Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
1501 PENGELOLAAN HARTA DALAM ISLAM: ANALISIS MA’NĀ-CUM-MAGHZĀ TERHADAP QS. AL-ISRA’ AYAT 26
Lihat Abstrak

Abstract: This research discusses how to manage assets from an Islamic perspective based on QS. Al-Isra' (17: 26) with a ma'na cum maghza analysis approach. The main focus in the interpretation of Surah Al-Isra' (17: 26) is that it reminds us to share rights (in this case specifically for assets) and the prohibition on wasting assets (wasteful/tabzir). The results of the research show that in Islam the property produced by an individual is not entirely the property of that individual, but some of the property owned is the right of another individual. Therefore, someone who has assets must be wise in managing these assets. And get benefits that are worth worship when using these assets.. Keywords: Wealth Management in Islam; QS.Al-Isra' [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengelolaan harta dalam sudut pandang Islam berdasarkan QS. Al-Isra’ (17: 26) dengan pendekatan analisis ma’na cum maghza. Fokus utama dalam tafsiran Surat Al-Isra’ (17: 26) adalah bahwa mengingatkan untuk membagi hak (dalam hal ini di khususkan pada harta) dan larangan menghambur-hamburkan harta (boros/tabzir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam harta yang dihasilkan individu bukanlah sepenuhnya hak milik individu tersebut saja, akan tetapi sebagian dari harta yang dimiliki tersebut terdapat hak individu lain. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki harta harus bijaksana dalam mengelola harta tersebut. Dan mendapat manfaat yang bernilai ibadah ketika digunakan harta tersebut Kata kunci: Pengelolaan Harta dalam Islam; QS.Al-Isra’ [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. 

Zulfa Khairina Batubara; Azhari Akmal Tarigan; Rahmi Syahreza JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1986-1995
[PDF]
1502 PENGELOLAAN HARTA DALAM ISLAM: ANALISIS MA’NĀ-CUM-MAGHZĀ TERHADAP QS. AL-ISRA’ AYAT 26
Lihat Abstrak

Abstract: This research discusses how to manage assets from an Islamic perspective based on QS. Al-Isra' (17: 26) with a ma'na cum maghza analysis approach. The main focus in the interpretation of Surah Al-Isra' (17: 26) is that it reminds us to share rights (in this case specifically for assets) and the prohibition on wasting assets (wasteful/tabzir). The results of the research show that in Islam the property produced by an individual is not entirely the property of that individual, but some of the property owned is the right of another individual. Therefore, someone who has assets must be wise in managing these assets. And get benefits that are worth worship when using these assets.. Keywords: Wealth Management in Islam; QS.Al-Isra' [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengelolaan harta dalam sudut pandang Islam berdasarkan QS. Al-Isra’ (17: 26) dengan pendekatan analisis ma’na cum maghza. Fokus utama dalam tafsiran Surat Al-Isra’ (17: 26) adalah bahwa mengingatkan untuk membagi hak (dalam hal ini di khususkan pada harta) dan larangan menghambur-hamburkan harta (boros/tabzir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam harta yang dihasilkan individu bukanlah sepenuhnya hak milik individu tersebut saja, akan tetapi sebagian dari harta yang dimiliki tersebut terdapat hak individu lain. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki harta harus bijaksana dalam mengelola harta tersebut. Dan mendapat manfaat yang bernilai ibadah ketika digunakan harta tersebut Kata kunci: Pengelolaan Harta dalam Islam; QS.Al-Isra’ [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. 

Zulfa Khairina Batubara; Azhari Akmal Tarigan; Rahmi Syahreza JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1986-1995
[PDF]
1503 PENGELOLAAN DANA BOS YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN
Lihat Abstrak

Abstract : Bantuan Operasional Sekolah Fund (BOS) is a government program that aims to support school operational costs in order to improve access to and quality of education. However, in its implementation, there are still various cases of misuse of the BOS Fund, such as budget inflation, manipulation of the number of students, and the use of funds outside their allocation. This study aims to analyze the effective and efficient management system of BOS Funds in preventing misappropriation, identify factors that cause misappropriation, and formulate prevention strategies. This research uses a descriptive qualitative approach with literature analysis from publication reports, scientific journals, and news. The results showed that the misuse of BOS funds was caused by the lack of transparency, weak supervision, and managerial limitations of school managers. Schools with a digital recording system and participatory supervision had a higher compliance rate than those still using a manual system. Prevention strategies include the implementation of good governance, increased community supervision, and the utilization of information technology in financial reporting. With more accountable management, the BOS Fund can be optimally utilized to improve the quality of education in Indonesia. Keyword: Management of BOS Funds; Prevention; Misappropriation of BOS Funds  Abstrak: Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mendukung biaya operasional sekolah dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ada berbagai kasus penyalahgunaan Dana BOS, seperti inflasi anggaran, manipulasi jumlah mahasiswa, dan penggunaan dana di luar alokasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan Dana BOS yang efektif dan efisien dalam mencegah penyalahgunaan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penyalahgunaan, dan merumuskan strategi pencegahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dari laporan publikasi, jurnal ilmiah, dan berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan dana BOS disebabkan oleh kurangnya transparansi, lemahnya pengawasan, dan keterbatasan manajerial pengelola sekolah. Sekolah dengan sistem pencatatan digital dan pengawasan partisipatif memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi daripada sekolah yang masih menggunakan sistem manual. Strategi pencegahan meliputi penerapan tata kelola yang baik, peningkatan pengawasan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaporan keuangan. Dengan pengelolaan yang lebih akuntabel, Dana BOS dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kata kunci: Pengelolaan Dana BOS; Pencegahan; Penyalahgunaan Dana BOS  

