Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
1641 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BIMBINGAN SKRIPSI BERBASIS WEBSITE PADA STKIP PARACENDEKIA NW SUMBAWA
Lihat Abstrak

Abstract: Developments in technology and information have had a significant impact on growth in various sectors, including the education sector (Armanto, 2024). Thesis guidance is one of the educational service processes in the form of guidance on the preparation of a thesis so that students can complete their thesis according to the specified time. The aim of the thesis guidance process is to provide an understanding of how to map the student's research process so that the thesis process carried out by the student can be monitored and supervised by the supervisor. As time goes by, intensity in thesis guidance activities is often carried out. This means that a supervisor must be able to arrange a guidance schedule so that the process of other educational activities can continue considering that consultation activities are currently still being carried out offline using the face-to-face method. Therefore, a website-based information system is needed that can accommodate website-based thesis guidance activities between students and lecturers. using a software design method with a waterfall method approach. Waterfall is a method used in software development projects with structured stages starting from analyzing problems and user needs to the software testing process. The results obtained in this research are that the information system designed has made it easier for lecturers and students to carry out thesis guidance. Keyword: System;Information System;Website Abstrak: Perkembangan dalam hal teknologi dan informasi memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan pada berbagai sektor termasuk di dalamnya adalah sektor pendidikan (Armanto, 2024). Bimbingan skripsi merupakan salah satu proses layanan pendidikan berupa bimbingan penyusunan skripsi sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Tujuan dilakukannya proses bimbingan skripsi adalah untuk memberikan pemabahaman terhadap bagaimana pemetaan proses pengerjaan penelitian mahasiswa sehingga proses skripsi yang dilakukan oleh mahasiswa dapat dipantau dan diawasi oleh dosen pembimbing. Seiring berjalannya waktu, intensitas dalam kegiatan bimbingan skripsi sering dilakukan. Hal tersebut membuat seorang dosen pembimbin harus dapat mengatur jadwal bimbingan agar proses kegiatan pendidikan lainnya dapat tetap berjalan mengingat kegiatan konsultasi saat ini masih dilakukan secara offline dengan metode tatap muka. Maka dari hal tersebut dibutuhkan sebuah sistem informasi berbasis website yang dapat mengakomodir kegiatan bimbingan skripsi antara mahasiswa dengan dosen berbasis website. menggunakan metode perancangan perangkat lunak dengan pendekatan metode waterfall. waterfall merupakan salah satu metode yang digunakan dalam proyek pembangunan perangkat lunak dengan tahapan yang terstruktur mulai dari analisa permasalahan dan kebutuhan pengguna sampai dengan proses pengujian perangkat lunak. Adapun hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah sistem informasi yang dirancang telah memudahkan dosen maupun mahasiswa dalam melakukan bimbingan skripsi. Kata kunci: Sistem;Sistem Informasi;Website.

M. Fatwa Andi Syah Putra (Universitas Teknologi Sumbawa); M. Julkarnain (Universitas Teknologi Sumbawa) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1787-1792
[PDF]
1642 SISTEM INFORMASI REKOMENDASI BERITA PADA WEBSITE SOLOPOS.COM MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI
Lihat Abstrak

Abstract: Solopos.com presents reliable news from 2009 until the present day, covering various news categories such as education, sports, automotive, lifestyle, entertainment, business, and technology. With an overwhelming amount of news data, it is essential to establish a governance framework for recommending accessed news categories in order to enhance the business strategies of the company in the field of online news. This can be achieved through the implementation of data mining using the Apriori algorithm, which establishes associations within the data to generate news recommendations based on the accessed news category data. The implementation of news category recommendations using the Apriori algorithm involves creating tabular data with a binary number concept, generating itemsets of news categories based on minimum support values through iterations 1-3, forming association data based on confidence values, and determining the final rules Processing the recommendation of news categories using a minimum support value of 30% and a confidence value of 60% for 84 sample data of news categories obtained from each month within a year resulted in four association rule outcomes with the highest percentage of 71.4% among the total number of users. The Apriori algorithm method can be effectively applied to the news recommendation information system based on the seven news categories obtained from the Solopos.com website, thereby generating association values that can assist the company's strategies in news management. Keyword: Data Mining, Apriori Algorithm, News, Solopos. Abstrak: Solopos.com menyajikan berita terpercaya dari tahun 2009 hingga saat ini dengan beberapa kategori berita seperti pendidikan, olahraga, otomotif, lifestyle, entertainment, bisnis, dan teknologi. Dengan menghasilkan data berita terlalu banyak, perlunya tata kelola rekomendasi kategori berita yang diakses masyarakat guna meningkatkan strategi bisnis perusahaan dalam bidang berita online dengan menerapkan implementasi data mining menggunakan algoritma apriori yang membentuk asosiasi dalam data untuk menghasilkan rekomendasi berita sesuai dengan data akses kategori berita. Implementasi rekomendasi kategori berita menggunakan algoritma apriori dilakukan dengan membentuk data tabular dengan konsep bilangan biner, membuat itemset kategori berita sesuai nilai minimum support dengan iterasi 1-3, membentuk data asosiasi sesuai nilai confidence, dan menentukan rule akhir. Untuk 84 data sample kategori berita yang diperoleh dari setiap bulan dalam setahun, pengolahan rekomendasi kategori berita dengan nilai minimum support 30% dan nilai confidence 60% dapat menghasilkan 4 hasil nilai asosiasi yang memiliki persentase tertinggi yaitu sebesar 71,4% dari jumlah pengaksesnya. Metode algoritma apriori dapat digunakan pada sistem informasi rekomendasi berita berdasarkan 7 kategori berita yang diperoleh dari situs solopos.com dengan menghasilkan nilai asosiasi yang dapat membantu strategi perusahaan dalam pengelolaan berita. Kata kunci: Data Mining, Algoritma Apriori, Berita, Solopos.

