| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1761 |
SISTEM PAKAR MINAT SISWA MENGIKUTI KOMPETISI SAINS MADRASAH DI MTSN 1 BENGKULU TENGAH
Lihat AbstrakLomba sains merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas para siswa melalui perlombaan yang diharapkan ada siswa unggulan yang bisa membuat penemuan baru untuk kemajuan sains di Indonesia. Untuk mengetahui keunggulan serta minat dari siswa-siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bengkulu Tengah sering melakukan perlombaan di bidang Sains, namun yang biasanya digunakan untuk menentukan kelayakan siswa/siswi mengikuti lomba sains yaitu dengan melihat nilai raport saja tidak cukup karena banyak siswa/siswi yang memiliki nilai raport yang sama sehingga sangat susah menentukan siswa/siswi tersebut sebagai peserta lomba sains. Ciri-ciri tersebut diberikan oleh pihak sekolah yang nantinya akan diterukan ke panita pemilihan peserta lomba saint untuk diseleksi.. Oleh karena itu dibangun Sistem pakar ini menggunakan metode Certainty Factor yang dapat dijadikan solusi untuk mengentukan minat siswa agar memberikan kemudahan guru dalam menentukan kelompokan pada lomba Sains. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi sistem pakar ini dapat digunakan oleh pengguna untuk menentukan minat siswa, sehingga memudahkan pengguna untuk melakukan analisis. Kata kunci: Expert Systems, Certainty Factor, Student Interests |
Yoga Utama AS (Universitas Dehasen); Asnawati Asnawati (Universitas Dehasen); Eko Suryana (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 45-51 [PDF] |
| 1762 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JURUSAN PADA SMKN 5 KOTA BENGKULU MENGGUNAKAN METODE VIKOR
Lihat AbstrakAbstrak: Dalam penerimaan siswa baru saat ini SMKN 5 Kota Bengkulu masih menggunakan cara manual yaitu dengan pengisisan form penjurusan siswa. Hal tersebut mengakibatkan jurusan yang tidak sesuai dengan minat, bakat, serta  kemampuan siswa.  mereka Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi sistem pendukung keputusan untuk pemilihan jurusan pada SMKN 5 Kota Bengkulu. Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Vikor dan dibuat menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan Database MySQL. Sistem Pendukung Keputusan pemilihan jurusan pada SMKN 5 Bengkulu dapat memberi kemudahan SMKN 5 Bengkulu dalam melakukan penjurusan bagi siswa SMKN 5 Bengkulu. Dengan sistem ini penjurusan siswa di SMKN 5 Bengkulu menjadi lebih cepat dan mudah sesuai dengan minat yang dipilih oleh siswa. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Penjurusan Siswa, Vikor, SMKN 5 Kota Bengkulu |
Reszha Rianda (Universitas Dehasen); Yupianti Yupianti (Universitas Dehasen); Lena Elfianty (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 40-44 [PDF] |
| 1763 |
IMPLEMENTASI KEAMANAN PADA CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN ALGORITMA LEAST CONGRUENTIAL GENERATOR DAN LEAST SIGNIFICANT BIT
Lihat AbstrakAbstrak: Steganografi LSB memanfaatkan Least Significant Bit dari data media penampung yang akan disubstitusikan dengan bit dari data pesan yang akan disembunyikan. Konsep LSB yang melakukan substitusi secara linear menyebabkan pesan yang disembunyikan dapat dibaca dengan mudah oleh pihak lain yang tidak berhak. Pengacakan dianggap perlu agar proses substitusi pada media penampung tidak dilakukan secara linear. LCG merupakan metode pembangkit bilangan acak semu yang mana akan menghasilkan bilangan acak menggunakan parameter a, b dan M. Bilangan acak yang dihasilkan relatif baik dengan penggunaan parameter yang tepat. Implementasi LCG dalam membangkitkan lokasi penyisipan secara acak memberikan keamanan tambahan terhadap pesan yang disembunyikan sehingga dapat menutupi kekurangan dari steganografi LSBDari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa keamanan pesan pada citra digital menggunakan algoritma LCG dan LSB terbukti dapat memberikan keamanan tambahan yang cukup baik dan kualitas dari citra digital tidak berbeda antara menggunakan LCG dan tidak menggunakan LCG karena pada dasarnya penyisipan dilakukan oleh metode LSB sedangkan LCG hanya menentukan posisi pikselnya saja. Kata kunci : Least Significant Bit, Linear Congruential Generator, Citra Digital |
Natali Mevian Deaz (Universitas Dehasen); Juju Jumadi (Universitas Dehasen); Abdussalam Al Akbar (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 31-39 [PDF] |
| 1764 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN GURU DI SMK NEGERI 3 LAHAT MENGGUNAKAN METODE WASPAS
Lihat AbstrakAbstrak: Pada SMK Negeri 3 Lahat tersebut tingkat keberhasilan guru lihat dari hasil penilaian kinerja guru, dimana menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 penilaian kinerja guru adalah penilaian yang dilakukan terhadap setiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan jabatannya. Adapun kompetensi kinerja guru terkait dengan keberhasilan guru dilihat dari pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Namun dalam proses penilaian tersebut, masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi kesalahan dalam memberikan hasil akhir dalam mengetahui keberhasilan guru dan juga membutuhkan waktu yang lama. Sistem pendukung keputusan dalam menentukan tingkat keberhasilan guru di SMK Negeri 3 Lahat menggunakan Metode WASPAS dapat membantu mengolah data guru serta memberikan informasi dan memberikan output informasi dari hasil pengolahan data serta dapat membantu dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tingkat keberhasilan guru berdasarkan hasil olah data melalui Metode WASPAS. Dalam proses pengambilan keputusan, pada sistem pendukung keputusan ini telah diterapkan Metode WASPAS, sehingga hasil akhir yang diperoleh akan diurutkan berdasarkan ranking dari nilai tertinggi hingga nilai terendah. Berdasarkan data penilaian yang digunakan sebanyak 15 orang guru, maka diperoleh hasil rekomendasi tingkat keberhasilan guru adalah pertama mendapat alternatif ke 1 atas nama Nira Nopriani merupakan guru yang tingkat keberhasilan tertinggi dengan nilai WASPAS 0,953 disusul dengan rekomendasi ke 2 atas nama Nia Oktaria dengan nilai WASPAS 0,936, dan rekomendasi yang ke 3 atas nama Didi Firmansyah dengan nilai WASPAS 0,913. |