Rahima Br Purba; Junawan Junawan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3222-3227
[PDF]
1504 PENERAPAN HUKUM KESEHATAN DALAM PROGRAM REHABILITASI NARKOTIKA OLEH INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR
Lihat Abstrak

Abstract: Abusers and victims of narcotics abuse have the right to receive rehabilitation in accordance with applicable regulations. The application of health law in narcotics rehabilitation programs by Mandatory Reporting Institutions (IPWL) is a very important effort in helping abusers and victims of narcotics abuse. The program focuses not only on physical recovery from medical problems, but also on mental and social recovery. IPWLs appointed by the government must carry out rehabilitation programs for abusers and victims of narcotics abuse in accordance with the standards that have been set. The goal is to restore the condition of abusers and victims of narcotics abuse so that they can integrate themselves back into society and function socially. The standard of rehabilitation services set by the government covers various aspects such as methods, duration, facilities, and costs, this aims to ensure that each individual receives treatment that suits his or her needs. The legal framework underlying this program is Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics and Permenkes No. 17 of 2023 concerning Amendments to Permenkes No. 4 of 2020 concerning the Implementation of IPWL. Minister of Health Regulation No. 17 of 2023 which requires medical and social rehabilitation for abusers and victims of narcotics abuse. Through a normative juridical approach, this study highlights various problems regarding the application of health law for abusers and victims of narcotics abuse, therapy for appropriate treatment, and understanding the financing mechanism of accepted therapies. The results of this study are expected to be able to provide an analysis of the effectiveness of the implementation of health law, as well as identify appropriate therapies in the rehabilitation of drug abusers and victims of drug abuse and understand the mechanism in financing it.Keywords: Narcotics Rehabilitation, Drug Abusers/Victims, IPWL Abstrak: Penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika memiliki hak untuk mendapatkan rehabilitasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penerapan hukum kesehatan dalam program rehabilitasi narkortika oleh Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), merupakan upaya yang sangat penting dalam membantu penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika. Program ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik akibat masalah medis, tetapi juga pada pemulihan mental dan sosial. IPWL yang ditunjuk oleh pemerintah harus menjalankan program rehabilitasi bagi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah untuk memulihkan kondisi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika sehingga mereka dapat mengintegrasikan diri mereka kembali ke masyarakat dan berfungsi secara sosial. Standar pelayanan rehabilitasi yang ditetapkan oleh pemerintah mencakup berbagai aspek seperti metode, durasi, fasilitas, dan biaya, ini bertujuan memastikan bahwa setiap individu mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya. Kerangka hukum yang mendasari program ini adalah Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Permenkes No.17 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Permenkes No.4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan IPWL. Permenkes No.17 tahun 2023 yang mewajibkan rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menyoroti berbagai permasalahan mengenai penerapan hukum kesehatan bagi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika, terapi untuk penanganan yang tepat, serta memahami mekanisme pembiayaan terapi yang diterima. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan analisis efektivitas penerapan hukum kesehatan, serta mengidentifikasi terapi yang tepat dalam rehabilitasi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika dan memahami mekanisme dalam pembiayaannya.Kata Kunci: Rehabilitasi Narkotika, Penyalahguna/korban Penyalahgunaan Narkotika, IPWL. 

Indra Kurniyawan; Marice Simarmata JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3270-3276
[PDF]
1505 MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI RA BUNAYYA IV
Lihat Abstrak

Abstract: The implementation of Project Based Learning (PjBL) learning in RA Bunayya IV is expected to improve social skills in students. Social emotional skills include aspects of cooperation, interaction and following rules and instructions, which are important foundations for early childhood development. The study involved a quantitative method based on experiments, involving two groups: an experimental group that was implemented with PjBL and a control group that used conventional methods. The research subjects consisted of 30 early childhood children who were divided into two groups. The observation stage was continued with a questionnaire and ended with an interview conducted in collecting the required data. Data analysis was carried out using statistical techniques to measure the differences before and after the implementation of the method. The results of the study showed that the implementation of PjBL significantly improved and could provide recommendations for the implementation of this method in the early childhood education curriculum. Keyword: RA Bunayya IV, Early Childhood Education, Social Emotional  Abstrak: Penerapan pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di RA Bunayya IV diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sosial pada peserta didik. Kemampuan sosial emosional meliputi aspek kerja sama, interaksi dan mengikuti aturan dan instruksi, yang merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak usia dini. Penelitian melibatkan metode kuantitatif berdasarkan eksperimen, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang diterapkan dengan PjBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Subjek penelitian terdiri dari 30 anak usia dini yang dibagi menjadi dua kelompok. Tahapan observasi dilanjutkan kuesioner, dan diakhiri wawancara dilakukan dalam pengumpulan data yang dibutuhkan. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik untuk mengukur perbedaan sebelum dan sesudah penerapan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan dapat memberikan rekomendasi untuk implementasi metode ini dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Kata kunci: RA Bunayya IV, Pendiikan Anak Usia Dini, Sosial Emosional  

Lita Anggraini; Salma Rozana JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3277-3282
[PDF]
1506 KAJIAN PEMANFAATAN RUANG TERHADAP SISTEM LAHAN PERMUKIMAN DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH DIKAWASAN KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG
Lihat Abstrak