Muhammad Farhan; Muhammad Fakhriza; Imam Adlin Sinaga JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 928-933
[PDF]
1643 FASTEATS: APLIKASI PEMESANAN MAKANAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE
Lihat Abstrak

Abstract: The increasing use of android applications makes all activities run more efficiently using android applications. The need for an efficient and practical food ordering system is increasing, especially in the digital age as it is today. This research aims to build an android-based food ordering application that is built in the hope of providing convenience to the public in ordering food according to their wishes as well as helping the development of MSME businesses. The research method used is qualitative method, which includes data collection through interviews and observations, then reinforced by literature studies. This study also used prototype methods as a framework for developing systems. The prototype method was chosen because it allowed iterative development of the system by actively engaging user feedback in each development stage. The result of this study was an application called "FastEats". It is an Android-based platform that allows users to order food. Fasteats are designed with the main purpose of making it easier for customers to order food online via smartphone. By prioritizing responsive and user-friendly designs, the platform not only simplifies the food ordering process, but also opens up opportunities for greater business growth through broad market penetration. Keyword: FastEats, Android, Prototype, UMKM, Information System Abstrak: Penggunaan aplikasi android yang semakin banyak membuat segala kegiatan berjalan lebih efisien menggunakan aplikasi android. Kebutuhan akan sistem pemesanan makanan yang efisien dan praktis semakin meningkat, terutama di era digital seperti sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi pemesanan makanan berbasis android yang dibangun dengan harapan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memesan makanan sesuai dengan keinginan sekaligus membantu pengembangan usaha UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yang meliputi pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, kemudian diperkuat oleh studi literatur. Penelitian ini juga menggunakan metode prototype sebagai kerangka kerja untuk mengembangkan sistem. Metode prototype dipilih karena memungkinkan pengembangan sistem secara iteratif dengan melibatkan feedback pengguna secara aktif dalam setiap tahap pengembangannya. Hasil penelitian ini adalah sebuah sebuah aplikasi bernama "FastEats". Aplikasi ini adalah sebuah platform berbasis Android yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pemesanan makanan. “Fasteats” dirancang dengan tujuan utama untuk memudahkan pelanggan dalam memesan makanan secara online melalui smartphone. Dengan mengutamakan desain yang responsif dan ramah pengguna, platform ini tidak hanya menyederhanakan proses pemesanan makanan, tetapi juga membuka peluang untuk pertumbuhan bisnis yang lebih besar melalui penetrasi pasar yang luas. Kata kunci: FastEats, Android, Prototype, UMKM, Sistem Informasi

Muhammad Alda; Andika Praja; Annisa Maharani; Bima Sanjaya; Syafhira Ananda Galasca JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 922-927
[PDF]
1644 PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN SENI TARI PAKARENA DI SMP KEMALA BHAYANGKARI MAKASSAR
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to design, test the validity and practicality, and measure the effectiveness of the Jigsaw type cooperative learning model based on NIDA syntax (Navigate, Introduction, Discuss, Action) in improving students' understanding and skills in learning the art of Padengan dance. The products developed in this research include learning model books, teacher guides, as well as learning tools in the form of lesson plans and research instruments. This research uses research and development (R&D) methods with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The research subjects consisted of teachers and students of class VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Data collection techniques include interviews, observation, documentation, questionnaires, as well as testing product validity and practicality through expert assessments and user responses. The results of the research show that: (1) there is a need for a learning model that is more interactive and oriented towards local culture in learning dance, (2) the Jigsaw type cooperative learning model that was developed has been validated by experts and was declared feasible and practical to implement, (3) the implementation of this model received a positive response from teachers and students, increasing student involvement in learning, and (4) this learning model was proven to be effective in increasing students' conceptual understanding, motor skills and cultural appreciation of Padengan Dance. With these findings, it is hoped that the Jigsaw type cooperative learning model based on NIDA syntax can become a reference for arts and culture teachers in increasing the effectiveness of dance learning in junior high schools. Keyword: Jigsaw, Model Pembelajaran Kooperatif, Pembelajaran Seni Tari, Saintaks NIDA, Tari Pakarena. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendesain, menguji validitas dan kepraktisan, serta mengukur efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks NIDA (Navigate, Introduction, Discuss, Action) dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pembelajaran seni tari Pakarena. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi buku model pembelajaran, panduan guru, serta perangkat pembelajaran berupa RPP dan instrumen penelitian.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner, serta uji validitas dan kepraktisan produk melalui penilaian ahli dan respons pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat kebutuhan terhadap model pembelajaran yang lebih interaktif dan berorientasi pada budaya lokal dalam pembelajaran seni tari, (2) model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli dan dinyatakan layak serta praktis untuk diterapkan, (3) implementasi model ini mendapat respons positif dari guru dan siswa, meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta (4) model pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan motorik, dan apresiasi budaya siswa terhadap Tari Pakarena. Dengan temuan ini, diharapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks NIDA dapat menjadi referensi bagi guru seni budaya dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran seni tari di sekolah menengah pertama. Kata kunci: Jigsaw, Cooperative Learning Model, Dance Learning, NIDA Saintaks, Padengan Dance.

Musnida Hukmiddin (Universitas Negeri Makasar); Syahkruni Syahkruni (Universitas Negeri Makasar); Andi Ihsan (Universitas Negeri Makasar); Nurhikmah Nurhikmah (Universitas Muhammadiyah Luwuk Bangai) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1537-1541
[PDF]
1645 ANALISIS PRAKTEK TRADISI BESENTULAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI DESA JEROWARU
Lihat Abstrak

Abstrak: The Besentulak tradition is a rain-seeking practice still performed by some communities in Indonesia. This tradition typically involves customary rituals, prayers, and other forms of supplication to bring rain during prolonged droughts. This study aims to analyze the practice of the Besentulak tradition from an Islamic perspective using three main aspects: the aspect of faith (tauhid), the aspect of worship, and the aspect of Islamic law and morality.  The analysis results indicate that the Besentulak tradition can be categorized into two forms: first, those that align with Islamic teachings if they only involve supplications directed to Allah without elements of polytheism; second, those that contradict Islam if they include offerings, belief in supernatural forces besides Allah, or shamanistic practices. In Islam, rain supplication has been prescribed through Salat al-Istisqa’ and prayers taught by Prophet Muhammad (PBUH). Therefore, this tradition needs to be purified to uphold monotheistic values and comply with Islamic law.   Keyword: Besentulak ;Tradition; Islam. Abstrak: Tradisi Besentulak merupakan praktik meminta hujan yang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Tradisi ini biasanya melibatkan ritual adat, doa, dan bentuk permohonan lainnya untuk mendatangkan hujan saat musim kemarau panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik tradisi Besentulak dalam perspektif Islam dengan menggunakan tiga aspek utama, yaitu aspek akidah (tauhid), aspek ibadah, dan aspek syariat serta akhlak Hasil analisis menunjukkan bahwa tradisi Besentulak dapat dikategorikan menjadi dua bentuk: pertama, yang masih sesuai dengan ajaran Islam jika hanya berupa doa kepada Allah tanpa unsur kesyirikan; kedua, yang bertentangan dengan Islam jika terdapat unsur sesaji, kepercayaan pada kekuatan selain Allah, atau praktik perdukunan. Dalam Islam, permohonan hujan telah diajarkan melalui salat istisqa’ dan doa-doa yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, diperlukan pemurnian praktik tradisi ini agar tetap menjaga nilai-nilai tauhid dan sesuai dengan syariat Islam.   Kata kunci: Besentulak; Tradisi; Islam.