Ryon Yoga Ambara (Universitas Dehasen); Reno Supardi (Universitas Dehasen); Deri Lianda (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 23-30 [PDF] |
| 1765 |
PENERAPAN METODE WASPAS DALAM PEMILIHAN ATLET BULU TANGKIS PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN PELAJAR DI DISPORA KOTA BENGKULU
Lihat AbstrakAbstrak: Bulu tangkis adalah suatu olahraga raket yang di mainkan oleh dua orang atau tunggal yang saling berlawanan. Bulu Tangkis bertujuan untuk mengembalikan shuttlecock kebidang lapangan permainan lawan dan tidak dapat dijangkau oleh lawan sehingga menghasilkan angka. Dispora kota Bengkulu diadakan seleksi pemain bulu tangkis, Maka dari itu dibutuhkan suatu metode yang baik untuk penyeleksian pemain atlet bulu tangkis yaitu dengan menggunakan metode WASPAS. Metode waspas diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam membantu penentuan atlet bulu tangkis lebih maksimal. Kata kunci: Seleksi atlet, SPK, Metode Waspas |
Radja Bagas Kara (Universitas Dehasen); Jusuf Wahyudi (Universitas Dehasen); Sapri Sapri (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 17-22 [PDF] |
| 1766 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN DAN EVALUASI KINERJA TATA USAHA DENGAN METODE PREFERENCE SELECTION INDEX (PSI) DI SMAN 7
Lihat AbstrakAbstrak: Penilaian kinerja diperlukan dalam suatu instansi untuk mengetahui keberhasilan dan ketidak berhasilan dalam melaksanakan tugasnya. Tujuan penelitian ini adalah membangun sistem pendukung keputusan untuk penilaian dan evaluasi terhadap Kinerja Kependidikan (Tata Usaha) di SMAN 7 Bengkulu Selatan. Salah satu metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini yaitu metode Preference Selection Index (PSI). Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk penilaian dan evaluasi kinerja tata usaha di SMAN 7 Bengkulu Selatan ini dibuat menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan Database MySQL. Aplikasi ini dapat menampung data pegawai tata usaha di SMAN 7 Bengkulu Selatan. Metode Preference Selection Index (PSI) dapat digunakan dalam proses penilaian dan evaluasi kinerja tata usaha di SMAN 7 Bengkulu Selatan ini. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan 5 sample data, maka hasil yang didapatkan sesuai dengan hasil yang diproses menggunakan aplikasi. Dan rangking tertinggi diperoleh oleh Ibu Mila Herawati, A. Md. Sehingga ibu tersebut mendapatkan reward atas kinerja baiknya. |
Fenti Randita (Universitas Dehasen); Jusuf Wahyudi (Universitas Dehasen); Devi Sartika (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 12-16 [PDF] |
| 1767 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PRIORITAS DARI PARTISIPATIF MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI PROVINSI BENGKULU
Lihat AbstrakAbstrak: Pro Agar mempermudah dalam proses penentuan keputusan terkait penentuan prioritas pembangunan infrastruktur Bengkulu, maka dibuatlah sebuah program sistem pedukung keputusan. Sistem pendukung keputusan merupakan sistem yang berguna dalam membantu user dalam menentukan sebuah keputusan dengan proses yang sistematis. Sistem pendukung keputusan biasanya digunakan untuk menentukan suatu hal yang memiliki nilai kriteria yang dimana semakin banyak kriteria yang dipilih semakin besar kemungkinan sistem akan memilih objek tersebut. Dalam penyelesaian masalah terkait penentuan prioritas pembangunan, metode yang digunakan adalah meotde echnique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), yang berdasarkan multikriteria dengan ide dasarnya alternatif yang dipilih memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Kata Kunci : SPK Prioritas pembangunan metode Topsis |
Endrix Dialyu (Universitas Dehasen); Reno Supardi (Universitas Dehasen); Prahasti Prahasti (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 6-11 [PDF] |
| 1768 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KEPUASAN SISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SMKS 2 SEMARAK DENGAN METODE (SAW)
Lihat AbstrakAbstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sekolah yang belum mengetahui secara pasti seberapa besar tingkat kepuasan siswa terhadap layanan pembelajaran dan sarana belajar di SMKS 2 Kota Bengkulu. Dengan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besarnya tingkat kepuasan siswa terhadap layanan pembelajaran dan sarana belajar pada SMKS 2 Kota Bengkulu.Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskreptif kualitatif dengan model survey. Dari hasil penelitian menunjukkan kepuasan siswa terhadap layanan pembelajaran sangat puas. Kemudian dengan kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkatkepuasan siswa terhadap layanan pembelajaran berada pada tingkat tinggi, dan tingkat kepuasan siswa terhadap sarana belajar berada pada tingkat tinggi dengan prosentase 90%. Kata kunci: Kepuasan, Layanan Pembelajaran, Sarana Belajar |
Abradika Abradika (Universitas Dehasen); Reno Supardi (Universitas Dehasen); Deri Lianda (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 1-5 [PDF] |
| 1769 |