Abstract: The form of using space as residential land is a form of expression of human activities that use space as a place to live. This study aims to determine the level of suitability of space utilization and to determine the use of space for residential land systems in the Regional Spatial Plan (RTRW) in the Batang Kuis sub-district area. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are in the form of observation, interviews and documentation. The results showed that the level of suitability of space use in general was quite good, with about 90% of the area having complied with the stipulated provisions. The Regional Spatial Plan (RTRW) policy has become an effective guide for developers in planning the development of residential areas. The use of space for residential land systems in the Regional Spatial Plan in the Batang Kuis District area shows the importance of the Regional Spatial Plan policy in directing regional development in a planned and sustainable manner. Of the total area of 40.34 km², most of the land, which is 38.14 km², has been appropriately used as residential areas. However, there are still 2.20 km² of land that has been converted without being appropriated, often in the form of productive land such as rice fields and fields. Keywords: Batang Kuis District; Land; Regional Spatial Plan; Spatial Utilization  Abstrak: Bentuk pemanfaatan ruang sebagai lahan pemukiman merupakan bentuk ekspresi aktivitas manusia yang menggunakan ruang sebagai tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang dan untuk mengetahui pemanfaatan ruang terhadap sistem lahan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dikawasan kecamatan Batang Kuis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitataif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang secara umum cukup baik, dengan sekitar 90% wilayah telah mematuhi ketentuan yang ditetapkan. Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah menjadi panduan yang efektif bagi para pengembang dalam merencanakan pembangunan kawasan permukiman. Pemanfaatan ruang terhadap sistem lahan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah dikawasan Kecamatan Batang Kuis menunjukkan pentingnya kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah dalam mengarahkan pengembangan kawasan secara terencana dan berkelanjutan. Dari total luas wilayah sebesar 40,34 km², sebagian besar lahan, yaitu 38,14 km², telah dimanfaatkan secara sesuai sebagai kawasan permukiman. Namun, masih terdapat 2,20 km² lahan yang dialihfungsikan tanpa sesuai dengan peruntukannya, sering kali berupa lahan produktif seperti sawah dan ladang.Kata Kunci: Pemanfaatan Ruang; Lahan, Rencana Tata Ruang Wilayah;, Kecamatan Batang Kuis 

Dimas Setiawan (Universitas Pembangunan Panca Budi); Wahyu Hidayat (Universitas Pembangunan Panca Budi); Abdiyanto Abdiyanto (Universitas Pembangunan Panca Budi) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1971-1977
[PDF]
1507 PENERAPAN ALGORITMA BRUTE FORCE PADA APLIKASI PENERJEMAH BAHASA INDONESIA - BAHASA MANDAILING BERBASIS MOBILE
Lihat Abstrak

Abstract: Language is a means to communicate. Knowledge of language is very important because in a conversation or conversation requires a language. In Indonesia, there are many various regional languages, including the Mandailing language. Mandailing language is one of the regional languages in South Tapanuli, North Sumatra. The use of regional languages has experienced a lot of decline in use in the language of everyday communication. Preserving regional languages is very necessary in the midst of increasingly rapid technological developments. Dictionary media can be a solution to introduce various regional languages in Indonesia. In this study, the design and development of the Indonesian-Mandailing Translator Application was carried out with the application of the Mobile-based Brute Force Algorithm. This application was built using Android Studio software using the Java programming language and XML. The database used to store data for the Batak Mandailing-Indonesian translator is a SQLite database so that the application can be used offline. Applications that are designed in a user friendly manner can perform the search function for Indonesian-Mandailing and Mandailing-Indonesian Vocabulary, making it easier for users to operate them. Keywords: Mandailing language, dictionary, Brute Force Algorithm, Android                  Application Abstrak: Bahasa merupakan sarana untuk berkomunikasi. Pengetahuan bahasa sangatlah penting karena dalam sebuah percakapan atau pembicaraan memerlukan sebuah bahasa. Di Indonesia ada banyak beragam bahasa daerah diantaranya adalah Bahasa Mandailing. Bahasa Mandailing merupakan salah satu bahasa daerah bagian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Penggunaan bahasa daerah telah mengalami banyak penurunan penggunaan dalam bahasa komunikasi sehari-hari. Melestarikan bahasa daerah sangat perlu ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Media kamus dapat menjadi solusi untuk mengenalkan beragam bahasa daerah yang ada di Indonesia. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan membangun Aplikasi Penerjemah Bahasa Indonesia-Mandailing dengan penerapan Algoritma Brute Force berbasis mobile. Aplikasi ini dibangun menggunakan perangkat lunak Android Studio menggunakan bahasa pemrograman Java dan XML. Database yang digunakan untuk menyimpan data penerjemah bahasa Batak Mandailing-Indonesia adalah SQLite database sehingga aplikasi dapat digunakan secara offline. Aplikasi yang dirancang secara user friendly dapat melakukan fungsi pencarian Kosa kata Bahasa Indonesia - Mandailing dan Mandailing - Indonesia sehingga memudahkan para pengguna dalam mengoperasikannya. Kata kunci: Bahasa Mandailing, Kamus, Aplikasi Android 

Ayu Sahriani Dalimunthe; Mhd. Furqan; Abdul Halim Hasugian JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2015-2020
[PDF]
1508 THE IMPACT OF EMPLOYING INTERACTIVE WORDWALL MEDIA AND THE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) COOPERATIVE LEARNING MODEL ON RAISING STUDENT MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES ON THE REACTION RATE MATERIAL
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose of this study was to determine learning achievement, learning motivation, and the relationship between the two. This study was conducted at Santa Maria Kabanjahe Private High School. Based on the results of the study, the posttest learning achievement value of the experimental class was 85.417 with a gain of 0.810, so it is included in the moderate category. While the learning achievement value of the control class was 77.083 with a gain of 0.709, so it is included in the high category. After being given treatment, the learning motivation value of the experimental class was 78.955 with a gain of 0.342, so it is included in the moderate category. These results correlate with learning motivation, with an r count of 0.794 and an r table of 0.349. In the control class it was 75.635 with a gain of 0.309, so it is included in the moderate category. Based on the results of the study, students who were taught using the Teams Games Tournament learning model with Interactive Wordwall media had better learning outcomes and motivation compared to students who were taught using the traditional method with Interactive Wordwall media. Keywords: Reaction Rate, Teams Games Tournament, Learning Outcomes, Learning                 Motivation, Wordwall