Suparjon Suparjon (Universitas Islam Negeri Mataram) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1782-1786
[PDF]
1646 PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN KODE ETIK NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA OTENTIK
Lihat Abstrak

Abstract: The case of deed forgery by Notary HS in Langkat, North Sumatra, highlights the importance of enforcing the notary code of ethics. On April 1, 2024, the MPWN of North Sumatra issued Decision No. 4/MPWN Prov.03.24 of 2024 declaring a violation of Law No. 2 of 2014 concerning Notary Position. This research discusses the law enforcement mechanism against violations of the code of ethics, factors that influence violations, and efforts to overcome violations of the code of ethics in making authentic deeds. With normative and empirical legal approaches, primary data in the form of questionnaires and secondary data from books, journals, and regulations are analyzed qualitatively. Law enforcement involves MPD, MPW, MKN, and law enforcement agencies with internal factors such as personal ethics and external factors such as economic pressure as causes of violations. Efforts in Medan include strict supervision, strict sanctions, training, and cooperation of legal institutions. Research suggestions include increased inter-agency coordination, continuing education for notaries, and periodic evaluation of law enforcement mechanisms to maintain professional integrity and public trust. Keyword: Law Enforcement, Notary Code of Ethics, Violation, Authentic Deed Abstrak: Kasus pemalsuan akta oleh Notaris HS di Langkat, Sumatera Utara, menyoroti pentingnya penegakan kode etik notaris. Pada 1 April 2024, MPWN Sumut mengeluarkan Putusan No. 84/MPWN Prov.03.24 Tahun 2024 yang menyatakan pelanggaran terhadap Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris. Penelitian ini membahas mekanisme penegakan hukum terhadap pelanggaran kode etik, faktor yang memengaruhi pelanggaran, dan upaya penanggulangan pelanggaran kode etik dalam pembuatan akta otentik. Dengan pendekatan hukum normatif dan empiris, data primer berupa kuesioner serta data sekunder dari buku, jurnal, dan regulasi dianalisis secara kualitatif. Penegakan hukum melibatkan MPD, MPW, MKN, serta lembaga penegak hukum dengan faktor internal seperti etika pribadi dan eksternal seperti tekanan ekonomi sebagai penyebab pelanggaran. Upaya di Medan mencakup pengawasan ketat, sanksi tegas, pelatihan, dan kerja sama lembaga hukum. Saran penelitian meliputi peningkatan koordinasi antar lembaga, pendidikan berkelanjutan untuk notaris, serta evaluasi berkala mekanisme penegakan hukum guna menjaga integritas profesi dan kepercayaan masyarakat. Kata kunci: Penegakan Hukum, Kode Etik Notaris, Pelanggaran, Akta Otentik

Matthew Bias Ferari; Hasim Purba; Suprayitno Suprayitno JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 914-921
[PDF]
1647 PENGARUH AKURASI KODING TERHADAP HASIL PENGAJUAN KLAIM RAWAT INAP BPJS KESEHATAN DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG
Lihat Abstrak

Abstract: Claim files that are returned / pending can result in a decrease in hospital income due to a mismatch in service costs with the number of claims billed. The results of submitting inpatient claims at Sentra Medika Cibinong Hospital in September-November 2023 were 327 (10%) pending files out of 3,250 files billed. The purpose of the study was to determine the effect of coding accuracy on the results of submitting BPJS Health inpatient claims. With a quantitative approach and cross sectional design. The population was all inpatient claim files, a sample of 300 claim files with the Accidental Sampling technique. Data analysis using chi square test and observation data collection. The results showed inaccurate coding files 116 (38.7%) and accurate coding 184 (61.3%) and pending files 49 (16.3%) and not pending 251 (83.7%). While the results of the chi square test obtained a P-value of 0.002 <0.05 OR value of 2.733 It was concluded that there was an influence between coding accuracy on the results of submitting BPJS Health inpatient claims at Sentra Medika Cibinong Hospital. Furthermore, inaccurate coding accuracy files are 2.7 times more likely to be pending than accurate files. Accurate coding files were pending 20 (10.9%) and not pending 164 (89.1%), inaccurate coding files were pending 29 (25%) and not pending 87 (75%). Suggestions for conducting regular evaluations of cases that have the potential to experience pending claims. Keyword: Coding Accuracy, Submission Results, Pending Claims Abstrak: Berkas klaim yang dikembalikan/pending dapat mengakibatkan penurunan pendapatan rumah sakit akibat ketidaksesuaian biaya layanan dengan jumlah klaim yang ditagihkan. Hasil pengajuan klaim rawat inap di RS Sentra Medika Cibinong pada bulan September–November 2023 Sebanyak 327 (10%) berkas pending dari 3.250 berkas yang ditagihkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh akurasi koding terhadap hasil pengajuan klaim rawat inap BPJS Kesehatan. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Populasi seluruh berkas klaim rawat inap pada bulan Maret 2024, sampel 300 berkas klaim dengan teknik Accidental Sampling. Analisa data menggunakan uji chi square dan pengumpulan data observasi. Hasil penelitian menunjukan berkas koding tidak akurat 116 (38,7%) dan koding akurat 184 (61,3%) serta berkas terpending 49 (16,3%) dan tidak terpending 251 (83,7%). Sedangkan hasil uji chi square diperoleh nilai P-value 0,002 < 0,05 nilai OR 2,733 Maka disimpulkan ada pengaruh antara akurasi koding terhadap hasil pengajuan klaim rawat inap BPJS Kesehatan di RS Sentra Medika Cibinong. Selanjutnya berkas akurasi koding tidak akurat berpeluang 2,7 kali akan terpending dibandingkan berkas yang akurat. Berkas koding akurat yang terpending 20 (10,9%) dan tidak terpending 164 (89,1%), berkas koding tidak akurat yang terpending 29 (25%) dan tidak terpending 87(75%). Saran melakukan evaluasi secara berkala terhadap kasus yang berpotensi mengalami pending klaim. Kata kunci: Akurasi Koding; Hasil Pengajuan; Pending Klaim