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA EDUKATIF DI TK FALAH ALMUNTAZIR DUSUN III TANJUNG GUSTA SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakAbstract: The general problems in this Community Service are first: the lack of educational teaching aids made by PAUD teachers in the classroom learning process, second: the lack of ideas for PAUD teachers in developing educational teaching aids in the classroom learning process so that teachers always use the same media in learning process in the third class: there is a lot of waste from used goods that can be utilized in the learning process so that the teacher automatically becomes an agent of change in reducing waste from used goods because it has been utilized optimally in making media in learning. Making educational teaching aids is not as easy as imagined because teachers have to consider aspects starting from planning the selection of learning media which includes (1) Learning planning in Kindergarten/PAUD (2) Learning targets, namely children (3) Whether the media's readability level meets technical requirements. such as clarity, size, and color arrangement. (4) Suitability to the situation and conditions of the place, such as land area, institutional environment, and community resources around the institution and fourth: Objectivity must avoid choosing media based solely on personal pleasure.  Keywords: Educational Teaching Aids, PAUD, Development Abstrak: Permasalahan umum dalam Pengabdian Masyarakat ini adalah pertama: masih minimnya pembuatan Alat Peraga Edukatif oleh guru PAUD dalam proses pembelajaran di kelas , kedua : kurang nya ide bagi guru PAUD dalam mengembangkan Alat Peraga Edukatif dalam proses pembelajaran di kelas sehingga guru selalu nenggunakan media yang sama dalam proses pembelajaran di kelas ketiga: banyak nya llimbah barang bekas yang bisa di manfaatakan dalam proses pembelajaran sehingga dengan sendirinya maka guru menjadi agen of Change dalam pengurangan limbah barang bekas karena telah dimanfaatkan dengan maksimal dalam pembuatan media di dalam pembelajaran. Dalam Pembuatan Alat Peraga Edukatif memang tidak semudah yang dibayangkan karena guru harus mempertimbangkan aspek mulai dari perencanaan pemilihan media pembelajaran yang meliputi (1) Perencanaan pembelajaran di TK/ PAUD (2) Sasaran belajar yaitu anak (3) Tingkat keterbacaan media apakah sudah memenuhi syarat teknis seperti kejelasan, ukuran, dan pengaturan warna.(4) Kesesuaian dengan situasi dan kondisi tempat , seperti luas lahan, lingkungan lembaga, dan sumber daya masyarakat di sekitar lembaga dan keempat: Objektivitas harus terhindar dari pemilihan media yang didasari oleh kesenangan pribadi-pribadi semata. Kata kunci: Alat Peraga Edukatif, PAUD, Pengembangan |
Emma Marsella (Universitas Sumatera Utara); Winny R.E. Tumanggor (Universitas Sumatera Utara); Nurhayati Harahap (Universitas Sumatera Utara) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024) |
Hal: 392 - 397 [PDF] |
| 1770 |
IDENTIFICATION OF DENTAL AND ORAL DISEASES IN HUMANS USING BAYES THEOREM METHOD
Lihat AbstrakAbstract: Teeth are part of the chewing apparatus in the digestive system in the human body, so they indirectly play a role in the health status of individuals. The mouth is an ideal place for bacteria to multiply due to temperature and humidity. There are several tooth fissures in the mouth so that food residues are easily left behind. Teeth and mouth are very important organs of the body because all diseases will start from diseases in this organ will cause several dangerous diseases that attack other organs of the body. This system was built with the aim of making it easier to identify Dental and Oral Cavity Diseases and producing the highest accuracy in diagnosing these diseases. The expert system was built using the Bayesian theorem method which is the main technique in the process of detecting dental and oral cavity diseases based on the knowledge of an expert. Diagnostic test results with an accuracy level of 61%, Therefore, the research conducted can be said to be successful in diagnosing dental and oral cavity diseases. Keywords: Expert Systems, Identification, Teeth and Oral Cavity, Bayes Theorem. Abstrak: Gigi merupakan bagian dari alat pengunyahan pada sistem pencernaan dalam tubuh manusia, sehingga secara tidak langsung berperan dalam status kesehatan perorangan. Mulut merupakan suatu tempat yang sangat ideal bagi perkembangbiakan bakteri karena temperatur dan kelembaban. Terdapat beberapa fisur gigi di mulut sehingga sisa makanan mudah tertinggal. Gigi dan mulut adalah organ-organ tubuh yang sangat penting karena semua penyakit akan berawal dari penyakit pada organ ini akan menimbulkan beberapa penyakit-penyakit membahayakan yang menyerang organ tubuh lainnya. Sistem ini dibangun dengan tujuan untuk mempermudah mengidentifikasi Penyakit Gigi dan Rongga Mulut serta menghasilkan keakuratan tertinggi dalam diagnosis penyakit tersebut. Sistem pakar yang dibangun menggunakan metode teorema bayes yang merupakan teknik utama dalam proses mendeteksi penyakit Gigi dan Rongga Mulut berdasarkan pengetahuan dari seorang pakar. Hasil pengujian diagnosis dengan tingkat akurasi sebesar 61%, maka dari itu penelitian yang dilakukan ini dapat dikatakan berhasil dalam mendiagnosa penyakit Gigi dan Rongga Mulut. Kata kunci: Sistem Pakar, Identifikasi, Gigi dan Rongga Mulut, Teorema Bayes. |
Nopi Purnomo (Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara); Bendra Wardana (Politeknik Unggulan Cipta Mandiri); Devi Yuliana (Institut Teknologi Bisnis Riau); M. Rasyid (Institut Teknologi Rokan Hilir) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 378-386 [PDF] |
| 1771 |
KEPEMILIKAN HUKUM LOGO BISNIS YANG DIHASILKAN OLEH KECERDASAN BUATAN YANG DIDAFTARKAN SEBAGAI MEREK DI INDONESIA