Ela Riana Br Ginting JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2010-2014
[PDF]
1509 AKIBAT HUKUM PEMBATALAN AKTA HIBAH SAHAM OLEH PENGADILAN KARENA PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH NOTARIS
Lihat Abstrak

Abstract: Unlawful conduct by a notary refers to actions that violate the legal and ethical obligations inherent to the notarial profession. This includes the preparation of inaccurate documents, abuse of authority, of failure to adhere to professional ethics. This study aims to examine and analyze the validity requirements for share transfer through a grant and its legal implications for the implementastion of the General Meeting of Shareholders (GMS). This research employs a normative juridical method with a descriptive analytical approach, utilizing both statutory and cased-based approaches. Seceondary data is the main source, consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, collected through literature review and analyzed qualitatively. Keywords: Notary, Share Grant Deed, Unlawful Conduct Abstrak: Perbuatan melawan hukumun notaris adalah tindakan seorang notaris yang bertentangan dengan aturan atau prinsip yang harus ditaati dalam melaksanakan tugasnya. Hali ini mencakup pelanggaran terhadap kewajiban professional, seperti membuat dokumen yang tidak sesuai kenyataan, menyalahgunakan kewenangan, atau mengabaikan etika yang berlaku dalam profesinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis syarat keabsahan pengalihan saham dengan hibah dan akibat hukumnya terhadap pelaksanaan RUPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normative bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan penrundang-undangan dan penedekatan kasus. Data sekunder menjadi data utama penelitian yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, tersier yang dikumpulkan dengan studi kepustakaan dan dianalisis dengan analisis data kualitatif. Kata kunci: Notaris, Akta Hibah Saham, Perbuatan Melawan Hukum 

Elbert Elbert; Ningrum Natasya Sirait; Mahmul Siregar JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3023-3028
[PDF]
1510 ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENGANIAYAAN AKIBAT PERILAKU HYPERSEKS MENURUT KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PIDANA DAN HUKUM PIDANA ISLAM
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the criminal liability of perpetrators of assault driven by hypersexual behavior, from the perspective of positive criminal law in the Indonesian Penal Code (KUHP) and Islamic criminal law. Hypersexuality, as an excessive sexual urge, may influence the motives behind acts of violence, yet this condition remains unregulated in Indonesia’s legal system. This research employs a normative juridical approach, with data collected through literature review. The findings reveal that under the Penal Code, criminal liability applies regardless of psychological factors such as hypersexuality, unless they qualify as legal defenses. In contrast, Islamic criminal law views deviant sexual behavior as a serious moral offense, warranting both legal and ethical sanctions. The study recommends the development of more comprehensive legal frameworks to consider psychological conditions in assessing criminal liability. Keywords: Assault, Hypersexuality, Criminal Liability, Penal Law, Islamic Criminal Law Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku penganiayaan yang dilatarbelakangi oleh perilaku hiperseksual, ditinjau dari perspektif hukum pidana positif dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan hukum pidana Islam. Fenomena hiperseksualitas sebagai dorongan seksual yang berlebihan dapat mempengaruhi motif terjadinya penganiayaan, namun aspek ini belum diatur secara eksplisit dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam KUHP, pertanggungjawaban pidana tetap berlaku tanpa mempertimbangkan aspek psikologis seperti hiperseks, kecuali terbukti sebagai alasan pemaaf. Sementara dalam hukum pidana Islam, perilaku menyimpang secara seksual termasuk dalam pelanggaran moral yang serius dan sanksinya mencakup baik aspek hukum maupun etika. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi yang lebih komprehensif dalam mengakomodasi kondisi psikologis pelaku dalam proses pertanggungjawaban pidana. Kata kunci: Penganiayaan, Hiperseksual, Pertanggungjawaban Pidana, Hukum Pidana, Hukum Islam 

Farhan Auliya Hasibuan; M. Ekaputra; Utary Maharany Barus JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2003-2009
[PDF]
1511 ANALISIS PENERAPAN PEMASARAN HIJAU DALAM STRATEGI PEMASARAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the right marketing strategy to be applied to the Drop Coffee branch of the business that uses the Green Marketing concept. The type of research used is qualitative research. The research method applied to the research is SWOT analysis. The problem in this research is "How is the right Marketing Strategy Analysis for the new Drop Coffee branch in Medan that uses a Green Marketing Strategy?". The results of this study indicate that the right strategy for the new Drop Coffee branch on the Green Marketing concept, namely an aggressive growth strategy, has a very profitable opportunity because it can take advantage of existing opportunities. A strategy that will make the company from Drop Coffee more famous by the people in Medan. Keywords: Marketing Strategy, Green Marketing, SWOT Analysis, Drop Coffee, Medan                  City Abstrak: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui strategi pemasaraan yang tepat untuk diterapkan pada cabang usaha Drop Coffee yang menggunakan konsep Pemasaran Hijau. Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ialah analisis SWOT. Permasalahan dalam penilitian ini yaitu “Bagaimana Analisis Strategi Pemasaran yang tepat terhadap cabang baru Drop Coffee di Medan yang menggunakan Strategi Pemasaran Hijau?”. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa strategi yang tepat pada cabang baru Drop Coffee pada konsep Pemasaran Hijau yaitu pertumbuhan strategi yang agresif memiliki peluang yang sangat menguntungkan karna dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang akan membuat perusahaan dari Drop Coffee lebih terkenal oleh masyarakat di Medan. Kata kunci: Strategi Pemasaran, Pemasaran Hijau, Analisis SWOT, Drop Coffee, Kota Medan 