Jayanti Lestari; Husni Abdul Muchlis; Hosizah Hosizah; Nauri Anggita Temesvari JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 906-913
[PDF]
1648 KEBIJAKAN HUKUM PIDANA MELALUI PENERAPAN ASAS PRIMUM REMEDIUM DALAM TINDAK PIDANA LINGKUNGAN HIDUP DITINJAU DARI HUKUM POSITIF
Lihat Abstrak

Abstract: The application of the primum remedium principle in criminal law policy means that criminal law is used as the main option in law enforcement. The application of the primum remedium principle in criminal law policy can be seen in Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. The results of the study show that the criminal law policy through the application of the primum remedium principle in environmental crimes based on positive law places criminal law as the main option in prosecuting environmental violations, with the aim of providing a deterrent effect on the perpetrators. This study analyzes the application of this principle in the context of environmental law enforcement in Indonesia. The results of the study show that although criminal law is important for providing a deterrent effect, the application of this principle has not been fully effective in dealing with environmental crimes seen from several conditions such as B3 waste which clearly pollutes the environment, but the application of this principle is not always appropriate because law enforcers often take administrative enforcement first. Keyword: Primum Remedium, Legal Policy, Environment Abstrak: Penerapan asas primum remedium dalam kebijakan hukum pidana berarti hukum pidana digunakan sebagai pilihan utama dalam penegakan hukum. Penerapan asas primum remedium dalam kebijakan hukum pidana dapat dilihat dalam Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengeloaan Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menujukkan bahwa kebijakan hukum pidana melalui penerapan asas primum remedium dalam tindak pidana lingkungan hidup berdasarkan hukum positif menempatkan hukum pidana sebagai pilihan utama dalam menindak pelanggaran lingkungan hidup, dengan tujuan memberikan efek jera terhadap pelaku. Penelitian ini menganalisis penerapan asas tersebut dalam konteks penegakan hukum lingkungan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun hukum pidana penting untuk memberikan efek jera penerapan asas tersebut belum sepenuhnya efektif dalam menangani kejahatan lingkungan hidup dilihat dari beberapa kondisi seperti limbah B3 yang jelas mencemari lingkungan namun penerapan asas ini tidak selalu tepat karena penegak hukum sering kali menempuh penegakan administrasi terlebih dahulu. Kata kunci: Primum Remedium, Kebijakan Hukum, Lingkungan Hidup

Jaka Ramadani; Alvi Syahrin; Fajar Khaify Rizky JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 899-905
[PDF]
1649 ALASAN PEMAAF TERHADAP PERBUATAN PENIPUAN PADA KONTRAK KERJASAMA PT. MARINDO JAYA SEJAHTERA DAN PT HELLICARG INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: In certain situations, if an act is proven not to constitute a criminal act, this means that the act charged and proven is not regulated and does not fall within the scope of criminal law. The formulation of the problem in this thesis research is what is the point of contact between the crime of fraud and the crime of embezzlement and acts against civil law in the legal system in Indonesia, what is the basis for judges' considerations in deciding criminal cases using forgiving reasons due to the influence of coercive power, how is the application of reasons for expunging crimes in the judge's decision in the case between PT. Marindo Jaya Sejahtera and PT Hellicarg Indonesia. The research method used is a normative legal research method with descriptive analytical research characteristics, with primary, secondary and tertiary data sources, with a statutory approach (status approach) and a conceptual approach (conceptual approach). This research data analysis is qualitative analysis. The point of contact between the crime of fraud, the crime of embezzlement and acts against civil law in the legal system in Indonesia is the elements of the act itself. Keyword: Fraud, Embezzlement, Forgiving Reasons, Justifying Reasons Abstrak: Situasi tertentu, apabila suatu perbuatan terbukti tidak merupakan tindak pidana yang artinya, perbuatan yang didakwakan dan yang telah terbukti tadi tidak ada diatur dan tidak termasuk ruang lingkup hukum pidana. Rumusan masalah dalam penelitian tesis ini adalah bagaimana titik singgung keterkaitan antara pidana penipuan dengan pidana penggelapan dan perbuatan melawan hukum perdata dalam sistem hukum di Indonesia, apa dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara pidana menggunakan alasan pemaaf karena pengaruh daya paksa, Bagaimana penerapan alasan penghapus pidana pada putusan hakim dalam perkara antara PT. Marindo Jaya Sejahtera dan PT Hellicarg Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif analisis, dengan sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan pendekatan perundang-undangan (statuste approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Analisis data penelitian ini adalah analisis kualitatif. Titik singgung keterkaitan antara pidana penipuan dengan pidana penggelapan dan perbuatan melawan hukum perdata dalam sistem hukum di Indonesia adalah pada unsur-unsur perbuatan itu sendiri. Kata Kunci: Penipuan, Penggelapan, Alasan Pemaaf, Alasan Pembenar

Ivan Ghani Lubis; Mahmud Mulyadi; Wessy Trisna JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 890-898
[PDF]
1650 DEVELOPMENT OF A TECHNOLOGY-BASED INTERACTIVE FOR AGRICULTURAL INFORMATION DISSEMINATION IN THE SIDAPDAP SIMANOSOR VILLAGE FARMERS' GROUP
Lihat Abstrak

Abstract: Sidapdap Simanosor Village Farmers Group faces challenges in accessing and managing agricultural information efficiently. Limited resources and the absence of a web-based platform hinder the distribution of information quickly and accurately. This study aims to develop a technology-based agricultural forum site to improve the accessibility of information for farmer groups. The method used is the Waterfall software development model, which includes needs analysis, design, implementation, testing, and maintenance. The results of the study indicate that the agricultural forum website can function well and provide convenience for farmer group members in accessing information, sharing experiences, and increasing collaboration between farmers. The implementation of this information technology has been proven to increase the efficiency of the agricultural information system, support sustainable agricultural practices, and encourage the growth of the agricultural sector in the area.Keywords: farmer groups, agricultural information systems, agricultural websites. Abstract: Kelompok Tani Desa Sidapdap Simanosor menghadapi tantangan dalam mengakses dan mengelola informasi pertanian secara efisien. Keterbatasan sumber daya dan tidak adanya platform berbasis web menghambat distribusi informasi yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan situs forum pertanian berbasis teknologi guna meningkatkan aksesibilitas informasi bagi kelompok tani. Metode yang digunakan adalah model pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs web forum pertanian dapat berfungsi dengan baik dan memberikan kemudahan bagi anggota kelompok tani dalam mengakses informasi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kolaborasi antarpetani. Implementasi teknologi informasi ini terbukti meningkatkan efisiensi sistem informasi pertanian, mendukung praktik pertanian berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan sektor pertanian di daerah tersebut.Keywords: kelompok tani, sistem informasi pertanian, situs web pertanian.