Lihat AbstrakThe sophistication of artificial intelligence whose benefits are felt by the public, generally business actors, is the ability to produce a logo design that is closely related to business as well as matters relating to the identity and distinguishing marks of an organization, company, legal entity and so on. This type of research is normative legal research, prescriptive in nature. The approaches used are statutory, conceptual and case approaches. The data used is secondary data, which was collected using library study data collection techniques, using document study tools. The data was then analyzed qualitatively and conclusions drawn deductively. The results of the research concluded that a business logo produced by artificial intelligence could be registered as an object of trademark rights, because the object of trademark rights is not determined by the creation process, but rather by the user who is registered for its use. It is recommended that the government be more active in socializing the first to file principle, establishing regulations for registration of artificial intelligence marks, and adding originality provisions to the Trademark Law to prevent abuse of rights in technological developments. Keyword: Artificial Intellegence, Brand Ownership, Logo. Abstrak: Kecanggihan kecerdasan buatan yang manfaatnya dirasakan masyarakat, umumnya para pelaku usaha adalah kemampuan untuk menghasilkan sebuah desain logo yang sangat erat kaitannya dengan bisnis serta hal-hal berkaitan dengan identitas maupun tanda pembeda dari suatu organisasi, perusahaan, badan hukum dan sebagainya. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, bersifat preskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data studi pustaka, dengan alat studi dokumen. Data kemudian dianalisis secara kualitatif dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa logo bisnis yang dihasilkan kecerdasan buatan dapat saja didaftarkan sebagai objek hak merek, sebab objek hak atas merek tidak ditentukan oleh proses pembuatan nya, melainkan oleh pengguna yang didaftarkan atas penggunaan nya. Disarankan agar pemerintah lebih aktif menyosialisasikan prinsip first to file, menetapkan regulasi pendaftaran merek hasil kecerdasan buatan, serta menambahkan ketentuan orisinalitas pada UU Merek untuk mencegah penyalahgunaan hak dalam perkembangan teknologi. Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Kepemilikan Merek, Logo. |
Taruna Prisando (Universitas Sumatera Utara); OK Saidin (Universitas Sumatera Utara); Robert Robert (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 650-659 [PDF] |
| 1772 |
IMPLEMENTASI METODE ALGORITMA PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) DALAM KLASIFIKASI BUAH JAMBU MADU JAMBU MERAH DAN MANGGIS
Lihat AbstrakAbstract: Hybrid Intelligent Systems are systems that combine more than one artificial intelligence (AI) technique or computational approach to leverage their respective strengths and overcome their individual weaknesses. HIS are usually designed to handle complex tasks that are difficult to solve with a single approach. These systems combine techniques such as fuzzy logic, artificial neural networks, evolutionary algorithms, and rule-based methods, resulting in more flexible, adaptive, and intelligent solutions. The method used in the classification is the Principal Component Analysis (PCA) Algorithm, which is a statistical analysis method that aims to reduce data dimensions while maintaining significant information. PCA works by transforming the initial variables into a set of uncorrelated principal components. This technique is widely used in various fields such as image processing, pattern recognition, data compression, and exploratory data analysis. The PCA process involves decomposing the covariance or correlation matrix of the data to find the eigenvectors and eigenvalues that represent the principal components. By reducing dimensions, PCA helps overcome data redundancy problems, improves computational efficiency, and enables data visualization in lower dimensions. This study reviews the basic concept of PCA, its mathematical implementation, and its practical application in multidimensional data analysis. The K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm is a machine learning method used for classification and regression with a simple principle, namely determining the class or value of a data based on its k nearest neighbors in the feature space. KNN works by calculating the distance between the test data and the training data using metrics such as Euclidean Distance, Manhattan Distance, or Minkowski Distance, then determining the prediction results based on the majority of classes or the average value of the nearest neighbors. Keywords: Hybrid Intelligent Systems, Principal Component Analysis (PCA), K-Nearest Neighbor (KNN). Abstrak: Hybrid Intelligent Systems merupakan sistem yang menggabungkan lebih dari satu teknik kecerdasan buatan (AI) atau pendekatan komputasi untuk memanfaatkan kekuatan masing-masing dan mengatasi kelemahan individu. HIS biasanya dirancang untuk menangani tugas-tugas yang kompleks, yang sulit diselesaikan dengan pendekatan tunggal. Sistem ini memadukan teknik-teknik seperti logika fuzzy, jaringan saraf tiruan, algoritma evolusioner, dan metode berbasis aturan, sehingga menghasilkan solusi yang lebih fleksibel, adaptif, dan cerdas. Adapun metode yang digunakan dalam klasifikasi yaitu Algoritma Principal Component Analysis (PCA) merupakan salah satu metode analisis statistik yang bertujuan untuk mereduksi dimensi data sambil mempertahankan informasi yang signifikan. PCA bekerja dengan mentransformasikan variabel awal menjadi sekumpulan komponen utama (principal components) yang tidak saling berkorelasi. Teknik ini banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti pengolahan citra, pengenalan pola, kompresi data, dan analisis data eksploratif. Proses PCA melibatkan dekomposisi matriks kovarians atau korelasi data untuk menemukan vektor eigen dan nilai eigen yang merepresentasikan komponen utama. Dengan mereduksi dimensi, PCA membantu mengatasi masalah redundansi data, meningkatkan efisiensi komputasi, dan memungkinkan visualisasi data dalam dimensi yang lebih rendah. Studi ini mengulas konsep dasar PCA, implementasi matematisnya, serta aplikasi praktisnya dalam analisis data multidimensi. Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) adalah metode pembelajaran mesin yang digunakan untuk klasifikasi dan regresi dengan prinsip sederhana, yaitu menentukan kelas atau nilai suatu data berdasarkan k tetangga terdekatnya dalam ruang fitur. KNN bekerja dengan menghitung jarak antara data uji dengan data pelatihan menggunakan metrik seperti Euclidean Distance, Manhattan Distance, atau Minkowski Distance, kemudian menentukan hasil prediksi berdasarkan mayoritas kelas atau rata-rata nilai tetangga terdekat. Kata kunci: Hybrid Intelligent Systems, Principal Component Analysis (PCA), K-Nearest Neighbor (KNN). |