Feronaudy Kevin De Bobik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1996-2002
[PDF]
1512 Pelindungan Hukum Terhadap Merek Terkenal Jollibee Atas Tindakan Passing Off Merek Terdaftar Tidak Sejenis (Studi Putusan MA Nomor 1051 K/Pdt.Sus-Hki/2023)
Lihat Abstrak

A brand as an identifier of the origin of goods or services for producers is a guarantee of the value of production results related to quality and consumer satisfaction. With a brand, a company has built a character for its products which is expected to improve the business reputation for the use of the brand. The research method used in this writing is a combination of normative legal research, with a descriptive analytical research nature. The research approach used is the statute approach and the case approach. Data sources in this study include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is library research. To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. The Defendant's "Jollibee" brand with Registration No. IDM000475954 is compared to the variation of the Plaintiff's "JOLLIBEE" brand above, it is clear that the Defendant's "Jollibee" brand with Registration No. Registration IDM000475954 is identical to the Plaintiff's "JOLLIBEE" brand considering the identical writing style and font selection on both brands. In addition, the government should also harmonize the law regarding the criteria for well-known brands by referring to the Paris Convention. Reconstruction of the law regarding the protection of well-known brands against Passing Off Actions, in Indonesia also needs to be done by using the Singapore Trade Marks Act as a reference.Keyword: Legal Protection, Famous Brand, Jollibee, Passing OffAbstrak: Merek sebagai tanda pengenal asal barang atau jasa bagi produsen merupakan jaminan nilai hasil produksi yang berhubungan dengan kualitas dan kepuasan konsumen. Dengan merek, sebuah perusahaan telah membangun karakter terhadap produk-produk hasil produksinya yang diharapkan dapat meningkatkan reputasi bisnis atas penggunaan merek tersebut. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian kombinasi hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Merek "Jollibee" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000475954 dibandingkan dengan variasi Merek "JOLLIBEE" milik Penggugat di atas, maka terlihat jelas bahwa merek "Jollibee" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000475954 identik dengan merek "JOLLIBEE" milik Penggugat mengingat gaya penulisan dan pemilihan font yang identik pada kedua merek. Selain itu, pemerintah sebaiknya juga melakukan harmonisasi hukum menyangkut kriteria merek terkenal dengan merujuk pada Konvensi Paris. Rekonstruksi hukum terkait pelindungan merek terkenal atas Tindakan Passing Off, di Indonesia juga perlu dilakukan dengan menjadikan Singapore Trade Marks Act sebagai rujukan.Kata kunci: Perlindungan Hukum, Merek Terkenal, Jollibee, Passing Off

Dinda Aprilia Batubara (Universitas Sumatera Utara); OK Saidin (Universitas Sumatera Utara); Edy Ikhsan (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 5087-5098
[PDF]
1513 Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kreativitas Karyawan Melalui Budaya Inovatif (Studi Pada Kedai Kopi di Kota Palangka Raya)
Lihat Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kreativitas karyawan dengan budaya inovatif sebagai variabel mediasi, pada barista kedai kopi di Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik purposive sampling dan metode analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kreativitas karyawan, namun memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk budaya inovatif di tempat kerja. Budaya inovatif tersebut berperan sebagai mediator dalam memperkuat hubungan tidak langsung antara kepemimpinan transformasional dan kreativitas. Temuan ini menegaskan bahwa untuk meningkatkan kreativitas barista, tidak cukup hanya melalui gaya kepemimpinan yang inspiratif, tetapi juga memerlukan lingkungan kerja yang mendukung eksplorasi ide, eksperimen, dan kolaborasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi kepemimpinan dan budaya organisasi dalam industri kreatif, khususnya sektor kedai kopi.

Muhaimin Muhaimin (Universitas Palangka Raya); Roby Sambung (Universitas Palangka Raya); Indah Nur Oktavia (Universitas Palangka Raya); Trecy E Anden (Universitas Palangka Raya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 4970-4979
[PDF]
1514 SELEKSI FITUR MENGGUNAKAN MUTUAL INFORMATION UNTUK DETEKSI INTRUSI
Lihat Abstrak

Abstract: This study explores the use of Mutual Information (MI) for feature selection in intrusion detection, focusing on the CICIDS 2017 dataset. Given the complexity and large volume of data in intrusion detection systems, this research aims to identify the most informative features. The methodology includes data preprocessing, MI calculation, and feature selection based on the highest MI values. The analysis results indicate that using MI contributes to improving model accuracy and reducing the false positive rate. These findings underscore the importance of feature selection in enhancing the effectiveness of intrusion detection systems and provide significant contributions to developing more efficient cybersecurity strategies. Keyword: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Feature selection Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Mutual Information (MI) untuk seleksi fitur dalam deteksi intrusi, dengan fokus pada dataset CICIDS 2017. Mengingat kompleksitas dan volume data yang besar dalam sistem deteksi intrusi, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang paling informatif. Metodologi yang diterapkan mencakup preprocessing data, perhitungan MI, dan seleksi fitur berdasarkan nilai MI tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan MI berkontribusi pada peningkatan akurasi model serta pengurangan tingkat false positive. Temuan ini menegaskan pentingnya seleksi fitur dalam meningkatkan efektivitas sistem deteksi intrusi dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi keamanan siber yang lebih efisien. Kata kunci: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Seleksi fitur

Riki Andri Yusda (Universitas Royal); Sahren Sahren (Universitas Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Universitas Royal); Nadira Meutia Arifin (Universitas Royal); Bima Aditya (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 3482-3490
[PDF]
1515 IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN REWARD BAGI TENAGA PENGAJAR
Lihat Abstrak