Romia Lubis (STMIK Citra Mandiri Padangsidimpuan); Selvia Djasmayena (STMIK Citra Mandiri Padangsidimpuan); Septriana Sari (STIKes Sentral Padangsidimpuan); Cyntia Rivatunisa (Politeknik piksi Ganesha); Muhammad Reyan Dirul Adha (STMIK Citra Mandiri Padangsidimpuan) JURNAL TEKNISI
Vol 5 No 1 (2025)
Hal: 21-26
[PDF]
1651 IMPLEMENTASI FIREBASE REALTIME DATABASE PADA SISTEM INFORMASI MONITORING PETERNAKAN DINAS KETAPANG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI BERBASIS WEB
Lihat Abstrak

Abstract: The rapid development of technology makes people very dependent on digital-based information needs. The use of information technology is very helpful for humans to achieve high effectiveness, this applies in all fields including animal husbandry. Technological developments can facilitate many things, including in several livestock program services in the form of submitting proposals, reports on livestock development and insemination. Where the Food Security Service of Serdang Bedagai Regency still reports on these activities using physical evidence that has not been integrated in the system, making it difficult for the agency and breeders to monitor or see every stage of the ongoing activity process, not to mention the risk of lost or damaged files, reports that accumulate or so on. In addition, the lack of information obtained by farmers regarding livestock programs is one of the reasons for the author to build a livestock monitoring information system using the Laravel framework and implement the Firebase realtime database in it, with the aim of improving the quality of service to farmers, especially those in Serdang Bedagai Regency. Keyword: Information System, Monitoring, Website, Firebase Abstrak: Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat orang-orang sangat bergantung dengan kebutuhan informasi yang berbasis digital. Penggunaan teknologi informasi sangat membantu manusia untuk mencapai efektifitas yang tinggi, hal ini berlaku di semua bidang termasuk bidang peternakan. Perkembangan teknologi dapat memfasilitasi banyak hal, termasuk dalam beberapa pelayanan program peternakan berupa pengajuan proposal, laporan perkembangan ternak dan inseminasi. Dimana Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Serdang Bedagai masih melakukan pelaporan atas kegiatan-kegiatan tersebut dengan menggunakan bukti fisik yang belum terintegrasi didalam sistem, sehingga menyulitkan pihak Dinas maupun peternak dalam memantau atau melihat setiap tahap dari proses kegiatan yang berlangsung, belum lagi resiko hilang atau rusaknya berkas, laporan yang menumpuk atau lain sebagainya. Selain itu minimnya informasi yang didapat oleh para peternak mengenai program-program peternakan menjadi salah satu alasan penulis untuk membangun sistem informasi monitoring peternakan dengan menggunakan framework laravel dan mengimplementasikan firebase realtime database di dalamnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para peternak khususnya yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. Kata kunci: Sistem Informasi, Monitoring, Website, Firebase

Ika Uliani; Suendri Suendri; Aninda Muliani Harahap JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 883-889
[PDF]
1652 TANGGUNG JAWAB PEMEGANG SAHAM PERSEROAN PERSEORANGAN TERHADAP KERUGIAN YANG DIALAMI PERSEROAN
Lihat Abstrak

Abstract: A single-member limited liability company (SMLLC), as regulated under Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and its amendment through Law Number 6 of 2023 on Job Creation, represents a new form of legal entity offering greater flexibility for micro and small enterprises. However, this entity raises various legal challenges, particularly related to the principle of limited liability (separate legal entity) and the application of the piercing the corporate veil doctrine. This study aims to analyze the legal implications of the SMLLC's status as a legal entity, evaluate the application of the limited liability doctrine to single shareholders who also serve as directors, and examine legal protections for SMLLCs as independent legal entities against actions by single shareholders. The research employs a normative legal method with legislative and conceptual approaches. The findings reveal that SMLLCs have distinct characteristics compared to conventional limited liability companies, necessitating adjustments in the application of the limited liability principle. In certain circumstances, single shareholders may be held fully liable for company losses under the piercing the corporate veil doctrine, particularly in cases of misuse of the corporate form for personal gain. This study provides recommendations for policymakers to clarify the legal framework governing SMLLCs to mitigate potential legal conflicts and ensure balanced protection for all stakeholders. Keyword: Single-Member Limited Liability Company, Shareholder Liability, Piercing The Corporate Veil, Legal Entity, Legal Doctrine Abstrak: Perseroan terbatas perorangan, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan perubahan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, merupakan bentuk badan hukum baru yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada usaha mikro dan kecil. Namun, keberadaan perseroan ini juga menimbulkan berbagai permasalahan hukum, khususnya terkait prinsip pemisahan tanggung jawab (separate legal entity) dan penerapan doktrin piercing the corporate veil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari kedudukan perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum; mengevaluasi penerapan doktrin tanggung jawab terbatas terhadap pemegang saham tunggal yang merangkap sebagai direksi; dan mengkaji perlindungan hukum bagi perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum mandiri dari tindakan pemegang saham tunggal. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perseroan terbatas perorangan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perseroan terbatas konvensional, sehingga prinsip tanggung jawab terbatas membutuhkan penyesuaian. Dalam situasi tertentu, pemegang saham tunggal dapat dimintai pertanggungjawaban penuh atas kerugian perseroan berdasarkan doktrin piercing the corporate veil, terutama jika terjadi penyalahgunaan fungsi badan hukum untuk kepentingan pribadi. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperjelas pengaturan hukum perseroan terbatas perorangan guna mengurangi potensi konflik hukum dan memberikan perlindungan yang seimbang bagi semua pihak terkait.Kata kunci: Tanggung Jawab Pemegang Saham, Perseroan Terbatas Perorangan, Piercing The Corporate Veil, Badan Hukum, Doktrin Hukum

Evan Seprianta Surbakti; Mahmul Siregar; Robert Robert JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 878-882
[PDF]
1653 DEVELOPMENT OF HUMAN COMPUTER INTERACTION IN THE EDUCATION SECTOR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Lihat Abstrak