Muhammad Ikhsan Al-Arrafi (Universitas Putra Indonesia YPTK); Agung Ramadhanu (Universitas Putra Indonesia YPTK) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 817-822 [PDF] |
| 1773 |
IMPLEMENTASI MECHINE LEARNING PADA HYBRID INTELLIGENCE SISTEM MENGUNAKAN METODE PCA-KNN PADA JENIS BUAH APEL, JERUK, TOMAT
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to implement the Principal Component Analysis (PCA) and K-Nearest Neighbor (KNN) methods in a digital image-based classification system for apples, oranges and tomatoes. PCA is used to reduce data dimensions to increase computational efficiency without losing important information, while KNN is applied for the classification process of extracted data. This research includes several stages, starting from image data collection, preprocessing, segmentation, feature extraction, to accuracy testing. The research results show that the combination of PCA and KNN methods is able to provide a high level of accuracy, with an average accuracy of 90%. In detail, the classification of apples achieved 100% accuracy, oranges 90%, and tomatoes 100%. PCA successfully eliminates redundant features, thereby increasing the efficiency of the classification process, while KNN shows reliability in handling reduced data. Keywords: Principal Component Analysis, K-Nearest Neighbor, classification, image processing, machine learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Principal Component Analysis (PCA) dan K-Nearest Neighbor (KNN) dalam sistem klasifikasi buah apel, jeruk, dan tomat berbasis citra digital. PCA digunakan untuk mereduksi dimensi data guna meningkatkan efisiensi komputasi tanpa kehilangan informasi penting, sementara KNN diterapkan untuk proses klasifikasi data hasil ekstraksi. Penelitian ini mencakup beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan data citra, preprocessing, segmentasi, ekstraksi fitur, hingga pengujian akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode PCA dan KNN mampu memberikan tingkat akurasi yang tinggi, dengan rata-rata akurasi sebesar 90%. Secara rinci, klasifikasi apel mencapai akurasi 100%, jeruk 90%, dan tomat 100%. PCA berhasil mengeliminasi fitur redundan, sehingga meningkatkan efisiensi proses klasifikasi, sedangkan KNN menunjukkan keandalan dalam menangani data yang telah direduksi. Kata Kunci: Principal Component Analysis, K-Nearest Neighbor, klasifikasi, pengolahan citra, machine learning. |
Angga Angga (UPI YPTK PADANG); Agung Ramadhanu |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 685-690 [PDF] |
| 1774 |
PELINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA ATAS KARYA LAGU MARS PERUSAHAAN YANG DIDAFTARKAN OLEH KARYAWAN MENURUT UNDANG-UNDANG HAK CIPTA (STUDI PUTUSAN KASASI NOMOR 279 K/PDT.SUS-HKI/2020)
Lihat AbstrakAbstract: A worker who is bound by a work agreement is often ordered to create a creative work by the company. Issues arising from the creation of a copyrighted work in an employment relationship often raise questions regarding who is the party who has the right to be the creator and copyright holder. The core problem in this research is how the legal protection for companies as copyright holders of March song creations created by companies and workers who are bound by an employment relationship is based on Decision Number 279 K/Pdt.Sus-HKI/2020. This research uses a type of normative juridical legal research. In this thesis, the researcher analyzes using statutory regulations, especially Law Number 28 of 2014 concerning Copyright. Legal protection for the company as the copyright holder for the March song creation created by the company and workers who are bound by an employment relationship based on Decision Number 279 K/Pdt.Sus-HKI/2020 has been fulfilled as in the facts of the trial it was proven that it belonged to the company PT STA as copyright holder. In this case, the company is covered by the provisions of recovery theory, which essentially states that inventors/creators/designers who have spent time, money and energy to produce their intellectual work must get back what they have spentKeyword: Copyright, Mars Song, Company Abstrak: Seorang Pekerja yang terikat dalam suatu perjanjian kerja, kerap kali diperintahkan untuk membuat suatu Karya Cipta Oleh Perusahaan. Persoalan yang timbul atas pembuatan suatu Karya Cipta dalam hubungan kerja kerap kali menimbulkan pertanyaan mengenai siapa pihak yang berhak sebagai Pencipta dan Pemegang Hak Cipta. Inti permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelindungan hukum terhadap perusahaan sebagai pemegang hak cipta atas karya cipta lagu mars yang dibuat oleh perusahaan dan pekerja yang terikat dalam hubungan kerja berdasarkan pada Putusan Nomor 279 K/Pdt.Sus-HKI/2020. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum yuridis normatif. Pada tesis ini, peneliti menganalisis menggunakan peraturan perundang-undangan khususnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentan Hak Cipta. Pelindungan hukum terhadap perusahaan sebagai pemegang hak cipta atas karya cipta lagu mars yang dibuat oleh perusahaan dan pekerja yang terikat dalam hubungan kerja berdasarkan pada Putusan Nomor 279 K/Pdt.Sus-HKI/2020 telah terpenuhi sebagaimana dalam fakta persidangan terbukti merupakan milik perusahaan PT STA selaku pemegang hak cipta. Perusahaan dalam hal ini telah tercakup dalam ketentuan recovery theory yang pada intinya bahwa penemu/pencipta/pendesain yang telah mengeluarkan waktu, biaya, serta tenaga untuk menghasilkan karya intelektualnya harus memperoleh kembali apa yang telah dikeluarkannya. Kata kunci: Hak Cipta, Lagu Mars, Perusahaan |