Abstract: Rewarding is an important strategy in increasing individual motivation and performance, both in educational environments, companies, and other organizations. However, the process of selecting reward recipients is often done subjectively, which can lead to dissatisfaction and potential injustice. Therefore, an objective and measurable method is needed to determine reward recipients in a more transparent and fair manner. One of the decision-making methods that can be applied in this process is the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method is known as a simple and effective method in assessing alternatives based on predetermined criteria. With clear criteria weights and values, this method is able to provide more objective results in the reward recipient selection process. Rewarding based on the SAW method aims to increase objectivity and transparency in the selection of reward recipients because it has assessment indicators for each criterion in each alternative involved. There are nine classes of teaching staff who are assessed using the SAW Method with four assessment criteria in awarding rewards, namely Last Education, Length of Service, Discipline and Teaching Methods. Based on these calculations, the alternative that is entitled to receive a reward is A01 with the highest Vi value of 0.95 Keywords: SAW Method, Reward, Instructor Abstrak: Pemberian reward merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja individu, baik dalam lingkungan pendidikan, perusahaan, maupun organisasi lainnya. Namun, proses pemilihan penerima reward sering kali dilakukan secara subjektif, sehingga dapat menimbulkan ketidakpuasan dan potensi ketidakadilan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang objektif dan terukur untuk menentukan penerima reward secara lebih transparan dan adil. Salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat diterapkan dalam proses ini adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dikenal sebagai metode yang sederhana dan efektif dalam menilai alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dengan bobot dan nilai kriteria yang jelas, metode ini mampu memberikan hasil yang lebih objektif dalam proses seleksi penerima reward. Pemberian reward berbasis metode SAW bertujuan untuk meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam pemilihan penerima reward karena memiliki indikator penilaian untuk setiap kriteria pada masing-masing alternative yang terlibat. Ada Sembilan beklas orang tenaga pengajar yang dinilai menggunakan Metode SAW dengan empat kriteria penilaian dalam pemberian reward yaitu Pendidikan Terkahir, Lama Bekerja, Kedisiplinan dan Metode Pengajaran. Berdasarkan perhitungan tersebut alternative yang berhak mendapatkan reward adalah adalah A01 dengan nilai Vi tertinggi adalah 0,95. Kata kunci: Metode SAW, Reward, Tenaga Pengajar

Masitah Handayani (Universitas Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Universitas Royal); Sundari Sundari (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1461-1467
[PDF]
1516 HUKUM SEBAGAI SARANA UNTUK MELAKUKAN SOCIAL ENGINEERING SERTA SEBAGAI SARANA PENGENDALIAN SOSIAL
Lihat Abstrak

Abstract: Social change today is caused by the development of technological advances that lead to modern life. Rural communities are no longer excluded from the modernization process. Modernization is a systematic effort to or produce values (such as physical, material, and social) that are universal, rational, functional, and of high quality. This essay aims to explain the process of social change and explore the extent to which law can anticipate social change as a result of technological advances and modernization. Keyword: social change, modernisation, technological advancement. Abstrak: Hal ini karena modernisasi melalui kemajuan teknologi juga mempunyai dampak yang besar terhadap masyarakat tradisional pedesaan. Masyarakat pedesaan tidak lagi tersingkir dari proses modernisasi. Modernisasi adalah upaya sistematis untuk mencapai atau menghasilkan nilai-nilai (seperti fisik, material, dan sosial) yang bersifat universal, rasional, fungsional, dan berkualitas tinggi. Biasanya, nilai-nilai tersebut dikontraskan dengan nilai-nilai tradisional. Esai ini bertujuan untuk menjelaskan proses perubahan sosial dan mengeksplorasi sejauh mana hukum dapat mengantisipasi perubahan sosial akibat kemajuan teknologi dan modernisasi. Kata kunci: perubahan sosial, modernisasi, kemajuan teknologi

Adinda Hilda Rachmania (Universitas Negeri Surabaya); Pudji Astuti (Universitas Negeri Surabaya); Emmilia Rusdiana (Universitas Negeri Surabaya); Rr. Lilis Hermawati (Universitas Negeri Surabaya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1422-1426
[PDF]
1517 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MASJID AT- TAUBAH DESA UMA BERINGIN BERBASIS WEB
Lihat Abstrak

Abstract: In the 4.0 era, information technology is developing rapidly, bringing many changes and conveniences in various aspects (Zamzami et al., 2024). Almost all aspects of life involve the development of information technology, causing the majority of organizational entity management decisions to be influenced by information technology (Anggraini, 2021). One aspect of life that has not utilized technology optimally is the mosque. Information technology is developing rapidly so it can continue to be used to help complete various jobs (Akbar et al., 2022). Technological developments continue to give rise to innovations, one of which is web-based systems (Rezki et al., 2024). This innovation is a solution that can help overcome the administrative problems of the Taubah mosque. By developing an information system used for management so that mosque management activities can be carried out effectively and efficiently (Rezky et al., 2021). In conducting this research, researchers used a research method using software design using the waterfall method. The results obtained in this research are that the website that was built can make it easier for users to access the information provided by the mosque management, making it easier for the public to know what activities are provided by the mosque. Keyword: System;Information System;Website. Abstrak: Pada era 4.0 teknologi informasi berkembang pesat yang membawa banyak perubahan dan kemudahan dalam berbagai aspek (Zamzami et al., 2024). Hampir seluruh aspek kehidupan yang melibatkan perkembangan teknologi informasi sehingga menyebabkan sebagian besar keputusan manajemen entitas organisasi dipengaruhi oleh teknologi informasi (Anggraini, 2021). Salah satu aspek kehidupan yang belum maksimal pemanfaatan teknologi adalah masjid. Teknologi informasi yang berkembang pesat sehingga dapat terus dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan (Akbar et al., 2022). Perkembangan teknologi terus melahirkan inovasi salah satunya sistem berbasis web (Rezki et al., 2024). Inovasi tersebut menjadi solusi yang dapat membantu mengatasi permasalahan administrasi dari masjid Taubah. Dengan pengembangan sistem informasi yang digunakan untuk memamanajemen sehingga kegiatan manajemen kepengurusan masjid dapat dilakukan secara efektif dan efisien (Rezky et al., 2021). Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian menggunakan perancangan perangkat lunak dengan meenggunakan metode waterfall. Adapun hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah website yang dibangun dapat memudahkan pihak pengguna dalam mengakses informasi yang diberikan oleh pengelola masjid sehingga memudahkan masyarakat dalam mengetahui kegiatan apa saja yang diberikan oleh masjid. Kata kunci: Sistem,;Sistem Informasi;Website.

