, tepat dan akurat. Pendidikan merupakan wadah guna mencerdaskan anak bangsa serta untuk mengembangkan kehidupan masyarakat melalui berbagai dimensinya dan metode yang digunakan. Tidak dipungkiri dengan adanya situasi pandemi Covid 19 saat ini jelas sangat berpengaruh pada dunia pendidikan, dimana kegiatan belajar mengajar banyak dilakukan dari jarak jauh, ini mengakibatkan kurang efektifnya pemahaman para siswa terhadapat meteri pembelajaran yang diberikan dikarenakan beberapa faktor diantaranya materi yang diberikan kurang jelas serta penyajiannya kurang interaktif . Hal ini menuntut guru-guru untuk dapat berinovasi dan berpikir kreatif didalam menyajikan materi pembelajaran agar menampilkan hal yang informatif mudah dimengerti dan menarik dari tampilannya. Maka dari itu perlu untuk dilakukannya pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru didalam menambah wawasan serta pengetahuan mengenai konten-konten kreatif pembelajaran serta sofware-sofware yang digunakan untuk membuatnya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan workshop kepada para guru-guru tentang penggunaan aplikasi ms office powerpoint 2010. dimana dalam kegiatan ini menghasilkan tambahan pengetahuan terhadap pemanfaatan teknologi komputer untuk menghadirkan media pembelajaran yang interaktif. Kata kunci: covid 19; guru; pendidikan; pembelajaran; siswa; powerpoint |
Sahren Sahren (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Irianto Irianto (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Afrisawati Afrisawati (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 1-6 [PDF] |
| 2754 |
Meningkatkan Hasil Belaar PAK Melalui Media Video Pembelajaran
Lihat AbstrakAbstract: This research was conducted at SD Negeri 064983 Medan. The research method uses Classroom Action Research with three cycles. This study was designed to last for 3 months. Based on the discussion of the results of the study, several conclusions can be drawn, namely in the initial test before the action was given that the class average score was 70.58 and the percentage of classical completeness was only 25%. In the first cycle of action with the application of the media method The learning videos obtained the class average value of 77.58, the percentage of classical completeness of 50% and the value of student activity observations, this indicates an increase from the initial test in terms of class average and learning completeness. In the second cycle of action by applying the instructional video media method, it was found that the class average score increased until it reached 84.43 and the student's observation value increased to reach 85%. By applying the instructional video media method, it can improve student learning outcomes in the material I am grateful for as a woman or a boy in 4 SD N 064983 Medan for the 2020/2021 academic year. Keywords: be grateful; gender; instructional video media  Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 064983 Medan. Metode penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan tiga siklus. Penelitian ini dirancang berlangsung selama 3 bulan.Berdasarkan dari pembahasan hasil penelitian maka dapat ditarik beberapa simpulan yaitu Pada tes awal sebelum diberikan tindakan bahwa nilai rata-rata kelas 70,58 dan jumlah persentase ketuntasan klasikal hanya 25% Pada tindakan siklus I dengan penerapan metode media video pembelajaran diperoleh nilai rata-rata kelas 77,58 persentase ketuntasan klasikal 50% dan nilai observasi aktivitas siswa hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari tes awal dari segi rata-rata kelas maupun ketuntasan belajar. Pada tindakan siklus II denagan penerapan metode media video pembelajaran diperoleh nilai rata-rata kelas semakin meningkat hingga mencapai 84,43 dan nilai observasi siswa meningkat sehingga mencapai 85%. Dengan penerapan metode media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi aku bersyukur sebagai perempuan attau laki-laki di 4 SD N 064983 Medan Tahun Pelajaran 2020/2021. Kata Kunci: bersyukur; jenis kelamin; media video pembelajaran |
Martina Sitanggang |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 337 - 344 [PDF] |
| 2755 |
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelaaran Discovery Learning
Lihat AbstrakAbstract: The subjects of this study were 10 grade students of SD N 064977 Medan Tembung for the academic year 2020/2021. The subjects of this research are activities during learning and student learning outcomes. The research was conducted for 3 months. The object of this research is the Student Learning Outcomes in the Catholic Religious Education subject, which one of the indicators can be seen in the improvement of speaking skills and reflection in the learning process of students with standards. Classical mastery of learning shows a significant increase in achieving the ideal criteria which indicates the success rate of learning (80%). The number of students who achieved the minimum completeness criteria increased to 8 out of 10 people, namely 80%. The use of the Discovery Learning Model can improve reflection skills and learning outcomes of fourth grade students at SD N 064977 Tembung Medan in PAK Subjects. Keywords: Learning Outcomes, Discovery Learning  Abstrak: Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 064977 Medan Tembung tahun pelajaran 2020/2021 berjumlah 10 siswa. Subjek penelitian ini adalah kegiatan selama pembelajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Hasil Belajar Siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik yang salah satu indikatornya dapat dilihat pada meningkatnya keterampilan berbicara dan berefleksi dalam proses  belajar siswa dengan Standar. Ketuntasan Belajar secara Klasikal menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan yang mencapai kriteria ideal yang menunjukkan tingkat keberhasilan pembelajaran (80 %). Jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal meningkat menjadi 8 dari 10 orang, yaitu  sebesar 80 %. Penggunaan Model Discovery Learning dapat Meningkatkan Keterampilan berefleksi dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD N 064977 Medan Tembung pada Mata Pelajaran PAK. Kata Kunci : Hasil Belajar, Discovery Learning |