Abstract: Rapid technological developments have had a significant impact on various sectors, including education, where Human Computer Interaction (HCI) plays a role in increasing the effectiveness of technology-based learning. However, there are still challenges in the implementation of HCI, such as interface design, infrastructure, and user engagement. This study aims to evaluate the application of HCI in education by reviewing technologies such as chatbots, e-learning, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Artificial Intelligence (AI), and the use of PowerPoint to support learning. Using the Systematic Literature Review (SLR) method based on journals published in 2020-2024 from Google Scholar, the results of the study show that chatbots increase communication efficiency and access to information, while AR and VR-based learning media help understand concepts, especially for students with special needs. The e-learning system designed with HCI principles provides an interactive and user-friendly learning experience, although there are still obstacles such as limited infrastructure and lack of training for educators. In addition, the use of AI in learning media has great potential in increasing engagement and quality of learning. Therefore, this study emphasizes the importance of user-oriented interface design, strengthening technological infrastructure, and collaboration between stakeholders to support more optimal implementation of IMK in the world of education.Keyword: human and computer interaction (HCI); artificial intelligence (AI); augmented reality (AR); education. Abstrak: Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan dampak signifikan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, di mana Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) berperan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis teknologi. Namun, masih terdapat tantangan dalam implementasi IMK, seperti desain antarmuka, infrastruktur, dan keterlibatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan IMK dalam pendidikan dengan meninjau teknologi seperti chatbot, e-learning, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Artificial Intelligence (AI), serta penggunaan PowerPoint dalam mendukung pembelajaran. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan jurnal terbitan 2020-2024 dari Google Scholar, hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot meningkatkan efisiensi komunikasi dan akses informasi, sementara media pembelajaran berbasis AR dan VR membantu pemahaman konsep, terutama bagi siswa berkebutuhan khusus. Sistem e-learning yang dirancang dengan prinsip IMK memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan ramah pengguna, meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan kurangnya pelatihan bagi tenaga pendidik. Selain itu, pemanfaatan AI dalam media pembelajaran memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterlibatan dan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya desain antarmuka yang berorientasi pada pengguna, penguatan infrastruktur teknologi, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendukung implementasi IMK yang lebih optimal dalam dunia pendidikan.Kata kunci: interaksi manusia dan komputer (IMK); artificial intelligence (AI); augmented reality (AR); pendidikan.

Dian Novitaningrum (Universitas Selamat Sri); Muhammad Khozin (Universitas Selamat Sri); Yuni Handayani (Universitas Selamat Sri); Taufik Hidayat (Universitas Selamat Sri) JURNAL TEKNISI
Vol 5 No 1 (2025)
Hal: 27-35
[PDF]
1654 PENINGKATAN AKURASI KLASIFIKASI KEMATANGAN PEPAYA BERDASARKAN WARNA DENGAN MEDIAN FILTER, K-MEANS PADA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
Lihat Abstrak

Abstract: The development of technology in the field of digital image processing has become an attraction in itself to make human life easier and has given rise to many applications that can apply it in various fields. Digital image processing methods can transform input images into output images that can be used to identify and classify objects in life. To minimize damage to digital images which is known as noise. Also to reduce the impact of degradation or decrease in image quality caused by noise, colors that are too contrasty or blurry. So a method is needed. One method is the median filter which is used in this research.Keyword: edian Filter, Convolutional Neural Network, Papaya, Classification Abstrak: Dalam perkembangan teknologi di bidang pengolahan citra digital (digital image processing) menjadi daya tarik tersendiri untuk mempermudah kehidupan manusia dan memunculkan banyak aplikasi yang dapat menerapkannya dalam berbagai bidang. Metode digital image processing dapat mentransformasikan citra masukan menjadi citra keluaran yang dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi objek dalam kehidupan. Untuk mengurangi meminimalisir kerusakan pada citra digital yang disebut sebagai noise. Juga untuk mengurangi dampak degradasi atau penurunan kualitas citra yang disebabkan oleh derau / noise, warna yang terlalu kontras atau buram. Maka dibutuhkan suatu metode. Salah satu metodenya adalah median filter yang digunakan pada penelitian ini.Kata kunci: Median Filter, Convolutional Neural Network, Pepaya, Klasifikasi

Windra Yosfand; Kharisma Utama Putra; Agung Ramadhanu JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 872-877
[PDF]
1655 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEGAWAI NOTARIS YANG TIDAK DIDAFTARKAN PADA PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN OLEH NOTARIS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2004 TENTANG SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL (STUDI DI KANTOR NOTARIS KOTA MEDANDAN KABUPATEN DELISERDANG)
Lihat Abstrak

Abstract: Based on article 13 number 1 of Law Number 40 of 2004 concerning the National Social Security System, namely "Employers are required to gradually register themselves and their employees as participants with the social security organizing body, in accordance with the social security program followed". However, the fact in the field is that notaries as employers are still negligent in their obligations to register their employees in the BPJS Ketenagakerjaan program, one of the social security programs created by the government to improve the welfare of workers, which means that notaries do not comply with Law Number 30 of 2014 concerning the Regulation of Notary Positions Article 4 Number 1. The results of this study indicate that the reason notaries do not register their workers is due to the lack of knowledge about social security and the factor of administrative sanctions that are not firm and the lack of supervision of protection for workers who have been registered or have not been registered. then also notaries who do not care about the welfare of their workers. The suggestions in this study are as follows: Notaries are expected to submit to and comply with the SJSN Law which states that notaries are employers, and based on the SJSN Law and the BPJS Law, employers are required to register their employees in the BPJS Employment program, secondly, the sanctions for notaries who have not fulfilled social security for their employees are still too light so that they do not have a deterrent effect, thirdly, it is expected that notaries and their employees are active and continue to synergize in implementing applicable laws and regulations for the sake of mutual progress and prosperity. Keyword: Social Security, Notary Employees, BPJS Employment Abstrak: Berdasarkan pasal 13 angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yaitu “Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada badan penyelenggara jaminan sosial, sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti”. Namun fakta dilapangan notaris sebagai pemberi kerja masih lalai akan kewajibannya untuk mendaftarkan pegawainya pada program BPJS Ketenagakerjaan salah satu program jaminan sosial yang dibuat pemerintah untuk mensejahterakan pekerja yang berarti notaris tidak patuh terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Peraturan Jabatan Notaris Pasal 4 Angka 1. Hasil penelitian ini menunjukan penyebab notaris tidak mendaftarkan pekerjanya karena minimnya pengetahuan tentang jaminan sosial serta faktor tidak tegasnya sanksi administratif dan kurangnya pengawasan terhadap perlindungan pada tenaga kerja yang sudah didaftarkan ataupun yang belum didaftarkan. kemudian juga notaris yang kurang memperdulikan kesejahteraan pekerjanya. Saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut Notaris diharapkan tunduk dan mematuhi UU SJSN yang menyatakan bahwa notaris merupakan pemberi kerja, dan berdasarkan UU SJSN dan UU BPJS pemberi kerja wajib mendaftarkan karyawannya pada program BPJS Ketenagakerjaan, kedua sanksi bagi notaris yang belum memenuhi jaminan sosial untuk pegawainya masih terlalu ringan sehingga tidak menimbulkan efek jera, ketiga Diharapkan notaris dan karyawannya aktif dan terus bersinergi dalam penerapan peraturan perundangan-undangan yang berlaku demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Kata kunci: Jaminan Sosial, Kesejahteraan, BPJS Ketenagakerjaan