Evi Ayunda (Universitas Teknologi Sumbawa); Rodianto Rodianto (Universitas Teknologi Sumbawa) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1402-1407
[PDF]
1518 SISTEM PENJUALAN HASIL PERTANIAN HIDROPONIK SAYURAN HIJAU PADA ECO FARM BERBASIS WEBSITE
Lihat Abstrak

Abstract: This research was conducted on hydroponic farmers in Kelambir V Village, famous for agricultural commodities, where based on surveys and interviews with farmers and Umkm Eco Farm, Kelambir V Village, especially Umkm Eco Farm, has agricultural products, especially hydroponic healthy vegetables. However, the problems faced include marketing agricultural products is still limited to their own circles with conventional buying and selling to friends, family and friends and have not been able to penetrate a wider market. The research conducted aims to build a hydroponic sales application. The development of this website-based hydroponic farming sales system successfully facilitates transactions between consumers and Eco Farm more efficiently. The system also improves the sales management process and provides a better shopping experience for consumers. This implementation shows that the use of digital technology in the agricultural sector, especially the sale of hydroponic products, can increase operational effectiveness and efficiency and expand market reach. Keywords: Sales, Agriculture, Hydroponics, Green Vegetables, Website Abstrak: Penelitian ini dilakukan pada petani hidroponik di Desa kelambir V terkenal dengan komoditas pertanian, dimana berdasarkan survey dan wawancara dengan petani dan umkm Eco Farm Desa kelambir V khususnya umkm Eco Farm memiliki hasil pertanian khususnya sayuran sehat hidroponik. Namun permasalahan yang dihadapi diantaranya pemasaran hasil pertanian masih dilakukan terbatas pada kalangan sendiri dengan jual beli konvensional kepada teman, keluarga dan sahabat dan belum mampu menembus pasar yang lebih luas. Penelitian dilakukan bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi penjualan hidroponik. Pengembangan sistem penjualan hasil pertanian hidroponik berbasis website ini berhasil memfasilitasi transaksi antara konsumen dan Eco Farm dengan lebih efisien. Sistem ini juga memperbaiki proses manajemen penjualan dan memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi konsumen. Implementasi ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dalam sektor pertanian, khususnya penjualan hasil hidroponik, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional serta memperluas jangkauan pasar. Kata kunci: Penjualan, Pertanian, Hidroponik, Sayuran Hijau, Website

Muhajir Muhajir (Universitas Pembangunan Panca Budi); Fahmi Kurniawan (Universitas Pembangunan Panca Budi) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1375-1379
[PDF]
1519 ANALYSIS OF THE APPLICATION OF GREEN MARKETING, PERCEIVED VALUE AND BRAND IMAGE ON PURCHASING DECISIONS KOPI KENANGAN PRODUCTS
Lihat Abstrak

Abstract: In this era where economy raise to the extent of all brand have competitors even the smallest one. This raise in economy brings another problem which is waste, generally plastic waste. Therefore, brands need to use a better packaging for both customer and environment. This study aims to determine whether green marketing, perceived value and brand image affect purchasing decisions for Kopi Kenangan products. This study uses quantitative data using primary data. The population in this study were all Kopi Kenangan customers totaling 16,104 customers with a sample of 100 respondents. The results showed that partially, green marketing have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan, perceived value have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan, brand image have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan, and simultaneously, green marketing, perceived value and brand image have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan. Keywords: brand image, green, marketing, perceived, purchase decision, value Abstrak: Di era ekonomi yang semakin maju ini semua merek memiliki pesaing bahkan yang terkecil sekalipun. Meningkatnya ekonomi ini membawa masalah lain yaitu sampah, umumnya sampah plastik. Oleh karena itu, merek perlu menggunakan kemasan yang lebih baik bagi pelanggan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemasaran hijau, nilai yang dirasakan dan citra merek mempengaruhi keputusan pembelian untuk produk Kopi Kenangan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan Kopi Kenangan yang berjumlah 16.104 pelanggan dengan sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pemasaran hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan, nilai yang dirasakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan, dan secara simultan, pemasaran hijau, nilai yang dirasakan dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan. Kata kunci: citra merek, hijau, pemasaran, persepsi, keputusan pembelian, nilai

Elisabeth Nainggolan (STIE Eka Prasetya); Michael Anggoro (STIE Eka Prasetya); Widalicin Januarty (STIE Eka Prasetya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1359-1365
[PDF]
1520 PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ROYAL
Lihat Abstrak