Rubina Samosir |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 345 - 352 [PDF] |
| 2756 |
Meningkatkan Hasil Belajar PAK Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Group Investigation
Lihat AbstrakAbstract: This research took place at SDN 064025 Tanjung Selamat Medan Tuntung. Research implementation with reference to time like this is also an effort of researchers to improve the Catholic Religious Education learning strategy that has been taking place in the first half of this semester. Based on the results of the classroom action research that has been carried out, it can be concluded as follows: The application of group investigation type cooperative learning can increase student motivation in the subject of Class VI Catholic Religious Education at Public Elementary School 064025 Tanjung Selamat Medan Tuntung. The application of the group investigation type cooperative learning method could make Catholic Religion lessons that seem tedious to be more enjoyable. Keyword: Group Investigation  Abstrak: Penelitian ini berlangsung di SDN 064025 Tanjung Selamat Medan Tuntungan. Pelaksanaan Penelitian dengan mengacu waktu seperti ini sekaligus sebagai upaya peneliti memperbaiki strategi pembelajaran Pendidikan Agama Katolik yang telah berlangsung pada paruh pertama semester ini. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan hasil belajar belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik kelas VI di Sekolah Dasar Negeri 064025 Tanjung Selamat Medan Tuntungan. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation  dapat membuat pelajaran Agama Katolik yang terkesan menjemukan dapat menjadi lebih menyenangkan. Kata Kunci: Group Investigation |
Loren Sitinjak |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 329 - 336 [PDF] |
| 2757 |
Meningkatkan Hasil Belajar PAK Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri
Lihat AbstrakAbstract: The subjects of this study were students of grade VI SD N 060869 Gaharu, East Medan, 2020/2021 school year. The study was conducted for 3 months. The research was conducted in Odd Semester in the second week of September to November 2020. Conducted in 2 cycles. The research conducted was in the form of Classroom Action Research (PTK). namely research conducted in the classroom by giving actions and aims to improve and improve the quality of learning. Classroom Action Research on the Use of Inquiri Methods to improve Student Learning Outcomes has been carried out in 3 cycles of activity, the authors can conclude as follows: Learning Outcomes of Class VI SD N 060869 in Cycle II have increased, as evidenced by the acquisition of scores or student test results that are increasingly show progress. Keywords: Athens; inquiry; Paulus  Abstrak: Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD N 060869 Gaharu Medan Timur tahun pelajaran 2020/2021 Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Penelitian dilakukan pada Semester Ganjil di minggu kedua bulan September hingga bulan November 2020. Dilaksanakan dengan 2 Siklus. Penelitian yang dilakukan adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). yaitu penelitian yang dilakukan di dalam kelas dengan pemberian tindakan dan bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas tentang Penggunaan metode Inkuiri untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa telah dilaksanakan dalam 3 siklus kegiatan, dapat penulis simpulkan sebagai berikut : Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD N 060869 pada Siklus II mengalami peningkatan , yang dibuktikan dengan perolehan nilai atau hasil tes siswa yang semakin menunjukkan kemajuan. Kata Kunci: Atena; inkuiri; Paulus |
Dewi Sartika Simbolon |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 321 - 328 [PDF] |
| 2758 |
Menggunakan Model Kepala Bernomor Struktur Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Lihat AbstrakAbstract: Classroom action research generally aims to improve the quality of learning for grade VI students of SDN 018477 BP. Mandoge. specifically aims to: 1. Efforts to improve student achievement; 2. Describe the management of Mathematics learning; 3. Using the Head Numbered Method, Material Structure Simplifies and Sorting Fractions. This classroom action research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of planning, acting, observing and reflecting. Classroom action research was carried out in class VI SDN 018477 BP. Mandoge, amounting to 26 students. The subjects of this study were the sixth grade mathematics teachers and the sixth grade students of SDN 018477 BP. Mandoge, data were collected through observation, interviews, tests, and study documentation. Keywords: head number together, fraction  Abstrak: Penelitian tindakan kelas secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran untuk peserta didik kelas VI SDN 018477 BP. Mandoge. secara khusus bertujuan untuk : 1. Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa; 2. Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran Matematika ; 3. Menggunakan Model Kepala Bernomor Struktur Materi Menyederhanakan dan Mengurutkan Pecahan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dikelas VI SDN 018477 BP. Mandoge yang berjumlah 26 orang siswa. Subjek penelitian ini adalah guru Matematika kelas VI dan siswa kelas VI SDN 018477 BP. Mandoge, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, test, dan study dokumentasi. Kata Kunci :  kepala bernomor struktur, pecahan. |