Dwita Ajeng Putrinda; Henry Sinaga; Agusmidah Agusmidah JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 853-861
[PDF]
1656 ADAPTASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGHADAPI BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR LAMONGAN
Lihat Abstrak

Abstract: Indonesia, located at the intersection of three major tectonic plates, faces a high risk of natural disasters, including tidal floods, landslides, and cyclones. Lamongan Regency, particularly Paciran and Brondong sub-districts, is a coastal area prone to tidal flooding due to rising sea levels, coastal erosion, and suboptimal water management. As an adaptation strategy, coastal communities rely on local wisdom, such as utilizing mangrove ecosystems and traditional practices. This study employs a review article method to analyze local wisdom in mitigating tidal floods. The findings show that mangrove planting and seawall construction effectively reduce flood risks. However, ecological-based mitigation remains limited, especially among low-income communities that prefer traditional strategies like building stilt houses. Integrating local wisdom into mitigation policies can enhance community resilience, with collaboration between governments, academics, and communities serving as a key success factor. Training in mangrove ecosystem management is also crucial for improving disaster preparedness. Combining local knowledge with modern technology can make disaster mitigation policies more effective in addressing the challenges of climate change and environmental degradation. Keywords: local wisdom, tidal floods, mangrove ecosystems, disaster mitigation Abstrak : Indonesia, yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama, menghadapi risiko bencana tinggi, termasuk banjir rob, tanah longsor, dan angin puting beliung. Kabupaten Lamongan, khususnya Kecamatan Paciran dan Brondong, merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir rob akibat naiknya permukaan air laut, erosi pantai, dan pengelolaan air yang kurang optimal. Sebagai bentuk adaptasi, masyarakat pesisir memanfaatkan kearifan lokal seperti ekosistem mangrove dan praktik tradisional. Penelitian ini menggunakan metode artikel review untuk menganalisis kearifan lokal dalam mitigasi banjir rob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman mangrove dan pembangunan tanggul pantai efektif mengurangi dampak banjir rob. Namun, implementasi mitigasi berbasis ekologi masih terbatas, terutama di kalangan masyarakat berpendapatan rendah yang lebih mengandalkan strategi tradisional seperti rumah panggung. Integrasi kearifan lokal dalam kebijakan mitigasi dapat meningkatkan ketahanan masyarakat, dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan. Pelatihan pengelolaan ekosistem mangrove juga penting untuk memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi risiko bencana. Dengan menggabungkan pengetahuan lokal dan teknologi modern, kebijakan mitigasi dapat lebih efektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Kata kunci : kearifan lokal, banjir rob, ekosistem mangrove, mitigasi bencana 

Rifda Izzatun Nada; Hijrah Saputra; Hariyono Hariyono JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 848-852
[PDF]
1657 BIMBINGAN PERKAWINAN KEPADA CALON PENGANTIN USIA DINI DALAM MENCEGAH STUNTING DI KABUPATEN LANGKAT
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the implementation of marriage guidance to prospective brides at an early age as an effort to prevent the risk of stunting in Langkat Regency. Marriage is one of the crucial factors that influence the risk of stunting, starting from the conception period to the process of giving birth and raising children. Therefore, the Government through the Ministry of Religious Affairs introduced marriage guidance that will provide education and understanding to prospective brides, especially early brides as a step to prevent stunting. Early marriage is prone to the risk of stunting due to the immature physical and psychological condition of the mother which can lead to complications during pregnancy and inadequate prenatal care. This empirical legal research uses a case approach. Data collection methods include observation, interviews, and documentation from various relevant sources. The research findings show that the marriage guidance program significantly reduced the risk of stunting in Langkat District over the past two years. Potential stunting cases decreased from 84,984 to 37,908 families, and early marriage (under the age of 20) decreased from 1,147 to 298. These results suggest that marriage guidance is an effective intervention for stunting prevention in Langkat district. Keyword: Marriage Guidance. Stunting, Bride-to-be, Early Marriage  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan perkawinan kepada calon pengantin usia dini sebagai upaya pencegahan risiko stunting di Kabupaten Langkat. Perkawinan merupakan salah satu faktor krusial yang memengaruhi risiko stunting, mulai dari masa konsepsi hingga proses melahirkan dan membesarkan anak. Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama memperkenalkan bimbingan perkawinan yang akan memberikan edukasi dan pemahaman kepada calon pengantin terutama calon pemngantin usia dini sebagai langkah mencegah terjadinya stunting. Pernikahan usia dini rentan terhadap risiko stunting karena kondisi fisik dan psikologis ibu yang belum matang sehingga dapat menimbulkan komplikasi selama kehamilan dan perawatan prenatal yang tidak memadai. Penelitian hukum empiris ini menggunakan case approach. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dari berbagai sumber yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan perkawinan secara signifikan mengurangi risiko stunting di Kabupaten Langkat selama dua tahun terakhir. Kasus potensi stunting menurun dari 84.984 menjadi 37.908 keluarga, dan pernikahan dini (di bawah usia 20 tahun) menurun dari 1.147 menjadi 298. Hasil ini menunjukkan bahwa bimbingan perkawinan merupakan intervensi yang efektif untuk pencegahan stunting di Kabupaten Langkat. Kata Kunci: Bimbingan Perkawinan. Stunting, Calon Pengantin, Pernikahan Usia Dini   

Bagus Ramadi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Wanda Hamidah Polem (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Shiddik Al Hakimi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 839-847
[PDF]
1658 PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL
Lihat Abstrak

The training for creating digital technology-based mathematics learning media at SMA N 1 Pulau Rakyat on October 2, 2024, aimed to enhance the quality of mathematics education in the digital era. Involving one lecturer and eleven students, this activity adopted interactive methods to foster better student engagement in learning. Initial observations revealed that many students struggled to understand mathematical concepts due to conventional teaching methods. This training focused on introducing digital tools, where students learned to create learning media such as interactive posters and infographics. Evaluation results showed an increase in students' confidence in using technology and their interest in mathematics. Thus, this program not only improves mathematical understanding but also develops relevant technological skills, making students active creators in the learning process.Keywords: Learning media, Digital technology, Mathematics education, Student engagement.