Martin Steven Suranta Bangun (Universitas Sumatera Utara); OK. Saidin (Universitas Sumatera Utara); Mulhadi Mulhadi (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 732-741 [PDF] |
| 1775 |
Klasifikasi Buah Kelapa Muda, Kelapa Tua, dan Buah Naga Menggunakan Pendekatan Hybrid PCA-KNN
Lihat Abstrak Abstract: This study discusses the classification method of young coconuts, old coconuts, and dragon fruits using a hybrid Principal Component Analysis (PCA) and K-Nearest Neighbors (KNN) approach. This approach aims to improve the accuracy and efficiency of fruit classification based on visual and texture features. The research data were taken from fruit images processed using PCA for dimension reduction, followed by the KNN algorithm for classification. The test results showed that the combination of PCA and KNN was able to provide high accuracy, with an average accuracy value reaching 96%. Keyword: fruit classification, PCA, KNN, image processing.Abstrak: Penelitian ini membahas metode klasifikasi buah kelapa muda, kelapa tua, dan buah naga menggunakan pendekatan hybrid Principal Component Analysis (PCA) dan K-Nearest Neighbors (KNN). Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam klasifikasi buah berdasarkan fitur visual dan tekstur. Data penelitian diambil dari citra buah yang diproses menggunakan PCA untuk reduksi dimensi, dilanjutkan dengan algoritma KNN untuk klasifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi PCA dan KNN mampu memberikan akurasi tinggi, dengan nilai rata-rata akurasi mencapai 96%. Kata kunci: klasifikasi buah, PCA, KNN, pengolahan citra. |
Ridwan Sutri (UPI YPTK PADANG); Agung Ramadhanu |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 644-649 [PDF] |
| 1776 |
Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup Menggunakan Model Inquiry Berbantu Media Digital
Lihat AbstrakAbstract: Learning Natural and Social Sciences (IPAS) on the topic of special characteristics of living things requires students’ active involvement through inquiry and direct experience. However, classroom practices are often dominated by lecture-based instruction with limited use of engaging learning media, resulting in low student achievement. This study aimed to improve IPAS learning outcomes through the implementation of an inquiry learning model supported by digital media for sixth-grade students at MI Babakan Kondang. The research employed a quantitative approach using a Classroom Action Research design conducted in two cycles. The participants were 11 students. Data were collected through pre-tests, post-tests, observations, and questionnaires, and analyzed using descriptive statistical techniques. The results indicated that the mean pre-test score of 56.36 increased to 90.9 in Cycle I and 88.18 in Cycle II. Learning mastery improved from 0% at the initial stage to 90.91% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. These findings demonstrate that inquiry-based learning supported by digital media is effective in improving IPAS learning outcomes and enhancing student engagement.Keywords: digital media; inquiry; learning outcomes Abstrak: Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi ciri-ciri khusus makhluk hidup menuntut keterlibatan aktif siswa melalui proses penyelidikan dan pengalaman langsung. Praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah dan minim pemanfaatan media pembelajaran yang menarik sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbantu media digital pada siswa kelas VI MI Babakan Kondang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 56,36 meningkat menjadi 90,9 pada siklus I dan 88,18 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 0% pada tahap awal menjadi 90,91% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri yang didukung media digital efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS serta mendorong keterlibatan aktif siswa.Kata Kunci: media digital; inkuiri; hasil belajar |
Sri Dhini Febriani; Sri Dhini Febriani; Anisa Lutfiah Imanillah; Anisha Mutiara; Nisa Sugiharti; Moh Hafidhull Ullum; Rana Gustian Nugraha |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12 No 2 (2025) |
Hal: 190-198 [PDF] |
| 1777 |
INTEGRASI DATA MINING DAN BUSINESS INTELLIGENCE MONITORING PIUTANG PBB-P2 BPKPD KOTA TEBING TINGGI
Lihat AbstrakAbstract: The biggest challenge in managing the Rural and Urban Land and Building Tax (PBB-P2) lies in the large amount of taxpayer data that must be managed and analyzed as the basis for making accurate policies and decisions. Data mining and Business Intelligence (BI) provide a strong foundation for organizations to manage and analyze data effectively in support of decision-making. The integration of Data Mining in clustering taxpayer compliance levels using the K-Means algorithm and Business Intelligence (BI) through Apache Superset for monitoring the realization of PBB-P2 receivables can be implemented using the Research & Development (R&D) method. The stages of this method include problem identification, literature study, data collection, system integration design and implementation, system integration evaluation, analysis of integration results, and the final stage consisting of conclusions and recommendations from the research. The research results show