Abstract: Effective learning is very important to implement, especially through a contextual approach that is in line with real life, known as Project Based Learning (PBL). This PBL model can improve students' high-level thinking skills, especially in learning anecdotal texts. Within the Outcome-Based Education (OBE) curriculum framework, Indonesian language learning begins to focus students on producing products in the form of texts at the end of the learning process. As a facilitator in learning, lecturers must have the competence to guide students in producing products. One strategy that can be taken is to accustom students to interact with learning models that require high-level thinking. This study aims to describe the application of learning models based on high-level thinking skills and steps in learning Indonesian, especially in anecdotal text materials. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative analysis approach. The explanation of the application of this learning model is done descriptively. Based on the results of the analysis, the application of the Project Based Learning model in Indonesian language learning can be done through several steps, including: (1) problem solving, (2) involving students in designing products that are oriented towards reality, (3) planning long-term activities, (4) lecturers monitoring the problem solving process related to the project, (5) students focus on solving problems that are relevant to the project, and (6) students are required to produce anecdotal texts as learning products, which at the same time accustom them to reaching cognitive level C6, namely creating and evaluating learning experiences. Keywords: project based learning, model, teks anekdot Abstrak: Pembelajaran yang efektif sangat penting diterapkan, terutama melalui pendekatan kontekstual yang selaras dengan kehidupan nyata, yang dikenal sebagai Project Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis proyek. Model PBL ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa, khususnya dalam pembelajaran teks anekdot. Dalam kerangka kurikulum Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran Bahasa Indonesia mulai memfokuskan peserta didik untuk menghasilkan produk berupa teks di akhir proses belajar. Sebagai fasilitator dalam pembelajaran, dosen harus memiliki kompetensi untuk membimbing mahasiswa dalam menghasilkan produk. Salah satu strategi yang dapat diambil adalah dengan membiasakan mahasiswa berinteraksi dengan model pembelajaran yang menuntut berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran yang berbasis pada kemampuan berpikir tingkat tinggi serta langkah-langkah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks anekdot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif. Penjelasan mengenai penerapan model pembelajaran ini dilakukan dengan cara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, penerapan model Project Based Learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa langkah, antara lain: (1) penyelesaian masalah, (2) melibatkan mahasiswa dalam merancang produk yang berorientasi pada realitas, (3) merencanakan aktivitas jangka panjang, (4) dosen memantau proses penyelesaian masalah yang terkait dengan proyek, (5) mahasiswa fokus pada penyelesaian masalah yang relevan dengan proyek, dan (6) mahasiswa diharuskan untuk menghasilkan teks anekdot sebagai produk pembelajaran, yang sekaligus membiasakan mereka mencapai level kognitif C6, yaitu mencipta dan mengevaluasi pengalaman belajar. Kata kunci: project based learning, model, teks anekdot       

Sri Rezki Maulina Azmi (Universitas Royal); Dewi Anggraeni (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1351-1358
[PDF]
1521 GOOD AND CLEAN GOVERNMENT DALAM SISTEM TATA KELOLA PEMERINTAHAN DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: Good Governance and Clean Government is a collection of functions contained in a series of processes to achieve the goals of an organization, institution or activity (government bureaucracy, companies, environmental management, etc.) that have been previously determined, through the utilization of existing resources including human resources. Management aims to ensure that all available assets and resources can be utilized in such a way that the expected output and outcome can be obtained. The problem is How is the Management Function of Good and Clean Government, How is Good and Clean Government in the Governance System in Indonesia. The purpose of management can be considered achieved or successful if the output and results obtained are in accordance with the 8 indicators of good governance, namely: based on law (rule of law), accountable, transparent, responsive, inclusive & equitable, consensus, participatory, efficient and effective. Good and clean governance is all aspects related to the control and supervision of the power held by the Government in carrying out its functions through formal and informal institutions. To implement the principles of Good Governance and Clean Government, the Government must implement the principles of accountability and efficient resource management. Improving governance is a long-term effort and requires commitment from the government, society, and non-governmental organizations. Keywords: Governance, Government Abstrak: Good Governance and Clean Government merupakan kumpulan fungsi-fungsi yang terdapat di dalam rangkaian proses untuk mencapai tujuan organisasi, institusi atau kegiatan (birokrasi pemerintahan, perusahaan, pengelolaan lingkungan, dan lain-lain) yang sudah ditetapkan sebelumnya, melalui pemanfaatan sumber daya yang ada termasuk sumber daya manusia. Pengelolaan bertujuan agar seluruh aset dan sumber daya yang tersedia dapat didayagunakan sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh luaran (output) maupun hasil (outcome) yang diharapkan. Adapun menjadi permasalah yaitu Bagaimana Fungsi Pengelolaan good and clean government, Bagaimana Good and clean government dalam sistem Tata kelola pemerintahan di Indonesia. Tujuan pengelolaan dapat dianggap tercapai atau berhasil apabila luaran maupun hasil yang diperoleh adalah sesuai dengan 8 indikator tatakelola yang baik (good governance), yaitu: berdasarkan hukum (rule of law), akuntabel, transparan, responsif, inklusif & berkeadilan, konsensus, partispatif, efisien dan efektif. Tata pemerintahan yang baik dan bersih (Good Governance and Clean Government) adalah seluruh aspek yang terkait dengan kontrol  dan pengawasan terhadap kekuasaan yang dimiliki  Pemerintah dalam menjalankan fungsinya melalui institusi formal dan informal. Untuk melaksanakan prinsip Good Governance and Clean Government, maka Pemerintah harus  melaksanakan prinsip-prinsip akuntabilitas dan pengelolaan sumber daya secara efisien. Memperbaiki tata kelola pemerintahan adalah upaya jangka panjang dan memerlukan komitmen dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Kata kunci: Tata Kelola, Pemerintahan

Junaidi Sholat (Universitas Royal); Rahmat Suhargon (Universitas Muhammadiyah Asahan); Arjunawa Arjunawa (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1345-1350
[PDF]