Rusmi Manurung |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 315 - 320 [PDF] |
| 2759 |
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to find out whether the application of the group investigation learning model can improve learning outcomes on the subject matter of building space for class IX-F students of SMP Negeri 1 Gunungsitoli. The results showed that the pre-cycle, the average learning outcomes and learning completeness in the pre-cycle were 52.97 and 26.32%. After the first cycle, the average learning outcomes and learning completeness increased to 57.89 and 52.63%. In the second cycle, after a reflection on the implementation of the action in the second cycle, the average learning outcome and learning completeness were 74.90 and 91.89%. From these results it is concluded that the application of the Group Investigation (GI) learning model on the subject matter of building space can improve the learning outcomes of students in Class IX-F SMP Negeri 1 Gunungsitoli for the academic year 2019/2020. Keywords: group investigation; geometry  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran  group  investigation  dapat  meningkatkan  hasil  belajar  pada materi pokok bangun ruang bagi peserta didik Kelas IX-F SMP Negeri 1 Gunungsitoli .†Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra siklus diperoleh rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar pada pra siklus adalah 52,97 dan 26,32%. Setelah dilakukan siklus I rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar mengalami peningkatan yaitu menjadi 57,89 dan 52,63%. Pada siklus II setelah diadakan refleksi pelaksanaan tindakan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar adalah 74,90 dan 91,89%. Dari hasil tersebut disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) pada materi pokok bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik Kelas IX-F SMP Negeri 1 Gunungsitoli Tahun Pelajaran 2019/2020.                               Kata Kunci: group investigation; bangun ruang |
Meiwati Halawa |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 309 - 314 [PDF] |
| 2760 |
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif TPS Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study was to improve: (1) the activeness of Class IX-A students of SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara in participating in Integrated Social Studies subjects, especially Economics through the TPS cooperative learning model, (2) student achievement of Class IX-A SMP Negeri 4 Gunungsitoli North in participating in Integrated Social Studies subjects, especially Economics through the TPS cooperative learning model. This study uses a classroom action research approach. The subjects of this study were 40 students of class IX-A SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara. This research was conducted in collaboration between researchers, social studies teacher colleagues and involved student participation. The data collection technique was carried out through activities in the form of: (a) observation, (b) interviews, (c) tests. The research procedure includes the following stages: (a) planning the action, (b) implementing the action, (c) observing and interpreting, and (d) analyzing and reflecting. Based on the research results, it can be concluded that: (1) the application of TPS cooperative learning model can increase student activity during learning. (2) the application of the TPS cooperative learning model can improve student achievement Keywords: economy; think pair share  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan : (1) keaktifan siswa Kelas IX-A SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara dalam mengikuti mata pelajaran IPS Terpadu khususnya Ekonomi melalui model pembelajaran kooperatif TPS, (2) prestasi siswa Kelas IX-A  SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara  dalam mengikuti mata pelajaran IPS Terpadu khususnya Ekonomi melalui model pembelajaran kooperatif TPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-A SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, rekan guru IPS dan melibatkan partisipasi  siswa.  Teknik  pengumpulan data dilakukan melalui  kegiatan berupa : (a) observasi, (b) wawancara, (c) tes. Prosedur penelitian meliputi tahap : (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi dan interprestasi, dan (d) analisis dan refleksi. Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan:  (1) penerapan  model pembelajaran kooperatif TPS dapat meningkatkan keaktifan siswa selama pembelajaran. (2) penerapan model pembelajaran kooperatif TPS dapat meningkatkan prestasi belajar siswa Kata Kunci: ekonomi; think pair share |
Megaria Murniati Gulo |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3 No 6 (2020) |
Hal: 303 - 308 [PDF] |