that the K-Means Clustering algorithm in Data Mining is effective in clustering taxpayers based on their compliance level in paying the PBB-P2. Furthermore, the integration of Data Mining applications based on Java and Business Intelligence (BI) using Apache Superset can optimize the monitoring of PBB-P2 receivables realization in BPKPD Tebing Tinggi. Keywords: Data Mining, Business Intelligence, K-Means, Java, Apache Superset,               PBB-P2 Abstrak: Tantangan terbesar dalam pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terletak pada besarnya jumlah data wajib pajak yang dikelola dan akan dianalisa sebagai dasar pengambilan kebijakan dan keputusan yang tepat. Data maining dan Business Intelligence (BI) memberikan landasan yang kuat bagi organisasi dalam mengelola dan menganalisis data secara efektif untuk mendukung pengambilan keputusan. Penerapan integrasi Data Mining dalam pengelompokan tingkat kepatuhan wajib pajak dengan menggunakan algoritma K-Means dan Business Intelligence (BI) dengan menggunakan apache superset pada monitoring realisasi piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dapat dilakukan dengan menggunakan metode Research & Development (R&D). Tahapan metode tersebut meliputi identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data, peracangan dan implementasi sistem integrasi, evaluasi sistem integrasi, analisa hasil integrasi dan tahapan akhir adalah kesimpulan dan rekomendasi dari penelitian. Hasil dari penelitian menunjukan algoritma K-Means Clustering dalam Data Mining efektif untuk mengelompokkan wajib pajak berdasarkan tingkat kepatuhan pembayaran Pajak PBB-P2 dan dengan integrasi aplikasi Data Mining berbasis Java dan Business Intelligence (BI) menggunakan Apache Superset dapat mengoptimalkan monitoring realisasi piutang PBB-P2 di BPKPD Tebing Tinggi. Kata kunci: Promosi, Brosur, Multimedia Development Life Cycle, Augmented Reality |
Sugeng Pranoto (Universitas Pembangunan Panca Budi); Sri Wahyuni (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1213-1222 [PDF] |
| 1778 |
PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMK STRADA DAAN MOGOT TANGERANG
Lihat AbstrakAbstract: The research is conducted at SMK Strada Daan Mogot Tangerang to examine: 1) competency affects the performance of teachers at SMK Strada Daan Mogot Tangerang, 2) motivation affects the performance of teachers at SMK Strada Daan Mogot Tangerang, 3) the work environment affects the performance of teachers at SMK Strada Daan Mogot Tangerang, and 4) competency, motivation, and the work environment simultaneously affect the performance of teachers at SMK Strada Daan Mogot Tangerang. The research instrument used was a questionnaire. The population of this study consisted of all teachers at SMK Strada Daan Mogot, with a sample size of 36 participants. The sampling technique used in this study was saturated sampling. The data were analyzed quantitatively using descriptive statistics and multiple linear regression with SPSS. The hypothesis in this study posited that competency, motivation, and work environment significantly influence teacher performance, assuming that better competency, motivation, and work environment would lead to better teacher performance, and conversely, worse competency, motivation, and work environment would lead to poorer teacher performance. The results of the study concluded that: (1) competency significantly affects teacher performance, (2) motivation does not significantly affect teacher performance, (3) the work environment significantly affects teacher performance, and (4) competency, motivation, and the work environment simultaneously significantly affect teacher performance. Keywords: Teacher Performance, Competency, Work Environment, Motivation. Abstrak: Penelitian ini dilakukan di SMK Strada Daan Mogot Tangerang untuk mengetahui: 1) kompetensi berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Strada Daan Mogot Tangerang; 2) motivasi berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Strada Daan Mogot Tangerang; 3) lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Strada Daan Mogot Tangerang; 4) kompetensi, motivasi, dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Strada Daan Mogot Tangerang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK Strada Daan Mogot dan sampel pada penelitian ini berjumlah 36 orang. Teknik perngambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diolah secara kuantitatif deskripsi dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan kompetensi, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru SMK Strada Daan Mogot, dengan asumsi semakin baik kompetensi, motivasi, dan lingkungan kerja maka semakin baik pula kinerja guru dan apabila semakin buruk kompetensi, motivasi, dan lingkungan kerja maka semakin buruk pula kinerja guru. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru; (2) motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru; (3) lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru; (4) kompetensi, motivasi, dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Kata kunci: Kinerja Guru, Kompetensi, Lingkungan Kerja, Motivasi. |
Putri Selisawati Wahyu Ivana (Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang); Tin Agustina Karnawati (Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang); Murtianingsih Murtianingsih (Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 430-439 [PDF] |
| 1779 |
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, PROMOSI, DAN CITRA SEKOLAH TERHADAP KEPUTUSAN SISWA MEMILIH SMA STRADA THOMAS AQUINO