Sri Rahmah Dewi Saragih (Universitas Asahan); Putri Lidiana Permata Sari (Universitas Asahan); Raihana Tresna Suciati (Universitas Asahan); Riska Amelia Putri (Universitas Asahan); Rizki Aulia (Universitas Asahan); Sri Dita Arianti (Universitas Asahan); Ayu Safira (Universitas Asahan); Hikmatun Hasanah (Universitas Asahan); Hariyanti Hariyanti (Universitas Asahan); Ramona Harahap (Universitas Asahan); Amalia Amalia (Universitas Asahan); Intan Zarina Manurung (Universitas Asahan); Hilya Putri (Universitas Asahan) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 1 (2025)
Hal: 1 - 7
[PDF]
1659 ANALISIS DETERMINAN TAX AVOIDANCE: STUDI PADA SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE
Lihat Abstrak

Abstract: Examining the importance of each independent variable's impact on tax evasion is the goal of this study. Tax evasion is the dependent variable, and financial distress, capital intensity, and leverage are the independent factors under analysis. Property and real estate firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2021 and 2023 are the main subject of this study. Purposive sampling was used to pick 46 enterprises from a population of 81 companies. Secondary data from company financial statements that were accessible on the IDX at the time were used. Multiple linear regression  n approaches were used in the analysis. While capital intensity has little effect on tax avoidance, the study's findings show that financial distress and leverage have a substantial impact. Keywords: Financial Distress, Capital Intensity, Leverage, Tax avoidance. Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh signifikansi masing-masing variabel independen terhadap upaya menghindari pajak. Financial distress, capital intensity, dan leverage adalah variabel independen, dan avoidance of tax adalah variabel dependen. Dalam kurun waktu 2021–2023, penelitian ini berfokus pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari 81 perusahaan yang terdaftar, 39 di antaranya dipilih sebagai sampel menggunakan metode purposive sumpling. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang tersedia di BEI pada saat itu. Analisis tersebut dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress dan leverage memiliki pengaruh terhadap upaya menghindari pajak, tetapi intensitas kapital tidak mempengaruhi upaya menghindari pajak. Kata kunci: Kesulitan Keuangan, Intensitas Modal, Leverage, Penghindaran Pajak.

Adelia Selvy (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Ditya Wardana (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 1 (2025)
Hal: 807-816
[PDF]
1660 PENGARUH LIVE STREAMING, ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) DAN ISLAMIC BRANDING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN MUSLIM DI SHOPEE
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose study is to obtain evidence regarding whether or not there is an effect of Live Streaming, Electronic Word of Mouth (e-WOM), and Islamic Branding, on Muslim consumer purchasing decisions. The methodology used is quantitative approach by utilizing primary data collected through questionnairs, and obtaining sample of 106 respondent to used purposive sampling techniques in quota sampling method. This study examines the relationship between variables using a series of analytic techniques, including validity, classical assumption, hypothesis, multiple linear regression analysis, and coefficient determination, which are processed using the IBM SPSS version 25 application. The results showed Live Streaming and Islamic Branding have sig. influence on purchasing decisions. Live Streaming becomes an effective marketing tool through time-limited promotions, attractive discounts, clear product descriptions, and creative visual marketing. Islamic Branding builds consumer loyalty through Islamic values such as honesty, responsibility, and sharia compliance, supported by indicators of sharia compliance, Islamic brand origin, and Muslim community involvement. e-WOM no sig. effect on purchasing decisions, due to limited information credibility, trust in anonymous sources, and lack of personal interaction. Consumers tend to prefer direct experience and relevant religious attributes. Keyword: Electronic Word Of Mouth; Purchase Decision; Live streaming; Islamic Branding. Abstrak: Penelitian ini juga bertujuan dalam memperoleh bukti mengenai berpengaruhnya Live Streaming, Electronic Word of Mouth (e-WOM), dan Islamic Branding terkait keputusan pada hal pembelian konsumen Muslim. Metode penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif berfokus sebuah data aspek primer yang diperoleh melalui inti kuesioner. Sampel dari penelitian berjumlah 106 responden juga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dalam metode sampling kuota. Analisis hubungan antar variabel dilakukan melalui uji validitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, analisis regresi linier berganda, serta koefisien determinasi, dengan pengolahan data menggunakan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menyatakan bahwa Live Streaming dan Islamic Branding untuk bisa berdampak juga secara signifikan pada keputusan pembelian. Live Streaming menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif melalui promosi berbatas waktu, diskon menarik, deskripsi produk yang lebih detail, serta pemasaran visual secara kreatif. Sementara itu, Islamic Branding berkontribusi dalam membangun loyalitas konsumen dengan menekankan nilai-nilai pada agama Islam, misalnya suatu kejujuran, suatu tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah, yang tercermin dalam indikator kepatuhan syariah, identitas merek Islami, serta keterlibatan dalam komunitas Muslim. Di sisi lain, e-WOM memiliki pada pengaruh sig. terhadap sebuah keputusan pada hal untuk pembelian. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan kredibilitas informasi, rendahnya atas tingkatan sebuah kepercayaan terhadap sumber anonim, serta minimnya interaksi personal. Konsumen lebih cenderung mengutamakan pengalaman langsung dan atribut religius yang sesuai dengan nilai-nilai mereka dalam mengambil sebuah keputusan pada hal pembelian.Kata kunci: Electronic Word Of Mouth; Keputusan Pembelian; Live Streaming; Islamic Branding.

Nayla Faizatul Rofiqoh (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara); Mahmudatus Sadiyah (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1768-1781
[PDF]