Lihat AbstrakAbstract: One of the non-academic skills that significantly develops as students undergo schooling is decision-making ability. This development occurs gradually, in line with the child’s age progression. By the time a child completes junior high school, they have attained concrete operational abilities, enabling them to make informed decisions. One such decision involves choosing a high school. This study examines the decision-making process in selecting a school as the dependent variable, while service quality, promotion, and school image serve as the independent variables. The objectives of this study are to identify and analyze: (1) the influence of service quality on students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino, (2) the influence of promotion on students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino, (3) the influence of school image on students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino, and (4) the simultaneous influence of service quality, promotion, and school image on students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino. This research employs a quantitative method, with data collected using questionnaires. The study population comprises all tenth-grade students of SMA Strada St. Thomas Aquino for the academic year 2024–2025, with a sample size of 164 students selected through simple random sampling based on Slovin's formula. Data analysis was conducted using multiple linear regression.The results indicate that: (1) service quality significantly influences students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino, (2) promotion significantly influences students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino, (3) school image significantly influences students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino, and (4) service quality, promotion, and school image simultaneously influence students’ decisions to choose SMA Strada St. Thomas Aquino. Keyword: School Image, Voting Decision, Service Quality, Promotion Abstrak: Salah satu kemampuan non akademik yang berkembang pesat ketika anak menempuh pendidikan di sekolah adalah kemampuan dalam membuat keputusan. Perkembangan ini terjadi secara bertahap mengikuti perkembangan usia anak. Ketika seorang anak telah menempuh pendidikan menengah pertama, anak tersebut sudah memiliki kemampuan operasional konkret sehingga mampu membuat keputusan. Salah satu keputusan yang dibuat adalah keputusan memilih sekolah. Penelitian ini menggunakan keputusan memilih sebagai variabel dependen sedangkan kualitas layanan, promosi, dan citra sekolah sebagai variabel independen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis 1) pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino, 2) pengaruh promosi terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino, 3) pengaruh citra sekolah terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino, dan 4) pengaruh secara simultan kualitas layanan, promosi, dan citra sekolah terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Strada St. Thomas Aquino tahun ajaran 2024-2025 dengan sampel penelitian berjumlah 164 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Analisa data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan 1) kualitas layanan berpengaruh terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino, 2) promosi berpengaruh terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino, 3) citra sekolah berpengaruh terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino, dan 4) kualitas layanan, promosi, dan citra sekolah berpengaruh secara simultan terhadap keputusan siswa memilih SMA Strada St. Thomas Aquino. Kata kunci: Citra Sekolah, Keputusan Memilih, Kualitas Layanan, Promosi. |
Yohanna Indah Setyaningsih (Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang); Tin Agustina Karnawati (Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang); Justita Dura (Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 396-406 [PDF] |
| 1780 |
SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MONSOONSIM PADA SMA WIYATA DHARMA
Lihat AbstrakAbstract: Monsoonsim is a gamification-based business simulation platform that helps teach various entrepreneurial concepts practically and interactively. Through Monsoonsim, students can understand how a business operates, from financial planning and management, resource management, marketing, to customer service. Monsoonsim provides an opportunity for students to develop their entrepreneurial spirit, providing hands-on experience that strengthens their understanding of risks, opportunities and business strategies. Through this simulation-based learning, Monsoonsim creates an environment that supports a deep understanding of business dynamics and encourages the birth of young entrepreneurs. Keywords: Entrepreneurship, Monsoonsim, Business Strategy. Abstrak: Monsoonsim merupakan sebuah platform simulasi bisnis berbasis gamifikasi yang membantu mengajarkan berbagai konsep kewirausahaan secara praktis dan interaktif. Melalui Monsoonsim, peserta didik dapat memahami bagaimana sebuah bisnis beroperasi, mulai dari perencanaan dan manajemen keuangan, pengelolaan sumber daya, pemasaran, hingga layanan konsumen. Monsoonsim memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan mereka, memberikan pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman mereka terhadap risiko, peluang, dan strategi bisnis. Melalui pembelajaran yang berbasis simulasi ini, Monsoonsim menciptakan lingkungan yang mendukung pemahaman mendalam tentang dinamika bisnis dan mendorong lahirnya wirausahawan-wirausahawan muda. Kata kunci: Kewirausahaan, Monsoonsim, Strategi Bisnis. |
Irvan Rolyesh Situmorang (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Petrus Loo (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Susan Grace Nainggolan (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Frenky Situmorang (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya); Yonson Pane (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024) |
Hal: 381 - 384 [PDF] |